<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?><rss version="2.0" xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/" xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/">
	
	<channel>
        
        <atom:link href="https://sumut.wahananews.co/rss" rel="self" type="application/rss+xml" />
        <title>Wahana News Sumut - Inspirasi Konsumen Sumatera Utara</title>
        <link>https://sumut.wahananews.co/</link>
        <description>Portal Berita regional Sumatera Utara dari WahanaNews.co dengan tagline Inspirasi Konsumen Sumatera Utara</description>
        <lastBuildDate>Thu, 26 Feb 2026 21:32:00 +0700</lastBuildDate>
        <language>id-ID</language>

        
        <sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
        <sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
        <dc:rights>Copyrights 2026 by sumut.wahananews.co</dc:rights>

        <image>
            <url>https://wahananews.co/assets/icon/apple-icon-144x144.png</url>
            <title>Wahana News Sumut - Inspirasi Konsumen Sumatera Utara</title>
            <link>https://sumut.wahananews.co/</link>
            <width>144</width>
            <height>144</height>
        </image>

        
        	
        	<item>
        		<title>KRI Bima Suci Sandar di Belawan, Rico Waas Kenalkan Medan ke Dunia</title>
                <link>https://sumut.wahananews.co/utama/kri&#45;bima&#45;suci&#45;sandar&#45;di&#45;belawan&#45;rico&#45;waas&#45;kenalkan&#45;medan&#45;ke&#45;dunia&#45;ut05qSl1cm/0</link>
                <comments>https://sumut.wahananews.co/utama/kri&#45;bima&#45;suci&#45;sandar&#45;di&#45;belawan&#45;rico&#45;waas&#45;kenalkan&#45;medan&#45;ke&#45;dunia&#45;ut05qSl1cm/0#komentar</comments>
                <pubDate>Sun, 05 Apr 2026 19:57:55 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Hadi Kurniawan]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[SUMUT.WAHANANEWS.CO – Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara langsung menyambut kedatangan Kapal Republik Indonesia (KRI) Bima Suci&#45;945 yang bersandar di Dermaga Pelindo 104, Belawan. Kedatangan kapal latih tersebut dalam rangka kegiatan pelayaran persahabatan internasional, Asean Plus Cadet Sail (APCS) 2026, pada Minggu (5/4/2026).Kehadiran KRI Bima Suci, yang merupakan penerus legenda KRI Dewaruci, menjadi simbol kehormatan sekaligus menempatkan Kota Medan dalam peta wisata dan diplomasi maritim global.Mengusung tema &quot;Sailing Together for Navy Brotherhood&quot;, Rico Waas menilai kegiatan ini menjadi wadah strategis bagi para calon pemimpin Angkatan Laut dari negara&#45;negara ASEAN dan mitra sahabat (ASEAN Plus). Menurutnya, momen ini menjadi kesempatan emas untuk membangun kepercayaan (trust building) serta mempererat persaudaraan internasional di tengah dinamika kawasan.&quot;Kami mengucapkan selamat datang di Kota Medan. Kehadiran KRI Bima Suci di perairan Belawan merupakan kehormatan besar bagi kami. Kapal ini adalah simbol persahabatan, diplomasi, dan kerja sama antarnegara yang kuat,&quot; ujar Rico Waas dalam sambutannya.Rico Waas menambahkan, terpilihnya Pelabuhan Belawan sebagai lokasi singgah bukan tanpa alasan. Posisi geografis yang strategis di jalur pelayaran internasional menjadikan Medan sebagai pintu gerbang utama maritim di wilayah Barat Indonesia. Oleh sebab itu, Pemerintah Kota (Pemko) Medan berkomitmen penuh mendukung kelancaran acara yang berlangsung hingga 8 April 2026 mendatang.&quot;Ini akan menjadi ajang bagi kami untuk memperkenalkan kekayaan budaya, potensi wisata, dan geliat UMKM Kota Medan ke mata dunia,&quot; tegasnya.Di akhir sambutan, Rico Waas berharap para peserta APCS 2026 dapat membawa pulang kesan positif mengenai keramahan masyarakat dan keindahan Kota Medan.&quot;Kami ingin seluruh peserta mendapatkan pengalaman terbaik di sini. Semoga melalui kegiatan ini, potensi pariwisata dan budaya Medan semakin dikenal luas oleh dunia internasional melalui cerita&#45;cerita para peserta saat kembali ke negara masing&#45;masing,&quot; pungkas Rico Waas.]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>SUMUT.WAHANANEWS.CO – </strong>Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara langsung menyambut kedatangan Kapal Republik Indonesia (KRI) Bima Suci-945 yang bersandar di Dermaga Pelindo 104, Belawan. Kedatangan kapal latih tersebut dalam rangka kegiatan pelayaran persahabatan internasional, Asean Plus Cadet Sail (APCS) 2026, pada Minggu (5/4/2026).<br><br>Kehadiran KRI Bima Suci, yang merupakan penerus legenda KRI Dewaruci, menjadi simbol kehormatan sekaligus menempatkan Kota Medan dalam peta wisata dan diplomasi maritim global.<br><br>Mengusung tema "Sailing Together for Navy Brotherhood", Rico Waas menilai kegiatan ini menjadi wadah strategis bagi para calon pemimpin Angkatan Laut dari negara-negara ASEAN dan mitra sahabat (ASEAN Plus). Menurutnya, momen ini menjadi kesempatan emas untuk membangun kepercayaan (trust building) serta mempererat persaudaraan internasional di tengah dinamika kawasan.<br><br>"Kami mengucapkan selamat datang di Kota Medan. Kehadiran KRI Bima Suci di perairan Belawan merupakan kehormatan besar bagi kami. Kapal ini adalah simbol persahabatan, diplomasi, dan kerja sama antarnegara yang kuat," ujar Rico Waas dalam sambutannya.<br><br>Rico Waas menambahkan, terpilihnya Pelabuhan Belawan sebagai lokasi singgah bukan tanpa alasan. Posisi geografis yang strategis di jalur pelayaran internasional menjadikan Medan sebagai pintu gerbang utama maritim di wilayah Barat Indonesia. Oleh sebab itu, Pemerintah Kota (Pemko) Medan berkomitmen penuh mendukung kelancaran acara yang berlangsung hingga 8 April 2026 mendatang.<br><br>"Ini akan menjadi ajang bagi kami untuk memperkenalkan kekayaan budaya, potensi wisata, dan geliat UMKM Kota Medan ke mata dunia," tegasnya.<br><br>Di akhir sambutan, Rico Waas berharap para peserta APCS 2026 dapat membawa pulang kesan positif mengenai keramahan masyarakat dan keindahan Kota Medan.<br><br>"Kami ingin seluruh peserta mendapatkan pengalaman terbaik di sini. Semoga melalui kegiatan ini, potensi pariwisata dan budaya Medan semakin dikenal luas oleh dunia internasional melalui cerita-cerita para peserta saat kembali ke negara masing-masing," pungkas Rico Waas.</p><p><strong>[Redaktur:Dedi]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir042026/kri-bima-suci-sandar-di-belawan-rico-waas-kenalkan-medan-ke-dunia_Q3Aj3Cirp1.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Banyak Spot Wisata yang Harus Dibenahi, MARTABAT Prabowo&#45;Gibran Dorong Pengawasan Sampah dan Promosi di Kawasan Otorita Danau Toba</title>
                <link>https://sumut.wahananews.co/utama/banyak&#45;spot&#45;wisata&#45;yang&#45;harus&#45;dibenahi&#45;martabat&#45;prabowo&#45;gibran&#45;dorong&#45;pengawasan&#45;sampah&#45;dan&#45;promosi&#45;di&#45;kawasan&#45;otorita&#45;danau&#45;toba&#45;24fBD7ebz9/0</link>
                <comments>https://sumut.wahananews.co/utama/banyak&#45;spot&#45;wisata&#45;yang&#45;harus&#45;dibenahi&#45;martabat&#45;prabowo&#45;gibran&#45;dorong&#45;pengawasan&#45;sampah&#45;dan&#45;promosi&#45;di&#45;kawasan&#45;otorita&#45;danau&#45;toba&#45;24fBD7ebz9/0#komentar</comments>
                <pubDate>Sat, 04 Apr 2026 06:25:33 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Elsya Tri Ahaddini]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[KonsumenListrik.WAHANANEWS.CO – Organisasi Relawan Nasional MARTABAT Prabowo&#45;Gibran merespons upaya penataan destinasi wisata di kawasan Danau Toba sebagai langkah positif, namun menilai masih banyak spot wisata yang perlu dibenahi secara menyeluruh, khususnya dalam aspek pengelolaan sampah, pengawasan kawasan, serta strategi promosi yang lebih modern dan terintegrasi.]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>KonsumenListrik.WAHANANEWS.CO –</strong> Organisasi Relawan Nasional MARTABAT Prabowo-Gibran merespons upaya penataan destinasi wisata di kawasan Danau Toba sebagai langkah positif, namun menilai masih banyak spot wisata yang perlu dibenahi secara menyeluruh, khususnya dalam aspek pengelolaan sampah, pengawasan kawasan, serta strategi promosi yang lebih modern dan terintegrasi.</p><p>Ketua Umum MARTABAT Prabowo-Gibran, KRT Tohom Purba, menegaskan bahwa pembenahan kawasan wisata idealnya tidak dilakukan secara parsial, melainkan harus berbasis sistem yang berkelanjutan.</p><p>"Penataan seperti di Bukit Singgolom adalah langkah awal yang baik, tetapi kita membutuhkan pendekatan yang lebih komprehensif. Kawasan Danau Toba ini adalah wajah pariwisata Indonesia di mata dunia, sehingga pengelolaan sampah, tata ruang, dan promosi harus naik kelas," ujar Tohom, Jumat (3/4/2026).</p><p>Ia menyoroti persoalan klasik yang masih terjadi di berbagai destinasi wisata, yakni rendahnya kesadaran pengunjung serta belum optimalnya sistem pengawasan di lapangan.</p><p>"Masalah sampah bukan sekadar perilaku individu, tetapi soal sistem. Harus ada pengawasan yang konsisten, regulasi yang tegas, serta edukasi yang berkelanjutan. Jika ini tidak dibenahi, maka daya saing destinasi akan stagnan," katanya.</p><p>Menurut Tohom, penguatan promosi juga menjadi kunci penting dalam meningkatkan daya tarik wisata Danau Toba di tengah persaingan global.</p><p>"Kita tidak bisa lagi mengandalkan promosi konvensional. Harus ada digitalisasi pariwisata, storytelling yang kuat, serta kolaborasi dengan berbagai platform global agar Danau Toba semakin dikenal dan diminati wisatawan mancanegara," jelasnya.</p><p>Ia juga menyebutkan pentingnya peran masyarakat lokal dalam mendukung keberlanjutan destinasi wisata.</p><p>"Masyarakat harus menjadi bagian dari ekosistem, bukan sekadar penonton. Pemberdayaan lokal akan menciptakan rasa memiliki, sehingga kebersihan dan kualitas layanan dapat terjaga secara alami," tambahnya.</p><p>Tohom yang juga Ketua Umum Aglomerasi Watch ini mengatakan bahwa pengembangan kawasan wisata seperti Danau Toba harus berbasis tata kelola terpadu lintas sektor.</p><p>"Kita butuh orkestrasi kebijakan antara pemerintah pusat, daerah, dan otorita kawasan. Tanpa itu, pembangunan akan berjalan sendiri-sendiri dan tidak menghasilkan dampak maksimal. Danau Toba harus dikelola sebagai satu kesatuan ekosistem destinasi kelas dunia," tegasnya.</p><p>Lebih lanjut, ia mengapresiasi langkah pemerintah daerah yang mulai melakukan penataan dan pemasangan imbauan kebersihan, namun mengingatkan bahwa konsistensi adalah kunci utama.</p><p>"Jangan berhenti di seremoni atau momentum liburan saja. Harus ada standar operasional yang jelas, monitoring rutin, dan evaluasi berkala agar kualitas destinasi terus meningkat," tutupnya.</p><p>Sebelumnya, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Toba melakukan penataan kawasan wisata Bukit Singgolom di Desa Lintong Nihuta, Kecamatan Tampahan, dengan melibatkan pemerintah desa dan masyarakat melalui kegiatan gotong royong.&nbsp;</p><p>Penataan meliputi pembersihan area serta pemasangan imbauan agar pengunjung tidak membuang sampah sembarangan.&nbsp;</p><p>Selain itu, pemerintah juga menyiapkan pengembangan destinasi baru seperti Pantai Pasir Putih Tarabunga guna menambah daya tarik wisata di kawasan tersebut.</p><p><strong>[Redaktur: Rinrin Khaltarina]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir042026/banyak-spot-wisata-yang-harus-dibenahi-martabat-prabowo-gibran-dorong-pengawasan-sampah-dan-promosi-di-kawasan-otorita-danau-toba_4nf4Y0qbgA.png" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>PLN Sumut Bedah Rumah &amp; Beri Ternak Kambing di Langkat</title>
                <link>https://sumut.wahananews.co/utama/pln&#45;sumut&#45;bedah&#45;rumah&#45;beri&#45;ternak&#45;kambing&#45;di&#45;langkat&#45;0DqBhhf5Pf/0</link>
                <comments>https://sumut.wahananews.co/utama/pln&#45;sumut&#45;bedah&#45;rumah&#45;beri&#45;ternak&#45;kambing&#45;di&#45;langkat&#45;0DqBhhf5Pf/0#komentar</comments>
                <pubDate>Fri, 03 Apr 2026 20:53:50 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Hadi Kurniawan]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[SUMUT.WAHANANEWS.CO — PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Sumatera Utara melalui Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN kembali menghadirkan kebahagiaan bagi masyarakat. Di bulan Syawal yang penuh berkah ini, YBM PLN menyalurkan bantuan bedah rumah dan pemberdayaan ekonomi berupa hewan ternak kepada keluarga prasejahtera di Desa Perkotaan, Kecamatan Secanggang, Kabupaten Langkat.Program ini merupakan bukti nyata kepedulian sosial perusahaan dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Salah satu penerima manfaat, Suranto, kini bisa tersenyum lega setelah rumahnya yang tadinya tidak layak huni berubah menjadi hunian yang kokoh, aman, dan nyaman.Kondisi rumah yang sebelumnya atapnya bocor, dinding rapuh, dan lantai yang memprihatinkan kini telah bertransformasi total. Tak hanya soal tempat tinggal, YBM PLN juga memberikan bantuan sepasang kambing sebagai modal usaha untuk pemberdayaan ekonomi jangka panjang.]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>SUMUT.WAHANANEWS.CO —</strong> PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Sumatera Utara melalui Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN kembali menghadirkan kebahagiaan bagi masyarakat. Di bulan Syawal yang penuh berkah ini, YBM PLN menyalurkan bantuan bedah rumah dan pemberdayaan ekonomi berupa hewan ternak kepada keluarga prasejahtera di Desa Perkotaan, Kecamatan Secanggang, Kabupaten Langkat.<br><br>Program ini merupakan bukti nyata kepedulian sosial perusahaan dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Salah satu penerima manfaat, Suranto, kini bisa tersenyum lega setelah rumahnya yang tadinya tidak layak huni berubah menjadi hunian yang kokoh, aman, dan nyaman.<br><br>Kondisi rumah yang sebelumnya atapnya bocor, dinding rapuh, dan lantai yang memprihatinkan kini telah bertransformasi total. Tak hanya soal tempat tinggal, YBM PLN juga memberikan bantuan sepasang kambing sebagai modal usaha untuk pemberdayaan ekonomi jangka panjang.</p><figure class="image"><img src="https://wahananews.co/photo/konten/1775224612_46a3137da40d40818819.jpg"></figure><p>Moment penyalaan listrik dirumah pak Suranto sebagai tanda awal harapan baru untuk keluarga Suranto.<br><br>Dengan mata berkaca-kaca, Suranto menyampaikan rasa syukur dan terima kasih yang mendalam.<br><br>“Terima kasih banyak kepada bapak dan ibu PLN. Semoga seluruh insan PLN selalu diberikan kesehatan dan keberkahan,” ucapnya haru.<br><br>Kepala Desa Perkotaan, Kasino, yang turut hadir dalam acara peresmian pada Kamis (1/4), juga menyampaikan apresiasi tinggi atas kontribusi yang diberikan.<br><br>“Bantuan ini sangat berarti bagi warga kami. Tidak hanya memberikan tempat tinggal yang layak, tetapi juga membuka peluang usaha melalui bantuan ternak. Kami berharap program seperti ini dapat terus berlanjut,” ungkap Kasino.<br><br>Sementara itu, General Manager PLN UID Sumatera Utara, Mundhakir, menjelaskan bahwa program ini dibiayai dari pengelolaan zakat pegawai sebesar 2,5 persen yang dikelola dan disalurkan melalui YBM PLN.<br><br>“Program ini adalah bentuk nyata kebermanfaatan dari seluruh insan PLN. Kami ingin memastikan bahwa kehadiran PLN tidak hanya menghadirkan listrik yang andal, tetapi juga memberikan dampak sosial yang berkelanjutan,” jelas Mundhakir.<br><br>Ia berharap, bantuan ini dapat meningkatkan taraf hidup serta mendorong kemandirian ekonomi bagi keluarga penerima manfaat.<br><br>“Dengan rumah yang lebih layak dan dukungan usaha, kami berharap keluarga Bapak Suranto dapat hidup lebih sejahtera dan mandiri. Ini juga sejalan dengan semangat pembangunan berkelanjutan yang inklusif,” tutupnya.<br><br>Melalui berbagai program sosial ini, PLN UID Sumatera Utara terus berkomitmen menghadirkan "terang" bagi masyarakat, tidak hanya melalui aliran listrik, tetapi juga lewat peningkatan kualitas hidup yang berkelanjutan.</p><p><strong>[Redaktur:Dedi]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir042026/pln-sumut-bedah-rumah-beri-ternak-kambing-di-langkat_7K99vHy4gv.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Jangan Cuma Wacana! FABEM Minta Menkeu Segera Cairkan Dana Penjara Koruptor</title>
                <link>https://sumut.wahananews.co/utama/jangan&#45;cuma&#45;wacana&#45;fabem&#45;minta&#45;menkeu&#45;segera&#45;cairkan&#45;dana&#45;penjara&#45;koruptor&#45;ZdHGytkUu9/0</link>
                <comments>https://sumut.wahananews.co/utama/jangan&#45;cuma&#45;wacana&#45;fabem&#45;minta&#45;menkeu&#45;segera&#45;cairkan&#45;dana&#45;penjara&#45;koruptor&#45;ZdHGytkUu9/0#komentar</comments>
                <pubDate>Fri, 03 Apr 2026 20:43:03 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Hadi Kurniawan]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[SUMUT.WAHANANEWS.CO – Realisasi program Asta Cita pemberantasan korupsi yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto terus dinantikan masyarakat. Salah satu agenda penting yang hingga kini masih sebatas wacana adalah pembangunan penjara khusus koruptor, padahal penindakan terhadap pelaku tindak pidana korupsi terus berjalan.Forum Alumni Badan Eksekutif Mahasiswa (FABEM) menyoroti hal ini dan meminta Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa untuk segera mengalokasikan anggaran demi mewujudkan fasilitas tersebut.&quot;Menteri Purbaya harusnya segera menyiapkan anggaran untuk pembangunan penjara khusus koruptor ini. Agar Asta Cita pemberantasan korupsi Presiden Prabowo dapat berjalan dengan baik dan maksimal,&quot; ungkap Ketua DPW FABEM Sumut, Rinno Hadinata, di Medan, Jumat (3/4/2026).Menurut Rinno, upaya pemberantasan korupsi saat ini sudah berjalan baik di berbagai instansi, mulai dari Kejaksaan RI, KPK, hingga tingkat daerah. Namun, untuk menindaklanjuti instruksi Presiden Prabowo saat rapat kabinet pada April 2025 lalu, diperlukan keseriusan dari sisi pendanaan.Ia menilai, Menteri Keuangan harus segera berkoordinasi dengan Menteri Imigrasi dan Permasyarakatan (Imipas) Agus Adrianto. Pasalnya, secara administrasi dan dokumen perencanaan dinilai sudah lengkap, hanya tinggal menunggu kepastian anggaran dari Kementerian Keuangan.&quot;Informasinya dokumen pembangunan sudah ada dan lengkap dari Kementerian Imipas, hanya tinggal persoalan anggarannya yang belum ada dari Kemenkeu. Makanya kita dorong Menkeu Purbaya untuk segera mengalokasikannya,&quot; jelas Rinno.Lebih jauh, Rinno menekankan bahwa praktik korupsi yang masih terjadi di berbagai lini, mulai dari tingkat desa, kepala daerah, hingga kementerian, berpotensi mengganggu stabilitas dan pertahanan negara dari dalam. Oleh karena itu, kehadiran penjara khusus menjadi penting untuk memberikan efek jera.&quot;Poin utamanya, Menkeu Purbaya harus bergerak cepat mendukung Asta Cita pemberantasan korupsi Presiden Prabowo Subianto yang sudah masuk tahun kedua kepemimpinannya,&quot; tambahnya.Rinno juga menyatakan keyakinannya terhadap komitmen Menkeu Purbaya dalam pemberantasan korupsi. Ia berharap pada tahun ini pembangunan bisa segera terealisasi.&quot;Kita yakin Menkeu Purbaya berkarakter antikorupsi. Initinya, tahun ini kita dorong dan doakan pembangunan penjara khusus koruptor bisa terlaksana. Soal lokasi, baik di Nusakambangan atau pulau lainnya di wilayah NKRI, kami serahkan sepenuhnya kepada Presiden dan Menteri Imipas, kami pasti mendukung,&quot; tegas Rinno menutup pembicaraan.]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>SUMUT.WAHANANEWS.CO – </strong>Realisasi program Asta Cita pemberantasan korupsi yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto terus dinantikan masyarakat. Salah satu agenda penting yang hingga kini masih sebatas wacana adalah pembangunan penjara khusus koruptor, padahal penindakan terhadap pelaku tindak pidana korupsi terus berjalan.<br><br>Forum Alumni Badan Eksekutif Mahasiswa (FABEM) menyoroti hal ini dan meminta Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa untuk segera mengalokasikan anggaran demi mewujudkan fasilitas tersebut.<br><br>"Menteri Purbaya harusnya segera menyiapkan anggaran untuk pembangunan penjara khusus koruptor ini. Agar Asta Cita pemberantasan korupsi Presiden Prabowo dapat berjalan dengan baik dan maksimal," ungkap Ketua DPW FABEM Sumut, Rinno Hadinata, di Medan, Jumat (3/4/2026).<br><br>Menurut Rinno, upaya pemberantasan korupsi saat ini sudah berjalan baik di berbagai instansi, mulai dari Kejaksaan RI, KPK, hingga tingkat daerah. Namun, untuk menindaklanjuti instruksi Presiden Prabowo saat rapat kabinet pada April 2025 lalu, diperlukan keseriusan dari sisi pendanaan.<br><br>Ia menilai, Menteri Keuangan harus segera berkoordinasi dengan Menteri Imigrasi dan Permasyarakatan (Imipas) Agus Adrianto. Pasalnya, secara administrasi dan dokumen perencanaan dinilai sudah lengkap, hanya tinggal menunggu kepastian anggaran dari Kementerian Keuangan.<br><br>"Informasinya dokumen pembangunan sudah ada dan lengkap dari Kementerian Imipas, hanya tinggal persoalan anggarannya yang belum ada dari Kemenkeu. Makanya kita dorong Menkeu Purbaya untuk segera mengalokasikannya," jelas Rinno.<br><br>Lebih jauh, Rinno menekankan bahwa praktik korupsi yang masih terjadi di berbagai lini, mulai dari tingkat desa, kepala daerah, hingga kementerian, berpotensi mengganggu stabilitas dan pertahanan negara dari dalam. Oleh karena itu, kehadiran penjara khusus menjadi penting untuk memberikan efek jera.<br><br>"Poin utamanya, Menkeu Purbaya harus bergerak cepat mendukung Asta Cita pemberantasan korupsi Presiden Prabowo Subianto yang sudah masuk tahun kedua kepemimpinannya," tambahnya.<br><br>Rinno juga menyatakan keyakinannya terhadap komitmen Menkeu Purbaya dalam pemberantasan korupsi. Ia berharap pada tahun ini pembangunan bisa segera terealisasi.<br><br>"Kita yakin Menkeu Purbaya berkarakter antikorupsi. Initinya, tahun ini kita dorong dan doakan pembangunan penjara khusus koruptor bisa terlaksana. Soal lokasi, baik di Nusakambangan atau pulau lainnya di wilayah NKRI, kami serahkan sepenuhnya kepada Presiden dan Menteri Imipas, kami pasti mendukung," tegas Rinno menutup pembicaraan.</p><p><strong>[Redaktur:Dedi]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir042026/jangan-cuma-wacana-fabem-minta-menkeu-segera-cairkan-dana-penjara-koruptor_6dt9CBcBrl.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Mudik Pakai Mobil Listrik Makin Populer, Penggunaan SPKLU PLN Sumut Melonjak!</title>
                <link>https://sumut.wahananews.co/utama/mudik&#45;pakai&#45;mobil&#45;listrik&#45;makin&#45;populer&#45;penggunaan&#45;spklu&#45;pln&#45;sumut&#45;melonjak&#45;49gi4FAw6i/0</link>
                <comments>https://sumut.wahananews.co/utama/mudik&#45;pakai&#45;mobil&#45;listrik&#45;makin&#45;populer&#45;penggunaan&#45;spklu&#45;pln&#45;sumut&#45;melonjak&#45;49gi4FAw6i/0#komentar</comments>
                <pubDate>Thu, 02 Apr 2026 16:32:26 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Hadi Kurniawan]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[SUMUT.WAHANANEWS.CO – PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Sumatera Utara mencatat lonjakan signifikan penggunaan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) selama periode mudik dan arus balik Idulfitri 1447 H. Peningkatan ini dipicu oleh antusiasme masyarakat yang semakin tinggi, tak lepas dari suksesnya kampanye &quot;Spontan Mudik Pakai Mobil Listrik&quot; yang mendorong minat beralih ke kendaraan listrik.Berdasarkan data resmi PLN UID Sumatera Utara, selama periode H&#45;7 hingga H+7 Lebaran 2026, penjualan energi listrik melalui SPKLU mencapai 100.653,76 kWh dengan nilai transaksi sekitar Rp248 juta. Angka ini melonjak lebih dari 130% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang hanya tercatat 43.447,10 kWh atau senilai Rp107 juta.Tidak hanya dari sisi volume energi, frekuensi penggunaan juga mengalami kenaikan drastis hingga 277%. Jika pada Lebaran 2025 tercatat 1.387 kali transaksi, tahun ini angkanya melonjak menjadi 3.846 kali transaksi. Data ini membuktikan meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap kendaraan listrik, bahkan untuk perjalanan jarak jauh seperti mudik Lebaran.Ekosistem EV Sumut Semakin MatangGeneral Manager PLN UID Sumatera Utara, Mundhakir, menyampaikan bahwa capaian ini menjadi indikator kuat atas pertumbuhan ekosistem kendaraan listrik di wilayah Sumatera Utara.“Lonjakan penggunaan SPKLU selama masa mudik Lebaran 2026 merupakan sinyal yang sangat positif. Ini menunjukkan bahwa masyarakat semakin percaya menggunakan kendaraan listrik, sekaligus menandakan bahwa ekosistem EV di Sumatera Utara semakin matang dan berkembang,” ujar Mundhakir.Ia menambahkan, PLN terus berkomitmen menghadirkan infrastruktur yang andal dan mudah diakses guna mendukung transformasi energi di sektor transportasi.“Transisi energi tidak hanya berbicara pada sisi pembangkit, tetapi juga pada pemanfaatannya dalam kehidupan sehari&#45;hari. Ketika masyarakat mulai menggunakan kendaraan listrik untuk mudik dan aktivitas lainnya, itu menjadi bukti bahwa transformasi menuju energi bersih sedang berjalan. PLN hadir untuk memastikan ekosistem tersebut didukung dengan layanan yang andal, nyaman, dan merata,” tambahnya.Jaringan SPKLU Makin Luas dan CanggihSaat ini, PLN UID Sumatera Utara telah mengoperasikan 113 unit SPKLU yang tersebar di 91 lokasi strategis. Lokasi tersebut mencakup jalur utama mudik seperti ruas tol Medan–Tebing Tinggi, kawasan perkotaan, hingga destinasi wisata.Untuk meningkatkan kenyamanan pengguna, PLN juga telah menghadirkan sejumlah unit Ultra Fast Charging di titik&#45;titik krusial. Teknologi ini memungkinkan pengisian daya menjadi jauh lebih cepat, sehingga perjalanan mudik menggunakan mobil listrik semakin efisien dan tidak memakan banyak waktu.Dengan tren pertumbuhan yang terus meningkat, PLN UID Sumatera Utara optimistis jumlah pengguna kendaraan listrik akan terus bertambah. Ke depannya, jaringan SPKLU akan terus diperluas dan kualitas layanan ditingkatkan untuk menjawab kebutuhan masyarakat.Langkah ini merupakan wujud komitmen PLN dalam mendukung agenda nasional menuju transisi energi bersih dan pencapaian target Net Zero Emissions (NZE), sekaligus menghadirkan sistem transportasi yang modern, efisien, dan ramah lingkungan.]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>SUMUT.WAHANANEWS.CO – </strong>PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Sumatera Utara mencatat lonjakan signifikan penggunaan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) selama periode mudik dan arus balik Idulfitri 1447 H. Peningkatan ini dipicu oleh antusiasme masyarakat yang semakin tinggi, tak lepas dari suksesnya kampanye "Spontan Mudik Pakai Mobil Listrik" yang mendorong minat beralih ke kendaraan listrik.<br><br>Berdasarkan data resmi PLN UID Sumatera Utara, selama periode H-7 hingga H+7 Lebaran 2026, penjualan energi listrik melalui SPKLU mencapai 100.653,76 kWh dengan nilai transaksi sekitar Rp248 juta. Angka ini melonjak lebih dari 130% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang hanya tercatat 43.447,10 kWh atau senilai Rp107 juta.<br><br>Tidak hanya dari sisi volume energi, frekuensi penggunaan juga mengalami kenaikan drastis hingga 277%. Jika pada Lebaran 2025 tercatat 1.387 kali transaksi, tahun ini angkanya melonjak menjadi 3.846 kali transaksi. Data ini membuktikan meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap kendaraan listrik, bahkan untuk perjalanan jarak jauh seperti mudik Lebaran.<br><br><strong>Ekosistem EV Sumut Semakin Matang</strong><br><br>General Manager PLN UID Sumatera Utara, Mundhakir, menyampaikan bahwa capaian ini menjadi indikator kuat atas pertumbuhan ekosistem kendaraan listrik di wilayah Sumatera Utara.<br><br>“Lonjakan penggunaan SPKLU selama masa mudik Lebaran 2026 merupakan sinyal yang sangat positif. Ini menunjukkan bahwa masyarakat semakin percaya menggunakan kendaraan listrik, sekaligus menandakan bahwa ekosistem EV di Sumatera Utara semakin matang dan berkembang,” ujar Mundhakir.<br><br>Ia menambahkan, PLN terus berkomitmen menghadirkan infrastruktur yang andal dan mudah diakses guna mendukung transformasi energi di sektor transportasi.<br><br>“Transisi energi tidak hanya berbicara pada sisi pembangkit, tetapi juga pada pemanfaatannya dalam kehidupan sehari-hari. Ketika masyarakat mulai menggunakan kendaraan listrik untuk mudik dan aktivitas lainnya, itu menjadi bukti bahwa transformasi menuju energi bersih sedang berjalan. PLN hadir untuk memastikan ekosistem tersebut didukung dengan layanan yang andal, nyaman, dan merata,” tambahnya.<br><br><strong>Jaringan SPKLU Makin Luas dan Canggih</strong><br><br>Saat ini, PLN UID Sumatera Utara telah mengoperasikan 113 unit SPKLU yang tersebar di 91 lokasi strategis. Lokasi tersebut mencakup jalur utama mudik seperti ruas tol Medan–Tebing Tinggi, kawasan perkotaan, hingga destinasi wisata.<br><br>Untuk meningkatkan kenyamanan pengguna, PLN juga telah menghadirkan sejumlah unit Ultra Fast Charging di titik-titik krusial. Teknologi ini memungkinkan pengisian daya menjadi jauh lebih cepat, sehingga perjalanan mudik menggunakan mobil listrik semakin efisien dan tidak memakan banyak waktu.<br><br>Dengan tren pertumbuhan yang terus meningkat, PLN UID Sumatera Utara optimistis jumlah pengguna kendaraan listrik akan terus bertambah. Ke depannya, jaringan SPKLU akan terus diperluas dan kualitas layanan ditingkatkan untuk menjawab kebutuhan masyarakat.<br><br>Langkah ini merupakan wujud komitmen PLN dalam mendukung agenda nasional menuju transisi energi bersih dan pencapaian target Net Zero Emissions (NZE), sekaligus menghadirkan sistem transportasi yang modern, efisien, dan ramah lingkungan.</p><p><strong>[Redaktur: Dedi]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir042026/mudik-pakai-mobil-listrik-makin-populer-penggunaan-spklu-pln-sumut-melonjak_NI7qq7Rpp9.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Ada DRC dan HSSE Center Baru di PLN Sumut – Lebih Cepat &amp; Lebih Aman!</title>
                <link>https://sumut.wahananews.co/utama/ada&#45;drc&#45;dan&#45;hsse&#45;center&#45;baru&#45;di&#45;pln&#45;sumut&#45;lebih&#45;cepat&#45;lebih&#45;aman&#45;t1i7XOKbJW/0</link>
                <comments>https://sumut.wahananews.co/utama/ada&#45;drc&#45;dan&#45;hsse&#45;center&#45;baru&#45;di&#45;pln&#45;sumut&#45;lebih&#45;cepat&#45;lebih&#45;aman&#45;t1i7XOKbJW/0#komentar</comments>
                <pubDate>Thu, 02 Apr 2026 12:03:20 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Hadi Kurniawan]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[SUMUT.WAHANANEWS.CO — PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Sumatera Utara terus memperkuat transformasi layanan kelistrikan melalui pemanfaatan teknologi digital dengan meresmikan Disaster Recovery Center (DRC) dan HSSE Control Center. Kehadiran dua fasilitas ini menjadi langkah strategis PLN dalam meningkatkan kecepatan penanganan gangguan sekaligus memperkuat aspek keselamatan dan kesehatan kerja (K3) di lingkungan operasional.]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>SUMUT.WAHANANEWS.CO — </strong>PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Sumatera Utara terus memperkuat transformasi layanan kelistrikan melalui pemanfaatan teknologi digital dengan meresmikan Disaster Recovery Center (DRC) dan HSSE Control Center. Kehadiran dua fasilitas ini menjadi langkah strategis PLN dalam meningkatkan kecepatan penanganan gangguan sekaligus memperkuat aspek keselamatan dan kesehatan kerja (K3) di lingkungan operasional.</p><p>Peresmian dilakukan langsung oleh Direktur Distribusi PT PLN (Persero), Arsyadany G. Akmalaputri, didampingi EVP Operasi Distribusi Sumatera dan Kalimantan, Saleh Siswanto, serta General Manager PLN UID Sumatera Utara, Mundhakir, pada Sabtu (28/3/2026) di Medan.</p><p>DRC yang dikelola oleh UP2D Sumatera Utara berfungsi sebagai pusat kendali pemulihan sistem kelistrikan secara cepat dan terintegrasi. Melalui sistem ini, PLN dapat melakukan pemantauan gangguan secara real-time, analisis kondisi jaringan, serta pengendalian proses pemulihan secara terpusat, sehingga waktu recovery dapat ditekan secara signifikan, baik akibat gangguan teknis maupun bencana alam.</p><p>Kehadiran DRC juga memperkuat resiliensi sistem distribusi PLN di Sumatera Utara yang memiliki tantangan geografis dan potensi cuaca ekstrem, sehingga layanan kepada pelanggan tetap terjaga dengan optimal.</p><p>Sementara itu, HSSE Control Center menjadi inovasi dalam penguatan budaya keselamatan kerja di PLN. Fasilitas ini memungkinkan pemantauan langsung terhadap aktivitas petugas di lapangan melalui sistem terintegrasi, termasuk kondisi lingkungan kerja dan kepatuhan terhadap prosedur keselamatan. Dengan demikian, potensi risiko dapat teridentifikasi lebih dini dan tindakan mitigasi dapat segera dilakukan.</p><p>Direktur Distribusi PLN, Arsyadany G. Akmalaputri, menegaskan bahwa digitalisasi merupakan kunci dalam menjawab tantangan operasional kelistrikan yang semakin kompleks.</p><p>“Transformasi PLN tidak hanya berfokus pada peningkatan kualitas layanan kepada pelanggan, tetapi juga memastikan seluruh personel dapat bekerja dengan aman. Kehadiran DRC dan HSSE Control Center ini menjadi bagian dari upaya kami membangun sistem kelistrikan yang tangguh, responsif, dan berkelanjutan,” ujar Arsyadany.</p><p>General Manager PLN UID Sumatera Utara, Mundhakir, menambahkan bahwa implementasi kedua fasilitas ini merupakan bagian dari upaya mencapai operational excellence yang berkelanjutan.</p><p>“DRC dan HSSE Control Center merupakan wujud nyata komitmen PLN dalam menghadirkan layanan yang cepat, andal, dan mengedepankan keselamatan. Keandalan sistem tidak hanya ditentukan oleh teknologi, tetapi juga oleh kesiapan dan keamanan petugas di lapangan,” ujar Mundhakir.</p><p>Ia juga menegaskan bahwa langkah ini sejalan dengan arah transformasi PLN dalam mendukung transisi energi nasional.</p><p>“Dalam konteks transisi energi, sistem kelistrikan harus semakin adaptif dan andal. Oleh karena itu, penguatan digitalisasi melalui DRC serta peningkatan safety culture melalui HSSE Control Center menjadi fondasi penting agar PLN mampu menghadirkan listrik yang berkelanjutan dan berkeadilan bagi seluruh masyarakat,” tambahnya.</p><p>Dengan hadirnya DRC dan HSSE Control Center, PLN UID Sumatera Utara optimistis dapat meningkatkan kecepatan respons terhadap gangguan, meminimalkan risiko kecelakaan kerja, serta memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap layanan kelistrikan. Hal ini sekaligus menegaskan peran PLN sebagai motor penggerak transformasi energi nasional yang mengedepankan keselamatan, keandalan, dan keberlanjutan.</p><p><strong>[Redaktur:Dedi]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir042026/ada-drc-dan-hsse-center-baru-di-pln-sumut-lebih-cepat-lebih-aman_5b9k9165nE.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Listrik Sumut Aman Bebas Gangguan di Lebaran</title>
                <link>https://sumut.wahananews.co/utama/listrik&#45;sumut&#45;aman&#45;bebas&#45;gangguan&#45;di&#45;lebaran&#45;AGSrYdh388/0</link>
                <comments>https://sumut.wahananews.co/utama/listrik&#45;sumut&#45;aman&#45;bebas&#45;gangguan&#45;di&#45;lebaran&#45;AGSrYdh388/0#komentar</comments>
                <pubDate>Wed, 01 Apr 2026 14:33:11 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Hadi Kurniawan]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[SUMUT.WAHANANEWS.CO – PT PLN (Persero) memastikan sistem kelistrikan Provinsi Sumatera Utara tetap aman dan andal menjelang akhir masa siaga Ramadan dan Idulfitri 1447 Hijriah. Hal ini untuk mendukung aktivitas masyarakat mulai dari ibadah hingga libur panjang Lebaran.Direktur Distribusi PLN Tinjau Langsung Sistem KelistrikanDirektur Distribusi PT PLN (Persero), Arsyadany G. Akmalaputri, didampingi EVP Operasi Distribusi Sumatera dan Kalimantan Saleh Siswanto serta General Manager PLN UID Sumatera Utara Mundhakir, melakukan peninjauan langsung ke Control Room UP2D Sumatera Utara pada Sabtu (28/3/2026). Kunjungan ini dilakukan setelah peresmian listrik desa di Kabupaten Nias Utara.Dalam peninjauan tersebut, Arsyadany memastikan kondisi sistem dalam status normal dan terkendali, dengan dukungan daya yang memadai serta sistem kendali yang responsif.]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>SUMUT.WAHANANEWS.CO –</strong> PT PLN (Persero) memastikan sistem kelistrikan Provinsi Sumatera Utara tetap aman dan andal menjelang akhir masa siaga Ramadan dan Idulfitri 1447 Hijriah. Hal ini untuk mendukung aktivitas masyarakat mulai dari ibadah hingga libur panjang Lebaran.<br><br><strong>Direktur Distribusi PLN Tinjau Langsung Sistem Kelistrikan</strong><br><br>Direktur Distribusi PT PLN (Persero), Arsyadany G. Akmalaputri, didampingi EVP Operasi Distribusi Sumatera dan Kalimantan Saleh Siswanto serta General Manager PLN UID Sumatera Utara Mundhakir, melakukan peninjauan langsung ke Control Room UP2D Sumatera Utara pada Sabtu (28/3/2026). Kunjungan ini dilakukan setelah peresmian listrik desa di Kabupaten Nias Utara.<br><br>Dalam peninjauan tersebut, Arsyadany memastikan kondisi sistem dalam status normal dan terkendali, dengan dukungan daya yang memadai serta sistem kendali yang responsif.</p><figure class="image"><img src="https://wahananews.co/photo/konten/1775029063_e3b5b335061443595ed8.jpg"></figure><p>Dispatcher UP2D Sumatera Utara saat melakukan pemantauan beban pada jaringan Distribusi<br><br><strong>Data Sistem Kelistrikan Sumatera Utara Aman dengan Cadangan Cukup</strong><br><br>Berdasarkan data sistem interkoneksi Sumatera:<br><br>- Daya mampu: 2.642 MW<br>- Beban puncak: 2.372 MW<br>- Cadangan daya (reserve margin): 270 MW<br><br>Kondisi ini menunjukkan sistem kelistrikan Sumatera Utara berada dalam posisi surplus dan aman, siap antisipasi kenaikan beban maupun gangguan tak terduga selama Idulfitri.<br><br>“Kami memastikan daya mampu cukup untuk memenuhi kebutuhan. Sistem komunikasi antara dispatcher dengan unit lapangan juga optimal, sehingga gangguan dapat direspons cepat melalui remote atau penanganan langsung,” ujar Arsyadany pada Senin (30/3/2026).<br><br>Ia juga menegaskan bahwa penguatan sistem digital melalui Distribution Control Center (DCC) memungkinkan pemantauan real-time, meningkatkan kecepatan respon dan keandalan distribusi listrik.</p><figure class="image"><img src="https://wahananews.co/photo/konten/1775029172_30565129c6f0db515fd2.jpg"></figure><p>Melalui penmantauan secara Realtime, PLN UID Sumut memastikan layanan kelistrikan dapat dinikmati oleh seluruh masyarakat.<br><br><strong>Sistem Kelistrikan Terpisah di Kepulauan Juga Aman</strong><br><br>Untuk wilayah kepulauan seperti Nias, kondisi sistem juga terjaga dengan baik:<br><br>- Daya mampu: 71,20 MW<br>- Beban puncak: 45 MW<br>- Cadangan daya: 26,20 MW<br><br><strong>Personel PLN Siaga Penuh, Imbau Gunakan Layanan Digital</strong><br><br>General Manager PLN UID Sumatera Utara, Mundhakir, menegaskan seluruh infrastruktur jaringan distribusi telah dalam kondisi optimal melalui kesiapsiagaan personel dan penguatan operasional.</p><figure class="image"><img src="https://wahananews.co/photo/konten/1775029128_1e6eabcd6e8cb79b9dbf.jpg"></figure><p>Petugas Siaga PLN saat sedang melakukan pekerjaan perbaikan jaringan listrik yang terkena gangguan pada malam hari.<br><br>“Keandalan pasokan listrik merupakan hasil dari kesiapsiagaan seluruh personel PLN. Masyarakat dapat menjalankan ibadah dan menikmati libur Lebaran dengan nyaman tanpa gangguan kelistrikan,” ujar Mundhakir.<br><br>Ia juga mengajak masyarakat untuk memanfaatkan layanan digital PLN: “Laporkan gangguan melalui aplikasi PLN Mobile atau Contact Center PLN 123. Kami berkomitmen menghadirkan layanan cepat, responsif, dan berbasis digital.”<br><br>Keberhasilan menjaga keandalan sistem kelistrikan menjadi bagian dari peran strategis PLN sebagai tulang punggung pembangunan nasional dan mendukung transisi energi menuju sistem yang lebih bersih, efisien, dan berkelanjutan.</p><p><strong>[Redaktur:Dedi]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir042026/listrik-sumut-aman-bebas-gangguan-di-lebaran_RpwVP3wA63.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>PLN UID Sumatera Utara Dorong Pertumbuhan Ekonomi, Tambah Daya 49,99 MVA Lewat SPJBTL dan MoU</title>
                <link>https://sumut.wahananews.co/utama/pln&#45;uid&#45;sumatera&#45;utara&#45;dorong&#45;pertumbuhan&#45;ekonomi&#45;tambah&#45;daya&#45;4999&#45;mva&#45;lewat&#45;spjbtl&#45;dan&#45;mou&#45;4y26bz8Om6/0</link>
                <comments>https://sumut.wahananews.co/utama/pln&#45;uid&#45;sumatera&#45;utara&#45;dorong&#45;pertumbuhan&#45;ekonomi&#45;tambah&#45;daya&#45;4999&#45;mva&#45;lewat&#45;spjbtl&#45;dan&#45;mou&#45;4y26bz8Om6/0#komentar</comments>
                <pubDate>Tue, 31 Mar 2026 15:01:25 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Hadi Kurniawan]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[SUMUT.WAHANANEWS.CO – PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Sumatera Utara komit mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui peningkatan penjualan tenaga listrik. Hal ini diwujudkan dengan penandatanganan Surat Perjanjian Jual Beli Tenaga Listrik (SPJBTL) dan Nota Kesepahaman (MoU) bersama pelanggan sektor industri dan akademik, yang memberikan tambahan daya total 49,99 MVA.Kegiatan penandatanganan berlangsung pada Sabtu (28/3) di Ruang Astakona Lantai 4 Kantor PLN UID Sumatera Utara, Medan. Acara ini menjadi momentum strategis untuk memperkuat sinergi antara PLN dan pemangku kepentingan dalam mendukung pertumbuhan ekonomi berkelanjutan di Sumatera Utara.Penambahan daya tersebut mencerminkan peningkatan aktivitas ekonomi serta kepercayaan dunia usaha dan institusi pendidikan terhadap keandalan pasokan listrik PLN sebagai tulang punggung pembangunan. Kolaborasi dengan sektor industri dan akademik juga mendorong produktivitas, inovasi, serta pengembangan sumber daya manusia.Acara dihadiri oleh Direktur Distribusi PT PLN (Persero) Arsyadany G. Akmalaputri, EVP Operasi Distribusi Sumatera dan Kalimantan Saleh Siswanto, General Manager PLN UID Sumatera Utara Mundhakir, Senior Manager Niaga dan Manajemen Pelanggan Donny Adriansyah, serta seluruh Manager Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) di lingkungan UID Sumatera Utara.Dari sisi pelanggan, hadir perwakilan seperti PTPN II (diwakili SEVP Operasional PT KINRA Kenedy Sibarani), PT Musim Mas (GM Operasional Produksi Budiman), dan Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (Rektor Prof. Dr. Agussani, M.AP), beserta pelanggan lainnya.Arsyadany G. Akmalaputri menyampaikan bahwa PLN berkomitmen menghadirkan layanan kelistrikan andal dan berkualitas untuk mendukung pertumbuhan ekonomi nasional. &quot;PLN siap memberikan pelayanan terbaik dengan didukung sistem kelistrikan yang andal dan berkelanjutan. Energi menjadi fondasi penting dalam mendorong kemajuan industri dan pendidikan di daerah,&quot; ujarnya.Ia menambahkan, PLN bukan hanya penyedia energi, tetapi juga enabler pembangunan yang membuka peluang investasi, meningkatkan daya saing industri, serta memperkuat ekosistem pendidikan berbasis teknologi dan inovasi.Sementara itu, Mundhakir menyatakan bahwa capaian penambahan daya 49,99 MVA merupakan sinyal positif atas meningkatnya kebutuhan energi di Sumatera Utara. &quot;Penambahan daya ini menunjukkan bahwa permintaan terhadap layanan kelistrikan terus tumbuh seiring dengan geliat ekonomi daerah. Ini juga mencerminkan optimisme dunia usaha dan akademisi terhadap prospek pembangunan di Sumatera Utara,&quot; ujarnya.Mundhakir menegaskan bahwa PLN akan terus mengedepankan pelayanan prima dan memastikan keandalan pasokan listrik. &quot;Kami berkomitmen melayani dengan sepenuh hati. Dengan sistem kelistrikan yang semakin kuat dan andal, PLN siap mendukung pertumbuhan industri sekaligus mendorong pemanfaatan energi yang efisien dan ramah lingkungan,&quot; tambahnya.Melalui penandatanganan SPJBTL dan MoU ini, PLN UID Sumatera Utara tidak hanya memperkuat kinerja penjualan tenaga listrik, tetapi juga menegaskan perannya sebagai motor penggerak pertumbuhan ekonomi daerah, sejalan dengan agenda pembangunan nasional dan komitmen menuju energi bersih dan berkelanjutan.]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>SUMUT.WAHANANEWS.CO – </strong>PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Sumatera Utara komit mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui peningkatan penjualan tenaga listrik. Hal ini diwujudkan dengan penandatanganan Surat Perjanjian Jual Beli Tenaga Listrik (SPJBTL) dan Nota Kesepahaman (MoU) bersama pelanggan sektor industri dan akademik, yang memberikan tambahan daya total 49,99 MVA.<br><br>Kegiatan penandatanganan berlangsung pada Sabtu (28/3) di Ruang Astakona Lantai 4 Kantor PLN UID Sumatera Utara, Medan. Acara ini menjadi momentum strategis untuk memperkuat sinergi antara PLN dan pemangku kepentingan dalam mendukung pertumbuhan ekonomi berkelanjutan di Sumatera Utara.<br><br>Penambahan daya tersebut mencerminkan peningkatan aktivitas ekonomi serta kepercayaan dunia usaha dan institusi pendidikan terhadap keandalan pasokan listrik PLN sebagai tulang punggung pembangunan. Kolaborasi dengan sektor industri dan akademik juga mendorong produktivitas, inovasi, serta pengembangan sumber daya manusia.<br><br>Acara dihadiri oleh Direktur Distribusi PT PLN (Persero) Arsyadany G. Akmalaputri, EVP Operasi Distribusi Sumatera dan Kalimantan Saleh Siswanto, General Manager PLN UID Sumatera Utara Mundhakir, Senior Manager Niaga dan Manajemen Pelanggan Donny Adriansyah, serta seluruh Manager Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) di lingkungan UID Sumatera Utara.<br><br>Dari sisi pelanggan, hadir perwakilan seperti PTPN II (diwakili SEVP Operasional PT KINRA Kenedy Sibarani), PT Musim Mas (GM Operasional Produksi Budiman), dan Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (Rektor Prof. Dr. Agussani, M.AP), beserta pelanggan lainnya.<br><br>Arsyadany G. Akmalaputri menyampaikan bahwa PLN berkomitmen menghadirkan layanan kelistrikan andal dan berkualitas untuk mendukung pertumbuhan ekonomi nasional. "PLN siap memberikan pelayanan terbaik dengan didukung sistem kelistrikan yang andal dan berkelanjutan. Energi menjadi fondasi penting dalam mendorong kemajuan industri dan pendidikan di daerah," ujarnya.<br><br>Ia menambahkan, PLN bukan hanya penyedia energi, tetapi juga enabler pembangunan yang membuka peluang investasi, meningkatkan daya saing industri, serta memperkuat ekosistem pendidikan berbasis teknologi dan inovasi.<br><br>Sementara itu, Mundhakir menyatakan bahwa capaian penambahan daya 49,99 MVA merupakan sinyal positif atas meningkatnya kebutuhan energi di Sumatera Utara. "Penambahan daya ini menunjukkan bahwa permintaan terhadap layanan kelistrikan terus tumbuh seiring dengan geliat ekonomi daerah. Ini juga mencerminkan optimisme dunia usaha dan akademisi terhadap prospek pembangunan di Sumatera Utara," ujarnya.<br><br>Mundhakir menegaskan bahwa PLN akan terus mengedepankan pelayanan prima dan memastikan keandalan pasokan listrik. "Kami berkomitmen melayani dengan sepenuh hati. Dengan sistem kelistrikan yang semakin kuat dan andal, PLN siap mendukung pertumbuhan industri sekaligus mendorong pemanfaatan energi yang efisien dan ramah lingkungan," tambahnya.<br><br>Melalui penandatanganan SPJBTL dan MoU ini, PLN UID Sumatera Utara tidak hanya memperkuat kinerja penjualan tenaga listrik, tetapi juga menegaskan perannya sebagai motor penggerak pertumbuhan ekonomi daerah, sejalan dengan agenda pembangunan nasional dan komitmen menuju energi bersih dan berkelanjutan.</p><p><strong>[Redaktur:Dedi]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir032026/pln-uid-sumatera-utara-dorong-pertumbuhan-ekonomi-tambah-daya-4999-mva-lewat-spjbtl-dan-mou_xB8YX4Jtvc.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Desa Ombolata Nias Utara Kini Punya Listrik</title>
                <link>https://sumut.wahananews.co/utama/desa&#45;ombolata&#45;nias&#45;utara&#45;kini&#45;punya&#45;listrik&#45;XZyExrknz7/0</link>
                <comments>https://sumut.wahananews.co/utama/desa&#45;ombolata&#45;nias&#45;utara&#45;kini&#45;punya&#45;listrik&#45;XZyExrknz7/0#komentar</comments>
                <pubDate>Sun, 29 Mar 2026 19:35:09 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Hadi Kurniawan]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[SUMUT.WAHANANEWS.CO – PT PLN (Persero) meresmikan program Listrik Desa (Lisdes) di Desa Ombolata, Kecamatan Alasa, Kabupaten Nias Utara, sebagai bentuk komitmen menghadirkan akses listrik merata hingga pelosok negeri. Kegiatan ini menjadi tonggak penting dalam upaya pemerataan energi berkeadilan serta menjangkau wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T) di Indonesia.Hadirkan Berbagai Tokoh PentingPeresmian dihadiri oleh Direktur Distribusi PT PLN (Persero) Arsyadany G. Akmalaputri, General Manager PLN UID Sumatera Utara Mundhakir, Bupati Nias Utara Amizaro Waruwu, serta unsur Forkopimda dan masyarakat setempat.]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>SUMUT.WAHANANEWS.CO – </strong>PT PLN (Persero) meresmikan program Listrik Desa (Lisdes) di Desa Ombolata, Kecamatan Alasa, Kabupaten Nias Utara, sebagai bentuk komitmen menghadirkan akses listrik merata hingga pelosok negeri. Kegiatan ini menjadi tonggak penting dalam upaya pemerataan energi berkeadilan serta menjangkau wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T) di Indonesia.<br><br><strong>Hadirkan Berbagai Tokoh Penting</strong><br><br>Peresmian dihadiri oleh Direktur Distribusi PT PLN (Persero) Arsyadany G. Akmalaputri, General Manager PLN UID Sumatera Utara Mundhakir, Bupati Nias Utara Amizaro Waruwu, serta unsur Forkopimda dan masyarakat setempat.</p><figure class="image"><img src="https://wahananews.co/photo/konten/1774787904_06f134d1ed55d32ecce8.jpg"></figure><p>Ceremony Penyalaan listrik pada salah satu rumah di Desa Ombolata Oleh Bupati Nias Utara, Amizaro Waruwu, diampingi oleh Direktur Distribusi PLN, Arsyadany G. Akmalaputri (kanan), EVP ODS, Saleh Siswanto (kiri)<br><br><strong>Buka Akses Peningkatan Kualitas Hidup</strong><br><br>Kehadiran listrik di Desa Ombolata tidak hanya sekadar penyalaan jaringan, tetapi juga membuka peluang bagi peningkatan kualitas pendidikan, pertumbuhan ekonomi, dan kesejahteraan masyarakat.<br><br>Mundhakir menyampaikan bahwa listrik merupakan fondasi utama pembangunan inklusif dan berkelanjutan. "Kita tidak hanya meresmikan jaringan listrik, tetapi juga menyalakan harapan baru bagi masyarakat. Ini adalah simbol kemajuan, pemerataan, serta masa depan yang lebih baik bagi generasi mendatang," ujarnya.</p><figure class="image"><img src="https://wahananews.co/photo/konten/1774787946_96241219a898f2145eb9.jpg"></figure><p>General Manager PLN UID Sumatera Utara, Mundhakir saat memberikan sambutan pada penyalaan listrik Desa Ombolata (27/3)<br><br>Ia menambahkan bahwa pembangunan infrastruktur kelistrikan di wilayah kepulauan seperti Nias Utara menghadapi tantangan geografis dan keterbatasan logistik. Namun, melalui kolaborasi antara PLN, pemerintah daerah, dan masyarakat, tantangan tersebut dapat diatasi. "Tahun ini, kami menargetkan sebanyak 21 desa lainnya di Nias Utara dapat menikmati listrik," tambahnya.<br><br><strong>Nasional Targetkan 1.500 Desa Terlistrik Tahun 2026</strong><br><br>Direktur Distribusi PLN Arsyadany G. Akmalaputri menegaskan bahwa melistriki seluruh desa di Indonesia membutuhkan dedikasi, inovasi, dan gotong royong. "Petugas kami bahkan harus memikul tiang listrik secara manual di beberapa wilayah dengan geografis yang menantang. Namun dengan kekuatan bangsa, kita bisa mewujudkannya," ungkapnya.</p><figure class="image"><img src="https://wahananews.co/photo/konten/1774787977_36a9cc1fa1717d9ea227.jpg"></figure><p>General Manager PLN UID Sumatera Utara, Mundhakir saat memberikan sambutan pada penyalaan listrik Desa Ombolata (27/3)<br><br>Secara nasional, PLN menargetkan menyelesaikan elektrifikasi sekitar 1.500 desa pada tahun 2026 sebagai bagian dari komitmen energi berkeadilan dan mendukung transisi energi nasional. "Kita pastikan seluruh masyarakat mendapatkan akses listrik yang andal untuk pembangunan berkelanjutan menuju energi bersih," tambahnya.<br><br><strong>Apresiasi dari Pemerintah Daerah</strong><br><br>Bupati Nias Utara Amizaro Waruwu mengucapkan terima kasih kepada PLN dan seluruh pihak yang berkontribusi. "Ini merupakan langkah besar bagi kemajuan Nias Utara," ujarnya. Ia juga mengajak masyarakat untuk memanfaatkan listrik secara produktif dan bijak demi peningkatan kesejahteraan.</p><figure class="image"><img src="https://wahananews.co/photo/konten/1774788007_fb4651d05d87c9b82b76.jpg"></figure><p>Bupati Nias Utara, Amizaro Waruwu saat menyampaikan terimakasih atas dukungan semua pihak untuk kemajuan Nias Utara.<br><br><strong>Infrastruktur yang Dibangun</strong><br><br>Program Lisdes di Desa Ombolata mencakup pembangunan jaringan tegangan menengah (JTM), jaringan tegangan rendah (JTR), dan gardu distribusi sebagai penopang suplai listrik masyarakat. Program ini menjadi wujud sinergi lintas sektor dalam mempercepat pemerataan pembangunan nasional.<br><br>PLN meyakini bahwa listrik bukan hanya energi, tetapi juga penggerak utama kehidupan yang dapat menyalakan harapan, membuka peluang, dan mempercepat terwujudnya Indonesia yang maju, inklusif, dan berkelanjutan.</p><p><strong>[Redaktur:Dedi]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir032026/desa-ombolata-nias-utara-kini-punya-listrik_3H0WQkr9T9.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>UMKM Medan Naik Kelas, Kisah Inspiratif Adel dengan Usaha Camilan &quot;Dilola Snack&quot;</title>
                <link>https://sumut.wahananews.co/utama/umkm&#45;medan&#45;naik&#45;kelas&#45;kisah&#45;inspiratif&#45;adel&#45;dengan&#45;usaha&#45;camilan&#45;dilola&#45;snack&#45;o4jV2Rw8I5/0</link>
                <comments>https://sumut.wahananews.co/utama/umkm&#45;medan&#45;naik&#45;kelas&#45;kisah&#45;inspiratif&#45;adel&#45;dengan&#45;usaha&#45;camilan&#45;dilola&#45;snack&#45;o4jV2Rw8I5/0#komentar</comments>
                <pubDate>Fri, 27 Mar 2026 19:47:23 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Hadi Kurniawan]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[SUMUT.WAHANANEWS.CO &#45; Semangat pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kota Medan untuk naik kelas mulai terlihat nyata, seiring dorongan program prioritas Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas di bidang ekonomi yang menitikberatkan pada penguatan UMKM melalui pelatihan dan digitalisasi.Kisah Adel: Usaha Camilan Pisang dari Rumah hingga Siap Naik KelasAdela Zahra Aulia atau yang akrab disapa Adel, pelaku UMKM muda yang merintis usaha camilan berbahan dasar pisang bernama &quot;Dilola Snack&quot; sejak masa pandemi Covid&#45;19, menjadi salah satu contoh inspiratif. Usahanya bermula dari penjualan sederhana di rumah, dengan memanfaatkan media online untuk menjangkau pembeli.&quot;Saya awalnya jualan dari rumah saja, mulai dari masa Covid. Promosi ke teman&#45;teman, pelan&#45;pelan belajar bisnis, dibantu juga sama kakak,&quot; ujar Adel saat ditemui pada kegiatan Pelatihan UMKM Bangkit: Strategi Digital untuk Pemulihan UMKM Kota Medan yang digelar Pemerintah Kota (Pemko) Medan bekerja sama dengan platform marketplace Lazada di Hotel Karibia Boutique, Jalan Timor, Jumat (27/3/2026).Di usia 17 tahun, Adel memilih berwirausaha sebagai jalan untuk mandiri dan berkembang. Ia melihat masih banyak anak seusianya yang ragu memulai usaha.&quot;Motivasi saya, dari muda kita sudah mulai usaha, supaya ke depan bisa lebih sukses. Jangan cuma diam di rumah,&quot; kata Adel.Usaha Adel terus berkembang meski produksinya masih menyesuaikan permintaan pasar, berkisar antara 100 hingga 200 bungkus per periode.Pelatihan Digital Bersama Lazada Berikan Wawasan BaruAdel menyambut positif pelatihan strategi digital yang digelar Pemko Medan bersama Lazada. Menurutnya, kegiatan tersebut memberikan wawasan baru sekaligus motivasi untuk mengembangkan bisnis lebih serius.&quot;Pelatihan ini sangat bermanfaat. Kita jadi belajar bagaimana mengembangkan bisnis supaya lebih baik lagi,&quot; ungkapnya.Ia juga termotivasi dengan tantangan yang disampaikan Wali Kota Medan agar pelaku UMKM berani naik kelas. Baginya, proses tersebut harus dijalani secara bertahap namun dengan tekad yang kuat.&quot;Termotivasi sekali. UMKM itu memang tidak langsung besar, tapi pelan&#45;pelan bisa naik kelas,&quot; ujar Adel.Harapan Ke Depan: Ekspansi Produksi dan Pemasaran DigitalKe depan, Adel berharap usahanya bisa berkembang lebih luas, baik dari segi produksi maupun pemasaran, terutama melalui platform digital. Ia juga mengajak generasi muda untuk berani memulai usaha sejak dini dan tidak takut mencoba.&quot;Walaupun masih muda, harus tetap berjuang. Jangan hanya diam di rumah,&quot; imbuhnya.Kisah Adel menjadi gambaran nyata bagaimana pelaku UMKM di Kota Medan mulai bangkit dan siap bertransformasi. Dengan dukungan pelatihan digital serta program berkelanjutan dari Pemko Medan, UMKM diharapkan tidak hanya bertahan, tetapi juga mampu naik kelas dan menjadi penggerak ekonomi daerah.]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>SUMUT.WAHANANEWS.CO -</strong> Semangat pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kota Medan untuk naik kelas mulai terlihat nyata, seiring dorongan program prioritas Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas di bidang ekonomi yang menitikberatkan pada penguatan UMKM melalui pelatihan dan digitalisasi.<br><br><strong>Kisah Adel: Usaha Camilan Pisang dari Rumah hingga Siap Naik Kelas</strong><br><br>Adela Zahra Aulia atau yang akrab disapa Adel, pelaku UMKM muda yang merintis usaha camilan berbahan dasar pisang bernama "Dilola Snack" sejak masa pandemi Covid-19, menjadi salah satu contoh inspiratif. Usahanya bermula dari penjualan sederhana di rumah, dengan memanfaatkan media online untuk menjangkau pembeli.<br><br>"Saya awalnya jualan dari rumah saja, mulai dari masa Covid. Promosi ke teman-teman, pelan-pelan belajar bisnis, dibantu juga sama kakak," ujar Adel saat ditemui pada kegiatan Pelatihan UMKM Bangkit: Strategi Digital untuk Pemulihan UMKM Kota Medan yang digelar Pemerintah Kota (Pemko) Medan bekerja sama dengan platform marketplace Lazada di Hotel Karibia Boutique, Jalan Timor, Jumat (27/3/2026).<br><br>Di usia 17 tahun, Adel memilih berwirausaha sebagai jalan untuk mandiri dan berkembang. Ia melihat masih banyak anak seusianya yang ragu memulai usaha.<br><br>"Motivasi saya, dari muda kita sudah mulai usaha, supaya ke depan bisa lebih sukses. Jangan cuma diam di rumah," kata Adel.<br><br>Usaha Adel terus berkembang meski produksinya masih menyesuaikan permintaan pasar, berkisar antara 100 hingga 200 bungkus per periode.<br><br><strong>Pelatihan Digital Bersama Lazada Berikan Wawasan Baru</strong><br><br>Adel menyambut positif pelatihan strategi digital yang digelar Pemko Medan bersama Lazada. Menurutnya, kegiatan tersebut memberikan wawasan baru sekaligus motivasi untuk mengembangkan bisnis lebih serius.<br><br>"Pelatihan ini sangat bermanfaat. Kita jadi belajar bagaimana mengembangkan bisnis supaya lebih baik lagi," ungkapnya.<br><br>Ia juga termotivasi dengan tantangan yang disampaikan Wali Kota Medan agar pelaku UMKM berani naik kelas. Baginya, proses tersebut harus dijalani secara bertahap namun dengan tekad yang kuat.<br><br>"Termotivasi sekali. UMKM itu memang tidak langsung besar, tapi pelan-pelan bisa naik kelas," ujar Adel.<br><br><strong>Harapan Ke Depan: Ekspansi Produksi dan Pemasaran Digital</strong><br><br>Ke depan, Adel berharap usahanya bisa berkembang lebih luas, baik dari segi produksi maupun pemasaran, terutama melalui platform digital. Ia juga mengajak generasi muda untuk berani memulai usaha sejak dini dan tidak takut mencoba.<br><br>"Walaupun masih muda, harus tetap berjuang. Jangan hanya diam di rumah," imbuhnya.<br><br>Kisah Adel menjadi gambaran nyata bagaimana pelaku UMKM di Kota Medan mulai bangkit dan siap bertransformasi. Dengan dukungan pelatihan digital serta program berkelanjutan dari Pemko Medan, UMKM diharapkan tidak hanya bertahan, tetapi juga mampu naik kelas dan menjadi penggerak ekonomi daerah.</p><p><strong>[Redaktur: Dedi]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir032026/umkm-medan-naik-kelas-kisah-inspiratif-adel-dengan-usaha-camilan-dilola-snack_mgesuyzLfT.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Tiga Penggiat Literasi Paninjawan Lolos Program Nasional SLI Dompet Dhuafa</title>
                <link>https://sumut.wahananews.co/utama/tiga&#45;penggiat&#45;literasi&#45;paninjawan&#45;lolos&#45;program&#45;nasional&#45;sli&#45;dompet&#45;dhuafa&#45;6i1BQO8nOt/0</link>
                <comments>https://sumut.wahananews.co/utama/tiga&#45;penggiat&#45;literasi&#45;paninjawan&#45;lolos&#45;program&#45;nasional&#45;sli&#45;dompet&#45;dhuafa&#45;6i1BQO8nOt/0#komentar</comments>
                <pubDate>Fri, 27 Mar 2026 16:44:53 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Hadi Kurniawan]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[SUMUT.WAHANANEWS.CO – Kabar membanggakan datang dari Nagari Paninjawan, Kecamatan X Koto Di Atas. Tiga penggiat literasi dari Taman Ilmu H Abdoel Moeis dan Hj Syamsiar yakni Esi Andriani Marthin, Kiki Maria, dan Zul Ihsan, berhasil lolos sebagai peserta Program Pelita&#45;6 Sekolah Literasi Indonesia (SLI) Dompet Dhuafa – program nasional bergengsi yang berfokus pada penguatan ekosistem literasi di seluruh Indonesia.Keberhasilan ini bukan hanya capaian individu, melainkan simbol semangat kolektif masyarakat Nagari Paninjawan yang ingin maju melalui literasi. Ketiganya akan berkolaborasi dengan stakeholder mulai dari tingkat nagari, kecamatan, hingga Pemerintah Kabupaten Solok untuk membangun kawasan literasi terintegrasi.Sebagai Ketua Tim Pelita TBM tersebut, Esi Andriani Marthin menyampaikan bahwa pencapaian ini merupakan buah dari dukungan banyak pihak di kampung, kecamatan, serta Bunda Literasi Kabupaten Solok.&quot;Wali Nagari, Pak Camat, Pak Bupati Solok beserta Bunda Literasi Kabupaten Solok serta banyak pihak lainnya yang ingin kampung kami maju dari berbagai aspek. Kami memilih salah satunya melalui literasi, sehingga program ini menjadi momentum baik untuk menciptakan kawasan ekosistem literasi integratif,&quot; ujar Esi pada Jumat (27/03/2026) melalui pesan WhatsApp.Proses seleksi Program SLI Pelita&#45;6 berlangsung sangat ketat dan berskala nasional. Peserta berasal dari berbagai Taman Bacaan Masyarakat (TBM) di seluruh Indonesia mulai dari Aceh hingga Papua. Dari ratusan peserta, dilakukan seleksi berkas hingga terpilih 25 TBM terbaik, kemudian melalui tahap wawancara menjadi 8 TBM, dan akhirnya diseleksi kembali menjadi 5 TBM terbaik.&quot;Kami sangat bersyukur menjadi TBM terpilih di antara yang terbaik. Semua ini berkat dukungan dan doa masyarakat kampung kami,&quot; tambahnya.Para peserta terpilih akan mengikuti pembekalan dan pengembangan di Sekolah Literasi Indonesia (SLI) Bogor pada pertengahan April 2026. Kegiatan tersebut akan memberikan strategi, metode, serta perencanaan program untuk membangun ekosistem literasi berkelanjutan di daerah masing&#45;masing.Ke depan, tim dari Nagari Paninjawan berkomitmen merancang program yang menjadikan literasi sebagai fondasi pembangunan masyarakat – tidak hanya dalam pendidikan, tetapi juga ekonomi, budaya, dan sosial.&quot;Kami tetap memohon doa dan dukungan dari seluruh pihak agar bisa berbakti pada Paninjawan dan Kabupaten Solok secara umum,&quot; pungkas Esi.Daftar TBM Lolos Program Pelita SLI Angkatan 6:1.&amp;nbsp;TBM Sanggar Anak Tumbuh, Kabupaten Bantul, Yogyakarta2.&amp;nbsp;TBM Taman Ilmu H Abdoel Moeis dan Hj Syamsiar, Kabupaten Solok, Sumatera Barat3.&amp;nbsp;TBM Bale Baca Cijayanti, Kabupaten Bogor, Jawa Barat4.&amp;nbsp;TBM Rumah Baca Anak Nagari, Kabupaten Agam, Sumatera Barat5.&amp;nbsp;TBM Rumah Kreatif Sahabat Nusantara, Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur.]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>SUMUT.WAHANANEWS.CO – </strong>Kabar membanggakan datang dari Nagari Paninjawan, Kecamatan X Koto Di Atas. Tiga penggiat literasi dari Taman Ilmu H Abdoel Moeis dan Hj Syamsiar yakni Esi Andriani Marthin, Kiki Maria, dan Zul Ihsan, berhasil lolos sebagai peserta Program Pelita-6 Sekolah Literasi Indonesia (SLI) Dompet Dhuafa – program nasional bergengsi yang berfokus pada penguatan ekosistem literasi di seluruh Indonesia.<br><br>Keberhasilan ini bukan hanya capaian individu, melainkan simbol semangat kolektif masyarakat Nagari Paninjawan yang ingin maju melalui literasi. Ketiganya akan berkolaborasi dengan stakeholder mulai dari tingkat nagari, kecamatan, hingga Pemerintah Kabupaten Solok untuk membangun kawasan literasi terintegrasi.<br><br>Sebagai Ketua Tim Pelita TBM tersebut, Esi Andriani Marthin menyampaikan bahwa pencapaian ini merupakan buah dari dukungan banyak pihak di kampung, kecamatan, serta Bunda Literasi Kabupaten Solok.<br>"Wali Nagari, Pak Camat, Pak Bupati Solok beserta Bunda Literasi Kabupaten Solok serta banyak pihak lainnya yang ingin kampung kami maju dari berbagai aspek. Kami memilih salah satunya melalui literasi, sehingga program ini menjadi momentum baik untuk menciptakan kawasan ekosistem literasi integratif," ujar Esi pada Jumat (27/03/2026) melalui pesan WhatsApp.<br><br>Proses seleksi Program SLI Pelita-6 berlangsung sangat ketat dan berskala nasional. Peserta berasal dari berbagai Taman Bacaan Masyarakat (TBM) di seluruh Indonesia mulai dari Aceh hingga Papua. Dari ratusan peserta, dilakukan seleksi berkas hingga terpilih 25 TBM terbaik, kemudian melalui tahap wawancara menjadi 8 TBM, dan akhirnya diseleksi kembali menjadi 5 TBM terbaik.<br>"Kami sangat bersyukur menjadi TBM terpilih di antara yang terbaik. Semua ini berkat dukungan dan doa masyarakat kampung kami," tambahnya.<br><br>Para peserta terpilih akan mengikuti pembekalan dan pengembangan di Sekolah Literasi Indonesia (SLI) Bogor pada pertengahan April 2026. Kegiatan tersebut akan memberikan strategi, metode, serta perencanaan program untuk membangun ekosistem literasi berkelanjutan di daerah masing-masing.<br><br>Ke depan, tim dari Nagari Paninjawan berkomitmen merancang program yang menjadikan literasi sebagai fondasi pembangunan masyarakat – tidak hanya dalam pendidikan, tetapi juga ekonomi, budaya, dan sosial.<br>"Kami tetap memohon doa dan dukungan dari seluruh pihak agar bisa berbakti pada Paninjawan dan Kabupaten Solok secara umum," pungkas Esi.<br><br>Daftar TBM Lolos Program Pelita SLI Angkatan 6:<br><br>1.&nbsp;TBM Sanggar Anak Tumbuh, Kabupaten Bantul, Yogyakarta<br>2.&nbsp;TBM Taman Ilmu H Abdoel Moeis dan Hj Syamsiar, Kabupaten Solok, Sumatera Barat<br>3.&nbsp;TBM Bale Baca Cijayanti, Kabupaten Bogor, Jawa Barat<br>4.&nbsp;TBM Rumah Baca Anak Nagari, Kabupaten Agam, Sumatera Barat<br>5.&nbsp;TBM Rumah Kreatif Sahabat Nusantara, Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur.</p><p><strong>[Redaktur:Dedi]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir032026/tiga-penggiat-literasi-paninjawan-lolos-program-nasional-sli-dompet-dhuafa_nI2F46fB28.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Kejati Sumut Tetapkan Tersangka Baru Kasus Korupsi PNBP Pelabuhan Belawan</title>
                <link>https://sumut.wahananews.co/utama/kejati&#45;sumut&#45;tetapkan&#45;tersangka&#45;baru&#45;kasus&#45;korupsi&#45;pnbp&#45;pelabuhan&#45;belawan&#45;dK2tyLg5V0/0</link>
                <comments>https://sumut.wahananews.co/utama/kejati&#45;sumut&#45;tetapkan&#45;tersangka&#45;baru&#45;kasus&#45;korupsi&#45;pnbp&#45;pelabuhan&#45;belawan&#45;dK2tyLg5V0/0#komentar</comments>
                <pubDate>Thu, 26 Mar 2026 21:09:26 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Hadi Kurniawan]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[SUMUT.WAHANANEWS.CO &#45; Setelah menetapkan dan menahan tiga orang tersangka pada tanggal 24 Februari 2026 dalam kasus tindak pidana korupsi pada penerimaan uang negara dari sektor Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) terkait jasa kepelabuhan dan kenavigasian Pelabuhan Belawan tahun 2023&#45;2024, Tim Penyidik Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumatera Utara kembali menetapkan satu tersangka baru pada Kamis (26/03/2026).Tersangka baru bernama RVL (61 tahun, laki&#45;laki), warga Perumahan Duren Sawit Baru Blok A 9 Nomor 25 Jakarta Timur, menjabat sebagai Kepala Kantor Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Belawan periode Oktober 2023 sampai Oktober 2024.]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>SUMUT.WAHANANEWS.CO -</strong> Setelah menetapkan dan menahan tiga orang tersangka pada tanggal 24 Februari 2026 dalam kasus tindak pidana korupsi pada penerimaan uang negara dari sektor Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) terkait jasa kepelabuhan dan kenavigasian Pelabuhan Belawan tahun 2023-2024, Tim Penyidik Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumatera Utara kembali menetapkan satu tersangka baru pada Kamis (26/03/2026).<br><br>Tersangka baru bernama RVL (61 tahun, laki-laki), warga Perumahan Duren Sawit Baru Blok A 9 Nomor 25 Jakarta Timur, menjabat sebagai Kepala Kantor Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Belawan periode Oktober 2023 sampai Oktober 2024.</p><p><strong>Alasan Penetapan Tersangka</strong><br><br>Kepala Kejati Sumatera Utara, Dr Harli Siregar, menyampaikan penetapan status tersangka dilakukan setelah ditemukan minimal dua alat bukti yang cukup tentang perbuatan melawan hukum.<br><br>Menurutnya, penggunaan jasa pandu tunda merupakan kewenangan Otoritas Pelabuhan dan telah dilimpahkan kepada PT Pelindo Regional 1 Belawan berdasarkan Pasal 30 Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM 57 Tahun 2015 tentang Pemanduan dan Penundaan Kapal.<br><br>"Dari data Surat Persetujuan Berlayar (SPB) tahun 2023-2024, diperoleh data kapal dengan Grose Tonase di atas 500 yang masuk perairan wajib pandu Pelabuhan Belawan, namun tidak masuk dalam data rekonsiliasi yang dibuat dan ditandatangani oleh RVL beserta tiga tersangka lainnya," jelasnya.<br><br><strong>Kerugian Negara dan Pasal Yang Dilanggar</strong><br><br>Perbuatan tersangka diduga menyebabkan kerugian keuangan negara dari sektor PNBP mencapai miliaran rupiah.<br><br>"Tersangka dijerat dengan dugaan melanggar Pasal 2 ayat (1) Subsidair Pasal 3 jo Pasal 18 UU Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001, jo Pasal 603, 604 jo Pasal 20 UU Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana," ujar Harli.<br><br><strong>Penahanan dan Langkah Selanjutnya</strong><br><br>Penahanan dilakukan berdasarkan Surat Perintah Penahanan Nomor PRINT-07/L.2/Fd.2/3/2026 tanggal 26 Maret 2026 dengan masa penahanan awal 20 hari di Rutan Kelas IA Tanjung Gusta Medan.<br><br>"Tim penyidik akan terus bekerja untuk menuntaskan proses penyidikan dan akan mengambil tindakan tegas jika ditemukan keterlibatan pihak lain sesuai aturan hukum," tutupnya.</p><p><strong>[Redaktur:Dedi]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir032026/kejati-sumut-tetapkan-tersangka-baru-kasus-korupsi-pnbp-pelabuhan-belawan_wXdg3Q3045.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Apel Perdana Pasca&#45;Libur Idulfitri 1447 H Digelar di Dinas Kominfo Kota Medan</title>
                <link>https://sumut.wahananews.co/utama/apel&#45;perdana&#45;pasca&#45;libur&#45;idulfitri&#45;1447&#45;h&#45;digelar&#45;di&#45;dinas&#45;kominfo&#45;kota&#45;medan&#45;UAoUu3C4c8/0</link>
                <comments>https://sumut.wahananews.co/utama/apel&#45;perdana&#45;pasca&#45;libur&#45;idulfitri&#45;1447&#45;h&#45;digelar&#45;di&#45;dinas&#45;kominfo&#45;kota&#45;medan&#45;UAoUu3C4c8/0#komentar</comments>
                <pubDate>Wed, 25 Mar 2026 13:10:33 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Hadi Kurniawan]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[SUMUT.WAHANANEWS.CO – Halaman depan Kantor Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kota Medan dipenuhi suasana hangat, Rabu (25/3/2026). Segenap jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN), Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), Tenaga Ahli Daya, serta mahasiswa yang melaksanakan Praktek Kerja Lapangan (PKL) berkumpul mengikuti apel perdana pasca&#45;libur panjang Hari Raya Idulfitri 1447 H.Apel Dipimpin Perwakilan Kepala DinasAcara yang menjadi momentum transisi dari masa libur kembali ke rutinitas pelayanan publik ini dipimpin oleh perwakilan Kepala Dinas Kominfo Kota Medan Arrahmaan Pane, yaitu Kasubbag Umum Dewi Sartika.Amanat: Bawa Semangat Idulfitri ke Ruang KerjaDalam amanatnya, Dewi Sartika menyampaikan permohonan maaf lahir dan batin kepada seluruh jajaran. Ia menekankan pentingnya menyematkan semangat Idulfitri dalam setiap aktivitas kerja.&quot;Mari kita memulai pekerjaan dengan hati yang fitri. Idulfitri adalah momen untuk menyucikan niat, sehingga setiap tugas yang kita jalankan ke depan bukan sekadar rutinitas, melainkan pengabdian yang tulus,&quot; ujar Dewi di hadapan peserta apel.Target: Tingkatkan Kinerja dan Inovasi untuk Mendukung Program Wali KotaApel perdana ini juga dijadikan ajang pemanasan untuk meningkatkan kinerja dan inovasi. Dinas Kominfo Kota Medan diharapkan mampu memberikan kontribusi optimal dalam mendukung program prioritas Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas.&quot;Kita ingin di tahun ini, Dinas Kominfo Kota Medan lebih produktif. Inovasi&#45;inovasi segar sangat dinantikan untuk memastikan program pembangunan kota dapat tersampaikan dan dirasakan manfaatnya oleh seluruh masyarakat Medan,&quot; tutupnya.Acara apel ditutup dengan sesi bersalam&#45;salaman yang mempererat tali silaturahmi antar pegawai sebelum mereka kembali menjalankan tugas di meja kerja masing&#45;masing.]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>SUMUT.WAHANANEWS.CO – </strong>Halaman depan Kantor Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kota Medan dipenuhi suasana hangat, Rabu (25/3/2026). Segenap jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN), Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), Tenaga Ahli Daya, serta mahasiswa yang melaksanakan Praktek Kerja Lapangan (PKL) berkumpul mengikuti apel perdana pasca-libur panjang Hari Raya Idulfitri 1447 H.<br><br><strong>Apel Dipimpin Perwakilan Kepala Dinas</strong><br><br>Acara yang menjadi momentum transisi dari masa libur kembali ke rutinitas pelayanan publik ini dipimpin oleh perwakilan Kepala Dinas Kominfo Kota Medan Arrahmaan Pane, yaitu Kasubbag Umum Dewi Sartika.<br><br><strong>Amanat: Bawa Semangat Idulfitri ke Ruang Kerja</strong><br><br>Dalam amanatnya, Dewi Sartika menyampaikan permohonan maaf lahir dan batin kepada seluruh jajaran. Ia menekankan pentingnya menyematkan semangat Idulfitri dalam setiap aktivitas kerja.<br><br>"Mari kita memulai pekerjaan dengan hati yang fitri. Idulfitri adalah momen untuk menyucikan niat, sehingga setiap tugas yang kita jalankan ke depan bukan sekadar rutinitas, melainkan pengabdian yang tulus," ujar Dewi di hadapan peserta apel.<br><br><strong>Target: Tingkatkan Kinerja dan Inovasi untuk Mendukung Program Wali Kota</strong><br><br>Apel perdana ini juga dijadikan ajang pemanasan untuk meningkatkan kinerja dan inovasi. Dinas Kominfo Kota Medan diharapkan mampu memberikan kontribusi optimal dalam mendukung program prioritas Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas.<br><br>"Kita ingin di tahun ini, Dinas Kominfo Kota Medan lebih produktif. Inovasi-inovasi segar sangat dinantikan untuk memastikan program pembangunan kota dapat tersampaikan dan dirasakan manfaatnya oleh seluruh masyarakat Medan," tutupnya.<br><br>Acara apel ditutup dengan sesi bersalam-salaman yang mempererat tali silaturahmi antar pegawai sebelum mereka kembali menjalankan tugas di meja kerja masing-masing.</p><p><strong>[Redaktur:Dedi]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir032026/apel-perdana-pasca-libur-idulfitri-1447-h-digelar-di-dinas-kominfo-kota-medan_7ABcUuOfpb.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Sampah Padati Padangsidimpuan di Hari Kedua Lebaran, DLH Cepat Tindak!</title>
                <link>https://sumut.wahananews.co/utama/sampah&#45;padati&#45;padangsidimpuan&#45;di&#45;hari&#45;kedua&#45;lebaran&#45;dlh&#45;cepat&#45;tindak&#45;bo610ifCen/0</link>
                <comments>https://sumut.wahananews.co/utama/sampah&#45;padati&#45;padangsidimpuan&#45;di&#45;hari&#45;kedua&#45;lebaran&#45;dlh&#45;cepat&#45;tindak&#45;bo610ifCen/0#komentar</comments>
                <pubDate>Mon, 23 Mar 2026 21:38:29 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Abdul Malin Ritonga]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[SUMUT.WAHANANEWS.CO – Pada hari kedua Idulfitri 1447 Hijriah (Minggu, 22/3/2026) di Padangsidimpuan terjadi lonjakan volume sampah yang signifikan, bahkan sempat membanjiri sejumlah titik kota dan mengganggu kenyamanan serta potensi kesehatan warga.Lonjakan sampah dipicu oleh meningkatnya aktivitas masyarakat selama Lebaran, mulai dari silaturahmi hingga tingginya konsumsi rumah tangga. Jenis sampah yang menumpuk antara lain sisa makanan, plastik kemasan, dan limbah rumah tangga lainnya di ruas jalan utama maupun kawasan permukiman.Pemerintah Kota Padangsidimpuan melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) segera bergerak cepat dengan mengerahkan seluruh armada dan petugas kebersihan untuk melakukan pengangkutan secara intensif.Kepala Bidang Kebersihan DLH Padangsidimpuan, Mukhtar Harahap, menjelaskan bahwa lonjakan volume sampah pada hari kedua Lebaran merupakan fenomena tahunan. &quot;Namun kami langsung mengerahkan seluruh armada dan menambah frekuensi pengangkutan di titik&#45;titik rawan penumpukan sampah,&quot; ujarnya.Ia menambahkan bahwa langkah antisipasi telah dilakukan dengan menambah armada serta memperpanjang jam operasional. Hasilnya, sebagian besar tumpukan sampah kini berhasil ditangani dan kondisi mulai berangsur normal. &quot;Alhamdulillah, kondisi mulai terkendali. Ke depan kami berharap masyarakat lebih disiplin dalam membuang sampah serta mengurangi penggunaan bahan sekali pakai,&quot; tambahnya.Irwan (44), pemudik asal Bandung, mengaku terkejut melihat kondisi tersebut saat pulang kampung. &quot;Cukup kaget melihat tumpukan sampah di beberapa titik jalan. Seharusnya di momen Lebaran seperti ini kota terlihat bersih dan nyaman,&quot; katanya, sambil mengapresiasi gerak cepat petugas DLH dalam melakukan pembersihan.Sementara itu, Sekretaris Daerah Padangsidimpuan, Rahmat Marzuki, menyebut pihaknya menerima banyak laporan warga terkait penumpukan sampah. Ia menegaskan bahwa pemerintah kota langsung merespons dengan menginstruksikan DLH untuk segera menangani agar tidak menimbulkan risiko kesehatan bagi masyarakat.Pemko Padangsidimpuan kembali mengimbau masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan, membuang sampah pada tempatnya, serta mengurangi penggunaan plastik sekali pakai agar kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang.]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>SUMUT.WAHANANEWS.CO</strong> – Pada hari kedua Idulfitri 1447 Hijriah (Minggu, 22/3/2026) di Padangsidimpuan terjadi lonjakan volume sampah yang signifikan, bahkan sempat membanjiri sejumlah titik kota dan mengganggu kenyamanan serta potensi kesehatan warga.<br><br>Lonjakan sampah dipicu oleh meningkatnya aktivitas masyarakat selama Lebaran, mulai dari silaturahmi hingga tingginya konsumsi rumah tangga. Jenis sampah yang menumpuk antara lain sisa makanan, plastik kemasan, dan limbah rumah tangga lainnya di ruas jalan utama maupun kawasan permukiman.<br><br>Pemerintah Kota Padangsidimpuan melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) segera bergerak cepat dengan mengerahkan seluruh armada dan petugas kebersihan untuk melakukan pengangkutan secara intensif.<br><br>Kepala Bidang Kebersihan DLH Padangsidimpuan, Mukhtar Harahap, menjelaskan bahwa lonjakan volume sampah pada hari kedua Lebaran merupakan fenomena tahunan. "Namun kami langsung mengerahkan seluruh armada dan menambah frekuensi pengangkutan di titik-titik rawan penumpukan sampah," ujarnya.<br><br>Ia menambahkan bahwa langkah antisipasi telah dilakukan dengan menambah armada serta memperpanjang jam operasional. Hasilnya, sebagian besar tumpukan sampah kini berhasil ditangani dan kondisi mulai berangsur normal. "Alhamdulillah, kondisi mulai terkendali. Ke depan kami berharap masyarakat lebih disiplin dalam membuang sampah serta mengurangi penggunaan bahan sekali pakai," tambahnya.<br><br>Irwan (44), pemudik asal Bandung, mengaku terkejut melihat kondisi tersebut saat pulang kampung. "Cukup kaget melihat tumpukan sampah di beberapa titik jalan. Seharusnya di momen Lebaran seperti ini kota terlihat bersih dan nyaman," katanya, sambil mengapresiasi gerak cepat petugas DLH dalam melakukan pembersihan.<br><br>Sementara itu, Sekretaris Daerah Padangsidimpuan, Rahmat Marzuki, menyebut pihaknya menerima banyak laporan warga terkait penumpukan sampah. Ia menegaskan bahwa pemerintah kota langsung merespons dengan menginstruksikan DLH untuk segera menangani agar tidak menimbulkan risiko kesehatan bagi masyarakat.<br><br>Pemko Padangsidimpuan kembali mengimbau masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan, membuang sampah pada tempatnya, serta mengurangi penggunaan plastik sekali pakai agar kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang.</p><p><strong>[Redaktur:Dedi]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir032026/sampah-padati-padangsidimpuan-di-hari-kedua-lebaran-dlh-cepat-tindak_0miuurrOtr.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Operasi Ketupat 2026: Brimob Sumut Jaga Aman di Pelabuhan Ajibata</title>
                <link>https://sumut.wahananews.co/utama/operasi&#45;ketupat&#45;2026&#45;brimob&#45;sumut&#45;jaga&#45;aman&#45;di&#45;pelabuhan&#45;ajibata&#45;PJdgc9sBPB/0</link>
                <comments>https://sumut.wahananews.co/utama/operasi&#45;ketupat&#45;2026&#45;brimob&#45;sumut&#45;jaga&#45;aman&#45;di&#45;pelabuhan&#45;ajibata&#45;PJdgc9sBPB/0#komentar</comments>
                <pubDate>Mon, 23 Mar 2026 15:21:44 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Hadi Kurniawan]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[SUMUT.WAHANANEWS.CO &#45; Satuan Brimob Polda Sumatera Utara menunjukkan komitmen menjaga keamanan dan kelancaran arus masyarakat dalam pelaksanaan Operasi Ketupat 2026. Minggu (22/03/2026), regu personel Kompi 3 Batalyon B melaksanakan serah terima pasukan (Serpas), apel pagi, dan monitoring intensif di Pos Terpadu Ajibata serta kawasan Pelabuhan Penyeberangan Ajibata – titik vital transportasi menuju Danau Toba.Kegiatan dipimpin oleh Danton 1 Kompi 3, Ipda Pendi Ria Marito Harahap, bersama Ka Pos Terpadu Ajibata, IPTU Sudung Siringo Ringo, sebagai bentuk kesiapan penuh mengantisipasi peningkatan aktivitas masyarakat.&quot;Apel pagi dilaksanakan guna memastikan kesiapan personel secara menyeluruh, baik dari segi fisik, mental, maupun kesiapan perlengkapan operasional. Dengan perlengkapan lengkap dan standar tinggi, personel Brimob siap menjalankan tugas pengamanan secara maksimal dan profesional,&quot; ujar Ipda Pendi.Pada tahapan monitoring, situasi di Pelabuhan Ajibata terpantau mulai dipadati masyarakat yang akan melakukan penyeberangan. Lonjakan aktivitas ini menjadi perhatian serius, sehingga kehadiran personel Brimob Sumut difokuskan untuk memberikan rasa aman, mencegah potensi gangguan kamtibmas, serta memastikan arus penumpang tetap tertib dan lancar.&quot;Seluruh personel dalam kondisi lengkap, sehat, dan siap siaga, dengan semangat pengabdian tinggi dalam menjalankan tugas negara. Kehadiran Brimob tidak hanya sebagai aparat pengamanan, tetapi juga sebagai representasi negara dalam memberikan perlindungan dan pelayanan terbaik kepada masyarakat,&quot; jelasnya.Melalui langkah sigap dan responsif, Satuan Brimob Polda Sumut menegaskan komitmennya sebagai garda terdepan menjaga stabilitas keamanan selama momen penting arus mudik dan libur panjang dalam Operasi Ketupat 2026.]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>SUMUT.WAHANANEWS.CO - </strong>Satuan Brimob Polda Sumatera Utara menunjukkan komitmen menjaga keamanan dan kelancaran arus masyarakat dalam pelaksanaan Operasi Ketupat 2026. Minggu (22/03/2026), regu personel Kompi 3 Batalyon B melaksanakan serah terima pasukan (Serpas), apel pagi, dan monitoring intensif di Pos Terpadu Ajibata serta kawasan Pelabuhan Penyeberangan Ajibata – titik vital transportasi menuju Danau Toba.<br><br>Kegiatan dipimpin oleh Danton 1 Kompi 3, Ipda Pendi Ria Marito Harahap, bersama Ka Pos Terpadu Ajibata, IPTU Sudung Siringo Ringo, sebagai bentuk kesiapan penuh mengantisipasi peningkatan aktivitas masyarakat.<br><br>"Apel pagi dilaksanakan guna memastikan kesiapan personel secara menyeluruh, baik dari segi fisik, mental, maupun kesiapan perlengkapan operasional. Dengan perlengkapan lengkap dan standar tinggi, personel Brimob siap menjalankan tugas pengamanan secara maksimal dan profesional," ujar Ipda Pendi.<br><br>Pada tahapan monitoring, situasi di Pelabuhan Ajibata terpantau mulai dipadati masyarakat yang akan melakukan penyeberangan. Lonjakan aktivitas ini menjadi perhatian serius, sehingga kehadiran personel Brimob Sumut difokuskan untuk memberikan rasa aman, mencegah potensi gangguan kamtibmas, serta memastikan arus penumpang tetap tertib dan lancar.<br><br>"Seluruh personel dalam kondisi lengkap, sehat, dan siap siaga, dengan semangat pengabdian tinggi dalam menjalankan tugas negara. Kehadiran Brimob tidak hanya sebagai aparat pengamanan, tetapi juga sebagai representasi negara dalam memberikan perlindungan dan pelayanan terbaik kepada masyarakat," jelasnya.<br><br>Melalui langkah sigap dan responsif, Satuan Brimob Polda Sumut menegaskan komitmennya sebagai garda terdepan menjaga stabilitas keamanan selama momen penting arus mudik dan libur panjang dalam Operasi Ketupat 2026.</p><p><strong>[Redaktur:Dedi]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir032026/operasi-ketupat-2026-brimob-sumut-jaga-aman-di-pelabuhan-ajibata_M7eYZalq2l.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Halalbihalal Idulfitri 1447 H Digelar di Rumah Dinas Wakil Wali Kota Medan</title>
                <link>https://sumut.wahananews.co/utama/halalbihalal&#45;idulfitri&#45;1447&#45;h&#45;digelar&#45;di&#45;rumah&#45;dinas&#45;wakil&#45;wali&#45;kota&#45;medan&#45;31Z5f2NBaW/0</link>
                <comments>https://sumut.wahananews.co/utama/halalbihalal&#45;idulfitri&#45;1447&#45;h&#45;digelar&#45;di&#45;rumah&#45;dinas&#45;wakil&#45;wali&#45;kota&#45;medan&#45;31Z5f2NBaW/0#komentar</comments>
                <pubDate>Mon, 23 Mar 2026 12:23:02 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Hadi Kurniawan]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[SUMUT.WAHANANEWS.CO &#45; Kegiatan Halalbihalal Idulfitri 1447 Hijriah yang diselenggarakan di rumah dinas Wakil Wali Kota Medan H. Zakiyuddin Harahap pada Minggu (22/3/2026) diwarnai suasana hangat dan penuh keakraban.]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>SUMUT.WAHANANEWS.CO</strong> - Kegiatan Halalbihalal Idulfitri 1447 Hijriah yang diselenggarakan di rumah dinas Wakil Wali Kota Medan H. Zakiyuddin Harahap pada Minggu (22/3/2026) diwarnai suasana hangat dan penuh keakraban.</p><p><strong>Tamu Undangan Berdatangan Sejak Pukul 09.00 WIB</strong><br><br>Sejak pukul 09.00 WIB, tamu undangan mulai tiba untuk melakukan silaturahmi dalam momentum Hari Raya Idulfitri. Kegiatan yang berlangsung hingga sore hari dihadiri oleh berbagai unsur penting Kota Medan.<br><br>Hadir dalam acara tersebut antara lain Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas, Kapolrestabes Medan Jean Calvijn Simanjuntak, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Sekretaris Daerah Wiriya Alrahman, para pimpinan perangkat daerah, camat, pimpinan partai politik, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta pemuda.<br><br><strong>Suasana Kekeluargaan Terasa Kental</strong><br><br>Wakil Wali Kota Zakiyuddin Harahap bersama istri Martinijal Zakiyuddin Harahap menyambut para tamu dengan sangat ramah. Saling bersalaman, berbincang santai, dan menikmati hidangan yang disediakan menjadi bagian dari suasana kekeluargaan yang terasa kuat.<br><br>Dalam kesempatan itu, Zakiyuddin Harahap menjelaskan bahwa halalbihalal merupakan tradisi dengan makna penting untuk mempererat hubungan, khususnya di lingkungan Pemerintah Kota Medan.<br><br>"Halalbihalal ini adalah tradisi yang dilakukan hampir di seluruh Indonesia. Khusus di Kota Medan, kegiatan ini kita jadikan momentum untuk saling menguatkan silaturahmi antar perangkat daerah, agar semakin dekat dan akrab," ucapnya.<br><br><strong>Esensi Idulfitri: Saling Memaafkan dan Membuka Lembaran Baru</strong><br><br>Ia menambahkan, esensi utama perayaan Idulfitri adalah saling memaafkan dan bergerak ke arah yang lebih baik.<br><br>"Kunci dari hari kemenangan ini adalah saling memaafkan. Kita lupakan kesalahan yang lalu dan melangkah ke depan untuk berbuat lebih baik lagi," ungkapnya.<br><br>Melalui kegiatan halalbihalal ini, diharapkan dapat terbangun keharmonisan serta soliditas antara Pemerintah Kota Medan, unsur Forkopimda, dan masyarakat. Kebersamaan yang terjalin diharapkan menjadi modal penting untuk memperkuat sinergi pembangunan Kota Medan ke masa depan.</p><p><strong>[Redaktur:Dedi]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir032026/halalbihalal-idulfitri-1447-h-digelar-di-rumah-dinas-wakil-wali-kota-medan_LgsP85s4kh.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Mudik Pakai Mobil Listrik? PLN Sumut Pastikan SPKLU Siap Bantu!</title>
                <link>https://sumut.wahananews.co/utama/mudik&#45;pakai&#45;mobil&#45;listrik&#45;pln&#45;sumut&#45;pastikan&#45;spklu&#45;siap&#45;bantu&#45;j9OFholaWh/0</link>
                <comments>https://sumut.wahananews.co/utama/mudik&#45;pakai&#45;mobil&#45;listrik&#45;pln&#45;sumut&#45;pastikan&#45;spklu&#45;siap&#45;bantu&#45;j9OFholaWh/0#komentar</comments>
                <pubDate>Sat, 21 Mar 2026 12:16:00 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Hadi Kurniawan]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[SUMUT.WAHANANEWS.CO — PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Sumatera Utara memastikan kesiapan infrastruktur pengisian kendaraan listrik (EV) untuk mendukung kenyamanan masyarakat yang melakukan mudik dan berlibur Idulfitri 1447 Hijriah.General Manager PLN UID Sumatera Utara, Mundhakir, melakukan peninjauan langsung terhadap beberapa titik Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) pada Kamis (19/3), antara lain di Rest Area KM 65 A Tol Medan – Tebing Tinggi dan kawasan Bandara Kualanamu.Peninjauan ini bertujuan memastikan seluruh fasilitas SPKLU beroperasi optimal dan siap melayani pengguna mobil listrik yang jumlahnya diperkirakan meningkat selama periode mudik Lebaran.PLN UID Sumatera Utara telah menyiapkan total 113 unit SPKLU yang tersebar di 91 lokasi strategis di seluruh wilayah Sumatera Utara. Di antaranya terdapat SPKLU Ultra Fast Charging yang dapat mempercepat waktu pengisian daya, sehingga memberikan kenyamanan lebih bagi pengguna kendaraan listrik.Pada jalur utama mudik seperti Tol Medan – Tebing Tinggi hingga Tebing Tinggi – Indrapura, PLN juga menyediakan SPKLU di rest area yang dapat dimanfaatkan untuk perjalanan jarak jauh.Mundhakir menyampaikan bahwa kesiapan SPKLU merupakan bagian dari komitmen PLN dalam mendukung ekosistem kendaraan listrik di Indonesia.“Kami memastikan seluruh SPKLU dalam kondisi siap beroperasi untuk mendukung perjalanan mudik masyarakat, khususnya pengguna mobil listrik. PLN hadir memberikan kemudahan, kenyamanan, dan rasa aman selama perjalanan,” ujarnya.Ia menambahkan, PLN terus mendorong penggunaan kendaraan listrik sebagai bagian dari transisi energi bersih.“Selain memastikan keandalan listrik, PLN juga terus mengembangkan infrastruktur kendaraan listrik sebagai langkah nyata menuju energi bersih dan berkelanjutan,” tambahnya.PLN mengimbau masyarakat untuk menggunakan aplikasi PLN Mobile untuk mengetahui lokasi SPKLU terdekat serta memantau ketersediaan layanan secara real time.Dengan kesiapan infrastruktur tersebut, PLN UID Sumatera Utara optimis dapat mendukung kelancaran perjalanan mudik berbasis energi bersih yang aman, nyaman, dan ramah lingkungan.]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>SUMUT.WAHANANEWS.CO </strong>— PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Sumatera Utara memastikan kesiapan infrastruktur pengisian kendaraan listrik (EV) untuk mendukung kenyamanan masyarakat yang melakukan mudik dan berlibur Idulfitri 1447 Hijriah.<br><br>General Manager PLN UID Sumatera Utara, Mundhakir, melakukan peninjauan langsung terhadap beberapa titik Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) pada Kamis (19/3), antara lain di Rest Area KM 65 A Tol Medan – Tebing Tinggi dan kawasan Bandara Kualanamu.<br><br>Peninjauan ini bertujuan memastikan seluruh fasilitas SPKLU beroperasi optimal dan siap melayani pengguna mobil listrik yang jumlahnya diperkirakan meningkat selama periode mudik Lebaran.<br><br>PLN UID Sumatera Utara telah menyiapkan total 113 unit SPKLU yang tersebar di 91 lokasi strategis di seluruh wilayah Sumatera Utara. Di antaranya terdapat SPKLU Ultra Fast Charging yang dapat mempercepat waktu pengisian daya, sehingga memberikan kenyamanan lebih bagi pengguna kendaraan listrik.<br><br>Pada jalur utama mudik seperti Tol Medan – Tebing Tinggi hingga Tebing Tinggi – Indrapura, PLN juga menyediakan SPKLU di rest area yang dapat dimanfaatkan untuk perjalanan jarak jauh.<br><br>Mundhakir menyampaikan bahwa kesiapan SPKLU merupakan bagian dari komitmen PLN dalam mendukung ekosistem kendaraan listrik di Indonesia.<br><br>“Kami memastikan seluruh SPKLU dalam kondisi siap beroperasi untuk mendukung perjalanan mudik masyarakat, khususnya pengguna mobil listrik. PLN hadir memberikan kemudahan, kenyamanan, dan rasa aman selama perjalanan,” ujarnya.<br><br>Ia menambahkan, PLN terus mendorong penggunaan kendaraan listrik sebagai bagian dari transisi energi bersih.<br><br>“Selain memastikan keandalan listrik, PLN juga terus mengembangkan infrastruktur kendaraan listrik sebagai langkah nyata menuju energi bersih dan berkelanjutan,” tambahnya.<br><br>PLN mengimbau masyarakat untuk menggunakan aplikasi PLN Mobile untuk mengetahui lokasi SPKLU terdekat serta memantau ketersediaan layanan secara real time.<br><br>Dengan kesiapan infrastruktur tersebut, PLN UID Sumatera Utara optimis dapat mendukung kelancaran perjalanan mudik berbasis energi bersih yang aman, nyaman, dan ramah lingkungan.</p><p><strong>[Redaktur:Dedi]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir032026/mudik-pakai-mobil-listrik-pln-sumut-pastikan-spklu-siap-bantu_k7b1eNSw9b.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>PLN UID Sumatera Utara Pastikan Listrik Andal Jelang Idulfitri 1447 H &#45; GM Tinjau Kesiapan Sistem dan Monitoring Posko</title>
                <link>https://sumut.wahananews.co/utama/pln&#45;uid&#45;sumatera&#45;utara&#45;pastikan&#45;listrik&#45;andal&#45;jelang&#45;idulfitri&#45;1447&#45;h&#45;gm&#45;tinjau&#45;kesiapan&#45;sistem&#45;dan&#45;monitoring&#45;posko&#45;qjTQsvtOrT/0</link>
                <comments>https://sumut.wahananews.co/utama/pln&#45;uid&#45;sumatera&#45;utara&#45;pastikan&#45;listrik&#45;andal&#45;jelang&#45;idulfitri&#45;1447&#45;h&#45;gm&#45;tinjau&#45;kesiapan&#45;sistem&#45;dan&#45;monitoring&#45;posko&#45;qjTQsvtOrT/0#komentar</comments>
                <pubDate>Sat, 21 Mar 2026 12:09:49 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Hadi Kurniawan]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[SUMUT.WAHANANEWS.CO – Menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Sumatera Utara memastikan kesiapan sistem kelistrikan secara menyeluruh. Tujuan utamanya adalah mendukung kelancaran aktivitas masyarakat, mulai dari ibadah hingga aktivitas ekonomi selama momen Lebaran.General Manager PLN UID Sumatera Utara, Mundhakir, melakukan peninjauan langsung pada Kamis (19/3) di sejumlah lokasi strategis. Kunjungan diawali dari Lapangan Merdeka Medan, salah satu titik utama pelaksanaan Salat Idulfitri Medan. Selain itu, juga dikunjungi Masjid Agung dan Masjid Al Jihad sebagai lokasi prioritas ibadah.Di lokasi&#45;lokasi tersebut, PLN siapkan dukungan backup berupa genset backup listrik dan Uninterruptible Power Supply (UPS) dengan kapasitas hingga 200 kVA. Hal ini untuk mengantisipasi potensi gangguan dengan cepat, serta memastikan kesiapan sistem distribusi, keandalan jaringan, dan kesiapsiagaan personel.Kunjungan dilanjutkan ke Gardu Induk Bandara Kualanamu Listrik, objek vital nasional yang menjadi gerbang utama mobilitas masyarakat saat mudik Lebaran. PLN pastikan pasokan listrik di kawasan tersebut aman dan andal seiring meningkatnya aktivitas penerbangan.Selain peninjauan lapangan, GM juga melakukan monitoring langsung melalui video conference bersama seluruh posko siaga PLN Sumut yang tersebar di lebih dari 67 lokasi. Tujuan monitoring adalah memastikan kesiapan personel, peralatan, dan sistem pengamanan beroperasi optimal selama siaga Ramadan dan Idulfitri.Untuk menjaga keandalan pasokan listrik, PLN UID Sumatera Utara telah menyiapkan ratusan personel siaga dan puluhan posko. Didukung juga dengan peralatan pendukung seperti genset mobile, UPS, gardu bergerak (UGB), dan peralatan Pekerjaan Dalam Keadaan Bertegangan (PDKB). Dari sisi sistem, kondisi kelistrikan Sumut berada dalam status aman dengan cadangan daya memadai untuk mengantisipasi peningkatan beban.“PLN berkomitmen penuh untuk memastikan pasokan listrik tetap andal selama periode Ramadan hingga Idulfitri, sehingga masyarakat dapat menjalankan ibadah dengan khusyuk dan aktivitas berjalan lancar,” ujar Mundhakir.Ia menambahkan bahwa penguatan koordinasi melalui posko siaga menjadi kunci dalam menjaga keandalan sistem. “Melalui monitoring langsung dengan lebih dari 67 posko siaga, kami memastikan seluruh personel dan peralatan dalam kondisi siap siaga. PLN hadir dengan respons cepat dan layanan terbaik agar masyarakat dapat merayakan Idulfitri dengan nyaman,” tambahnya.Sebagai bentuk peningkatan layanan, PLN menyediakan layanan pengaduan 24 jam melalui aplikasi PLN Mobile dan Contact Center 123, serta menyiagakan posko di titik strategis untuk mempercepat penanganan gangguan. Dengan demikian, PLN UID Sumatera Utara optimistis dapat menjaga keandalan listrik selama momen Idulfitri dengan aman, andal, dan berkelanjutan.]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>SUMUT.WAHANANEWS.CO –</strong> Menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Sumatera Utara memastikan kesiapan sistem kelistrikan secara menyeluruh. Tujuan utamanya adalah mendukung kelancaran aktivitas masyarakat, mulai dari ibadah hingga aktivitas ekonomi selama momen Lebaran.<br><br>General Manager PLN UID Sumatera Utara, Mundhakir, melakukan peninjauan langsung pada Kamis (19/3) di sejumlah lokasi strategis. Kunjungan diawali dari Lapangan Merdeka Medan, salah satu titik utama pelaksanaan Salat Idulfitri Medan. Selain itu, juga dikunjungi Masjid Agung dan Masjid Al Jihad sebagai lokasi prioritas ibadah.<br><br>Di lokasi-lokasi tersebut, PLN siapkan dukungan backup berupa genset backup listrik dan Uninterruptible Power Supply (UPS) dengan kapasitas hingga 200 kVA. Hal ini untuk mengantisipasi potensi gangguan dengan cepat, serta memastikan kesiapan sistem distribusi, keandalan jaringan, dan kesiapsiagaan personel.<br><br>Kunjungan dilanjutkan ke Gardu Induk Bandara Kualanamu Listrik, objek vital nasional yang menjadi gerbang utama mobilitas masyarakat saat mudik Lebaran. PLN pastikan pasokan listrik di kawasan tersebut aman dan andal seiring meningkatnya aktivitas penerbangan.<br><br>Selain peninjauan lapangan, GM juga melakukan monitoring langsung melalui video conference bersama seluruh posko siaga PLN Sumut yang tersebar di lebih dari 67 lokasi. Tujuan monitoring adalah memastikan kesiapan personel, peralatan, dan sistem pengamanan beroperasi optimal selama siaga Ramadan dan Idulfitri.<br><br>Untuk menjaga keandalan pasokan listrik, PLN UID Sumatera Utara telah menyiapkan ratusan personel siaga dan puluhan posko. Didukung juga dengan peralatan pendukung seperti genset mobile, UPS, gardu bergerak (UGB), dan peralatan Pekerjaan Dalam Keadaan Bertegangan (PDKB). Dari sisi sistem, kondisi kelistrikan Sumut berada dalam status aman dengan cadangan daya memadai untuk mengantisipasi peningkatan beban.<br><br>“PLN berkomitmen penuh untuk memastikan pasokan listrik tetap andal selama periode Ramadan hingga Idulfitri, sehingga masyarakat dapat menjalankan ibadah dengan khusyuk dan aktivitas berjalan lancar,” ujar Mundhakir.<br><br>Ia menambahkan bahwa penguatan koordinasi melalui posko siaga menjadi kunci dalam menjaga keandalan sistem. “Melalui monitoring langsung dengan lebih dari 67 posko siaga, kami memastikan seluruh personel dan peralatan dalam kondisi siap siaga. PLN hadir dengan respons cepat dan layanan terbaik agar masyarakat dapat merayakan Idulfitri dengan nyaman,” tambahnya.<br><br>Sebagai bentuk peningkatan layanan, PLN menyediakan layanan pengaduan 24 jam melalui aplikasi PLN Mobile dan Contact Center 123, serta menyiagakan posko di titik strategis untuk mempercepat penanganan gangguan. Dengan demikian, PLN UID Sumatera Utara optimistis dapat menjaga keandalan listrik selama momen Idulfitri dengan aman, andal, dan berkelanjutan.</p><p><strong>[Redaktur:Dedi]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir032026/pln-uid-sumatera-utara-pastikan-listrik-andal-jelang-idulfitri-1447-h-gm-tinjau-kesiapan-sistem-dan-monitoring-posko_5Qwyjq1175.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Wali Kota Medan Salurkan Zakat ASN kepada 948 Mustahik Jelang Idulfitri 1447 H</title>
                <link>https://sumut.wahananews.co/utama/wali&#45;kota&#45;medan&#45;salurkan&#45;zakat&#45;asn&#45;kepada&#45;948&#45;mustahik&#45;jelang&#45;idulfitri&#45;1447&#45;h&#45;YSmwSl2060/0</link>
                <comments>https://sumut.wahananews.co/utama/wali&#45;kota&#45;medan&#45;salurkan&#45;zakat&#45;asn&#45;kepada&#45;948&#45;mustahik&#45;jelang&#45;idulfitri&#45;1447&#45;h&#45;YSmwSl2060/0#komentar</comments>
                <pubDate>Fri, 20 Mar 2026 19:21:55 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Hadi Kurniawan]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[SUMUT.WAHANANEWS.CO &#45; Jelang Hari Raya Idulfitri 1447 H, Pemerintah Kota (Pemko) Medan melalui Wali Kota Rico Tri Putra Bayu Waas menyalurkan zakat Aparatur Sipil Negara (ASN) kepada 948 mustahik yang tersebar di 21 Kecamatan se&#45;Kota Medan. Zakat berupa paket sembako dan uang tunai diserahkan secara simbolis di Kantor Lurah Binjai, Kecamatan Medan Denai, Jumat (20/3/2026).Keikhlasan Jadi Prioritas Utama Kegiatan Penyaluran ZakatDalam sambutannya, Wali Kota Rico Waas menegaskan bahwa zakat merupakan kewajiban yang harus ditalaqi pada bulan suci Ramadan. &quot;Alhamdulillah hari ini kita bisa menyalurkan zakat dari para ASN kita. Yang terpenting dari kegiatan ini ialah keikhlasan kita untuk membantu sesama kita yang membutuhkan,&quot; ujarnya.Ia juga mengapresiasi peran Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Medan yang telah membantu menghimpun seluruh zakat ASN Pemko Medan hingga mencapai total Rp353.808.206. &quot;Baznas telah menunjukkan perannya yang sangat baik, membantu menghimpun dan mendistribusikan zakat yang diperoleh kepada masyarakat yang benar&#45;benar membutuhkan,&quot; katanya.Dorongan Baznas Hadir di Setiap KecamatanRico Waas mendorong agar Baznas ada di setiap Kecamatan untuk meningkatkan efektivitas penyaluran. &quot;Nantinya efektivitas dari Baznas ini benar&#45;benar bisa dirasakan. Jadi Baznas tidak hanya muncul setahun sekali di acara&#45;acara besar atau puasa, namun Baznas bisa hadir terus untuk memberikan manfaat langsung kepada masyarakat,&quot; tambahnya.Selain itu, ia juga memberikan instruksi tegas kepada Camat dan Lurah untuk selalu peka terhadap kondisi masyarakat. &quot;Saya harapkan rekan&#45;rekan Camat dan Lurah, perhatiannya benar&#45;benar fokus kepada seluruh masyarakatnya, jemput bola kalau misalkan ada yang sakit. Perhatikan juga kondisi kebersihan, fasilitas kota, taman, maupun lampu. Saya ingin semuanya bisa mendapatkan pelayanan yang terbaik dari Pemko Medan,&quot; tegasnya.Total Zakat Rp353 Juta, Disalurkan ke Seluruh KecamatanKetua Baznas Kota Medan, Muhammad Nursyam menjelaskan bahwa dana zakat berasal dari ASN Pemko Medan, termasuk zakat Wali Kota dan Wakil Wali Kota Medan. Secara simbolik, pada hari itu disalurkan 150 paket zakat di Kecamatan Medan Denai, sedangkan sisanya akan disebarkan ke seluruh kecamatan se&#45;Kota Medan.&quot;Penyaluran zakat ini merupakan bukti bahwa pemerintah terus berupaya hadir di tengah masyarakat melalui pemanfaatan dana umat. Saya menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada Wali Kota Medan atas dukungannya yang masif,&quot; ujarnya.Nursyam menambahkan bahwa paket sembako yang disalurkan terdiri dari beras, minyak goreng, dan gula pasir, ditambah dengan uang tunai. &quot;Semoga zakat yang diserahkan ini memberikan manfaat bagi masyarakat yang akan merayakan hari raya Idulfitri 1447 H,&quot; pungkasnya.]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>SUMUT.WAHANANEWS.CO - </strong>Jelang Hari Raya Idulfitri 1447 H, Pemerintah Kota (Pemko) Medan melalui Wali Kota Rico Tri Putra Bayu Waas menyalurkan zakat Aparatur Sipil Negara (ASN) kepada 948 mustahik yang tersebar di 21 Kecamatan se-Kota Medan. Zakat berupa paket sembako dan uang tunai diserahkan secara simbolis di Kantor Lurah Binjai, Kecamatan Medan Denai, Jumat (20/3/2026).<br><br><strong>Keikhlasan Jadi Prioritas Utama Kegiatan Penyaluran Zakat</strong><br><br>Dalam sambutannya, Wali Kota Rico Waas menegaskan bahwa zakat merupakan kewajiban yang harus ditalaqi pada bulan suci Ramadan. "Alhamdulillah hari ini kita bisa menyalurkan zakat dari para ASN kita. Yang terpenting dari kegiatan ini ialah keikhlasan kita untuk membantu sesama kita yang membutuhkan," ujarnya.<br><br>Ia juga mengapresiasi peran Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Medan yang telah membantu menghimpun seluruh zakat ASN Pemko Medan hingga mencapai total Rp353.808.206. "Baznas telah menunjukkan perannya yang sangat baik, membantu menghimpun dan mendistribusikan zakat yang diperoleh kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan," katanya.<br><br><strong>Dorongan Baznas Hadir di Setiap Kecamatan</strong><br><br>Rico Waas mendorong agar Baznas ada di setiap Kecamatan untuk meningkatkan efektivitas penyaluran. "Nantinya efektivitas dari Baznas ini benar-benar bisa dirasakan. Jadi Baznas tidak hanya muncul setahun sekali di acara-acara besar atau puasa, namun Baznas bisa hadir terus untuk memberikan manfaat langsung kepada masyarakat," tambahnya.<br><br>Selain itu, ia juga memberikan instruksi tegas kepada Camat dan Lurah untuk selalu peka terhadap kondisi masyarakat. "Saya harapkan rekan-rekan Camat dan Lurah, perhatiannya benar-benar fokus kepada seluruh masyarakatnya, jemput bola kalau misalkan ada yang sakit. Perhatikan juga kondisi kebersihan, fasilitas kota, taman, maupun lampu. Saya ingin semuanya bisa mendapatkan pelayanan yang terbaik dari Pemko Medan," tegasnya.<br><br><strong>Total Zakat Rp353 Juta, Disalurkan ke Seluruh Kecamatan</strong><br><br>Ketua Baznas Kota Medan, Muhammad Nursyam menjelaskan bahwa dana zakat berasal dari ASN Pemko Medan, termasuk zakat Wali Kota dan Wakil Wali Kota Medan. Secara simbolik, pada hari itu disalurkan 150 paket zakat di Kecamatan Medan Denai, sedangkan sisanya akan disebarkan ke seluruh kecamatan se-Kota Medan.<br><br>"Penyaluran zakat ini merupakan bukti bahwa pemerintah terus berupaya hadir di tengah masyarakat melalui pemanfaatan dana umat. Saya menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada Wali Kota Medan atas dukungannya yang masif," ujarnya.<br><br>Nursyam menambahkan bahwa paket sembako yang disalurkan terdiri dari beras, minyak goreng, dan gula pasir, ditambah dengan uang tunai. "Semoga zakat yang diserahkan ini memberikan manfaat bagi masyarakat yang akan merayakan hari raya Idulfitri 1447 H," pungkasnya.</p><p><strong>[Redaktur: Dedi]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir032026/wali-kota-medan-salurkan-zakat-asn-kepada-948-mustahik-jelang-idulfitri-1447-h_2Vl24Wk4h9.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Pemko Medan Rencanakan Salat Idulfitri 1447 H di Lapangan Merdeka, Ada Malam Takbiran dan Pawai</title>
                <link>https://sumut.wahananews.co/utama/pemko&#45;medan&#45;rencanakan&#45;salat&#45;idulfitri&#45;1447&#45;h&#45;di&#45;lapangan&#45;merdeka&#45;ada&#45;malam&#45;takbiran&#45;dan&#45;pawai&#45;P8aDtpw4Z5/0</link>
                <comments>https://sumut.wahananews.co/utama/pemko&#45;medan&#45;rencanakan&#45;salat&#45;idulfitri&#45;1447&#45;h&#45;di&#45;lapangan&#45;merdeka&#45;ada&#45;malam&#45;takbiran&#45;dan&#45;pawai&#45;P8aDtpw4Z5/0#komentar</comments>
                <pubDate>Thu, 19 Mar 2026 22:12:20 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Hadi Kurniawan]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[SUMUT.WAHANANEWS.CO – Pemerintah Kota (Pemko) Medan berencana menyelenggarakan Salat Idulfitri (Salat Led) 1447 Hijriyah di Lapangan Merdeka, Kecamatan Medan Barat. Selain salat bersama, juga akan digelar malam takbiran dan pawai kendaraan hias di dua titik, yaitu sekitar Lapangan Merdeka dan Kecamatan Medan Belawan. Pelaksanaan kedua kegiatan tersebut masih menunggu hasil sidang itsbat.Informasi ini disampaikan dalam rapat koordinasi persiapan akhir malam takbiran dan Salat Idulfitri 1447 H yang digelar Kamis (19/3/2026) di Lapangan Merdeka. Rapat yang dipimpin oleh Wakil Wali Kota Medan yang diwakili Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan (Aspemsos), Muhammad Sofyan, dihadiri oleh unsur Forkopimda, perwakilan Polrestabes Medan, Dandim 0201/Medan, seluruh Pimpinan Perangkat Daerah (PPD) Pemko Medan, dan Camat se&#45;Kota Medan.Imam dan Khatib Sudah DitetapkanPelaksanaan Salat Led 1447 H akan dipimpin oleh Imam Adnan Tumangger, sedangkan Ir H Tifatul Sembiring akan bertindak sebagai Khatib.Persiapan Teknis DifokuskanDalam rapat juga dibahas berbagai aspek teknis, antara lain lokasi pelaksanaan, kesiapan sarana dan prasarana, pengaturan lalu lintas serta parkir kendaraan, hingga aspek pengamanan dan kebersihan lingkungan.&quot;Saya minta semua pihak yang terlibat dalam kedua pelaksanaan ini dapat menjalankan tugas dan tanggung jawab sesuai dengan uraian tugasnya,&quot; ujar Aspemsos.Menurut Sofyan, tahun ini merupakan kalinya Lapangan Merdeka digunakan sebagai lokasi salat led setelah melalui proses revitalisasi. Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas beserta Ketua TP PKK Kota Medan, serta Wakil Wali Kota H Zakiyuddin Harahap beserta istri akan hadir dalam acara tersebut. Unsur Forkopimda dan pejabat lainnya juga diundang.Pemko Medan juga mengajak Gubernur Sumatera Utara (Sumut), Wakil Gubernur Sumut, serta Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompimda) untuk melaksanakan salat bersama di lokasi yang sama.Fasilitas Siap Digunakan Hari Ini&quot;Untuk persiapan salat led, fasilitas seperti mimbar, tempat salat, tempat wudhu, dan kamar mandi dalam proses pembangunan dan hari ini akan dirampungkan. Dishub akan menyediakan area parkir untuk VVIP dan masyarakat, termasuk kendaraan roda dua. Pengawasan parkir akan dilakukan oleh Satpol PP,&quot; jelas Sofyan.Malam Takbiran dan Pawai di Dua LokasiMengenai malam takbiran dan pawai kendaraan hias, Sofyan menjelaskan bahwa acara akan digelar di Jalan Pulau Pinang sekitar Lapangan Merdeka dan Kecamatan Medan Belawan.&quot;Takbiran dan kendaraan hias di Kecamatan Medan Belawan direncanakan akan dihadiri Wali Kota Medan. Untuk kendaraan hias sendiri akan diikuti lebih dari 200 unit kendaraan,&quot; tutupnya.]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>SUMUT.WAHANANEWS.CO –</strong> Pemerintah Kota (Pemko) Medan berencana menyelenggarakan Salat Idulfitri (Salat Led) 1447 Hijriyah di Lapangan Merdeka, Kecamatan Medan Barat. Selain salat bersama, juga akan digelar malam takbiran dan pawai kendaraan hias di dua titik, yaitu sekitar Lapangan Merdeka dan Kecamatan Medan Belawan. Pelaksanaan kedua kegiatan tersebut masih menunggu hasil sidang itsbat.<br><br>Informasi ini disampaikan dalam rapat koordinasi persiapan akhir malam takbiran dan Salat Idulfitri 1447 H yang digelar Kamis (19/3/2026) di Lapangan Merdeka. Rapat yang dipimpin oleh Wakil Wali Kota Medan yang diwakili Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan (Aspemsos), Muhammad Sofyan, dihadiri oleh unsur Forkopimda, perwakilan Polrestabes Medan, Dandim 0201/Medan, seluruh Pimpinan Perangkat Daerah (PPD) Pemko Medan, dan Camat se-Kota Medan.<br><br><strong>Imam dan Khatib Sudah Ditetapkan</strong><br><br>Pelaksanaan Salat Led 1447 H akan dipimpin oleh Imam Adnan Tumangger, sedangkan Ir H Tifatul Sembiring akan bertindak sebagai Khatib.<br><br><strong>Persiapan Teknis Difokuskan</strong><br><br>Dalam rapat juga dibahas berbagai aspek teknis, antara lain lokasi pelaksanaan, kesiapan sarana dan prasarana, pengaturan lalu lintas serta parkir kendaraan, hingga aspek pengamanan dan kebersihan lingkungan.<br><br>"Saya minta semua pihak yang terlibat dalam kedua pelaksanaan ini dapat menjalankan tugas dan tanggung jawab sesuai dengan uraian tugasnya," ujar Aspemsos.<br><br>Menurut Sofyan, tahun ini merupakan kalinya Lapangan Merdeka digunakan sebagai lokasi salat led setelah melalui proses revitalisasi. Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas beserta Ketua TP PKK Kota Medan, serta Wakil Wali Kota H Zakiyuddin Harahap beserta istri akan hadir dalam acara tersebut. Unsur Forkopimda dan pejabat lainnya juga diundang.<br><br>Pemko Medan juga mengajak Gubernur Sumatera Utara (Sumut), Wakil Gubernur Sumut, serta Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompimda) untuk melaksanakan salat bersama di lokasi yang sama.<br><br><strong>Fasilitas Siap Digunakan Hari Ini</strong><br><br>"Untuk persiapan salat led, fasilitas seperti mimbar, tempat salat, tempat wudhu, dan kamar mandi dalam proses pembangunan dan hari ini akan dirampungkan. Dishub akan menyediakan area parkir untuk VVIP dan masyarakat, termasuk kendaraan roda dua. Pengawasan parkir akan dilakukan oleh Satpol PP," jelas Sofyan.<br><br><strong>Malam Takbiran dan Pawai di Dua Lokasi</strong><br><br>Mengenai malam takbiran dan pawai kendaraan hias, Sofyan menjelaskan bahwa acara akan digelar di Jalan Pulau Pinang sekitar Lapangan Merdeka dan Kecamatan Medan Belawan.<br><br>"Takbiran dan kendaraan hias di Kecamatan Medan Belawan direncanakan akan dihadiri Wali Kota Medan. Untuk kendaraan hias sendiri akan diikuti lebih dari 200 unit kendaraan," tutupnya.</p><p><strong>[Redaktur:Dedi]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir032026/pemko-medan-rencanakan-salat-idulfitri-1447-h-di-lapangan-merdeka-ada-malam-takbiran-dan-pawai_95GV98e5hH.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>PLN UID Sumatera Utara Siapkan 113 SPKLU untuk Mudik Kendaraan Listrik Idulfitri 1447 H</title>
                <link>https://sumut.wahananews.co/utama/pln&#45;uid&#45;sumatera&#45;utara&#45;siapkan&#45;113&#45;spklu&#45;untuk&#45;mudik&#45;kendaraan&#45;listrik&#45;idulfitri&#45;1447&#45;h&#45;lg3VLMrV2u/0</link>
                <comments>https://sumut.wahananews.co/utama/pln&#45;uid&#45;sumatera&#45;utara&#45;siapkan&#45;113&#45;spklu&#45;untuk&#45;mudik&#45;kendaraan&#45;listrik&#45;idulfitri&#45;1447&#45;h&#45;lg3VLMrV2u/0#komentar</comments>
                <pubDate>Thu, 19 Mar 2026 22:01:10 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Hadi Kurniawan]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[SUMUT.WAHANANEWS.CO &#45; PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Sumatera Utara telah menyiapkan sebanyak 113 unit Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di 91 lokasi strategis sepanjang wilayah Sumatera Utara. Inisiatif ini bertujuan untuk mendukung kenyamanan pemudik yang menggunakan kendaraan listrik (EV) selama periode mudik dan libur Idulfitri 1447 Hijriah.Kesiapan infrastruktur EV ini menjadi bagian dari upaya PLN dalam membangun ekosistem kendaraan listrik yang andal dan mudah diakses, sekaligus menjawab kebutuhan mobilitas masyarakat yang terus meningkat, terutama pada momen Hari Raya Idulfitri.Dari total SPKLU yang disiapkan, terdapat 3 unit SPKLU Ultra Fast Charging yang memungkinkan pengisian daya dalam waktu lebih singkat. Fasilitas ini sangat bermanfaat bagi pengguna EV yang melakukan perjalanan jarak jauh dan membutuhkan efisiensi waktu.Selain itu, PLN juga menyediakan SPKLU fast charging di kedua arah ruas Tol Medan – Tebing Tinggi dan Tebing Tinggi – Indrapura, khususnya di area rest area. Ini memberikan kemudahan akses bagi pemudik kendaraan listrik untuk mengisi daya selama perjalanan lintas kota.Secara keseluruhan, SPKLU PLN tersebar di titik strategis seperti jalur lintas utama, pusat kota, kawasan publik, dan rest area dengan mobilitas tinggi. Hal ini memudahkan pengguna EV merencanakan perjalanan tanpa khawatir kehabisan daya.Dalam kunjungan kerja Direktur Teknologi, Engineering, dan Keberlanjutan PT PLN (Persero), E. Haryadi, salah satu pengguna kendaraan listrik menyampaikan apresiasi.]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>SUMUT.WAHANANEWS.CO - </strong>PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Sumatera Utara telah menyiapkan sebanyak 113 unit Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di 91 lokasi strategis sepanjang wilayah Sumatera Utara. Inisiatif ini bertujuan untuk mendukung kenyamanan pemudik yang menggunakan kendaraan listrik (EV) selama periode mudik dan libur Idulfitri 1447 Hijriah.<br><br>Kesiapan infrastruktur EV ini menjadi bagian dari upaya PLN dalam membangun ekosistem kendaraan listrik yang andal dan mudah diakses, sekaligus menjawab kebutuhan mobilitas masyarakat yang terus meningkat, terutama pada momen Hari Raya Idulfitri.<br><br>Dari total SPKLU yang disiapkan, terdapat 3 unit SPKLU Ultra Fast Charging yang memungkinkan pengisian daya dalam waktu lebih singkat. Fasilitas ini sangat bermanfaat bagi pengguna EV yang melakukan perjalanan jarak jauh dan membutuhkan efisiensi waktu.<br><br>Selain itu, PLN juga menyediakan SPKLU fast charging di kedua arah ruas Tol Medan – Tebing Tinggi dan Tebing Tinggi – Indrapura, khususnya di area rest area. Ini memberikan kemudahan akses bagi pemudik kendaraan listrik untuk mengisi daya selama perjalanan lintas kota.<br><br>Secara keseluruhan, SPKLU PLN tersebar di titik strategis seperti jalur lintas utama, pusat kota, kawasan publik, dan rest area dengan mobilitas tinggi. Hal ini memudahkan pengguna EV merencanakan perjalanan tanpa khawatir kehabisan daya.<br><br>Dalam kunjungan kerja Direktur Teknologi, Engineering, dan Keberlanjutan PT PLN (Persero), E. Haryadi, salah satu pengguna kendaraan listrik menyampaikan apresiasi.</p><p>"Saya lebih senang mengisi daya di sini karena tersedia ultra fast charging, jadi tidak perlu menunggu lama. Selain itu, ruang tunggunya juga nyaman, sehingga perjalanan terasa lebih tenang," ujarnya.<br><br>General Manager PLN UID Sumatera Utara, Mundhakir, menegaskan bahwa kesiapan SPKLU ini merupakan bagian dari komitmen PLN mendukung transformasi energi nasional menuju energi bersih dan berkelanjutan. "PLN tidak hanya memastikan keandalan pasokan listrik, tetapi juga terus membangun ekosistem kendaraan listrik yang andal. Penyediaan SPKLU ini sejalan dengan target Net Zero Emission 2060," jelasnya.<br><br>Ia menambahkan bahwa momentum mudik Idulfitri menjadi ajang penting untuk menunjukkan kesiapan infrastruktur EV di Sumatera Utara. "Kami ingin memastikan masyarakat dapat melakukan perjalanan dengan aman, nyaman, dan mendorong gaya hidup elektrifikasi yang ramah lingkungan," ucapnya.<br><br>Dengan kesiapan 113 unit SPKLU tersebut, PLN UID Sumatera Utara optimis penggunaan kendaraan listrik akan terus meningkat dan memperkuat peran PLN sebagai penggerak utama transisi energi di Indonesia.</p><p><strong>[Redaktur:Dedi]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir032026/pln-uid-sumatera-utara-siapkan-113-spklu-untuk-mudik-kendaraan-listrik-idulfitri-1447-h_4J5L9DDa3I.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Gudang &quot;Tomas&quot; di Jalan Beringin Pasar X Sudah Tutup, Warga Resah</title>
                <link>https://sumut.wahananews.co/utama/gudang&#45;tomas&#45;di&#45;jalan&#45;beringin&#45;pasar&#45;x&#45;sudah&#45;tutup&#45;warga&#45;resah&#45;bJZD8rN6hq/0</link>
                <comments>https://sumut.wahananews.co/utama/gudang&#45;tomas&#45;di&#45;jalan&#45;beringin&#45;pasar&#45;x&#45;sudah&#45;tutup&#45;warga&#45;resah&#45;bJZD8rN6hq/0#komentar</comments>
                <pubDate>Mon, 16 Mar 2026 17:30:58 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Hadi Kurniawan]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[SUMUT.WAHANANEWS.CO &#45; Gudang Tomas yang berlokasi di Jalan Beringin Pasar X Helvetia, Kecamatan Labuhan Deli, Kabupaten Deli Serdang ternyata tidak beroperasi atau sudah tutup. Kabar ini diungkapkan oleh seorang yang mengaku bernama Wahyu Sinaga, dengan alasan utama karena warga sekitar mulai merasa resah terhadap aktivitas di gudang tersebut.&quot;Gudang tersebut sudah tidak beroperasi lagi, dikarenakan warga sekitar agak resah,&quot; ujar Wahyu Sinaga kepada tim WahanaNews.co.]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>SUMUT.WAHANANEWS.CO -</strong> Gudang Tomas yang berlokasi di Jalan Beringin Pasar X Helvetia, Kecamatan Labuhan Deli, Kabupaten Deli Serdang ternyata tidak beroperasi atau sudah tutup. Kabar ini diungkapkan oleh seorang yang mengaku bernama Wahyu Sinaga, dengan alasan utama karena warga sekitar mulai merasa resah terhadap aktivitas di gudang tersebut.<br><br>"Gudang tersebut sudah tidak beroperasi lagi, dikarenakan warga sekitar agak resah," ujar Wahyu Sinaga kepada tim WahanaNews.co.</p><p>Ia juga menyampaikan permintaan agar hak jawab pihak terkait segera ditegakkan. "Jadi kami memohon agar dalam berita ini, hak jawab kami dapat diperhatikan dan dinaikkan, terima kasih," tambahnya.<br><br>Sebelumnya, WahanaNews.co telah melaporkan bahwa seorang supir pelangsir berinisial A mengaku bahwa solar yang dibawanya akan disetorkan ke Gudang Tomas di Deli Serdang. Setelah itu, A menghubungi pihak yang mengaku sebagai pemilik gudang sekaligus pemilik solar tersebut.<br><br>Dalam percakapan dengan tim WahanaNews.co, pihak tersebut dengan nada bangga mengaku sebagai mantan narapidana teroris. "Ya apa itu bang, saya dari ex (mantan) napiter (narapidana teroris) bang, petunjuk bang," ujarnya. Ia bahkan meminta agar aktivitas yang diduga ilegal tersebut dapat berjalan lancar. "Bantu-bantu juga anggota ku di lapangan ya," pinta dia agar kegiatan yang dilakukan bisa berjalan mulus.<br><br>Sampai saat ini, belum ada klarifikasi resmi dari pihak berwenang terkait penutupan gudang dan klaim tentang aktivitas ilegal yang disebutkan oleh pihak yang mengaku sebagai mantan narapidana teroris.</p><p><strong>[Redaktur:Dedi]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir032026/gudang-tomas-di-jalan-beringin-pasar-x-sudah-tutup-warga-resah_fs7W1CBJwo.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Siapkan 3 Stadion Sambut Piala AFF U&#45;19 2026, MARTABAT Prabowo&#45;Gibran Sebut Sangat Positif Kejar Target Pembangunan Kawasan Metropolitan Mebidang</title>
                <link>https://sumut.wahananews.co/utama/siapkan&#45;3&#45;stadion&#45;sambut&#45;piala&#45;aff&#45;u&#45;19&#45;2026&#45;martabat&#45;prabowo&#45;gibran&#45;sebut&#45;sangat&#45;positif&#45;kejar&#45;target&#45;pembangunan&#45;kawasan&#45;metropolitan&#45;mebidang&#45;4H7joqU334/0</link>
                <comments>https://sumut.wahananews.co/utama/siapkan&#45;3&#45;stadion&#45;sambut&#45;piala&#45;aff&#45;u&#45;19&#45;2026&#45;martabat&#45;prabowo&#45;gibran&#45;sebut&#45;sangat&#45;positif&#45;kejar&#45;target&#45;pembangunan&#45;kawasan&#45;metropolitan&#45;mebidang&#45;4H7joqU334/0#komentar</comments>
                <pubDate>Mon, 16 Mar 2026 03:35:16 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Elsya Tri Ahaddini]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[Sumut.WAHANANEWS.CO &#45; Organisasi Relawan Nasional MARTABAT Prabowo&#45;Gibran menyambut positif penunjukan Sumatera Utara sebagai tuan rumah ASEAN U&#45;19 Boy’s Championship 2026 atau Piala AFF U&#45;19 2026.&amp;nbsp;]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>Sumut.WAHANANEWS.CO - </strong>Organisasi Relawan Nasional MARTABAT Prabowo-Gibran menyambut positif penunjukan Sumatera Utara sebagai tuan rumah ASEAN U-19 Boy’s Championship 2026 atau Piala AFF U-19 2026.&nbsp;</p><p>Keputusan Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) yang menyiapkan tiga stadion di Sumatera Utara dinilai menjadi momentum strategis untuk mempercepat pembangunan kawasan Metropolitan Medan-Binjai-Deliserdang (Mebidang) sekaligus mendorong pemerataan event internasional di luar Pulau Jawa.</p><p>Ketua Umum Organisasi Relawan Nasional MARTABAT Prabowo-Gibran, KRT Tohom Purba, menilai langkah PSSI tersebut bukan sekadar agenda olahraga, tetapi juga peluang besar bagi Sumatera Utara untuk meningkatkan daya saing wilayah.</p><p>“Penunjukan Sumatera Utara sebagai tuan rumah Piala AFF U-19 2026 merupakan langkah yang sangat positif. Ini bukan hanya tentang sepak bola, tetapi juga tentang bagaimana sebuah daerah memanfaatkan momentum internasional untuk mempercepat pembangunan kawasan metropolitan,” ujar Tohom, Minggu (15/3/2026).</p><p>Menurutnya, ajang internasional seperti Piala AFF U-19 dapat menjadi katalisator bagi pembangunan infrastruktur olahraga, transportasi, hingga penguatan sektor ekonomi lokal.</p><p>Kehadiran ribuan atlet, ofisial, dan wisatawan diyakini akan memicu aktivitas ekonomi baru yang berdampak langsung pada masyarakat.</p><p>PSSI sendiri telah menetapkan tiga stadion sebagai opsi venue pertandingan, yakni Stadion Utama Sumatera Utara, Stadion Teladan, dan Stadion Mini Pancing.&nbsp;</p><p>Selain itu, federasi juga menyiapkan lima lapangan latihan guna mendukung kesiapan para kontestan selama turnamen berlangsung pada 1–14 Juni 2026.</p><p>Tohom menilai kesiapan fasilitas tersebut menunjukkan bahwa Sumatera Utara semakin siap menjadi salah satu pusat kegiatan olahraga nasional.&nbsp;</p><p>Ia juga menilai kebijakan PSSI yang mendorong pemerataan penyelenggaraan event internasional merupakan langkah visioner dalam pengembangan sepak bola nasional.</p><p>“Selama ini event besar cenderung terpusat di Pulau Jawa. Ketika Sumatera Utara dipercaya menjadi tuan rumah, ini menunjukkan adanya perubahan paradigma pembangunan olahraga yang lebih inklusif dan merata,” katanya.</p><p>Ia menambahkan, kehadiran turnamen internasional ini juga selaras dengan upaya pemerintah pusat dalam memperkuat konektivitas wilayah serta mempercepat pembangunan kawasan strategis di luar Jawa.</p><p>Tohom yang juga Ketua Umum Aglomerasi Watch mengatakan bahwa event olahraga internasional seperti Piala AFF U-19 dapat menjadi pemicu percepatan integrasi kawasan Metropolitan Mebidang sebagai salah satu pusat pertumbuhan baru di Indonesia.</p><p>“Momentum ini harus dimanfaatkan secara strategis. Infrastruktur, transportasi, hingga tata kota di kawasan Mebidang harus dipersiapkan dengan visi jangka panjang agar manfaatnya tidak hanya dirasakan saat turnamen berlangsung, tetapi juga untuk pembangunan wilayah ke depan,” ujarnya.</p><p>Menurutnya, jika dikelola secara serius, penyelenggaraan Piala AFF U-19 2026 dapat memperkuat citra Sumatera Utara sebagai destinasi olahraga internasional sekaligus meningkatkan investasi di sektor pariwisata, ekonomi kreatif, dan industri olahraga.</p><p>Tohom pun berharap kolaborasi antara pemerintah daerah, PSSI, dan berbagai pemangku kepentingan dapat memastikan penyelenggaraan turnamen berjalan sukses serta memberikan dampak berkelanjutan bagi pembangunan daerah.</p><p>“Event ini harus menjadi titik tolak untuk membangun ekosistem olahraga yang lebih kuat sekaligus mempercepat transformasi kawasan metropolitan Mebidang sebagai motor pertumbuhan ekonomi baru di Sumatera,” katanya.</p><p><strong>[Redaktur: Rinrin Khaltarina]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir032026/siapkan-3-stadion-sambut-piala-aff-u-19-2026-martabat-prabowo-gibran-sebut-sangat-positif-kejar-target-pembangunan-kawasan-metropolitan-mebidang_fykKKpJgXB.png" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Siapa yang Berani Bongkar Mafia Solar?, Gerindra Hadiahi Rp10 Juta</title>
                <link>https://sumut.wahananews.co/utama/siapa&#45;yang&#45;berani&#45;bongkar&#45;mafia&#45;solar&#45;gerindra&#45;hadiahi&#45;rp10&#45;juta&#45;ohdzy72GK9/0</link>
                <comments>https://sumut.wahananews.co/utama/siapa&#45;yang&#45;berani&#45;bongkar&#45;mafia&#45;solar&#45;gerindra&#45;hadiahi&#45;rp10&#45;juta&#45;ohdzy72GK9/0#komentar</comments>
                <pubDate>Sun, 15 Mar 2026 19:44:35 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Hadi Kurniawan]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[SUMUT.WAHANANEWS.CO &#45; Partai Gerindra bakal siapkan hadiah uang tunai bagi masyarakat yang berani melaporkan penyelewengan Bahan Bakar Minyak (BBM) Subsidi, hal ini bertujuan untuk membasmi praktik ilegal tersebut.]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>SUMUT.WAHANANEWS.CO - </strong>Partai Gerindra bakal siapkan hadiah uang tunai bagi masyarakat yang berani melaporkan penyelewengan Bahan Bakar Minyak (BBM) Subsidi, hal ini bertujuan untuk membasmi praktik ilegal tersebut.</p><p>Kebijakan itu disampaikan Ketua DPP Partai Gerindra Bambang Haryadi saat menanggapi maraknya dugaan penyalahgunaan BBM subsidi, terutama jenis solar.</p><p>“Partai Gerindra menyiapkan Rp 10 juta bagi siapa pun masyarakat, warga, yang memberikan informasi mengenai penyelewengan BBM subsidi, khususnya solar.”</p><p>Ia menjelaskan laporan masyarakat dapat disertai bukti rekaman aktivitas yang diduga merupakan praktik penyimpangan distribusi BBM subsidi.</p><p>Menurut Bambang, salah satu modus yang sering terjadi adalah pemindahan BBM subsidi dari tangki SPBU ke wadah lain menggunakan kendaraan tertentu pada malam hari.</p><p>“Sekretaris Fraksi Gerindra DPR ini menyebut masyarakat bisa memberikan info dengan merekam aktivitas penyelewengan BBM subsidi.”</p><p>Bukti rekaman tersebut, kata dia, dapat diserahkan kepada pengurus Partai Gerindra di daerah maupun kepada anggota DPR dari Fraksi Gerindra di berbagai tingkatan.</p><p>“Jadi silakan rekam aktivitas diduga ataupun dicurigai merupakan penyelewengan BBM subsidi lalu serahkan buktinya ke pengurus Gerindra setempat, dari tingkat DPC maupun anggota-anggota fraksi Gerindra di tingkat kabupaten atau kota.”</p><p>Ia menegaskan bahwa masyarakat tidak perlu takut untuk melaporkan tindakan yang diduga merupakan praktik penyalahgunaan BBM subsidi.</p><p>Menurut Bambang, praktik penyelewengan ini sering kali melibatkan kerja sama antara oknum tertentu dengan pihak SPBU yang tidak bertanggung jawab serta pihak penadah.</p><p>“BBM subsidi hanya untuk angkutan umum, petani, nelayan.”</p><p>Ia menambahkan bahwa program subsidi energi yang diberikan pemerintah harus benar-benar dinikmati oleh kelompok masyarakat yang berhak.</p><p>“Gerindra menolak penyelewengan BBM subsidi dan ini harus diawasi bersama agar tepat sasaran.”</p><p>Bambang juga menekankan bahwa pengawasan publik menjadi kunci untuk memastikan distribusi BBM subsidi tidak disalahgunakan oleh pihak yang tidak berhak.</p><p><strong>[Redaktur:Dedi]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir032026/siapa-yang-berani-bongkar-mafia-solar-gerindra-hadiahi-rp10-juta_zhkx1O2Dmm.png" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Polrestabes Medan Gerebek Diduga Lokasi Judi di Yanglim Plaza</title>
                <link>https://sumut.wahananews.co/utama/polrestabes&#45;medan&#45;gerebek&#45;diduga&#45;lokasi&#45;judi&#45;di&#45;yanglim&#45;Esk6r4cu1p/0</link>
                <comments>https://sumut.wahananews.co/utama/polrestabes&#45;medan&#45;gerebek&#45;diduga&#45;lokasi&#45;judi&#45;di&#45;yanglim&#45;Esk6r4cu1p/0#komentar</comments>
                <pubDate>Sat, 14 Mar 2026 18:13:15 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Hadi Kurniawan]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[SUMUT.WAHANANEWS.CO &#45; Polrestabes Medan menggelar penggerebekan terhadap diduga lokasi judi yang berada di kawasan Yanglim pada hari Senin, 2 Maret 2026 lalu. Berdasarkan informasi yang beredar, sekitar belasan orang yang diduga sebagai pemain dan pegawai judi berhasil diamankan petugas dan dibawa ke Markas Besar (Mako) Polrestabes Medan.]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>SUMUT.WAHANANEWS.CO -</strong> Polrestabes Medan menggelar penggerebekan terhadap diduga lokasi judi yang berada di kawasan Yanglim pada hari Senin, 2 Maret 2026 lalu. Berdasarkan informasi yang beredar, sekitar belasan orang yang diduga sebagai pemain dan pegawai judi berhasil diamankan petugas dan dibawa ke Markas Besar (Mako) Polrestabes Medan.</p><p>Informasi yang dihimpun penggerebekan tersebut dipimpin langsung oleh Kasat Reskrim Polrestabes Medan. Belasan seperti pemain dan pegawai diboyong ke mako Polrestabes Medan.<br><br>Salah satu warga Medan yang tidak ingin disebutkan namanya saat berada di lokasi mengungkapkan bahwa penggerebekan dilakukan sekitar pukul 22.00 WIB sekitar kurang lebih 15 personel turun ke lokasi.<br><br>"Ada sekitar kurang lebih 15 orang anggota Polisi yang datang, aku sendiri terkejut karena mereka menggunakan mobil pribadi untuk mencapai lokasi tersebut," ujar warga tersebut kepada wartawan.<br><br>Warga tersebut melanjutkan bahwa setelah penggerebekan, lokasi judi sempat ditutup sementara dan sekitar belasan orang dibawa ke Polrestabes Medan untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.<br><br>"Belasan orang lah yang dibawa oleh petugas Polisi, baik itu pemain maupun pegawai yang bekerja di tempat judi tersebut," tambahnya.<br><br>Hingga berita ini diterbitkan, pihak Kapolrestabes Medan belum memberikan keterangan resmi terkait penggerebekan dan kondisi lokasi judi yang kembali beroperasi.</p><p><strong>[Redaktur:Dedi]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir032026/polrestabes-medan-gerebek-diduga-lokasi-judi-di-yanglim_r0HdM9Qc97.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>LSM GPI Tantang Nyali Kapoldasu dan Kapolres Belawan : Berani Tangkap Atau Mundur dari Jabatannya</title>
                <link>https://sumut.wahananews.co/utama/lsm&#45;gpi&#45;tantang&#45;nyali&#45;kapoldasu&#45;dan&#45;kapolres&#45;belawan&#45;berani&#45;tangkap&#45;atau&#45;mundur&#45;dari&#45;jabatannya&#45;9F7NHqRUkr/0</link>
                <comments>https://sumut.wahananews.co/utama/lsm&#45;gpi&#45;tantang&#45;nyali&#45;kapoldasu&#45;dan&#45;kapolres&#45;belawan&#45;berani&#45;tangkap&#45;atau&#45;mundur&#45;dari&#45;jabatannya&#45;9F7NHqRUkr/0#komentar</comments>
                <pubDate>Sat, 14 Mar 2026 14:01:50 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Hadi Kurniawan/Tim]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[SUMUT.WAHANANEWS.CO – Keberanian dan integritas Kapolres Belawan serta Kapolda Sumut diuji publik terkait dugaan penyimpanan Solar Subsidi yang akan dijual dengan harga Solar Industri di gudang &quot;Tomas&quot;, berlokasi di Jalan Beringin Pasar X Helvetia, Kecamatan Labuhan Deli, Kabupaten Deli Serdang. Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Garda Peduli Indonesia (GPI) menyampaikan kritik tegas, menyatakan bahwa jika kedua pemimpin kepolisian tersebut tidak berani menangkap pelaku mafia solar dan menutup gudang ilegal tersebut, mereka seharusnya mengundurkan diri karena dinilai kurang berani dan diduga menerima upeti dari kelompok terkait.Frisdarwin Arman Bakti, Ketua LSM GPI, menyampaikan kepada WahanaNews.co bahwa setelah memverifikasi informasi termasuk dari berita yang beredar, gudang &quot;Tomas&quot; dipastikan digunakan untuk aktivitas mafia solar.&quot;Sudah jelas bahwa gudang tersebut merupakan sarana penimbunan Solar Subsidi yang akan dijual dengan harga Solar Industri. Saat ini kita menguji nyali Kapolres Belawan dan Kapolda Sumut, apakah mereka berani mengambil tindakan tegas dengan menutup gudang dan menangkap para pelaku penimbunan BBM solar bersubsidi? Aktivitas ilegal ini telah menyebabkan kerugian bagi negara dan merugikan masyarakat luas,&quot; tegasnya, Sabtu (14/3/2026).]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>SUMUT.WAHANANEWS.CO –</strong> Keberanian dan integritas Kapolres Belawan serta Kapolda Sumut diuji publik terkait dugaan penyimpanan Solar Subsidi yang akan dijual dengan harga Solar Industri di gudang "Tomas", berlokasi di Jalan Beringin Pasar X Helvetia, Kecamatan Labuhan Deli, Kabupaten Deli Serdang. Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Garda Peduli Indonesia (GPI) menyampaikan kritik tegas, menyatakan bahwa jika kedua pemimpin kepolisian tersebut tidak berani menangkap pelaku mafia solar dan menutup gudang ilegal tersebut, mereka seharusnya mengundurkan diri karena dinilai kurang berani dan diduga menerima upeti dari kelompok terkait.<br><br>Frisdarwin Arman Bakti, Ketua LSM GPI, menyampaikan kepada WahanaNews.co bahwa setelah memverifikasi informasi termasuk dari berita yang beredar, gudang "Tomas" dipastikan digunakan untuk aktivitas mafia solar.<br><br>"Sudah jelas bahwa gudang tersebut merupakan sarana penimbunan Solar Subsidi yang akan dijual dengan harga Solar Industri. Saat ini kita menguji nyali Kapolres Belawan dan Kapolda Sumut, apakah mereka berani mengambil tindakan tegas dengan menutup gudang dan menangkap para pelaku penimbunan BBM solar bersubsidi? Aktivitas ilegal ini telah menyebabkan kerugian bagi negara dan merugikan masyarakat luas," tegasnya, Sabtu (14/3/2026).</p><figure class="image"><img src="https://wahananews.co/photo/konten/1773472394_f4dbe2eda3eca7041d02.jpg"></figure><p><br>Ia juga mengemukakan dugaan terkait transparansi dan akuntabilitas kedua pimpinan kepolisian. "Jika tidak ada tindakan tegas dalam waktu dekat, sangat kuat dugaan bahwa kedua pimpinan tersebut telah menerima upeti dari mafia solar. Hal ini menjadi pertanyaan besar mengenai komitmen mereka dalam menjaga kepentingan publik," imbuhnya.<br><br>Menurut Frisdarwin, keberadaan institusi kepolisian seharusnya menjadi benteng perlindungan bagi negara dan masyarakat. "Apa manfaat adanya Kapolres Belawan dan Kapolda Sumut jika mafia solar masih bebas beroperasi dan terus merugikan negara serta rakyat? Jika memang tidak memiliki nyali untuk menangani kasus ini secara tegas, lebih baik mereka mengundurkan diri dari jabatan masing-masing. Pimpinan kepolisian tidak boleh tunduk atau takut menghadapi kelompok yang merusak keuangan negara," tutupnya.</p><p>Sebelumnya diberitakan sebuah mobil pelangsir BBM berupa Innova Reborn yang dimodifikasi dengan baby tank mengangkut solar subsidi yang akan disetorkan ke gudang yang diklaim milik seseorang yang menyebut dirinya Tomas, berlokasi di Jalan Beringin Pasar X Helvetia, Kecamatan Labuhan Deli, Kabupaten Deli Serdang. Supir yang mengaku berinisial A serta pihak yang mengaku sebagai Tomas telah mengakui hal tersebut kepada WahanaNews.co.</p><p>Solar subsidi yang terkumpul di gudang tersebut direncanakan didistribusikan dengan harga solar industri. Tindakan ini tidak hanya merugikan kas negara, tetapi juga menyia-nyiakan kebijakan yang seharusnya dinikmati oleh masyarakat berhak yang benar-benar membutuhkan akses BBM subsidi dengan harga terjangkau.</p><figure class="image"><img src="https://wahananews.co/photo/konten/1773472326_12d01bf2c351092fa99f.jpg"></figure><p>Saat dikonfirmasi, pria berinisial A yang mengoperasikan mobil modifikasi tersebut mengaku minyak akan disetorkan ke gudang Tomas. "Gudang Tomas bang," ujarnya pada Kamis (12/3/2026).</p><p>Ketika ditanya kapasitas pengangkutan, ia menyampaikan bahwa dalam satu kali perjalanan dapat membawa sebanyak 500 liter, ia pun baru beli solar subsidi dengan total biaya pembelian sekitar Rp1.100.000.</p><p>"Full 500 liter, ini baru belanja sekitar Rp1.100.000," akunya.</p><figure class="image"><img src="https://wahananews.co/photo/konten/1773471874_c7b42bbc90265ec054b1.jpg"></figure><p>Foto : Mobil pelangsir yang sudah dimodifikasi ada baby tank didalamnya saat ditemui WahanaNews.co.<br>&nbsp;</p><p>Menurut A, gudang tersebut pernah berpindah lokasi berkali-kali, awalnya berada di Jalan H Anif, kemudian dipindahkan ke Jalan Seruwai, sebelum akhirnya menetap di lokasi saat ini di Pasar X Helvetia.</p><p>Setelah itu, A menghubungi pihak yang mengaku sebagai Tomas dan memberikan akses telepon kepada tim WahanaNews.co. Pihak tersebut mengaku sebagai pemilik solar tersebut dan menyatakan diri sebagai mantan narapidana teroris dengan nada bangga.</p><p>"Ya apa itu bang, saya dari ex (Mantan) napiter (Narapidana Teroris) bang, petunjuk bang," ujarnya.</p><p>Ia juga meminta agar aktivitas ilegal tersebut dapat berjalan lancar.</p><p>"Bantu bantu juga anggota ku di lapangan ya," pintanya, agar kegiatan ilegalnya berjalan mulus.</p><figure class="image"><img src="https://wahananews.co/photo/konten/1773471908_8e6ebfccf5ce0d0757d0.jpg"></figure><p>Foto : Uang yang ditawarkan supir yang ditolak WahanaNews.co.</p><p>Pada kesempatan yang sama, pihak yang mengaku sebagai Tomas melalui A langsung memberikan uang kepada WahanaNews.co, namun penawaran tersebut langsung ditolak. Tim redaksi hanya bertujuan untuk mengkonfirmasi kebenaran dugaan kegiatan ilegal yang terjadi, bukan untuk menerima imbalan apapun.</p><p>Masyarakat kini mengajukan pertanyaan penting yang perlu dijawab: apakah pihak yang dimaksud adalah Tomas mantan narapidana teroris atau diduga hanya sebuah tameng menggunakan identitas tersebut untuk memuluskan kegiatan ilegal? Selain itu, bagaimana mekanisme penyalahgunaan ini bisa terjadi secara bebas di SPBU, serta siapa saja pihak lain yang terlibat dalam rantai perdagangan ilegal solar subsidi ini?</p><p>Penyalahgunaan BBM subsidi adalah pelanggaran hukum yang berdampak luas. Kebijakan solar subsidi dirancang untuk melindungi kelompok masyarakat berpenghasilan rendah dan mendukung sektor produktif yang berhak. Oleh karena itu, praktik ilegal seperti ini harus segera ditindak tegas oleh pihak berwenang melalui penyelidikan mendalam untuk mengungkap seluruh rangkaian tindakan dan memberikan konsekuensi yang sesuai bagi pelaku.</p><p><strong>[Redaktur:Dedi]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir032026/lsm-gpi-tantang-nyali-kapoldasu-dan-kapolres-belawan-berani-tangkap-atau-mundur-dari-jabatannya_1inA36zZ16.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>PLN Pastikan Sistem Kelistrikan Sumut Siap Ramadan hingga Idulfitri 1447 H, Cadangan Daya 113 MW Tersedia</title>
                <link>https://sumut.wahananews.co/utama/pln&#45;pastikan&#45;sistem&#45;kelistrikan&#45;sumut&#45;siap&#45;ramadan&#45;hingga&#45;idulfitri&#45;1447&#45;h&#45;cadangan&#45;daya&#45;113&#45;mw&#45;tersedia&#45;Xr3tn4vWhK/0</link>
                <comments>https://sumut.wahananews.co/utama/pln&#45;pastikan&#45;sistem&#45;kelistrikan&#45;sumut&#45;siap&#45;ramadan&#45;hingga&#45;idulfitri&#45;1447&#45;h&#45;cadangan&#45;daya&#45;113&#45;mw&#45;tersedia&#45;Xr3tn4vWhK/0#komentar</comments>
                <pubDate>Sat, 14 Mar 2026 12:00:59 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Hadi Kurniawan]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[SUMUT.WAHANANEWS.CO — PT PLN (Persero) memastikan kesiapsiagaan penuh sistem kelistrikan di Sumatera Utara selama Bulan Suci Ramadan hingga Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah. Komitmen ini ditegaskan Direktur Teknologi, Engineering dan Keberlanjutan PT PLN (Persero), E. Haryadi, dalam kunjungan kerja untuk meninjau langsung kesiapan sistem di wilayah kerja PLN Unit Induk Distribusi (UID) Sumatera Utara pada Kamis (12/3).Dalam kunjungan tersebut, Haryadi meninjau titik strategis pengendalian sistem kelistrikan termasuk Control Centre UP2B Sumbagut, Distribution Control Center (DCC) UP2D Sumatera Utara, serta Posko Siaga Kelistrikan PLN UID SUMUT yang menjadi pusat koordinasi pemantauan distribusi dan kesiapan personel selama periode siaga.Acara dihadiri oleh General Manager PLN UID Sumatera Utara Mundhakir beserta jajaran manajemen, General Manager PLN Unit Induk Penyaluran dan Pusat Pengatur Beban Sumatera (UIP3BS) Amiruddin, serta personel siaga yang terlibat dalam pengamanan sistem kelistrikan.Haryadi menegaskan bahwa PLN terus memperkuat keandalan pasokan listrik melalui peningkatan teknologi, penguatan infrastruktur, dan pemeliharaan preventif.&quot;PLN memastikan kesiapan sistem melalui penguatan teknologi, pemeliharaan preventif, dan monitoring real time. Hal ini bertujuan agar masyarakat dapat menjalankan aktivitas khususnya ibadah di bulan Ramadan hingga Idulfitri dengan nyaman tanpa gangguan kelistrikan,&quot; ujar Haryadi.Sementara itu, Mundhakir menjelaskan bahwa kondisi kelistrikan Sumatera Utara berada dalam keadaan aman. Sistem memiliki daya mampu sebesar 2.323 megawatt (MW) dengan beban puncak sekitar 2.210 MW, sehingga tersedia cadangan daya sekitar 113 MW.&quot;Secara sistem, kondisi kelistrikan Sumut aman dengan cadangan daya yang cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama Ramadan hingga Idulfitri,&quot; ucap Mundhakir.Untuk menjaga keandalan tersebut, PLN UID Sumatera Utara menyiagakan 3.318 personel yang tersebar di seluruh wilayah. Selain itu, disiapkan 384 posko siaga yang dilengkapi peralatan pendukung, antara lain 135 unit genset, 96 unit Unit Gardu Bergerak (UGB), 55 unit UPS, 164 unit mobil operasional, 225 unit sepeda motor, dan 22 unit truk crane untuk mempercepat penanganan gangguan.PLN juga memberikan perhatian khusus terhadap 54 lokasi prioritas pengamanan (VVIP), yang terdiri dari 3 bandara dan 34 masjid pusat ibadah seperti Masjid Raya Al&#45;Mashun Medan, Masjid Agung Medan, dan Masjid Al&#45;Jihad yang akan menjadi lokasi Sholat Idulfitri dengan jamaah besar.&quot;Kami memastikan seluruh infrastruktur distribusi optimal dan didukung personel siaga di titik strategis. PLN berkomitmen menghadirkan listrik andal agar masyarakat menjalankan ibadah dan merayakan Idulfitri dengan nyaman,&quot; tutup Mundhakir.]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>SUMUT.WAHANANEWS.CO —</strong> PT PLN (Persero) memastikan kesiapsiagaan penuh sistem kelistrikan di Sumatera Utara selama Bulan Suci Ramadan hingga Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah. Komitmen ini ditegaskan Direktur Teknologi, Engineering dan Keberlanjutan PT PLN (Persero), E. Haryadi, dalam kunjungan kerja untuk meninjau langsung kesiapan sistem di wilayah kerja PLN Unit Induk Distribusi (UID) Sumatera Utara pada Kamis (12/3).<br><br>Dalam kunjungan tersebut, Haryadi meninjau titik strategis pengendalian sistem kelistrikan termasuk Control Centre UP2B Sumbagut, Distribution Control Center (DCC) UP2D Sumatera Utara, serta Posko Siaga Kelistrikan PLN UID SUMUT yang menjadi pusat koordinasi pemantauan distribusi dan kesiapan personel selama periode siaga.<br><br>Acara dihadiri oleh General Manager PLN UID Sumatera Utara Mundhakir beserta jajaran manajemen, General Manager PLN Unit Induk Penyaluran dan Pusat Pengatur Beban Sumatera (UIP3BS) Amiruddin, serta personel siaga yang terlibat dalam pengamanan sistem kelistrikan.<br><br>Haryadi menegaskan bahwa PLN terus memperkuat keandalan pasokan listrik melalui peningkatan teknologi, penguatan infrastruktur, dan pemeliharaan preventif.<br><br>"PLN memastikan kesiapan sistem melalui penguatan teknologi, pemeliharaan preventif, dan monitoring real time. Hal ini bertujuan agar masyarakat dapat menjalankan aktivitas khususnya ibadah di bulan Ramadan hingga Idulfitri dengan nyaman tanpa gangguan kelistrikan," ujar Haryadi.<br><br>Sementara itu, Mundhakir menjelaskan bahwa kondisi kelistrikan Sumatera Utara berada dalam keadaan aman. Sistem memiliki daya mampu sebesar 2.323 megawatt (MW) dengan beban puncak sekitar 2.210 MW, sehingga tersedia cadangan daya sekitar 113 MW.<br><br>"Secara sistem, kondisi kelistrikan Sumut aman dengan cadangan daya yang cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama Ramadan hingga Idulfitri," ucap Mundhakir.<br><br>Untuk menjaga keandalan tersebut, PLN UID Sumatera Utara menyiagakan 3.318 personel yang tersebar di seluruh wilayah. Selain itu, disiapkan 384 posko siaga yang dilengkapi peralatan pendukung, antara lain 135 unit genset, 96 unit Unit Gardu Bergerak (UGB), 55 unit UPS, 164 unit mobil operasional, 225 unit sepeda motor, dan 22 unit truk crane untuk mempercepat penanganan gangguan.<br><br>PLN juga memberikan perhatian khusus terhadap 54 lokasi prioritas pengamanan (VVIP), yang terdiri dari 3 bandara dan 34 masjid pusat ibadah seperti Masjid Raya Al-Mashun Medan, Masjid Agung Medan, dan Masjid Al-Jihad yang akan menjadi lokasi Sholat Idulfitri dengan jamaah besar.<br><br>"Kami memastikan seluruh infrastruktur distribusi optimal dan didukung personel siaga di titik strategis. PLN berkomitmen menghadirkan listrik andal agar masyarakat menjalankan ibadah dan merayakan Idulfitri dengan nyaman," tutup Mundhakir.</p><p><strong>[Redaktur:Dedi]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir032026/pln-pastikan-sistem-kelistrikan-sumut-siap-ramadan-hingga-idulfitri-1447-h-cadangan-daya-113-mw-tersedia_YV33n8h47i.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Tumpukan Tanah Longsor Kampung Durian Belum Dibersihkan, Warga Keluhkan Pascabencana 3 Bulan</title>
                <link>https://sumut.wahananews.co/utama/tumpukan&#45;tanah&#45;longsor&#45;kampung&#45;durian&#45;belum&#45;dibersihkan&#45;warga&#45;keluhkan&#45;pascabencana&#45;3&#45;bulan&#45;oZEul60b3V/0</link>
                <comments>https://sumut.wahananews.co/utama/tumpukan&#45;tanah&#45;longsor&#45;kampung&#45;durian&#45;belum&#45;dibersihkan&#45;warga&#45;keluhkan&#45;pascabencana&#45;3&#45;bulan&#45;oZEul60b3V/0#komentar</comments>
                <pubDate>Fri, 13 Mar 2026 14:41:47 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Abdul Malik Ritonga]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[SUMUT.WAHANANEWS.CO – Warga Kampung Durian, Desa Batu Godang, Kecamatan Angkola Sangkunur, Kabupaten Tapanuli Selatan mengeluhkan tumpukan tanah bekas longsor yang hingga kini belum dipindahkan dari area perkampungan. Tanah longsor tersebut diduga berasal dari lahan milik PTPN IV Regional 1 Batangtoru di Perkebunan Hapesong.Peristiwa longsor yang terjadi tiga bulan lalu tidak hanya menelan korban jiwa, namun juga meninggalkan tumpukan material tanah di sekitar permukiman warga yang belum dibersihkan.Salah satu keluarga korban, Rudy (37), mengaku kecewa karena pihak perusahaan belum mengambil tindakan untuk membersihkan sisa material longsor.“Kami sangat mengeluhkan sikap perusahaan. Sudah sekitar tiga bulan tumpukan tanah longsor belum dibersihkan dari sekitar perkampungan kami. Tanah itu berasal dari lahan perusahaan, bahkan kami kehilangan anggota keluarga akibat bencana ini,” ujar Rudy kepada wartawan pada Kamis (12/3/2026).Warga menduga bencana tersebut terjadi setelah perusahaan melakukan konversi lahan dari karet menjadi kelapa sawit beberapa tahun terakhir.“Orang tua kami sudah tinggal di sini sejak tahun 1956 dan tidak pernah ada bencana seperti ini. Namun sejak konversi lahan dilakukan, bencana longsor mulai terjadi,” ungkap salah seorang warga dengan nada sedih.Keluhan telah disampaikan melalui pesan WhatsApp kepada pejabat perusahaan Amanda Surya (APK), namun hanya mendapat balasan emoji jempol dan gif bertuliskan “Mantap Luar Biasa”. Hingga kini, pihak PTPN IV belum memberikan tanggapan terkait keluhan tersebut.Advokat muda Tabagsel, Febri Alamsyah Lubis, SH, menilai perusahaan seharusnya bertanggung jawab atas kerugian masyarakat.Menurutnya, KUH Perdata Pasal 1365 menyatakan bahwa setiap perbuatan melanggar hukum yang menimbulkan kerugian harus diganti. Selain itu, Undang&#45;Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup juga mengatur pertanggungjawaban mutlak bagi perusahaan yang aktivitasnya mengancam lingkungan.“Kerugian sudah jelas, baik materil maupun immateril. Perusahaan harus mematuhi peraturan serta memberikan ganti rugi atas hilangnya nyawa, kerusakan rumah, dan hilangnya mata pencaharian masyarakat,” tegasnya.Warga berharap pihak perusahaan segera mengambil langkah konkret untuk membersihkan tumpukan tanah dan bertanggung jawab agar kehidupan masyarakat dapat kembali normal.]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>SUMUT.WAHANANEWS.CO –</strong> Warga Kampung Durian, Desa Batu Godang, Kecamatan Angkola Sangkunur, Kabupaten Tapanuli Selatan mengeluhkan tumpukan tanah bekas longsor yang hingga kini belum dipindahkan dari area perkampungan. Tanah longsor tersebut diduga berasal dari lahan milik PTPN IV Regional 1 Batangtoru di Perkebunan Hapesong.<br><br>Peristiwa longsor yang terjadi tiga bulan lalu tidak hanya menelan korban jiwa, namun juga meninggalkan tumpukan material tanah di sekitar permukiman warga yang belum dibersihkan.<br><br>Salah satu keluarga korban, Rudy (37), mengaku kecewa karena pihak perusahaan belum mengambil tindakan untuk membersihkan sisa material longsor.<br><br>“Kami sangat mengeluhkan sikap perusahaan. Sudah sekitar tiga bulan tumpukan tanah longsor belum dibersihkan dari sekitar perkampungan kami. Tanah itu berasal dari lahan perusahaan, bahkan kami kehilangan anggota keluarga akibat bencana ini,” ujar Rudy kepada wartawan pada Kamis (12/3/2026).<br><br>Warga menduga bencana tersebut terjadi setelah perusahaan melakukan konversi lahan dari karet menjadi kelapa sawit beberapa tahun terakhir.<br><br>“Orang tua kami sudah tinggal di sini sejak tahun 1956 dan tidak pernah ada bencana seperti ini. Namun sejak konversi lahan dilakukan, bencana longsor mulai terjadi,” ungkap salah seorang warga dengan nada sedih.<br><br>Keluhan telah disampaikan melalui pesan WhatsApp kepada pejabat perusahaan Amanda Surya (APK), namun hanya mendapat balasan emoji jempol dan gif bertuliskan “Mantap Luar Biasa”. Hingga kini, pihak PTPN IV belum memberikan tanggapan terkait keluhan tersebut.<br><br>Advokat muda Tabagsel, Febri Alamsyah Lubis, SH, menilai perusahaan seharusnya bertanggung jawab atas kerugian masyarakat.<br><br>Menurutnya, KUH Perdata Pasal 1365 menyatakan bahwa setiap perbuatan melanggar hukum yang menimbulkan kerugian harus diganti. Selain itu, Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup juga mengatur pertanggungjawaban mutlak bagi perusahaan yang aktivitasnya mengancam lingkungan.<br><br>“Kerugian sudah jelas, baik materil maupun immateril. Perusahaan harus mematuhi peraturan serta memberikan ganti rugi atas hilangnya nyawa, kerusakan rumah, dan hilangnya mata pencaharian masyarakat,” tegasnya.<br><br>Warga berharap pihak perusahaan segera mengambil langkah konkret untuk membersihkan tumpukan tanah dan bertanggung jawab agar kehidupan masyarakat dapat kembali normal.</p><p><strong>[Redaktur:Dedi]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir032026/tumpukan-tanah-longsor-kampung-durian-belum-dibersihkan-warga-keluhkan-pascabencana-3-bulan_20he5tMjrg.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Gawat.. Gudang &quot;Tomas&quot; di Jalan Beringin Pasar X Helvetia Labuhan Deli Tampung Solar Subsidi dan Dijual jadi Solar Industri</title>
                <link>https://sumut.wahananews.co/utama/gawat&#45;gudang&#45;tomas&#45;di&#45;jalan&#45;beringin&#45;pasar&#45;x&#45;helvetia&#45;labuhan&#45;deli&#45;tampung&#45;solar&#45;subsidi&#45;dan&#45;dijual&#45;jadi&#45;solar&#45;industri&#45;BX2YqdoduO/0</link>
                <comments>https://sumut.wahananews.co/utama/gawat&#45;gudang&#45;tomas&#45;di&#45;jalan&#45;beringin&#45;pasar&#45;x&#45;helvetia&#45;labuhan&#45;deli&#45;tampung&#45;solar&#45;subsidi&#45;dan&#45;dijual&#45;jadi&#45;solar&#45;industri&#45;BX2YqdoduO/0#komentar</comments>
                <pubDate>Fri, 13 Mar 2026 12:11:50 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Hadi Kurniawan/Tim]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[SUMUT.WAHANANEWS.CO – Dugaan penyalahgunaan BBM solar subsidi terungkap di salah satu SPBU Jalan Medan&#45;Binjai, Paya Geli, Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deli Serdang. Sebuah mobil pelangsir BBM berupa Innova Reborn yang dimodifikasi dengan baby tank mengangkut solar subsidi yang akan disetorkan ke gudang yang diklaim milik seseorang yang menyebut dirinya Tomas, berlokasi di Jalan Beringin Pasar X Helvetia, Kecamatan Labuhan Deli, Kabupaten Deli Serdang. Supir yang mengaku berinsial A serta pihak yang mengaku sebagai Tomas telah mengakui hal tersebut kepada WahanaNews.co.]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>SUMUT.WAHANANEWS.CO –</strong> Dugaan penyalahgunaan BBM solar subsidi terungkap di salah satu SPBU Jalan Medan-Binjai, Paya Geli, Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deli Serdang. Sebuah mobil pelangsir BBM berupa Innova Reborn yang dimodifikasi dengan baby tank mengangkut solar subsidi yang akan disetorkan ke gudang yang diklaim milik seseorang yang menyebut dirinya Tomas, berlokasi di Jalan Beringin Pasar X Helvetia, Kecamatan Labuhan Deli, Kabupaten Deli Serdang. Supir yang mengaku berinsial A serta pihak yang mengaku sebagai Tomas telah mengakui hal tersebut kepada WahanaNews.co.</p><p>Solar subsidi yang terkumpul di gudang tersebut direncanakan didistribusikan dengan harga solar industri. Tindakan ini tidak hanya merugikan kas negara, tetapi juga menyia-nyiakan kebijakan yang seharusnya dinikmati oleh masyarakat berhak yang benar-benar membutuhkan akses BBM subsidi dengan harga terjangkau.<br><br>Saat dikonfirmasi, pria bernisial A yang mengoperasikan mobil modifikasi tersebut mengaku minyak akan disetorkan ke gudang Tomas. "Gudang Tomas bang," ujarnya pada Kamis (12/3/2026).<br><br>Ketika ditanya kapasitas pengangkutan, ia menyampaikan bahwa dalam satu kali perjalanan dapat membawa sebanyak 500 liter, ia pun baru beli solar subsidi dengan total biaya pembelian sekitar Rp1.100.000.</p><p>"Full 500 liter, ini baru belanja sekitar Rp1.100.000," akunya.</p><figure class="image"><img src="https://wahananews.co/photo/konten/1773379370_da8cd4603e8ed3c3cdee.jpg"></figure><p>Foto : Mobil pelangsir yang sudah dimodifikasi ada baby tank didalamnya saat ditemui WahanaNews.co.<br>&nbsp;</p><p>Menurut A, gudang tersebut pernah berpindah lokasi berkali-kali, awalnya berada di Jalan H Anif, kemudian dipindahkan ke Jalan Seruwai, sebelum akhirnya menetap di lokasi saat ini di Pasar X Helvetia.<br><br>Setelah itu, A menghubungi pihak yang mengaku sebagai Tomas dan memberikan akses telepon kepada tim WahanaNews.co. Pihak tersebut mengaku sebagai pemilik solar tersebut dan menyatakan diri sebagai mantan narapidana teroris dengan nada bangga.&nbsp;</p><p>"Ya apa itu bang, saya dari ex (Mantan) napiter (Narapidana Teroris) bang, petunjuk bang," ujarnya.</p><p>Ia juga meminta agar aktivitas ilegal tersebut dapat berjalan lancar.</p><p>"Bantu bantu juga anggota ku di lapangan ya," pintanya, agar kegiatan ilegalnya berjalan mulus.</p><figure class="image"><img src="https://wahananews.co/photo/konten/1773379212_4fdfc25db0901a1ab686.jpg"></figure><p>Foto : Uang yang ditawarkan supir yang ditolak WahanaNews.co.</p><p>Pada kesempatan yang sama, pihak yang mengaku sebagai Tomas melalui A langsung memberikan uang kepada WahanaNews.co, namun penawaran tersebut langsung ditolak. Tim redaksi hanya bertujuan untuk mengkonfirmasi kebenaran dugaan kegiatan ilegal yang terjadi, bukan untuk menerima imbalan apapun.<br><br>Masyarakat kini mengajukan pertanyaan penting yang perlu dijawab: apakah pihak yang dimaksud adalah Tomas mantan narapidana teroris atau diduga hanya sebuah tameng menggunakan identitas tersebut untuk memuluskan kegiatan ilegal? Selain itu, bagaimana mekanisme penyalahgunaan ini bisa terjadi secara bebas di SPBU, serta siapa saja pihak lain yang terlibat dalam rantai perdagangan ilegal solar subsidi ini?<br><br>Penyalahgunaan BBM subsidi adalah pelanggaran hukum yang berdampak luas. Kebijakan solar subsidi dirancang untuk melindungi kelompok masyarakat berpenghasilan rendah dan mendukung sektor produktif yang berhak. Oleh karena itu, praktik ilegal seperti ini harus segera ditindak tegas oleh pihak berwenang melalui penyelidikan mendalam untuk mengungkap seluruh rangkaian tindakan dan memberikan konsekuensi yang sesuai bagi pelaku.</p><p><strong>[Redaktur:Dedi]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir032026/gawat-gudang-tomas-di-jalan-beringin-pasar-x-helvetia-labuhan-deli-tampung-solar-subsidi-dan-dijual-jadi-solar-industri_Y6S66yul8q.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>PLN UID Sumatera Utara Gandeng Kejati Sumut Perkuat Tata Kelola dan Kepatuhan Hukum</title>
                <link>https://sumut.wahananews.co/utama/pln&#45;uid&#45;sumatera&#45;utara&#45;gandeng&#45;kejati&#45;sumut&#45;perkuat&#45;tata&#45;kelola&#45;dan&#45;kepatuhan&#45;hukum&#45;yuq8iT8Zy7/0</link>
                <comments>https://sumut.wahananews.co/utama/pln&#45;uid&#45;sumatera&#45;utara&#45;gandeng&#45;kejati&#45;sumut&#45;perkuat&#45;tata&#45;kelola&#45;dan&#45;kepatuhan&#45;hukum&#45;yuq8iT8Zy7/0#komentar</comments>
                <pubDate>Fri, 13 Mar 2026 11:44:59 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Hadi Kurniawan]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[SUMUT.WAHANANEWS.CO — PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Sumatera Utara melakukan kolaborasi dengan Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara untuk memperkuat tata kelola perusahaan yang baik (Good Corporate Governance/GCG) dan meningkatkan kepatuhan hukum di seluruh lini organisasi. Kegiatan sosialisasi bertajuk &quot;Kepatuhan Hukum dan Penguatan Tata Kelola Perusahaan&quot; digelar di Balai Agung Astakona, Kantor PLN UID Sumatera Utara, Jalan Yos Sudarso, Medan, pada Selasa (10/3/2026).Peserta dan Tujuan KegiatanAcara dihadiri oleh jajaran manajemen PLN Regional Sumatera Bagian Utara, Senior Manager PLN UID Sumatera Utara, serta para Manager dari Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3), Unit Pelaksana Proyek (UPP), Unit Pelaksana Transmisi (UPT), hingga pejabat yang menangani perencanaan dan pengadaan.Tujuan utama sosialisasi adalah meningkatkan pemahaman terkait regulasi hukum serta memperkuat kesadaran akan pentingnya kepatuhan dalam setiap proses bisnis, agar operasional perusahaan berjalan secara profesional, transparan, dan akuntabel.Dukungan Hukum dari Kejaksaan Tinggi SumutKepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara, Dr. Harli Siregar, SH., M.Hum., yang didampingi Asisten Perdata dan Tata Usaha Negara (Asdatun) Nurhandyani, SH., MH, serta jajaran Jaksa Pengacara Negara bidang Datun, menjelaskan peran strategis Kejaksaan dalam mendukung lembaga negara dan Badan Usaha Milik Negara (BUMN).&quot;Melalui fungsi Datun, Kejaksaan hadir memberikan dukungan hukum bagi BUMN seperti PLN, mulai dari bantuan hukum, pertimbangan hukum, pendapat hukum, pendampingan hingga audit hukum, agar setiap kebijakan dan aktivitas bisnis sesuai peraturan perundang&#45;undangan,&quot; ujar Harli.]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>SUMUT.WAHANANEWS.CO</strong> — PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Sumatera Utara melakukan kolaborasi dengan Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara untuk memperkuat tata kelola perusahaan yang baik (Good Corporate Governance/GCG) dan meningkatkan kepatuhan hukum di seluruh lini organisasi. Kegiatan sosialisasi bertajuk "Kepatuhan Hukum dan Penguatan Tata Kelola Perusahaan" digelar di Balai Agung Astakona, Kantor PLN UID Sumatera Utara, Jalan Yos Sudarso, Medan, pada Selasa (10/3/2026).<br><br><strong>Peserta dan Tujuan Kegiatan</strong><br><br>Acara dihadiri oleh jajaran manajemen PLN Regional Sumatera Bagian Utara, Senior Manager PLN UID Sumatera Utara, serta para Manager dari Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3), Unit Pelaksana Proyek (UPP), Unit Pelaksana Transmisi (UPT), hingga pejabat yang menangani perencanaan dan pengadaan.<br><br>Tujuan utama sosialisasi adalah meningkatkan pemahaman terkait regulasi hukum serta memperkuat kesadaran akan pentingnya kepatuhan dalam setiap proses bisnis, agar operasional perusahaan berjalan secara profesional, transparan, dan akuntabel.<br><br><strong>Dukungan Hukum dari Kejaksaan Tinggi Sumut</strong><br><br>Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara, Dr. Harli Siregar, SH., M.Hum., yang didampingi Asisten Perdata dan Tata Usaha Negara (Asdatun) Nurhandyani, SH., MH, serta jajaran Jaksa Pengacara Negara bidang Datun, menjelaskan peran strategis Kejaksaan dalam mendukung lembaga negara dan Badan Usaha Milik Negara (BUMN).<br><br>"Melalui fungsi Datun, Kejaksaan hadir memberikan dukungan hukum bagi BUMN seperti PLN, mulai dari bantuan hukum, pertimbangan hukum, pendapat hukum, pendampingan hingga audit hukum, agar setiap kebijakan dan aktivitas bisnis sesuai peraturan perundang-undangan," ujar Harli.</p><figure class="image"><img src="https://wahananews.co/photo/konten/1773377207_761e49b49d4986d8a02f.jpg"></figure><p><br>Ia juga menekankan pentingnya pemahaman doktrin Business Judgment Rule bagi para pengambil keputusan. Prinsip ini menegaskan bahwa keputusan bisnis harus dilandasi itikad baik, kehati-hatian, dan pertimbangan rasional yang tidak bertentangan dengan hukum, sehingga memberikan kepastian dan perlindungan hukum.<br><br><strong>Komitmen PLN UID Sumut Terhadap GCG</strong><br><br>General Manager PLN UID Sumatera Utara, Mundhakir, menyampaikan apresiasi atas dukungan dari Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara. Menurutnya, sinergi ini menjadi bagian penting dalam menjaga integritas dan transparansi perusahaan.<br><br>"Penerapan prinsip Good Corporate Governance merupakan fondasi utama PLN dalam menjalankan mandat sebagai penyedia layanan kelistrikan yang andal. Dengan pemahaman hukum yang semakin kuat, kami berharap seluruh insan PLN dapat menjalankan tugas secara profesional dan bertanggung jawab, sehingga pelayanan kepada masyarakat terus meningkat secara berkelanjutan," ujar Mundhakir.</p><figure class="image"><img src="https://wahananews.co/photo/konten/1773377222_16d8f6f996b906166f6e.jpg"></figure><p><br>Melalui kegiatan ini, PLN UID Sumatera Utara berharap kolaborasi dengan Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara dapat terus terjalin untuk mendukung terciptanya tata kelola perusahaan yang lebih baik dan memastikan seluruh proses bisnis berjalan sesuai hukum.</p><p><strong>[Redaktur:Dedi]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir032026/pln-uid-sumatera-utara-gandeng-kejati-sumut-perkuat-tata-kelola-dan-kepatuhan-hukum_a8U6Scsc9B.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>PLN Perbaiki Tiang Listrik Miring di Desa Sei Rotan, Warga Apresiasi Kecepatan Penanganan</title>
                <link>https://sumut.wahananews.co/utama/pln&#45;perbaiki&#45;tiang&#45;listrik&#45;miring&#45;di&#45;desa&#45;sei&#45;rotan&#45;warga&#45;apresiasi&#45;kecepatan&#45;penanganan&#45;u7T00V3iR1/0</link>
                <comments>https://sumut.wahananews.co/utama/pln&#45;perbaiki&#45;tiang&#45;listrik&#45;miring&#45;di&#45;desa&#45;sei&#45;rotan&#45;warga&#45;apresiasi&#45;kecepatan&#45;penanganan&#45;u7T00V3iR1/0#komentar</comments>
                <pubDate>Thu, 12 Mar 2026 20:35:00 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Hadi Kurniawan]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[SUMUT.WAHANANEWS.CO &#45; Warga Jalan Medan Batangkuis, Dusun VIII Desa Sei Rotan, Gang Sejahtera IV mengapresiasi langkah cepat PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Sumatera Utara dalam memperbaiki tiang listrik yang miring. Tiang yang sebelumnya terbuat dari kayu kini telah diganti dengan tiang beton dan berdiri tegak kembali, membuat warga merasa lebih lega dan aman.Ketika menerima laporan tentang tiang listrik yang miring, Bidang Komunikasi PLN UID Sumut, Diki Nasution, langsung memberikan kepastian akan segera menangani masalah tersebut.&amp;nbsp;]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>SUMUT.WAHANANEWS.CO - </strong>Warga Jalan Medan Batangkuis, Dusun VIII Desa Sei Rotan, Gang Sejahtera IV mengapresiasi langkah cepat PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Sumatera Utara dalam memperbaiki tiang listrik yang miring. Tiang yang sebelumnya terbuat dari kayu kini telah diganti dengan tiang beton dan berdiri tegak kembali, membuat warga merasa lebih lega dan aman.<br><br>Ketika menerima laporan tentang tiang listrik yang miring, Bidang Komunikasi PLN UID Sumut, Diki Nasution, langsung memberikan kepastian akan segera menangani masalah tersebut.&nbsp;</p><p>"Terima kasih atas informasinya bg, akan kami teruskan ke unit terkait untuk penanganan lebih lanjut," ungkapnya. Kamis (12/3/2026).<br><br>Tak butuh waktu lama, petugas PLN segera tiba di lokasi dan melakukan penggantian tiang kayu dengan tiang beton. Selain itu, kabel listrik yang sebelumnya menjuntai hingga ketinggian sepinggang orang dewasa juga telah diperbaiki.<br><br>Salah satu warga setempat, Aziz Manday, mengaku merasa sangat lega dengan perbaikan yang dilakukan. "Sebelumnya kami khawatir karena tiang sangat miring dan hampir jatuh, apalagi kabelnya sudah turun kebawah. Untungnya lokasinya di atas sawah, tapi tetap saja ada risiko. Sekarang Alhamdulillah sudah aman dan tiang berdiri tegak dengan material yang lebih baik," ucapnya.<br><br>Aziz juga menambahkan apresiasi kepada pihak PLN atas kecepatan dan kerja yang baik.&nbsp;</p><p>"Terima kasih PLN, kami acungkan jempol karena gerak cepat dan hasilnya memuaskan," tutupnya.</p><p><strong>[Redaktur: Dedi]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir032026/pln-perbaiki-tiang-listrik-miring-di-desa-sei-rotan-warga-apresiasi-kecepatan-penanganan_mqc9Zv7mbu.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>ISNU Sumut dan GP Ansor Ucapkan Selamat atas Pelantikan Rektor UIN Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan</title>
                <link>https://sumut.wahananews.co/utama/isnu&#45;sumut&#45;dan&#45;gp&#45;ansor&#45;ucapkan&#45;selamat&#45;atas&#45;pelantikan&#45;rektor&#45;uin&#45;syekh&#45;ali&#45;hasan&#45;ahmad&#45;addary&#45;padangsidimpuan&#45;5Fk449lAOd/0</link>
                <comments>https://sumut.wahananews.co/utama/isnu&#45;sumut&#45;dan&#45;gp&#45;ansor&#45;ucapkan&#45;selamat&#45;atas&#45;pelantikan&#45;rektor&#45;uin&#45;syekh&#45;ali&#45;hasan&#45;ahmad&#45;addary&#45;padangsidimpuan&#45;5Fk449lAOd/0#komentar</comments>
                <pubDate>Tue, 10 Mar 2026 18:03:49 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Abdul Malik Ritonga]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[SUMUT.WAHANANEWS.CO – Pelantikan Prof. Sumper Mulia Harahap sebagai Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan periode 2026–2030 mendapatkan apresiasi luas, salah satunya dari organisasi kepemudaan dan intelektual Nahdlatul Ulama (NU) di Sumatera Utara, yaitu Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) Sumut dan Gerakan Pemuda Ansor (GP Ansor) Tapanuli Selatan.Harapan ISNU Sumut untuk Kemajuan Pendidikan IslamUcapan selamat disampaikan Wakil Ketua ISNU Sumatera Utara, Rahmat Timbul Halomoan Lubis. Ia berharap kepemimpinan baru mampu membawa kemajuan bagi dunia pendidikan Islam, khususnya di UIN Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan (juga dikenal sebagai UIN Syahada).&quot;Semoga pelantikan ini memberikan manfaat besar bagi organisasi Islam, umat, dan peradaban. UIN bukan sekadar tempat belajar ilmu, tetapi juga menjadi ruang pembentukan akhlak dan lahirnya para pengambil keputusan,&quot; ujar Rahmat Timbul dalam keterangannya kepada wartawan pada Selasa (10/3/2026).Pelantikan yang berlangsung khidmat di Aula Kantor Kementerian Agama Republik Indonesia Jakarta dipimpin langsung oleh Menteri Agama Nasaruddin Umar. Rahmat Timbul juga mengungkapkan harapan agar rektor baru tetap istiqamah dalam memajukan perguruan tinggi, meningkatkan kualitas pendidikan, serta memperluas kontribusi akademik bagi masyarakat.ISNU Kota Padangsidimpuan Apresiasi Rekam Jejak KepemimpinanSenada dengan itu, Ketua ISNU Kota Padangsidimpuan Ibnul Choir Siregar menilai Prof. Sumper Mulia Harahap memiliki kapasitas kepemimpinan yang tepat untuk membawa kemajuan kampus. Menurutnya, rekam jejak selama memimpin Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Mandailing Natal menjadi bukti kemampuannya dalam mengembangkan institusi pendidikan dan mencetak mahasiswa yang mampu bersaing secara nasional maupun internasional.&quot;Beliau dinilai berhasil memimpin STAIN Mandailing Natal selama empat tahun dan mampu melahirkan mahasiswa yang siap bersaing di berbagai level,&quot; katanya.GP Ansor Optimis UIN Akan Semakin MajuUcapan selamat juga datang dari Ketua GP Ansor Tapanuli Selatan Ahmad Rivai Purba. Ia menilai Prof. Sumper Mulia Harahap sangat layak memimpin kampus Islam negeri tersebut karena memiliki pengalaman panjang di dunia akademik.&quot;Saya mengucapkan selamat kepada Prof. Sumper Mulia Harahap. Dengan pengalaman dan kontribusi beliau di dunia pendidikan, saya yakin UIN Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan akan semakin maju di bawah kepemimpinannya,&quot; ujarnya.Rivai optimis, di bawah kepemimpinan rektor baru, UIN akan mampu mencetak generasi mahasiswa yang sejalan dengan visi kampus: membangun masyarakat yang saleh, moderat, cerdas, dan unggul melalui nilai al&#45;ilahiyah, al&#45;insaniyah, dan al&#45;kauniyah.]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>SUMUT.WAHANANEWS.CO –</strong> Pelantikan Prof. Sumper Mulia Harahap sebagai Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan periode 2026–2030 mendapatkan apresiasi luas, salah satunya dari organisasi kepemudaan dan intelektual Nahdlatul Ulama (NU) di Sumatera Utara, yaitu Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) Sumut dan Gerakan Pemuda Ansor (GP Ansor) Tapanuli Selatan.<br><br><strong>Harapan ISNU Sumut untuk Kemajuan Pendidikan Islam</strong><br><br>Ucapan selamat disampaikan Wakil Ketua ISNU Sumatera Utara, Rahmat Timbul Halomoan Lubis. Ia berharap kepemimpinan baru mampu membawa kemajuan bagi dunia pendidikan Islam, khususnya di UIN Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan (juga dikenal sebagai UIN Syahada).<br><br>"Semoga pelantikan ini memberikan manfaat besar bagi organisasi Islam, umat, dan peradaban. UIN bukan sekadar tempat belajar ilmu, tetapi juga menjadi ruang pembentukan akhlak dan lahirnya para pengambil keputusan," ujar Rahmat Timbul dalam keterangannya kepada wartawan pada Selasa (10/3/2026).<br><br>Pelantikan yang berlangsung khidmat di Aula Kantor Kementerian Agama Republik Indonesia Jakarta dipimpin langsung oleh Menteri Agama Nasaruddin Umar. Rahmat Timbul juga mengungkapkan harapan agar rektor baru tetap istiqamah dalam memajukan perguruan tinggi, meningkatkan kualitas pendidikan, serta memperluas kontribusi akademik bagi masyarakat.<br><br><strong>ISNU Kota Padangsidimpuan Apresiasi Rekam Jejak Kepemimpinan</strong><br><br>Senada dengan itu, Ketua ISNU Kota Padangsidimpuan Ibnul Choir Siregar menilai Prof. Sumper Mulia Harahap memiliki kapasitas kepemimpinan yang tepat untuk membawa kemajuan kampus. Menurutnya, rekam jejak selama memimpin Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Mandailing Natal menjadi bukti kemampuannya dalam mengembangkan institusi pendidikan dan mencetak mahasiswa yang mampu bersaing secara nasional maupun internasional.<br><br>"Beliau dinilai berhasil memimpin STAIN Mandailing Natal selama empat tahun dan mampu melahirkan mahasiswa yang siap bersaing di berbagai level," katanya.<br><br><strong>GP Ansor Optimis UIN Akan Semakin Maju</strong><br><br>Ucapan selamat juga datang dari Ketua GP Ansor Tapanuli Selatan Ahmad Rivai Purba. Ia menilai Prof. Sumper Mulia Harahap sangat layak memimpin kampus Islam negeri tersebut karena memiliki pengalaman panjang di dunia akademik.<br><br>"Saya mengucapkan selamat kepada Prof. Sumper Mulia Harahap. Dengan pengalaman dan kontribusi beliau di dunia pendidikan, saya yakin UIN Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan akan semakin maju di bawah kepemimpinannya," ujarnya.<br><br>Rivai optimis, di bawah kepemimpinan rektor baru, UIN akan mampu mencetak generasi mahasiswa yang sejalan dengan visi kampus: membangun masyarakat yang saleh, moderat, cerdas, dan unggul melalui nilai al-ilahiyah, al-insaniyah, dan al-kauniyah.</p><p><strong>[Redaktur:Dedi]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir032026/isnu-sumut-dan-gp-ansor-ucapkan-selamat-atas-pelantikan-rektor-uin-syekh-ali-hasan-ahmad-addary-padangsidimpuan_wdAi9MT7wq.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Dugaan Pungli di Samsat Jalan Sekip, Mantan Biro Jasa Ungkap Modusnya</title>
                <link>https://sumut.wahananews.co/utama/dugaan&#45;pungli&#45;di&#45;samsat&#45;jalan&#45;sekip&#45;mantan&#45;biro&#45;jasa&#45;ungkap&#45;modusnya&#45;Atv7h94FGG/0</link>
                <comments>https://sumut.wahananews.co/utama/dugaan&#45;pungli&#45;di&#45;samsat&#45;jalan&#45;sekip&#45;mantan&#45;biro&#45;jasa&#45;ungkap&#45;modusnya&#45;Atv7h94FGG/0#komentar</comments>
                <pubDate>Mon, 09 Mar 2026 08:21:34 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Tim]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[SUMUT.WAHANANEWS.CO – Salah satu mantan biro jasa di Kantor Samsat yang terletak di Jalan Sekip, Medan, mengungkapkan adanya dugaan praktik pungutan liar (pungli) yang terjadi. Sumber yang enggan membeberkan identitasnya yang diketahui mantan biro jasa di Kantor Samsat itu mengaku, dugaan pungli kerap muncul pada proses pengurusan kuasa pajak, ganti plat, serta Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) berkala setiap lima tahun.&quot;Pungli tersebut memang ada, Contohnya pada pengurusan ganti plat dan STNK melalui kuasa pajak, yakni ketika pemilik kendaraan tidak dapat datang langsung,&quot; ujar mantan biro tersebut kepada WahanaNews.co. Sabtu (8/3/2026) lalu.Menurutnya, besaran biaya pungli yang dikenakan berbeda&#45;beda sesuai jenis kendaraan. &quot;Untuk kuasa pajak roda empat dikenakan biaya Rp 207.000, sedangkan untuk roda dua sebesar Rp 157.000,&quot; imbuhnya.Tak hanya itu, dugaan pungli juga terjadi pada proses ACC Ceking yang biasanya diperlukan untuk kendaraan dengan kapasitas mesin di atas 3000 CC.&amp;nbsp;]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>SUMUT.WAHANANEWS.CO – </strong>Salah satu mantan biro jasa di Kantor Samsat yang terletak di Jalan Sekip, Medan, mengungkapkan adanya dugaan praktik pungutan liar (pungli) yang terjadi. Sumber yang enggan membeberkan identitasnya yang diketahui mantan biro jasa di Kantor Samsat itu mengaku, dugaan pungli kerap muncul pada proses pengurusan kuasa pajak, ganti plat, serta Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) berkala setiap lima tahun.<br><br>"Pungli tersebut memang ada, Contohnya pada pengurusan ganti plat dan STNK melalui kuasa pajak, yakni ketika pemilik kendaraan tidak dapat datang langsung," ujar mantan biro tersebut kepada WahanaNews.co. Sabtu (8/3/2026) lalu.<br><br>Menurutnya, besaran biaya pungli yang dikenakan berbeda-beda sesuai jenis kendaraan. "Untuk kuasa pajak roda empat dikenakan biaya Rp 207.000, sedangkan untuk roda dua sebesar Rp 157.000," imbuhnya.<br><br>Tak hanya itu, dugaan pungli juga terjadi pada proses ACC Ceking yang biasanya diperlukan untuk kendaraan dengan kapasitas mesin di atas 3000 CC.&nbsp;</p><p>"Biaya yang diminta untuk ACC Ceking adalah Rp 300.000. Selain itu, ada juga yang disebut 'tembak KTP' untuk pengurusan ganti plat, dengan biaya Rp 1.500.000 untuk roda empat dan Rp 700.000 untuk roda dua," jelasnya.<br><br>Hingga saat ini, pihak Dirlantas Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Utara (Sumut) belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan pungli tersebut.</p><p><strong>[Redaktur:Hadi Kurniawan]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir032026/dugaan-pungli-di-samsat-jalan-sekip-mantan-biro-jasa-ungkap-modusnya_8kC4f8SHqG.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>GAPERTA Apresiasi Penertiban Tambang Emas Ilegal di Madina, Minta Penertiban di Angkola Selatan</title>
                <link>https://sumut.wahananews.co/utama/gaperta&#45;apresiasi&#45;penertiban&#45;tambang&#45;emas&#45;ilegal&#45;di&#45;madina&#45;minta&#45;penertiban&#45;di&#45;angkola&#45;selatan&#45;YB4iePudx5/0</link>
                <comments>https://sumut.wahananews.co/utama/gaperta&#45;apresiasi&#45;penertiban&#45;tambang&#45;emas&#45;ilegal&#45;di&#45;madina&#45;minta&#45;penertiban&#45;di&#45;angkola&#45;selatan&#45;YB4iePudx5/0#komentar</comments>
                <pubDate>Fri, 06 Mar 2026 16:46:22 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Abdul Malik Ritonga]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[SUMUT.WAHANANEWS.CO – Penertiban terhadap sejumlah lokasi penambangan emas tanpa izin (PETI) di Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Sumatera Utara, mendapatkan apresiasi dari Gabungan Pergerakan Tapanuli (GAPERTA). Langkah aparat dianggap sebagai bukti keseriusan negara dalam menindak kejahatan yang merusak lingkungan.Ketua GAPERTA, Stevenson Ompu Sunggu, menyampaikan apresiasi kepada jajaran Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) atas langkah cepat, tegas, dan terukur dalam operasi penertiban tersebut.&quot;Apresiasi setinggi&#45;tingginya kepada jajaran TNI&#45;Polri atas langkah cepat, tegas, dan terukur dalam operasi penindakan tambang emas ilegal di wilayah Sumatera Utara,&quot; ujar Stevenson pada Rabu (4/3/2026).Menurutnya, operasi terpadu lintas wilayah sangat diperlukan untuk memutus mata rantai aktivitas tambang emas ilegal yang selama ini berdampak buruk pada ekosistem lokal.Selain itu, GAPERTA berharap langkah tegas aparat tidak hanya berhenti di wilayah Madina, tetapi juga diperluas ke Kabupaten Tapanuli Selatan, khususnya di Kecamatan Angkola Selatan.&quot;Kami juga mendesak agar aparat segera melakukan penertiban tambang emas ilegal yang berada di daerah Aek Natas, Dolok Godang, dan Adian Nasonang, Kecamatan Angkola Selatan,&quot; tegasnya.Pihaknya telah melayangkan pengaduan terkait dugaan aktivitas PETI di kawasan tersebut ke Polres Tapanuli Selatan. GAPERTA juga siap memberikan dukungan penuh kepada aparat penegak hukum melalui kontrol sosial, pengawasan partisipatif, serta pelaporan aktif dari masyarakat.&quot;Selain untuk memberikan efek jera dan menyelamatkan lingkungan, kami juga meminta agar hukum benar&#45;benar berdiri tegak tanpa pandang bulu,&quot; pungkas Stevenson.]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>SUMUT.WAHANANEWS.CO –</strong> Penertiban terhadap sejumlah lokasi penambangan emas tanpa izin (PETI) di Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Sumatera Utara, mendapatkan apresiasi dari Gabungan Pergerakan Tapanuli (GAPERTA). Langkah aparat dianggap sebagai bukti keseriusan negara dalam menindak kejahatan yang merusak lingkungan.<br><br>Ketua GAPERTA, Stevenson Ompu Sunggu, menyampaikan apresiasi kepada jajaran Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) atas langkah cepat, tegas, dan terukur dalam operasi penertiban tersebut.<br><br>"Apresiasi setinggi-tingginya kepada jajaran TNI-Polri atas langkah cepat, tegas, dan terukur dalam operasi penindakan tambang emas ilegal di wilayah Sumatera Utara," ujar Stevenson pada Rabu (4/3/2026).<br><br>Menurutnya, operasi terpadu lintas wilayah sangat diperlukan untuk memutus mata rantai aktivitas tambang emas ilegal yang selama ini berdampak buruk pada ekosistem lokal.<br><br>Selain itu, GAPERTA berharap langkah tegas aparat tidak hanya berhenti di wilayah Madina, tetapi juga diperluas ke Kabupaten Tapanuli Selatan, khususnya di Kecamatan Angkola Selatan.<br><br>"Kami juga mendesak agar aparat segera melakukan penertiban tambang emas ilegal yang berada di daerah Aek Natas, Dolok Godang, dan Adian Nasonang, Kecamatan Angkola Selatan," tegasnya.<br><br>Pihaknya telah melayangkan pengaduan terkait dugaan aktivitas PETI di kawasan tersebut ke Polres Tapanuli Selatan. GAPERTA juga siap memberikan dukungan penuh kepada aparat penegak hukum melalui kontrol sosial, pengawasan partisipatif, serta pelaporan aktif dari masyarakat.<br><br>"Selain untuk memberikan efek jera dan menyelamatkan lingkungan, kami juga meminta agar hukum benar-benar berdiri tegak tanpa pandang bulu," pungkas Stevenson.</p><p><strong>[Redaktur:Dedi]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir032026/gaperta-apresiasi-penertiban-tambang-emas-ilegal-di-madina-minta-penertiban-di-angkola-selatan_x3BF773Bzz.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>PLN Sumut Gelar Pasar Murah, Banyak Sembako Murah di Ramadan!</title>
                <link>https://sumut.wahananews.co/utama/pln&#45;sumut&#45;gelar&#45;pasar&#45;murah&#45;banyak&#45;sembako&#45;murah&#45;di&#45;ramadan&#45;G4rOa31fL6/0</link>
                <comments>https://sumut.wahananews.co/utama/pln&#45;sumut&#45;gelar&#45;pasar&#45;murah&#45;banyak&#45;sembako&#45;murah&#45;di&#45;ramadan&#45;G4rOa31fL6/0#komentar</comments>
                <pubDate>Fri, 06 Mar 2026 15:58:36 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Hadi Kurniawan]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[SUMUT.WAHANANEWS.CO – Dalam menyambut bulan suci Ramadan 1447 Hijriah, PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Sumatera Utara menggelar program Pasar Murah Terang Berkah Ramadan dengan tema “Nyalakan Energi Baru untuk Semangat Ramadan Penuh Keberkahan”. Program ini menyediakan 1.200 paket sembako dengan harga terjangkau untuk meringankan beban masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokok.Detail Paket Sembako dan HargaPaket sembako yang ditawarkan terdiri dari beras 5 kilogram, minyak goreng 1 liter, dan gula 1 kilogram. Masyarakat dapat memperoleh paket tersebut dengan harga Rp70.000, jauh lebih rendah dibandingkan harga di pasaran umum. Kegiatan yang berlangsung pada Kamis (5/3/2026) di Medan langsung mendapat sambutan antusias dari warga, yang sudah memadati lokasi sejak pagi hari.Respon Positif MasyarakatYanti, salah satu warga Medan yang sudah kedua kalinya mengikuti program ini, mengaku sangat terbantu: “Alhamdulillah, sudah dua tahun saya ikut pasar murah PLN. Sangat membantu bagi kami untuk memenuhi kebutuhan selama Ramadan. Semoga kegiatan ini terus berlanjut karena benar&#45;benar bermanfaat,&quot; ujarnya.Komitmen PLN dalam Kepedulian SosialGeneral Manager PLN UID Sumatera Utara, Mundhakir, menjelaskan bahwa program ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>SUMUT.WAHANANEWS.CO – </strong>Dalam menyambut bulan suci Ramadan 1447 Hijriah, PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Sumatera Utara menggelar program Pasar Murah Terang Berkah Ramadan dengan tema “Nyalakan Energi Baru untuk Semangat Ramadan Penuh Keberkahan”. Program ini menyediakan 1.200 paket sembako dengan harga terjangkau untuk meringankan beban masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokok.<br><br><strong>Detail Paket Sembako dan Harga</strong><br><br>Paket sembako yang ditawarkan terdiri dari beras 5 kilogram, minyak goreng 1 liter, dan gula 1 kilogram. Masyarakat dapat memperoleh paket tersebut dengan harga Rp70.000, jauh lebih rendah dibandingkan harga di pasaran umum. Kegiatan yang berlangsung pada Kamis (5/3/2026) di Medan langsung mendapat sambutan antusias dari warga, yang sudah memadati lokasi sejak pagi hari.<br><br><strong>Respon Positif Masyarakat</strong><br><br>Yanti, salah satu warga Medan yang sudah kedua kalinya mengikuti program ini, mengaku sangat terbantu: “Alhamdulillah, sudah dua tahun saya ikut pasar murah PLN. Sangat membantu bagi kami untuk memenuhi kebutuhan selama Ramadan. Semoga kegiatan ini terus berlanjut karena benar-benar bermanfaat," ujarnya.<br><br><strong>Komitmen PLN dalam Kepedulian Sosial</strong><br><br>General Manager PLN UID Sumatera Utara, Mundhakir, menjelaskan bahwa program ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.</p><p>“Melalui Pasar Murah Ramadan, kami ingin berbagi kebahagiaan dan membantu meringankan beban selama ibadah di bulan suci. Hasil penjualan paket sembako akan dialokasikan untuk program Pemasangan Baru dan Penambahan Daya (PBPD) listrik bagi fasilitas umum dan sosial," jelasnya.<br><br><strong>Manfaat Luas untuk Masyarakat</strong><br><br>Program PBPD tersebut akan menyasar berbagai fasilitas seperti sekolah, pondok pesantren, puskesmas, posyandu, rumah ibadah, panti sosial, dan rumah warga prasejahtera.</p><p>“Kami berharap manfaat dari kegiatan ini dapat dirasakan lebih luas, sehingga PLN tidak hanya dikenal sebagai penyedia listrik andal tetapi juga sebagai agen energi kebaikan,” tutup Mundhakir.</p><p><strong>[Redaktur: Dedi]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir032026/pln-sumut-gelar-pasar-murah-banyak-sembako-murah-di-ramadan_fz9B2zhGv4.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Pertamina Pastikan Pasokan BBM dan LPG Stabil di Sumut Selama Ramadan hingga Idul Fitri 2026</title>
                <link>https://sumut.wahananews.co/utama/pertamina&#45;pastikan&#45;pasokan&#45;bbm&#45;dan&#45;lpg&#45;stabil&#45;di&#45;sumut&#45;selama&#45;ramadan&#45;hingga&#45;idul&#45;fitri&#45;2026&#45;YD3R7C3Yu6/0</link>
                <comments>https://sumut.wahananews.co/utama/pertamina&#45;pastikan&#45;pasokan&#45;bbm&#45;dan&#45;lpg&#45;stabil&#45;di&#45;sumut&#45;selama&#45;ramadan&#45;hingga&#45;idul&#45;fitri&#45;2026&#45;YD3R7C3Yu6/0#komentar</comments>
                <pubDate>Fri, 06 Mar 2026 12:26:38 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Hadi Kurniawan]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[SUMUT.WAHANANEWS.CO &#45; Heboh, dugaan ketakutan masyarakat Medan akan kelangkaan BBM akibat isu perang yang membuat masyarakat Medan menyerbu setiap SPBU untuk mengisi BBM telah dibantah oleh Pertamina. Area Manager Communication, Relations &amp; CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut), Fahrougi Andriani Sumampouw, menegaskan bahwa masyarakat tidak perlu khawatir terhadap ketersediaan energi selama Ramadan hingga menjelang Idul Fitri 2026.]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>SUMUT.WAHANANEWS.CO - </strong>Heboh, dugaan ketakutan masyarakat Medan akan kelangkaan BBM akibat isu perang yang membuat masyarakat Medan menyerbu setiap SPBU untuk mengisi BBM telah dibantah oleh Pertamina. Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut), Fahrougi Andriani Sumampouw, menegaskan bahwa masyarakat tidak perlu khawatir terhadap ketersediaan energi selama Ramadan hingga menjelang Idul Fitri 2026.</p><p>Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) memastikan pasokan energi berupa Bahan Bakar Minyak (BBM) dan Liquefied Petroleum Gas (LPG) di wilayah Sumatera Bagian Utara dalam kondisi aman dan siap memenuhi kebutuhan masyarakat selama Ramadan hingga menjelang Idulfitri.</p><p>Sebagai langkah antisipasi terhadap potensi peningkatan konsumsi energi pada periode tersebut, Pertamina telah melakukan berbagai upaya penguatan layanan, antara lain melalui build up stock serta memastikan kesiapan sarana dan fasilitas distribusi. Langkah ini dilakukan agar penyaluran energi kepada masyarakat dapat berjalan lancar, aman, dan terukur.</p><p>Selain itu, Pertamina juga terus menjalankan langkah-langkah mitigasi untuk menjaga ketahanan pasokan energi, termasuk optimalisasi distribusi agar kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi di seluruh wilayah operasional, termasuk Sumatera Bagian Utara.</p><p>Sebagai perusahaan energi terintegrasi (integrated energy company), Pertamina didukung oleh rantai bisnis yang saling terhubung dan saling menguatkan, mulai dari sektor hulu, pengolahan di kilang, hingga distribusi ke masyarakat. Pertamina memastikan pasokan energi dapat terus disalurkan secara optimal ke berbagai wilayah, termasuk Sumatera Bagian Utara.</p><p>Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Fahrougi Andriani Sumampouw, menyampaikan bahwa masyarakat tidak perlu khawatir terhadap ketersediaan energi selama Ramadan dan Idulfitri.</p><p>“Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut terus memastikan ketersediaan pasokan BBM dan LPG bagi masyarakat. Berbagai langkah antisipasi telah kami lakukan, mulai dari build up stock, penguatan sarana distribusi, hingga koordinasi aktif dengan berbagai pihak terkait. Kami mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak melakukan panic buying, karena pasokan energi terus kami jaga agar tetap tersedia dan tersalurkan dengan baik,” ujar Fahrougi.</p><p>Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut turut mengimbau masyarakat agar menggunakan energi secara bijak, efisien, dan sesuai kebutuhan. Masyarakat tidak perlu melakukan pembelian secara berlebihan, karena stok energi dijaga tetap aman dengan pola distribusi yang terukur. Selain itu, masyarakat juga diingatkan untuk tidak melakukan penimbunan BBM maupun LPG, karena tindakan tersebut melanggar ketentuan yang berlaku dan memiliki konsekuensi hukum.</p><p>Pertamina menyampaikan apresiasi atas dukungan pemerintah, aparat, para pemangku kepentingan, serta seluruh masyarakat yang turut menjaga kelancaran distribusi energi. Dengan sinergi dan dukungan bersama, Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut akan terus memberikan Layanan Sepenuh Hati demi memastikan kebutuhan energi masyarakat tetap terpenuhi dengan baik.</p><p><strong>[Redaktur:Dedi]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir032026/pertamina-pastikan-pasokan-bbm-dan-lpg-stabil-di-sumut-selama-ramadan-hingga-idul-fitri-2026_vu9b88Uenh.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Pipa Gas Dumai–Sei Mangkei Sepanjang 541 Km Jadi Proyek Strategis Energi, MARTABAT Prabowo&#45;Gibran: Perkuat Ketahanan Energi Indonesia</title>
                <link>https://sumut.wahananews.co/utama/pipa&#45;gas&#45;dumaisei&#45;mangkei&#45;sepanjang&#45;541&#45;km&#45;jadi&#45;proyek&#45;strategis&#45;energi&#45;martabat&#45;prabowo&#45;gibran&#45;perkuat&#45;ketahanan&#45;energi&#45;indonesia&#45;V6d8xUf7vo/0</link>
                <comments>https://sumut.wahananews.co/utama/pipa&#45;gas&#45;dumaisei&#45;mangkei&#45;sepanjang&#45;541&#45;km&#45;jadi&#45;proyek&#45;strategis&#45;energi&#45;martabat&#45;prabowo&#45;gibran&#45;perkuat&#45;ketahanan&#45;energi&#45;indonesia&#45;V6d8xUf7vo/0#komentar</comments>
                <pubDate>Fri, 06 Mar 2026 05:33:02 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Elsya Tri Ahaddini]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[Sumut.WAHANANEWS.CO – Organisasi Relawan Nasional MARTABAT Prabowo&#45;Gibran menyatakan dukungan terhadap komitmen pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) dalam merealisasikan proyek strategis nasional pembangunan jaringan pipa gas bumi Dumai–Sei Mangkei (Dusem).&amp;nbsp;]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>Sumut.WAHANANEWS.CO – </strong>Organisasi Relawan Nasional MARTABAT Prabowo-Gibran menyatakan dukungan terhadap komitmen pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) dalam merealisasikan proyek strategis nasional pembangunan jaringan pipa gas bumi Dumai–Sei Mangkei (Dusem).&nbsp;</p><p>Proyek sepanjang 541 kilometer yang ditargetkan selesai pada akhir 2027 itu dinilai menjadi langkah penting dalam memperkuat ketahanan energi nasional sekaligus mempercepat pemerataan pembangunan ekonomi di berbagai wilayah.</p><p>Ketua Umum Organisasi Relawan Nasional MARTABAT Prabowo-Gibran, KRT Tohom Purba, mengatakan pembangunan pipa gas Dusem merupakan strategi besar yang akan memperkuat fondasi energi nasional dalam jangka panjang.</p><p>“Pembangunan jaringan pipa gas Dumai–Sei Mangkei bukan sekadar proyek infrastruktur energi biasa. Ini adalah bagian dari desain besar kemandirian energi nasional yang akan memperkuat integrasi jaringan gas bumi dari wilayah barat hingga kawasan industri di Pulau Jawa,” ujar Tohom, Kamis (5/3/20260.</p><p>Menurutnya, proyek tersebut akan menjadi penghubung penting yang menyatukan jaringan distribusi gas nasional sehingga pasokan energi dapat mengalir lebih efisien dari sumber produksi menuju pusat-pusat industri.</p><p>“Ketika jaringan pipa gas terintegrasi dari Aceh hingga Jawa Timur, maka kita akan memiliki sistem distribusi energi yang jauh lebih efisien, stabil, dan kompetitif. Ini sangat penting untuk menurunkan biaya energi industri dan meningkatkan daya saing ekonomi Indonesia,” jelasnya.</p><p>Ia menilai keberadaan pipa gas Dusem juga akan mengurangi ketergantungan terhadap bahan bakar minyak yang selama ini menjadi salah satu beban besar dalam struktur subsidi energi nasional.</p><p>“Gas bumi adalah energi transisi yang lebih bersih dan lebih ekonomis. Dengan distribusi gas yang semakin luas, industri akan memiliki alternatif energi yang lebih stabil dan ramah lingkungan. Ini akan berdampak langsung pada efisiensi produksi dan pertumbuhan industri nasional,” katanya.</p><p>Tohom juga menyoroti potensi besar proyek ini dalam mendorong pertumbuhan ekonomi di wilayah Sumatera yang selama ini memiliki sumber daya energi melimpah namun belum sepenuhnya terhubung dengan pusat-pusat konsumsi.</p><p>“Ketika gas dari Sumatera dapat disalurkan secara optimal ke kawasan industri, maka akan muncul pusat-pusat ekonomi baru. Industri petrokimia, manufaktur, hingga sektor hilir energi akan berkembang pesat dan menciptakan banyak lapangan kerja,” ungkapnya.</p><p>Tohom yang juga Ketua Umum Aglomerasi Watch mengatakan bahwa proyek pipa gas Dusem memiliki dimensi strategis dalam memperkuat konektivitas ekonomi antarwilayah di Indonesia.</p><p>“Dalam perspektif pengembangan kawasan aglomerasi ekonomi, jaringan energi adalah tulang punggung pembangunan. Pipa gas Dusem akan menciptakan konektivitas energi yang mendorong terbentuknya klaster-klaster industri baru, terutama di Sumatera yang memiliki potensi besar untuk menjadi pusat pertumbuhan ekonomi nasional,” ujarnya.</p><p>Ia menambahkan bahwa keberhasilan proyek tersebut akan memberikan sinyal positif bagi investor internasional bahwa Indonesia serius membangun infrastruktur energi modern yang terintegrasi.</p><p>“Investor selalu melihat dua hal utama: kepastian energi dan kepastian infrastruktur. Ketika jaringan gas nasional semakin kuat, maka kepercayaan investor terhadap Indonesia akan meningkat signifikan,” lanjutnya.</p><p>Tohom juga menilai langkah pemerintah yang menyiapkan dukungan anggaran melalui APBN menunjukkan keseriusan dalam memastikan proyek tersebut berjalan sesuai target.</p><p>“Komitmen pemerintah untuk memberikan kepastian investasi sangat penting agar proyek strategis seperti ini tidak terhambat. Dengan dukungan regulasi, pendanaan, dan koordinasi yang kuat, proyek ini berpotensi menjadi tonggak baru dalam sejarah pembangunan infrastruktur energi Indonesia,” tutupnya.</p><p><strong>[Redaktur: Rinrin Khaltarina]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir032026/pipa-gas-dumaisei-mangkei-sepanjang-541-km-jadi-proyek-strategis-energi-martabat-prabowo-gibran-perkuat-ketahanan-energi-indonesia_9Fk00wNum4.png" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Ramadan Makin Berarti, 136 Rumah di Sumut Dapat Sambungan Listrik Gratis dari PLN</title>
                <link>https://sumut.wahananews.co/utama/ramadan&#45;makin&#45;berarti&#45;136&#45;rumah&#45;di&#45;sumut&#45;dapat&#45;sambungan&#45;listrik&#45;gratis&#45;dari&#45;pln&#45;y3Jq4Q89gS/0</link>
                <comments>https://sumut.wahananews.co/utama/ramadan&#45;makin&#45;berarti&#45;136&#45;rumah&#45;di&#45;sumut&#45;dapat&#45;sambungan&#45;listrik&#45;gratis&#45;dari&#45;pln&#45;y3Jq4Q89gS/0#komentar</comments>
                <pubDate>Thu, 05 Mar 2026 17:30:27 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Hadi Kurniawan]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[SUMUT.WAHANANEWS.CO – PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Sumatera Utara mewujudkan semangat berbagi di bulan suci Ramadan melalui program Light Up The Dream (LUTD), dengan menyalakan sambungan listrik bagi 136 rumah tangga prasejahtera yang tersebar di seluruh wilayah Sumatera Utara.Penyalaan listrik dilakukan secara serentak pada Rabu (4/3) bersama seluruh unit PLN di Indonesia, sebagai bentuk kepedulian insan PLN dalam menghadirkan akses energi yang berkeadilan bagi masyarakat. Secara nasional, program Light Up The Dream pada momentum Ramadan tahun ini memberikan sambungan listrik gratis bagi sekitar 1.700 keluarga prasejahtera di berbagai daerah Indonesia.Program Light Up The Dream merupakan inisiatif sosial yang bersumber dari donasi sukarela pegawai PLN, bertujuan membantu masyarakat kurang mampu agar dapat menikmati sambungan listrik mandiri secara aman, layak, dan berkelanjutan.]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>SUMUT.WAHANANEWS.CO –</strong> PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Sumatera Utara mewujudkan semangat berbagi di bulan suci Ramadan melalui program Light Up The Dream (LUTD), dengan menyalakan sambungan listrik bagi 136 rumah tangga prasejahtera yang tersebar di seluruh wilayah Sumatera Utara.<br><br>Penyalaan listrik dilakukan secara serentak pada Rabu (4/3) bersama seluruh unit PLN di Indonesia, sebagai bentuk kepedulian insan PLN dalam menghadirkan akses energi yang berkeadilan bagi masyarakat. Secara nasional, program Light Up The Dream pada momentum Ramadan tahun ini memberikan sambungan listrik gratis bagi sekitar 1.700 keluarga prasejahtera di berbagai daerah Indonesia.<br><br>Program Light Up The Dream merupakan inisiatif sosial yang bersumber dari donasi sukarela pegawai PLN, bertujuan membantu masyarakat kurang mampu agar dapat menikmati sambungan listrik mandiri secara aman, layak, dan berkelanjutan.</p><figure class="image"><img src="https://wahananews.co/photo/konten/1772706832_4ce5eeefe41a08159089.jpg"></figure><p><br>General Manager PLN UID Sumatera Utara, Mundhakir, menyampaikan bahwa program ini menjadi wujud nyata komitmen PLN untuk terus memberikan manfaat bagi masyarakat sekaligus mendukung pemerataan akses energi.<br><br>“Melalui program Light Up The Dream, PLN ingin memastikan bahwa kehadiran listrik dapat dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat, termasuk keluarga prasejahtera. Kami berharap dengan hadirnya listrik di rumah-rumah penerima manfaat ini dapat membuka peluang peningkatan kesejahteraan, mendukung aktivitas ekonomi keluarga, serta membantu anak-anak belajar dengan lebih nyaman,” ujar Mundhakir.<br><br>Sebanyak 136 penerima manfaat di Sumatera Utara tersebar di seluruh wilayah kerja Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) dalam lingkungan PLN UID Sumatera Utara. Program ini diharapkan menjadi momentum berbagi keberkahan Ramadan sekaligus memperkuat komitmen PLN dalam menghadirkan listrik sebagai kebutuhan dasar yang menunjang kualitas hidup masyarakat.</p><figure class="image"><img src="https://wahananews.co/photo/konten/1772706885_d5c381c243e41ecc3d38.jpg"></figure><p><br>Kehadiran listrik tidak hanya memberikan penerangan, tetapi juga menjadi penggerak aktivitas ekonomi rumah tangga, mendukung pendidikan anak-anak, serta meningkatkan produktivitas masyarakat di berbagai sektor.<br><br>Salah satu penerima manfaat di Medan Belawan, Suryanto, mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih atas bantuan yang diberikan.<br><br>“Saya sangat bersyukur dan berterima kasih kepada PLN atas bantuan ini. Sekarang rumah kami sudah memiliki listrik sendiri, anak-anak bisa belajar dengan lebih nyaman di malam hari. Bantuan ini sangat berarti bagi keluarga kami,” ungkap Suryanto.</p><figure class="image"><img src="https://wahananews.co/photo/konten/1772706922_143e6b0db8694fcd4038.jpg"></figure><p><br>Melalui program Light Up The Dream, PLN terus berupaya menghadirkan energi yang berkeadilan bagi seluruh masyarakat Indonesia. Inisiatif ini juga menjadi bagian dari komitmen PLN dalam mendukung peningkatan kualitas hidup masyarakat serta mendorong pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.</p><p><strong>[Redaktur:Dedi]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir032026/ramadan-makin-berarti-136-rumah-di-sumut-dapat-sambungan-listrik-gratis-dari-pln_c1cU4EEKc4.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Pertengahan Puasa Malah Lesu? Coba Tips Ini Biar Tetap Ngegas dan Sehat!</title>
                <link>https://sumut.wahananews.co/utama/pertengahan&#45;puasa&#45;malah&#45;lesu&#45;coba&#45;tips&#45;ini&#45;biar&#45;tetap&#45;ngegas&#45;dan&#45;sehat&#45;6lBFfd1AtQ/0</link>
                <comments>https://sumut.wahananews.co/utama/pertengahan&#45;puasa&#45;malah&#45;lesu&#45;coba&#45;tips&#45;ini&#45;biar&#45;tetap&#45;ngegas&#45;dan&#45;sehat&#45;6lBFfd1AtQ/0#komentar</comments>
                <pubDate>Thu, 05 Mar 2026 09:22:23 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Hadi Kurniawan]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[SUMUT.WAHANANEWS.CO &#45; Bulan puasa memasuki tahap pertengahan, banyak umat yang mulai merasakan perubahan kondisi tubuh seperti kelelahan, rasa kantuk yang berlebihan, atau bahkan gangguan pencernaan ringan. Padahal, puasa yang dilakukan dengan benar tidak hanya mendukung ibadah, tetapi juga memberikan manfaat bagi kesehatan tubuh jika diimbangi dengan pola hidup yang sehat.Kementerian Kesehatan Republik Indonesia menjelaskan bahwa perubahan pola makan dan aktivitas selama puasa dapat memengaruhi fungsi tubuh. Oleh karena itu, penting untuk menerapkan langkah&#45;langkah yang tepat agar kesehatan tetap terjaga dan stamina tidak menurun drastis.Pola Makan Sehat: Sahur Tidak Dilewatkan, Berbuka BertahapSahur merupakan makanan penting yang menjadi sumber energi tubuh selama berpuasa. Menurut KBBI, sahur adalah &quot;makanan yang diambil sebelum terbit fajar oleh orang yang berpuasa&quot;. Pada tahap ini, pilihlah jenis makanan yang mengandung karbohidrat kompleks, protein berkualitas, serta serat untuk menjaga rasa kenyang lebih lama.&#45; Pilihan makanan sahur: Beras merah, oatmeal, roti gandum, telur, tahu, ikan, serta sayuran hijau seperti bayam atau kubis. Hindari makanan yang terlalu banyak mengandung garam atau lemak jenuh karena dapat menyebabkan rasa haus cepat dan mengganggu metabolisme.&#45; Cara berbuka puasa: Mulai dengan mengonsumsi makanan manis ringan seperti kurma dan minum air putih, sesuai dengan sunnah. Setelah beberapa saat, baru konsumsi makanan berat secara bertahap agar sistem pencernaan tidak terbebani. Jangan makan secara berlebihan karena dapat menyebabkan kembung atau kantuk.Hidrasi Optimal: Patuhi Aturan 2&#45;4&#45;2 untuk Cegah DehidrasiKurangnya asupan cairan selama berpuasa dapat menyebabkan dehidrasi yang berdampak pada kesehatan, seperti sakit kepala, lemas, atau gangguan fungsi ginjal. KBBI mendefinisikan dehidrasi sebagai &quot;keadaan tubuh kekurangan cairan&quot;.Anjuran standar dari pihak kesehatan adalah mengikuti pola minum air putih 2&#45;4&#45;2:&#45; 2 gelas saat berbuka puasa&#45; 4 gelas di antara waktu makan malam dan tidur&#45; 2 gelas saat sahurSelain air putih, konsumsi buah dan sayuran yang kaya kandungan air seperti semangka, melon, mentimun, atau tomat juga dapat membantu menjaga kadar cairan tubuh. Hindari minuman berkafein seperti kopi atau teh pekat, serta minuman bersoda yang dapat meningkatkan risiko dehidrasi.Aktivitas Fisik Ringan: Jaga Kebugaran Tanpa Bebani TubuhMeskipun sedang berpuasa, aktivitas fisik tetap diperlukan untuk menjaga kebugaran dan kelancaran metabolisme. Namun, pilihlah jenis olahraga yang ringan dan tidak menyebabkan kehilangan cairan berlebihan.&#45; Waktu yang tepat: Lakukan olahraga seperti jalan santai, yoga, atau bersepeda santai selama 20&#45;30 menit pada pagi atau sore hari, setelah suhu udara tidak terlalu panas.&#45; Hindari aktivitas berat: Jangan melakukan olahraga yang membutuhkan tenaga besar seperti lari cepat atau angkat beban di siang hari karena dapat menyebabkan kelelahan dan dehidrasi.Istirahat yang Cukup: Pola Tidur Teratur untuk Pemulihan EnergiPerubahan jadwal makan dan aktivitas selama puasa seringkali mengganggu pola tidur. KBBI menyatakan bahwa istirahat adalah &quot;waktu untuk berhenti bekerja atau beraktivitas guna memulihkan kekuatan&quot;.&#45; Durasi tidur: Usahakan tidur selama 7&#45;8 jam setiap malam dan hindari begadang. Jika memungkinkan, lakukan tidur siang singkat selama 30 menit hingga 1 jam untuk mengembalikan energi yang terkuras selama aktivitas harian.&#45; Kualitas tidur: Buat lingkungan tidur yang nyaman, seperti menjaga kamar tetap sejuk dan gelap agar tidur lebih dalam dan berkualitas.Manfaat Puasa yang Terbukti Secara IlmiahSelain sebagai ibadah, puasa juga memberikan manfaat kesehatan yang telah diteliti oleh para ahli. Menurut penelitian yang dipublikasikan di Journal of Clinical Endocrinology &amp; Metabolism, puasa dapat membantu menstabilkan kadar gula darah, meningkatkan fungsi otak, hingga memperkuat sistem kekebalan tubuh.]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>SUMUT.WAHANANEWS.CO - </strong>Bulan puasa memasuki tahap pertengahan, banyak umat yang mulai merasakan perubahan kondisi tubuh seperti kelelahan, rasa kantuk yang berlebihan, atau bahkan gangguan pencernaan ringan. Padahal, puasa yang dilakukan dengan benar tidak hanya mendukung ibadah, tetapi juga memberikan manfaat bagi kesehatan tubuh jika diimbangi dengan pola hidup yang sehat.<br><br>Kementerian Kesehatan Republik Indonesia menjelaskan bahwa perubahan pola makan dan aktivitas selama puasa dapat memengaruhi fungsi tubuh. Oleh karena itu, penting untuk menerapkan langkah-langkah yang tepat agar kesehatan tetap terjaga dan stamina tidak menurun drastis.<br><br><strong>Pola Makan Sehat: Sahur Tidak Dilewatkan, Berbuka Bertahap</strong><br><br>Sahur merupakan makanan penting yang menjadi sumber energi tubuh selama berpuasa. Menurut KBBI, sahur adalah "makanan yang diambil sebelum terbit fajar oleh orang yang berpuasa". Pada tahap ini, pilihlah jenis makanan yang mengandung karbohidrat kompleks, protein berkualitas, serta serat untuk menjaga rasa kenyang lebih lama.<br><br>- Pilihan makanan sahur: Beras merah, oatmeal, roti gandum, telur, tahu, ikan, serta sayuran hijau seperti bayam atau kubis. Hindari makanan yang terlalu banyak mengandung garam atau lemak jenuh karena dapat menyebabkan rasa haus cepat dan mengganggu metabolisme.<br>- Cara berbuka puasa: Mulai dengan mengonsumsi makanan manis ringan seperti kurma dan minum air putih, sesuai dengan sunnah. Setelah beberapa saat, baru konsumsi makanan berat secara bertahap agar sistem pencernaan tidak terbebani. Jangan makan secara berlebihan karena dapat menyebabkan kembung atau kantuk.<br><br><strong>Hidrasi Optimal: Patuhi Aturan 2-4-2 untuk Cegah Dehidrasi</strong><br><br>Kurangnya asupan cairan selama berpuasa dapat menyebabkan dehidrasi yang berdampak pada kesehatan, seperti sakit kepala, lemas, atau gangguan fungsi ginjal. KBBI mendefinisikan dehidrasi sebagai "keadaan tubuh kekurangan cairan".<br><br>Anjuran standar dari pihak kesehatan adalah mengikuti pola minum air putih 2-4-2:<br><br>- 2 gelas saat berbuka puasa<br>- 4 gelas di antara waktu makan malam dan tidur<br>- 2 gelas saat sahur<br><br>Selain air putih, konsumsi buah dan sayuran yang kaya kandungan air seperti semangka, melon, mentimun, atau tomat juga dapat membantu menjaga kadar cairan tubuh. Hindari minuman berkafein seperti kopi atau teh pekat, serta minuman bersoda yang dapat meningkatkan risiko dehidrasi.<br><br><strong>Aktivitas Fisik Ringan: Jaga Kebugaran Tanpa Bebani Tubuh</strong><br><br>Meskipun sedang berpuasa, aktivitas fisik tetap diperlukan untuk menjaga kebugaran dan kelancaran metabolisme. Namun, pilihlah jenis olahraga yang ringan dan tidak menyebabkan kehilangan cairan berlebihan.<br><br>- Waktu yang tepat: Lakukan olahraga seperti jalan santai, yoga, atau bersepeda santai selama 20-30 menit pada pagi atau sore hari, setelah suhu udara tidak terlalu panas.<br>- Hindari aktivitas berat: Jangan melakukan olahraga yang membutuhkan tenaga besar seperti lari cepat atau angkat beban di siang hari karena dapat menyebabkan kelelahan dan dehidrasi.<br><br><strong>Istirahat yang Cukup: Pola Tidur Teratur untuk Pemulihan Energi</strong><br><br>Perubahan jadwal makan dan aktivitas selama puasa seringkali mengganggu pola tidur. KBBI menyatakan bahwa istirahat adalah "waktu untuk berhenti bekerja atau beraktivitas guna memulihkan kekuatan".<br><br>- Durasi tidur: Usahakan tidur selama 7-8 jam setiap malam dan hindari begadang. Jika memungkinkan, lakukan tidur siang singkat selama 30 menit hingga 1 jam untuk mengembalikan energi yang terkuras selama aktivitas harian.<br>- Kualitas tidur: Buat lingkungan tidur yang nyaman, seperti menjaga kamar tetap sejuk dan gelap agar tidur lebih dalam dan berkualitas.<br><br><strong>Manfaat Puasa yang Terbukti Secara Ilmiah</strong><br><br>Selain sebagai ibadah, puasa juga memberikan manfaat kesehatan yang telah diteliti oleh para ahli. Menurut penelitian yang dipublikasikan di Journal of Clinical Endocrinology & Metabolism, puasa dapat membantu menstabilkan kadar gula darah, meningkatkan fungsi otak, hingga memperkuat sistem kekebalan tubuh.</p><p><strong>[Redaktur:Dedi]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir032026/pertengahan-puasa-malah-lesu-coba-tips-ini-biar-tetap-ngegas-dan-sehat_itxfw2n65t.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Buntut Temuan Roti Berjamur di SDN 2 Padangmatinggi, SPPG Lestari Diberhentikan Sementara!</title>
                <link>https://sumut.wahananews.co/utama/roti&#45;berjamur&#45;di&#45;sdn&#45;2&#45;padangmatinggi&#45;sppg&#45;lestari&#45;diberhentikan&#45;sementara&#45;ac6p714Ej0/0</link>
                <comments>https://sumut.wahananews.co/utama/roti&#45;berjamur&#45;di&#45;sdn&#45;2&#45;padangmatinggi&#45;sppg&#45;lestari&#45;diberhentikan&#45;sementara&#45;ac6p714Ej0/0#komentar</comments>
                <pubDate>Wed, 04 Mar 2026 19:06:10 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Abdul Malik Ritonga]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[SUMUT.WAHANANEWS.CO – Operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Padangmatinggi Lestari dihentikan sementara setelah ditemukan roti kemasan dalam kondisi berjamur pada program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Sekolah Dasar Negeri (SDN) 2 Padangmatinggi, Kecamatan Padangsidimpuan Selatan, Kota Padangsidimpuan.Investigasi Langsung Dilakukan Tim KPPG SumutPenghentian operasional diumumkan setelah Kasubbag TU Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi (KPPG) Sumatera Utara, E Sitepu, bersama tim melakukan pemeriksaan langsung ke lokasi SPPG pada Rabu (4/3/2026) pagi. Dalam kegiatan tersebut, tim juga didampingi Kepala Dinas Pendidikan Kota Padangsidimpuan, Ahmad Rizky Hariri Hasibuan.SPPG Dilarang Operasional Hingga Memenuhi Standar BGNBerdasarkan surat resmi tertanggal 4 Maret 2026 yang ditandatangani Direktur Pemantauan dan Pengawasan Wilayah I Badan Gizi Nasional (BGN), Harjito, operasional SPPG Padangmatinggi Lestari akan tetap dihentikan hingga tersedia tenaga pengawas gizi yang kompeten dan infrastruktur yang sesuai standar yang ditetapkan BGN.Siswa Sementara Tidak Menerima Bantuan MBGSetelah investigasi, tim KPPG Sumut melakukan pertemuan dengan Wali Kota Padangsidimpuan, Letnan Dalimunthe. Melalui Kadis Pendidikan Ahmad Rizky Hariri Hasibuan, Wali Kota menyampaikan bahwa penghentian operasional berdampak langsung pada distribusi makanan bagi siswa.&quot;Karena kapasitas SPPG lain di wilayah ini belum mampu mengisi kuota yang semula ditangani oleh SPPG Padangmatinggi Lestari, maka siswa yang menjadi penerima manfaat program MBG dari unit tersebut untuk sementara tidak akan mendapatkan makanan,&quot; ujarnya kepada wartawan.Pemerintah Kota Imbau Peringatan dan Proaktivitas MasyarakatPemerintah Kota Padangsidimpuan berharap kejadian serupa tidak terulang dan mengingatkan seluruh SPPG untuk menjalankan program MBG sesuai aturan dan standar yang telah ditetapkan.Kadis Pendidikan juga mengimbau orangtua siswa untuk lebih proaktif mengawasi makanan yang diterima anak&#45;anak di sekolah. &quot;Jika menemukan kejanggalan terkait kualitas atau keamanan makanan, segera laporkan kepada Satgas MBG setempat. Ini menjadi peringatan bahwa pelanggaran standar akan dikenai sanksi, termasuk penghentian operasional,&quot; tegasnya.Kasus ini menjadi sinyal penting terkait kebutuhan pengawasan yang lebih ketat dalam pelaksanaan program MBG, terutama terkait kualitas makanan dan keamanan konsumsi bagi siswa di daerah.]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>SUMUT.WAHANANEWS.CO –</strong> Operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Padangmatinggi Lestari dihentikan sementara setelah ditemukan roti kemasan dalam kondisi berjamur pada program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Sekolah Dasar Negeri (SDN) 2 Padangmatinggi, Kecamatan Padangsidimpuan Selatan, Kota Padangsidimpuan.<br><br><strong>Investigasi Langsung Dilakukan Tim KPPG Sumut</strong><br><br>Penghentian operasional diumumkan setelah Kasubbag TU Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi (KPPG) Sumatera Utara, E Sitepu, bersama tim melakukan pemeriksaan langsung ke lokasi SPPG pada Rabu (4/3/2026) pagi. Dalam kegiatan tersebut, tim juga didampingi Kepala Dinas Pendidikan Kota Padangsidimpuan, Ahmad Rizky Hariri Hasibuan.<br><br><strong>SPPG Dilarang Operasional Hingga Memenuhi Standar BGN</strong><br><br>Berdasarkan surat resmi tertanggal 4 Maret 2026 yang ditandatangani Direktur Pemantauan dan Pengawasan Wilayah I Badan Gizi Nasional (BGN), Harjito, operasional SPPG Padangmatinggi Lestari akan tetap dihentikan hingga tersedia tenaga pengawas gizi yang kompeten dan infrastruktur yang sesuai standar yang ditetapkan BGN.<br><br><strong>Siswa Sementara Tidak Menerima Bantuan MBG</strong><br><br>Setelah investigasi, tim KPPG Sumut melakukan pertemuan dengan Wali Kota Padangsidimpuan, Letnan Dalimunthe. Melalui Kadis Pendidikan Ahmad Rizky Hariri Hasibuan, Wali Kota menyampaikan bahwa penghentian operasional berdampak langsung pada distribusi makanan bagi siswa.<br><br>"Karena kapasitas SPPG lain di wilayah ini belum mampu mengisi kuota yang semula ditangani oleh SPPG Padangmatinggi Lestari, maka siswa yang menjadi penerima manfaat program MBG dari unit tersebut untuk sementara tidak akan mendapatkan makanan," ujarnya kepada wartawan.<br><br>Pemerintah Kota Imbau Peringatan dan Proaktivitas Masyarakat<br><br>Pemerintah Kota Padangsidimpuan berharap kejadian serupa tidak terulang dan mengingatkan seluruh SPPG untuk menjalankan program MBG sesuai aturan dan standar yang telah ditetapkan.<br><br>Kadis Pendidikan juga mengimbau orangtua siswa untuk lebih proaktif mengawasi makanan yang diterima anak-anak di sekolah. "Jika menemukan kejanggalan terkait kualitas atau keamanan makanan, segera laporkan kepada Satgas MBG setempat. Ini menjadi peringatan bahwa pelanggaran standar akan dikenai sanksi, termasuk penghentian operasional," tegasnya.<br><br>Kasus ini menjadi sinyal penting terkait kebutuhan pengawasan yang lebih ketat dalam pelaksanaan program MBG, terutama terkait kualitas makanan dan keamanan konsumsi bagi siswa di daerah.</p><p><strong>[Redaktur:Dedi]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir032026/roti-berjamur-di-sdn-2-padangmatinggi-sppg-lestari-diberhentikan-sementara_66BlC1Pz04.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Forkala dan FPK Medan Dukung SE Wali Kota soal Penataan Daging Non&#45;Halal</title>
                <link>https://sumut.wahananews.co/utama/forkala&#45;dan&#45;fpk&#45;medan&#45;dukung&#45;se&#45;wali&#45;kota&#45;soal&#45;penataan&#45;daging&#45;non&#45;halal&#45;y1hu97FNwh/0</link>
                <comments>https://sumut.wahananews.co/utama/forkala&#45;dan&#45;fpk&#45;medan&#45;dukung&#45;se&#45;wali&#45;kota&#45;soal&#45;penataan&#45;daging&#45;non&#45;halal&#45;y1hu97FNwh/0#komentar</comments>
                <pubDate>Wed, 04 Mar 2026 13:30:00 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Hadi Kurniawan]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[SUMUT.WAHANANEWS.CO &#45; Jajaran pengurus Forum Komunikasi Lembaga Adat (Forkala) Kota Medan dan Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) melakukan silaturahmi bersama Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas di Rumah Dinas Wali Kota, Selasa (3/3/2026). Suasana pertemuan tersebut hangat dan penuh kekeluargaan.Selain untuk menjalin hubungan baik, pertemuan ini juga menjadi kesempatan untuk membahas dinamika masyarakat, salah satunya menyikapi Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan Nomor 500&#45;7.1/1540 tentang Penataan Lokasi dan Pengelolaan Limbah Penjualan Daging Non&#45;Halal di Wilayah Kota Medan.Melalui pertemuan ini, Forkala Kota Medan dan FPK menyatakan dukungan penuh terhadap kebijakan tersebut. Ketua Forkala Kota Medan, Datuk Adil Freddy, mengatakan bahwa perbedaan persepsi di tengah masyarakat terkait kebijakan ini merupakan hal yang wajar. Namun, ia menegaskan bahwa perbedaan tidak boleh menimbulkan kesalahpahaman atau bahkan memecah persaudaraan antar masyarakat.&quot;Kami mendukung langkah Pak Wali Kota dalam menata Kota Medan. Jika ada persepsi yang kurang tepat, akan kami sampaikan kepada masyarakat agar dipahami secara utuh,&quot; jelas Datuk Adil didampingi Ketua FPK Delyuzar, Sekretaris Forkala Arwin Harahap, Martinus Lase, serta Abdul Rajab Pasaribu (Anggota Forkala).Menurut Datuk Adil, Forkala sebagai lembaga adat di kota multikultural juga menegaskan komitmennya untuk ikut menjaga kondusivitas dan menjadi jembatan komunikasi di tengah masyarakat.Dukungan serupa juga disampaikan Martinus Lase, perwakilan masyarakat Nias yang hadir dalam pertemuan. Ia menyebutkan bahwa pihaknya siap memberikan pemahaman kepada masyarakat dan mendukung kebijakan pemerintah.Sementara itu, Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas mengapresiasi masukan yang diberikan oleh Forkala dan FPK. Ia menegaskan bahwa kebijakan yang diterbitkan bukan untuk melarang, melainkan untuk menata dengan baik.&quot;Dalam setiap kebijakan pasti ada perbedaan persepsi. Kebijakan tersebut tidak melarang, melainkan menata. Namun memang ada yang memaknai berbeda, pro dan kontra itu biasa, yang penting kita tetap bersaudara,&quot; ujar Rico Waas didampingi Asisten Pemerintahan dan Sosial Muhammad Sofyan serta Kepala Kesebangpol Andi Mario.Rico Waas menjelaskan bahwa SE tersebut tidak akan dicabut. Namun, jika diperlukan, akan dilakukan penyempurnaan dengan mengakomodasi berbagai masukan dari berbagai pihak tanpa menghilangkan esensi kebijakan tersebut.&quot;Masukan tentu boleh diberikan. Kami akan mengakomodir semua pihak dan menyempurnakan Surat Edaran agar esensinya tetap terjaga serta bisa dipahami secara menyeluruh,&quot; jelasnya.Melalui pertemuan ini, Forkala dan FPK menegaskan sikapnya untuk berdiri bersama Pemerintah Kota (Pemko) Medan dalam menjaga kondusivitas kota serta memastikan bahwa kebijakan yang diterbitkan dapat dipahami secara utuh oleh masyarakat luas.]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>SUMUT.WAHANANEWS.CO -</strong> Jajaran pengurus Forum Komunikasi Lembaga Adat (Forkala) Kota Medan dan Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) melakukan silaturahmi bersama Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas di Rumah Dinas Wali Kota, Selasa (3/3/2026). Suasana pertemuan tersebut hangat dan penuh kekeluargaan.<br><br>Selain untuk menjalin hubungan baik, pertemuan ini juga menjadi kesempatan untuk membahas dinamika masyarakat, salah satunya menyikapi Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan Nomor 500-7.1/1540 tentang Penataan Lokasi dan Pengelolaan Limbah Penjualan Daging Non-Halal di Wilayah Kota Medan.<br><br>Melalui pertemuan ini, Forkala Kota Medan dan FPK menyatakan dukungan penuh terhadap kebijakan tersebut. Ketua Forkala Kota Medan, Datuk Adil Freddy, mengatakan bahwa perbedaan persepsi di tengah masyarakat terkait kebijakan ini merupakan hal yang wajar. Namun, ia menegaskan bahwa perbedaan tidak boleh menimbulkan kesalahpahaman atau bahkan memecah persaudaraan antar masyarakat.<br><br>"Kami mendukung langkah Pak Wali Kota dalam menata Kota Medan. Jika ada persepsi yang kurang tepat, akan kami sampaikan kepada masyarakat agar dipahami secara utuh," jelas Datuk Adil didampingi Ketua FPK Delyuzar, Sekretaris Forkala Arwin Harahap, Martinus Lase, serta Abdul Rajab Pasaribu (Anggota Forkala).<br><br>Menurut Datuk Adil, Forkala sebagai lembaga adat di kota multikultural juga menegaskan komitmennya untuk ikut menjaga kondusivitas dan menjadi jembatan komunikasi di tengah masyarakat.<br><br>Dukungan serupa juga disampaikan Martinus Lase, perwakilan masyarakat Nias yang hadir dalam pertemuan. Ia menyebutkan bahwa pihaknya siap memberikan pemahaman kepada masyarakat dan mendukung kebijakan pemerintah.<br><br>Sementara itu, Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas mengapresiasi masukan yang diberikan oleh Forkala dan FPK. Ia menegaskan bahwa kebijakan yang diterbitkan bukan untuk melarang, melainkan untuk menata dengan baik.<br><br>"Dalam setiap kebijakan pasti ada perbedaan persepsi. Kebijakan tersebut tidak melarang, melainkan menata. Namun memang ada yang memaknai berbeda, pro dan kontra itu biasa, yang penting kita tetap bersaudara," ujar Rico Waas didampingi Asisten Pemerintahan dan Sosial Muhammad Sofyan serta Kepala Kesebangpol Andi Mario.<br><br>Rico Waas menjelaskan bahwa SE tersebut tidak akan dicabut. Namun, jika diperlukan, akan dilakukan penyempurnaan dengan mengakomodasi berbagai masukan dari berbagai pihak tanpa menghilangkan esensi kebijakan tersebut.<br><br>"Masukan tentu boleh diberikan. Kami akan mengakomodir semua pihak dan menyempurnakan Surat Edaran agar esensinya tetap terjaga serta bisa dipahami secara menyeluruh," jelasnya.<br><br>Melalui pertemuan ini, Forkala dan FPK menegaskan sikapnya untuk berdiri bersama Pemerintah Kota (Pemko) Medan dalam menjaga kondusivitas kota serta memastikan bahwa kebijakan yang diterbitkan dapat dipahami secara utuh oleh masyarakat luas.</p><p><strong>[Redaktur:Dedi]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir032026/forkala-dan-fpk-medan-dukung-se-wali-kota-soal-penataan-daging-non-halal_O2TIw6371T.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Lebih dari 400 Warga Medan Bekerja ke Luar Negeri dalam Dua Bulan Terakhir</title>
                <link>https://sumut.wahananews.co/utama/lebih&#45;dari&#45;400&#45;warga&#45;medan&#45;bekerja&#45;ke&#45;luar&#45;negeri&#45;dalam&#45;dua&#45;bulan&#45;terakhir&#45;Et3vboqjmQ/0</link>
                <comments>https://sumut.wahananews.co/utama/lebih&#45;dari&#45;400&#45;warga&#45;medan&#45;bekerja&#45;ke&#45;luar&#45;negeri&#45;dalam&#45;dua&#45;bulan&#45;terakhir&#45;Et3vboqjmQ/0#komentar</comments>
                <pubDate>Tue, 03 Mar 2026 18:05:55 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Hadi Kurniawan]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[SUMUT.WAHANANEWS.CO – Minat masyarakat Kota Medan untuk bekerja di luar negeri terus menunjukkan tren peningkatan. Sepanjang bulan Januari hingga Februari 2026, Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kota Medan telah berhasil memfasilitasi penempatan sebanyak 440 Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) ke berbagai negara tujuan melalui prosedur resmi.Menurut Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kota Medan, IC Simbolon, negara tujuan penempatan meliputi Malaysia, Turki, Taiwan, Brunei Darussalam, Singapura, dan Hong Kong. Sektor pekerjaan yang menjadi dominan adalah manufaktur, pengolahan, energi, perkebunan, hospitality, serta jasa.&quot;Negara penempatan meliputi Malaysia, Turki, Taiwan, Brunei Darussalam, Singapura, dan Hong Kong dengan sektor pekerjaan dominan di bidang manufaktur, pengolahan, energi, perkebunan, hospitality, dan jasa,&quot; ujar IC Simbolon.Peningkatan jumlah penempatan CPMI asal Medan ini dipengaruhi oleh beberapa faktor utama, antara lain peluang memperoleh penghasilan yang lebih tinggi, kesempatan untuk mendapatkan pengalaman kerja internasional, serta tingginya kebutuhan tenaga kerja di sejumlah negara tujuan.Selain itu, program penempatan yang semakin terstruktur dan aman juga menjadi salah satu pendorong utama minat masyarakat. &quot;Program penempatan CPMI yang semakin terstruktur dan aman juga menjadi salah satu faktor pendorong meningkatnya minat masyarakat,&quot; tambahnya.Seluruh proses penempatan dilakukan melalui Perusahaan Penempatan Pekerja Migran Indonesia (P3MI) yang telah terdaftar dan sesuai peraturan. Para calon pekerja telah melalui tahapan seleksi, pelatihan, serta pemberkasan sesuai ketentuan yang berlaku, sehingga aspek perlindungan tenaga kerja tetap terjamin dengan baik.Pemerintah Kota Medan mengimbau masyarakat agar selalu memilih jalur resmi saat ingin bekerja ke luar negeri. Hal ini bertujuan untuk memastikan keselamatan selama bekerja, menjaga nama baik daerah, serta meningkatkan kesejahteraan keluarga. Pemerintah daerah juga menyampaikan apresiasi atas dukungan berbagai pihak, termasuk Kementerian Perlindungan Pekerja Migran Indonesia dan mitra penempatan, dalam mendukung kelancaran program penempatan tenaga kerja migran asal Medan.]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>SUMUT.WAHANANEWS.CO –</strong> Minat masyarakat Kota Medan untuk bekerja di luar negeri terus menunjukkan tren peningkatan. Sepanjang bulan Januari hingga Februari 2026, Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kota Medan telah berhasil memfasilitasi penempatan sebanyak 440 Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) ke berbagai negara tujuan melalui prosedur resmi.<br><br>Menurut Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kota Medan, IC Simbolon, negara tujuan penempatan meliputi Malaysia, Turki, Taiwan, Brunei Darussalam, Singapura, dan Hong Kong. Sektor pekerjaan yang menjadi dominan adalah manufaktur, pengolahan, energi, perkebunan, hospitality, serta jasa.<br><br>"Negara penempatan meliputi Malaysia, Turki, Taiwan, Brunei Darussalam, Singapura, dan Hong Kong dengan sektor pekerjaan dominan di bidang manufaktur, pengolahan, energi, perkebunan, hospitality, dan jasa," ujar IC Simbolon.<br><br>Peningkatan jumlah penempatan CPMI asal Medan ini dipengaruhi oleh beberapa faktor utama, antara lain peluang memperoleh penghasilan yang lebih tinggi, kesempatan untuk mendapatkan pengalaman kerja internasional, serta tingginya kebutuhan tenaga kerja di sejumlah negara tujuan.<br><br>Selain itu, program penempatan yang semakin terstruktur dan aman juga menjadi salah satu pendorong utama minat masyarakat. "Program penempatan CPMI yang semakin terstruktur dan aman juga menjadi salah satu faktor pendorong meningkatnya minat masyarakat," tambahnya.<br><br>Seluruh proses penempatan dilakukan melalui Perusahaan Penempatan Pekerja Migran Indonesia (P3MI) yang telah terdaftar dan sesuai peraturan. Para calon pekerja telah melalui tahapan seleksi, pelatihan, serta pemberkasan sesuai ketentuan yang berlaku, sehingga aspek perlindungan tenaga kerja tetap terjamin dengan baik.<br><br>Pemerintah Kota Medan mengimbau masyarakat agar selalu memilih jalur resmi saat ingin bekerja ke luar negeri. Hal ini bertujuan untuk memastikan keselamatan selama bekerja, menjaga nama baik daerah, serta meningkatkan kesejahteraan keluarga. Pemerintah daerah juga menyampaikan apresiasi atas dukungan berbagai pihak, termasuk Kementerian Perlindungan Pekerja Migran Indonesia dan mitra penempatan, dalam mendukung kelancaran program penempatan tenaga kerja migran asal Medan.</p><p><strong>[Redaktur:Dedi]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir032026/lebih-dari-400-warga-medan-bekerja-ke-luar-negeri-dalam-dua-bulan-terakhir_5F711olgP7.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Komisi 4 DPRD Medan Gelar RDP, Bahas Masalah Bangunan Tanpa PBG dan Pengelolaan Parkir</title>
                <link>https://sumut.wahananews.co/utama/komisi&#45;4&#45;dprd&#45;medan&#45;gelar&#45;rdp&#45;bahas&#45;masalah&#45;bangunan&#45;tanpa&#45;pbg&#45;dan&#45;pengelolaan&#45;parkir&#45;g7tooyn1ZK/0</link>
                <comments>https://sumut.wahananews.co/utama/komisi&#45;4&#45;dprd&#45;medan&#45;gelar&#45;rdp&#45;bahas&#45;masalah&#45;bangunan&#45;tanpa&#45;pbg&#45;dan&#45;pengelolaan&#45;parkir&#45;g7tooyn1ZK/0#komentar</comments>
                <pubDate>Tue, 03 Mar 2026 17:45:19 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Hadi Kurniawan]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[SUMUT.WAHANANEWS.CO – Komisi 4 Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Medan menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) terkait permasalahan bangunan tanpa Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) serta pengelolaan parkir di kota ini. Acara yang berlangsung di Ruang Rapat Komisi 4 DPRD Kota Medan dipimpin langsung oleh Ketua Komisi 4, Paul Mei Anton Simanjuntak, SH. dan dihadiri oleh anggota Komisi 4 serta sejumlah Otonomi Perangkat Daerah (OPD) terkait.Permasalahan PBG Jadi Fokus UtamaDalam RDP tersebut, dibahas pengaduan masyarakat dan temuan lapangan mengenai maraknya kasus bangunan yang dibangun tanpa PBG, dokumen PBG yang tidak sesuai dengan peruntukan, atau bangunan yang sudah berdiri padahal administrasi PBG masih dalam proses.&quot;Hal ini menjadi perhatian Komisi 4 DPRD Kota Medan karena dapat berdampak pada Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Medan,&quot; ujar Paul Mei Anton Simanjuntak, Selasa (3/3/2026).Beberapa lokasi bangunan yang menjadi sorotan antara lain bangunan di atas drainase di Jalan Bhayangkara Kecamatan Medan Tembung, tempat tinggal di Jalan Istiqomah Kecamatan Medan Helvetia, serta lapangan padel di Jalan S. Parman Kecamatan Medan Baru.Imbauan untuk Pemilik Bangunan dan OPDKomisi 4 mengimbau pemilik bangunan untuk segera melengkapi atau memperbaiki dokumen PBG mereka agar sesuai dengan peraturan. Sementara itu, Pemerintah Kota Medan melalui OPD terkait diharapkan dapat menegakkan aturan dengan tegas, termasuk melakukan penyegelan terhadap bangunan yang berdiri tanpa izin yang sah.Juga Bahas Pengelolaan Parkir Berbasis TeknologiSelain permasalahan PBG, RDP ini juga membahas terkait pengelolaan parkir di Kota Medan. Pembahasan mencakup penataan area parkir, sistem pembayaran, hingga rencana penerapan sistem manajemen parkir berbasis teknologi untuk meningkatkan efisiensi dan kenyamanan masyarakat.Hadir dalam rapat tersebut antara lain perwakilan dari Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu, Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga, dan Bina Konstruksi, Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, Cipta Karya dan Tata Ruang, Dinas Perhubungan, Satuan Polisi Pamong Praja Kota Medan, serta camat, lurah, dan pemilik bangunan terkait.]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>SUMUT.WAHANANEWS.CO –</strong> Komisi 4 Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Medan menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) terkait permasalahan bangunan tanpa Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) serta pengelolaan parkir di kota ini. Acara yang berlangsung di Ruang Rapat Komisi 4 DPRD Kota Medan dipimpin langsung oleh Ketua Komisi 4, Paul Mei Anton Simanjuntak, SH. dan dihadiri oleh anggota Komisi 4 serta sejumlah Otonomi Perangkat Daerah (OPD) terkait.<br><br><strong>Permasalahan PBG Jadi Fokus Utama</strong><br><br>Dalam RDP tersebut, dibahas pengaduan masyarakat dan temuan lapangan mengenai maraknya kasus bangunan yang dibangun tanpa PBG, dokumen PBG yang tidak sesuai dengan peruntukan, atau bangunan yang sudah berdiri padahal administrasi PBG masih dalam proses.<br><br>"Hal ini menjadi perhatian Komisi 4 DPRD Kota Medan karena dapat berdampak pada Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Medan," ujar Paul Mei Anton Simanjuntak, Selasa (3/3/2026).<br><br>Beberapa lokasi bangunan yang menjadi sorotan antara lain bangunan di atas drainase di Jalan Bhayangkara Kecamatan Medan Tembung, tempat tinggal di Jalan Istiqomah Kecamatan Medan Helvetia, serta lapangan padel di Jalan S. Parman Kecamatan Medan Baru.<br><br><strong>Imbauan untuk Pemilik Bangunan dan OPD</strong><br><br>Komisi 4 mengimbau pemilik bangunan untuk segera melengkapi atau memperbaiki dokumen PBG mereka agar sesuai dengan peraturan. Sementara itu, Pemerintah Kota Medan melalui OPD terkait diharapkan dapat menegakkan aturan dengan tegas, termasuk melakukan penyegelan terhadap bangunan yang berdiri tanpa izin yang sah.<br><br><strong>Juga Bahas Pengelolaan Parkir Berbasis Teknologi</strong><br><br>Selain permasalahan PBG, RDP ini juga membahas terkait pengelolaan parkir di Kota Medan. Pembahasan mencakup penataan area parkir, sistem pembayaran, hingga rencana penerapan sistem manajemen parkir berbasis teknologi untuk meningkatkan efisiensi dan kenyamanan masyarakat.<br><br>Hadir dalam rapat tersebut antara lain perwakilan dari Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu, Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga, dan Bina Konstruksi, Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, Cipta Karya dan Tata Ruang, Dinas Perhubungan, Satuan Polisi Pamong Praja Kota Medan, serta camat, lurah, dan pemilik bangunan terkait.</p><p><strong>[Redaktur:Dedi]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir032026/komisi-4-dprd-medan-gelar-rdp-bahas-masalah-bangunan-tanpa-pbg-dan-pengelolaan-parkir_ujL3Ja1Qns.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Milad UMSU ke&#45;69: PLN Hadir dengan Program Transisi Energi!</title>
                <link>https://sumut.wahananews.co/utama/milad&#45;umsu&#45;ke&#45;69&#45;pln&#45;hadir&#45;dengan&#45;program&#45;transisi&#45;energi&#45;3ta3LX3ogY/0</link>
                <comments>https://sumut.wahananews.co/utama/milad&#45;umsu&#45;ke&#45;69&#45;pln&#45;hadir&#45;dengan&#45;program&#45;transisi&#45;energi&#45;3ta3LX3ogY/0#komentar</comments>
                <pubDate>Mon, 02 Mar 2026 18:35:24 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Hadi Kurniawan]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[SUMUT.WAHANANEWS.CO – Direktur Distribusi PT PLN (Persero), Arsyadany G. Akmalaputri, menjadi narasumber Kuliah Umum dalam rangka Peringatan Milad ke&#45;69 Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) di Kota Medan. Kegiatan yang berlangsung di Auditorium UMSU dihadiri oleh jajaran pimpinan universitas, sivitas akademika, mahasiswa, dan tokoh Muhammadiyah, sekaligus menjadi momentum strategis untuk memperkuat sinergi antara sektor energi dan dunia pendidikan dalam menjawab tantangan global serta mempercepat transisi energi nasional.Energi Sebagai Isu Strategis di Tengah Ketidakpastian GlobalDalam paparannya, Arsyadany menyampaikan bahwa dalam lima tahun terakhir, kebijakan ekonomi global dihadapkan pada ketidakpastian akibat ketegangan geopolitik, kelangkaan energi, perang dagang, hingga kekhawatiran resesi global. Situasi ini menempatkan sektor energi sebagai faktor penentu stabilitas ekonomi dan sosial suatu negara.&quot;Di tengah dinamika global tersebut, kita masih memiliki tantangan pemerataan akses listrik. PLN telah memetakan sebanyak 10.068 klaster atau titik lokasi yang belum terlistriki di seluruh Indonesia sebagai dasar penyusunan Roadmap Listrik Desa. Ini adalah komitmen kami untuk menghadirkan energi berkeadilan bagi seluruh lapisan masyarakat Indonesia,&quot; jelas Arsyadany.Tiga Landasan Utama Transisi Energi NasionalDirektur Distribusi PLN menegaskan bahwa keberhasilan transisi energi nasional bertumpu pada tiga landasan utama, yaitu kepemimpinan (leadership), teknologi (technology), dan kebijakan (policy). Ketiganya harus berjalan selaras melalui kolaborasi lintas sektor, mulai dari regulator, operator industri, akademisi, hingga mahasiswa sebagai agen perubahan.]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>SUMUT.WAHANANEWS.CO –</strong> Direktur Distribusi PT PLN (Persero), Arsyadany G. Akmalaputri, menjadi narasumber Kuliah Umum dalam rangka Peringatan Milad ke-69 Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) di Kota Medan. Kegiatan yang berlangsung di Auditorium UMSU dihadiri oleh jajaran pimpinan universitas, sivitas akademika, mahasiswa, dan tokoh Muhammadiyah, sekaligus menjadi momentum strategis untuk memperkuat sinergi antara sektor energi dan dunia pendidikan dalam menjawab tantangan global serta mempercepat transisi energi nasional.<br><br><strong>Energi Sebagai Isu Strategis di Tengah Ketidakpastian Global</strong><br><br>Dalam paparannya, Arsyadany menyampaikan bahwa dalam lima tahun terakhir, kebijakan ekonomi global dihadapkan pada ketidakpastian akibat ketegangan geopolitik, kelangkaan energi, perang dagang, hingga kekhawatiran resesi global. Situasi ini menempatkan sektor energi sebagai faktor penentu stabilitas ekonomi dan sosial suatu negara.<br><br>"Di tengah dinamika global tersebut, kita masih memiliki tantangan pemerataan akses listrik. PLN telah memetakan sebanyak 10.068 klaster atau titik lokasi yang belum terlistriki di seluruh Indonesia sebagai dasar penyusunan Roadmap Listrik Desa. Ini adalah komitmen kami untuk menghadirkan energi berkeadilan bagi seluruh lapisan masyarakat Indonesia," jelas Arsyadany.<br><br><strong>Tiga Landasan Utama Transisi Energi Nasional</strong><br><br>Direktur Distribusi PLN menegaskan bahwa keberhasilan transisi energi nasional bertumpu pada tiga landasan utama, yaitu kepemimpinan (leadership), teknologi (technology), dan kebijakan (policy). Ketiganya harus berjalan selaras melalui kolaborasi lintas sektor, mulai dari regulator, operator industri, akademisi, hingga mahasiswa sebagai agen perubahan.</p><figure class="image"><img src="https://wahananews.co/photo/konten/1772451528_e8fe6ec6a07063416e46.jpg"></figure><p><br>"Universitas memiliki peran penting sebagai pusat inovasi dan pencetak talenta energi masa depan. Generasi muda harus siap menghadirkan solusi energi yang efisien, berkeadilan, dan ramah lingkungan untuk mendukung target Net Zero Emission 2060 Indonesia," tambahnya.<br><br><strong>PLN Serahkan SPKLU sebagai Wujud Dukungan Transisi Energi</strong><br><br>Sebagai wujud nyata dalam mendukung electrifying lifestyle dan percepatan ekosistem kendaraan listrik, PLN menyerahkan fasilitas Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di lingkungan kampus UMSU. Kehadiran SPKLU diharapkan menjadi sarana edukasi sekaligus living laboratory bagi mahasiswa untuk memahami teknologi energi bersih dan rendah emisi secara langsung.<br><br>Rektor UMSU, Agussani, menyampaikan apresiasi atas kehadiran dan dukungan PLN dalam acara Milad ke-69 UMSU. "Kehadiran Direktur Distribusi PLN merupakan kehormatan bagi kami. Sinergi dengan PLN membuka ruang kolaborasi riset, inovasi, serta penguatan literasi energi bagi mahasiswa dan dosen di UMSU," ujarnya.<br><br><strong>Kolaborasi dengan Perguruan Tinggi Sebagai Strategi Jangka Panjang</strong><br><br>General Manager PLN Unit Induk Distribusi (UID) Sumatera Utara, Mundhakir, yang turut mendampingi kegiatan, menegaskan bahwa kolaborasi dengan perguruan tinggi merupakan bagian dari strategi jangka panjang PLN dalam memperkuat fondasi transisi energi di daerah.<br><br>"PLN UID Sumatera Utara memandang kolaborasi dengan UMSU sebagai investasi intelektual dan moral untuk masa depan energi di Sumatera Utara. Kampus bukan hanya mitra edukasi, tetapi juga mitra strategis dalam membangun kesadaran kolektif tentang pentingnya energi bersih dan berkelanjutan," ujar Mundhakir.</p><figure class="image"><img src="https://wahananews.co/photo/konten/1772451549_1cac701fc279ab8fa44a.jpg"></figure><p><br>Ia menambahkan, penempatan SPKLU di kampus menjadi simbol transformasi sistem distribusi yang adaptif terhadap perkembangan teknologi rendah emisi. "Transisi energi bukan sekadar perubahan sumber energi, tetapi perubahan paradigma. PLN hadir tidak hanya menyediakan listrik, tetapi juga memastikan energi tersebut mendukung pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan ramah lingkungan," tegasnya.<br><br>Melalui momentum Milad ke-69 UMSU, PLN berharap kolaborasi antara industri dan pendidikan semakin kokoh, sehingga tercipta ekosistem inovasi yang mampu menjawab tantangan global sekaligus mempercepat terwujudnya visi Indonesia menuju Net Zero Emission 2060.</p><p><strong>[Redaktur:Dedi]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir032026/milad-umsu-ke-69-pln-hadir-dengan-program-transisi-energi_szf77aPMTG.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Wartawan &apos;Lopo&apos; Madan Tak Cuma Nulis Berita, Juga Bagi&#45;bagi Takjil di Ramadan!</title>
                <link>https://sumut.wahananews.co/utama/wartawan&#45;lopo&#45;madan&#45;tak&#45;cuma&#45;nulis&#45;berita&#45;juga&#45;bagi&#45;bagi&#45;takjil&#45;di&#45;ramadan&#45;9jEpxs2tOF/0</link>
                <comments>https://sumut.wahananews.co/utama/wartawan&#45;lopo&#45;madan&#45;tak&#45;cuma&#45;nulis&#45;berita&#45;juga&#45;bagi&#45;bagi&#45;takjil&#45;di&#45;ramadan&#45;9jEpxs2tOF/0#komentar</comments>
                <pubDate>Sun, 01 Mar 2026 20:03:43 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Abdul Malik Ritonga]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[SUMUT.WAHANANEWS.CO &#45; Persaudaraan wartawan &quot;Lopo&quot; Madan menunjukkan semangat berbagi di bulan suci Ramadan 2026. Selain menjalankan fungsi sosial kontrol melalui pemberitaan, para insan pers juga turun langsung ke jalan untuk membagikan takjil gratis kepada masyarakat di Kota Padangsidimpuan.Kegiatan ini digelar pada Minggu (1/3/2026) sore menjelang waktu berbuka puasa, berlokasi di Jalan Kenanga. Sebanyak ratusan paket takjil yang berisi makanan ringan dan minuman segar disalurkan kepada berbagai kalangan, mulai dari pengendara roda dua, roda empat, pejalan kaki, hingga pedagang kaki lima (parbetor) yang melintas di lokasi.Antusias Masyarakat Terlihat JelasAntusiasme warga terhadap kegiatan ini terlihat nyata. Para wartawan tampak kompak dan penuh semangat saat menyapa serta menyerahkan takjil secara langsung.Koordinator kegiatan, Parli Pohan, menjelaskan bahwa aksi berbagi tersebut merupakan bentuk rasa syukur sekaligus wujud kepedulian insan pers kepada masyarakat.]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>SUMUT.WAHANANEWS.CO -</strong> Persaudaraan wartawan "Lopo" Madan menunjukkan semangat berbagi di bulan suci Ramadan 2026. Selain menjalankan fungsi sosial kontrol melalui pemberitaan, para insan pers juga turun langsung ke jalan untuk membagikan takjil gratis kepada masyarakat di Kota Padangsidimpuan.<br><br>Kegiatan ini digelar pada Minggu (1/3/2026) sore menjelang waktu berbuka puasa, berlokasi di Jalan Kenanga. Sebanyak ratusan paket takjil yang berisi makanan ringan dan minuman segar disalurkan kepada berbagai kalangan, mulai dari pengendara roda dua, roda empat, pejalan kaki, hingga pedagang kaki lima (parbetor) yang melintas di lokasi.<br><br><strong>Antusias Masyarakat Terlihat Jelas</strong><br><br>Antusiasme warga terhadap kegiatan ini terlihat nyata. Para wartawan tampak kompak dan penuh semangat saat menyapa serta menyerahkan takjil secara langsung.<br><br>Koordinator kegiatan, Parli Pohan, menjelaskan bahwa aksi berbagi tersebut merupakan bentuk rasa syukur sekaligus wujud kepedulian insan pers kepada masyarakat.</p><figure class="image"><img src="https://wahananews.co/photo/konten/1772370365_7a5bb4ec955ba6bb2e9e.jpg"></figure><p><br>"Sebagai wartawan, kami tidak hanya menjalankan fungsi kontrol sosial melalui pemberitaan, tetapi juga ingin hadir langsung dan memberi manfaat. Ramadan adalah momentum terbaik untuk berbagi," ujarnya.<br><br>Menurutnya, kegiatan ini juga menjadi ajang mempererat silaturahmi antaranggota "Lopo" Madan serta memperkuat hubungan emosional antara pers dan masyarakat.<br><br><strong>Masyarakat Merasa Terbantu</strong><br><br>Salah seorang pengendara yang menerima takjil mengaku senang dan terbantu. "Alhamdulillah, ini sangat membantu kami yang masih di perjalanan saat waktu berbuka tiba. Semoga kegiatan seperti ini terus berlanjut," ucapnya.<br><br>Parli juga menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang mendukung penyelenggaraan kegiatan, antara lain Andar Amin Harahap dan sejumlah mitra kerja di Pemerintah Kota Padangsidimpuan. "Kami ucapkan terima kasih, semoga menjadi amal baik di bulan Ramadan ini," pungkasnya.<br><br>Melalui aksi ini, wartawan "Lopo" Madan membuktikan bahwa peran pers tidak hanya sebatas menyampaikan informasi, tetapi juga membawa manfaat nyata bagi masyarakat. Ramadan menjadi pengingat bahwa solidaritas dan kepedulian sosial perlu terus dijaga sepanjang tahun.<br><br><strong>[Redaktur: Hadi Kurniawan]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir032026/wartawan-lopo-madan-tak-cuma-nulis-berita-juga-bagi-bagi-takjil-di-ramadan_xptVnFGVlU.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>MARTABAT Prabowo&#45;Gibran Soroti Peran KEK Sei Mangkei dalam Serapan Tenaga Kerja</title>
                <link>https://sumut.wahananews.co/utama/martabat&#45;prabowo&#45;gibran&#45;soroti&#45;peran&#45;kek&#45;sei&#45;mangkei&#45;dalam&#45;serapan&#45;tenaga&#45;kerja&#45;JCUzImLx3T/0</link>
                <comments>https://sumut.wahananews.co/utama/martabat&#45;prabowo&#45;gibran&#45;soroti&#45;peran&#45;kek&#45;sei&#45;mangkei&#45;dalam&#45;serapan&#45;tenaga&#45;kerja&#45;JCUzImLx3T/0#komentar</comments>
                <pubDate>Sun, 01 Mar 2026 05:00:00 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Elsya Tri Ahaddini]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[Sumut.WAHANANEWS.CO &#45; MARTABAT Prabowo&#45;Gibran menyambut positif rencana Dinas Ketenagakerjaan Provinsi Sumatera Utara (Disnaker Sumut) yang akan menggelar Pameran Bursa Kerja (Job Fair) Tahun 2026 pada 4–6 Maret 2026 di Kantor Administrator Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sei Mangkei, Kabupaten Simalungun.&amp;nbsp;]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>Sumut.WAHANANEWS.CO - </strong>MARTABAT Prabowo-Gibran menyambut positif rencana Dinas Ketenagakerjaan Provinsi Sumatera Utara (Disnaker Sumut) yang akan menggelar Pameran Bursa Kerja (Job Fair) Tahun 2026 pada 4–6 Maret 2026 di Kantor Administrator Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sei Mangkei, Kabupaten Simalungun.&nbsp;</p><p>Organisasi relawan nasional ini menilai langkah tersebut sebagai wujud nyata keberpihakan pemerintah daerah dalam memperluas akses kerja dan menekan angka pengangguran.</p><p>Ketua Umum Organisasi Relawan Nasional MARTABAT Prabowo-Gibran, KRT Tohom Purba, menegaskan bahwa job fair harus dipandang sebagai strategi pembangunan ekonomi yang terintegrasi.&nbsp;</p><p>“Kami melihat pelaksanaan Job Fair 2026 ini bukan sekadar agenda seremonial, tetapi bagian dari desain besar penguatan kualitas sumber daya manusia dan akselerasi investasi daerah,” ujar Tohom, Sabtu (28/2/2026).</p><p>Menurutnya, pemilihan lokasi di KEK Sei Mangkei merupakan langkah strategis karena kawasan tersebut menjadi salah satu pusat industri dan pengolahan di Sumatera Utara.&nbsp;</p><p>“Ketika kegiatan bursa kerja digelar langsung di kawasan ekonomi khusus, maka terjadi pertemuan konkret antara kebutuhan industri dan kesiapan tenaga kerja. Ini pendekatan yang tepat sasaran,” katanya.</p><p>Tohom menilai keterlibatan sejumlah perusahaan seperti PT Kokoh Semesta, PT Guthrie International, serta sektor industri dan pengolahan lainnya menunjukkan adanya respons positif dunia usaha terhadap inisiatif pemerintah.&nbsp;</p><p>Ia menyebut variasi lowongan, mulai dari Mechanical Engineer hingga Operator dan posisi teknis lainnya, membuka peluang luas bagi lulusan SMA/SMK hingga Sarjana.</p><p>“Yang penting bukan hanya jumlah lowongan, tetapi kesinambungan penempatan dan peningkatan kompetensi. Pemerintah daerah perlu memastikan ada link and match antara balai latihan kerja, dunia pendidikan, dan kebutuhan industri,” tegasnya.</p><p>Tohom yang juga Ketua Umum Aglomerasi Watch ini mengatakan bahwa penguatan pusat-pusat pertumbuhan ekonomi seperti KEK Sei Mangkei harus diiringi kebijakan penyerapan tenaga kerja lokal.&nbsp;</p><p>“Aglomerasi industri akan berhasil jika masyarakat sekitar merasakan manfaat langsung berupa kesempatan kerja dan peningkatan pendapatan. Di sinilah peran pemerintah memastikan distribusi manfaat ekonomi berjalan adil,” ujarnya.</p><p>Ia menambahkan, kolaborasi Disnaker dengan dinas kabupaten/kota, UPTD Balai Latihan Kerja, BBPVP Medan, Kadin Sumut, dan Apindo Sumut mencerminkan pendekatan kolaboratif yang patut diapresiasi.&nbsp;</p><p>“Sinergi multipihak ini selaras dengan semangat pembangunan nasional yang inklusif dan produktif,” katanya.</p><p>Lebih jauh, Tohom berharap Job Fair 2026 mampu menjadi model replikasi di daerah lain.&nbsp;</p><p>“Kita ingin Sumatera Utara tidak hanya menjadi pasar tenaga kerja, tetapi juga pusat pertumbuhan industri yang menyerap tenaga kerja berkualitas. Dengan perencanaan matang dan pengawasan berkelanjutan, angka pengangguran dapat ditekan secara signifikan,” pungkasnya.</p><p>Sebelumnya, Kepala Disnaker Sumut Yuliani Siregar dalam surat tertanggal 23 Februari 2026 menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari Program Penempatan Tenaga Kerja Pemerintah Provinsi Sumatera Utara untuk mengurangi angka pengangguran.&nbsp;</p><p>Kegiatan tersebut akan melibatkan berbagai perusahaan dan instansi terkait, serta mewajibkan pelamar membawa berkas lengkap dan mengenakan pakaian hitam putih selama mengikuti kegiatan.</p><p><strong>[Redaktur: Rinrin Khaltarina]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir032026/martabat-prabowo-gibran-soroti-peran-kek-sei-mangkei-dalam-serapan-tenaga-kerja_DcfzzOYfBQ.png" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Brimob Gabung Bantu Masyarakat Tapanuli Selatan Perbaiki Sungai dan Huntara</title>
                <link>https://sumut.wahananews.co/utama/brimob&#45;gabung&#45;bantu&#45;masyarakat&#45;tapanuli&#45;selatan&#45;perbaiki&#45;sungai&#45;dan&#45;huntara&#45;aiIeRI9T7d/0</link>
                <comments>https://sumut.wahananews.co/utama/brimob&#45;gabung&#45;bantu&#45;masyarakat&#45;tapanuli&#45;selatan&#45;perbaiki&#45;sungai&#45;dan&#45;huntara&#45;aiIeRI9T7d/0#komentar</comments>
                <pubDate>Sat, 28 Feb 2026 19:54:45 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Hadi Kurniawan]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[SUMUT.WAHANANEWS.CO &#45; Personel Brimob Batalyon C Polda Sumatera Utara menunjukkan komitmen dalam mendukung pemulihan wilayah terdampak bencana di Kecamatan Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan. Pada hari Sabtu, personel melaksanakan dua kegiatan utama yaitu pengawasan normalisasi sungai serta membantu pembangunan hunian sementara (Huntara) di Desa Garoga dan Desa Aek Ngadol, sebagai bagian dari Operasi Aman Nusa II.Normalisasi Sungai untuk Kurangi Risiko BanjirDi Desa Garoga, personel Brimob melakukan pengawasan proses normalisasi sungai dengan menggunakan dua unit alat berat. Kegiatan ini difokuskan pada pendalaman alur sungai dan pembuatan perapian tanah di sepanjang bantaran sungai. Tujuan utama dari normalisasi sungai di Tapanuli Selatan adalah mengurangi risiko banjir serta meningkatkan keamanan lingkungan bagi masyarakat setempat.Bantu Pembangunan Huntara Bersama MasyarakatSelain menangani sungai, personel juga terlibat langsung dalam pembangunan Huntara di Desa Garoga. Kehadiran Brimob tidak hanya berperan sebagai pengamanan, tetapi juga sebagai bentuk kepedulian sosial dengan bergotong royong bersama masyarakat. Proses pembangunan menggunakan peralatan manual seperti cangkul, sekop, kapak, dan beko sorong.Danton Penugasan Operasi Aman Nusa II, Ipda Leonardo Marbun, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan wujud nyata kehadiran negara melalui Polri di tengah masyarakat. &quot;Brimob tidak hanya bertugas menjaga keamanan, tetapi juga hadir untuk membantu masyarakat bangkit kembali. Harapannya, pembangunan Huntara dan normalisasi sungai ini dapat memberikan rasa aman dan mempercepat pemulihan aktivitas warga,&quot; tutupnya. Sabtu [28/2/2026).]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>SUMUT.WAHANANEWS.CO - </strong>Personel Brimob Batalyon C Polda Sumatera Utara menunjukkan komitmen dalam mendukung pemulihan wilayah terdampak bencana di Kecamatan Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan. Pada hari Sabtu, personel melaksanakan dua kegiatan utama yaitu pengawasan normalisasi sungai serta membantu pembangunan hunian sementara (Huntara) di Desa Garoga dan Desa Aek Ngadol, sebagai bagian dari Operasi Aman Nusa II.<br><br><strong>Normalisasi Sungai untuk Kurangi Risiko Banjir</strong><br><br>Di Desa Garoga, personel Brimob melakukan pengawasan proses normalisasi sungai dengan menggunakan dua unit alat berat. Kegiatan ini difokuskan pada pendalaman alur sungai dan pembuatan perapian tanah di sepanjang bantaran sungai. Tujuan utama dari normalisasi sungai di Tapanuli Selatan adalah mengurangi risiko banjir serta meningkatkan keamanan lingkungan bagi masyarakat setempat.<br><br><strong>Bantu Pembangunan Huntara Bersama Masyarakat</strong><br><br>Selain menangani sungai, personel juga terlibat langsung dalam pembangunan Huntara di Desa Garoga. Kehadiran Brimob tidak hanya berperan sebagai pengamanan, tetapi juga sebagai bentuk kepedulian sosial dengan bergotong royong bersama masyarakat. Proses pembangunan menggunakan peralatan manual seperti cangkul, sekop, kapak, dan beko sorong.<br><br>Danton Penugasan Operasi Aman Nusa II, Ipda Leonardo Marbun, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan wujud nyata kehadiran negara melalui Polri di tengah masyarakat. "Brimob tidak hanya bertugas menjaga keamanan, tetapi juga hadir untuk membantu masyarakat bangkit kembali. Harapannya, pembangunan Huntara dan normalisasi sungai ini dapat memberikan rasa aman dan mempercepat pemulihan aktivitas warga," tutupnya. Sabtu [28/2/2026).</p><p><strong>[REDAKTUR: DEDI]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir022026/brimob-gabung-bantu-masyarakat-tapanuli-selatan-perbaiki-sungai-dan-huntara_gi864Xea25.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Korban KDRT Sumut Terkejut: Pernyataan Panit PPA Polrestabes Medan Diduga Bohong!</title>
                <link>https://sumut.wahananews.co/utama/korban&#45;kdrt&#45;sumut&#45;terkejut&#45;pernyataan&#45;panit&#45;ppa&#45;polrestabes&#45;medan&#45;diduga&#45;bohong&#45;uO14f1qgga/0</link>
                <comments>https://sumut.wahananews.co/utama/korban&#45;kdrt&#45;sumut&#45;terkejut&#45;pernyataan&#45;panit&#45;ppa&#45;polrestabes&#45;medan&#45;diduga&#45;bohong&#45;uO14f1qgga/0#komentar</comments>
                <pubDate>Fri, 27 Feb 2026 16:10:23 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Hadi Kurniawan]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[SUMUT.WAHANANEWS.CO &#45; Pernyataan dari Perwira Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (Panit PPA) Polrestabes Medan, Iptu Juli Samosir, terkait kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang melibatkan korban berinisial DM Boru Manullang telah menimbulkan kekhawatiran publik terkait akurasi dan transparansi informasi yang disampaikan oleh instansi kepolisian. Hal ini setelah korban secara tegas membantah pernyataan yang menyatakan bahwa adik mertuanya berinisial M yang diduga membantu dalam penganiayaan dengan memegang kedua tangannya sedang diopname. Menurut korban, yang sedang diopname adalah mertuanya berinisial N.Korban telah melaporkan kasus KDRT dan penganiayaan yang dialaminya ke Polrestabes Medan pada tanggal 22 Juni 2025 dengan nomor laporan polisi LP/B/2091/VI/2025/SPKT/Polrestabes Medan/Polda Sumatera Utara. Namun, hingga saat ini kasus tersebut belum menunjukkan perkembangan yang jelas dan korban belum mendapatkan kepastian keadilan, meskipun dua saksi dan korban sendiri telah menjalani proses pemeriksaan oleh pihak berwenang.Sebelumnya, ketika dikonfirmasi terkait ketidakhadiran pihak yang bersangkutan dalam proses penyidikan, Iptu Juli Samosir menyampaikan bahwa inisial M tidak dapat hadir karena sedang dalam perawatan di rumah sakit. &quot;Siapa bilang bg, kmrn kan meriati itu tidak hadir krn opname,&quot; ujarnya pada Kamis (26/2/2026).Namun, keterangan ini bertentangan dengan pernyataan korban yang menyampaikan kepada WahanaNews.co bahwa dirinya terkejut setelah membaca berita terkait pernyataan Panit PPA. &quot;Aku terkejut bang, mana ada M di opname, setahuku keterangan dari penyidik yang diopname adalah mertuaku,&quot; jelas korban pada Jumat (27/2/2026).Kesimpangsiuran informasi semacam ini bukan hanya menambah kebingungan publik, tetapi juga mengundang pertanyaan mendasar terkait sistem komunikasi dan proses verifikasi informasi di dalam institusi kepolisian. Dalam menangani kasus yang sensitif seperti KDRT, keakuratan informasi menjadi kunci untuk menjaga kepercayaan masyarakat terhadap lembaga penegak hukum dan memastikan proses hukum berjalan dengan adil serta transparan.]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>SUMUT.WAHANANEWS.CO -</strong> Pernyataan dari Perwira Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (Panit PPA) Polrestabes Medan, Iptu Juli Samosir, terkait kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang melibatkan korban berinisial DM Boru Manullang telah menimbulkan kekhawatiran publik terkait akurasi dan transparansi informasi yang disampaikan oleh instansi kepolisian. Hal ini setelah korban secara tegas membantah pernyataan yang menyatakan bahwa adik mertuanya berinisial M yang diduga membantu dalam penganiayaan dengan memegang kedua tangannya sedang diopname. Menurut korban, yang sedang diopname adalah mertuanya berinisial N.<br><br>Korban telah melaporkan kasus KDRT dan penganiayaan yang dialaminya ke Polrestabes Medan pada tanggal 22 Juni 2025 dengan nomor laporan polisi LP/B/2091/VI/2025/SPKT/Polrestabes Medan/Polda Sumatera Utara. Namun, hingga saat ini kasus tersebut belum menunjukkan perkembangan yang jelas dan korban belum mendapatkan kepastian keadilan, meskipun dua saksi dan korban sendiri telah menjalani proses pemeriksaan oleh pihak berwenang.<br><br>Sebelumnya, ketika dikonfirmasi terkait ketidakhadiran pihak yang bersangkutan dalam proses penyidikan, Iptu Juli Samosir menyampaikan bahwa inisial M tidak dapat hadir karena sedang dalam perawatan di rumah sakit. "Siapa bilang bg, kmrn kan meriati itu tidak hadir krn opname," ujarnya pada Kamis (26/2/2026).<br><br>Namun, keterangan ini bertentangan dengan pernyataan korban yang menyampaikan kepada WahanaNews.co bahwa dirinya terkejut setelah membaca berita terkait pernyataan Panit PPA. "Aku terkejut bang, mana ada M di opname, setahuku keterangan dari penyidik yang diopname adalah mertuaku," jelas korban pada Jumat (27/2/2026).<br><br>Kesimpangsiuran informasi semacam ini bukan hanya menambah kebingungan publik, tetapi juga mengundang pertanyaan mendasar terkait sistem komunikasi dan proses verifikasi informasi di dalam institusi kepolisian. Dalam menangani kasus yang sensitif seperti KDRT, keakuratan informasi menjadi kunci untuk menjaga kepercayaan masyarakat terhadap lembaga penegak hukum dan memastikan proses hukum berjalan dengan adil serta transparan.</p><p><strong>[Redaktur: Dedi]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir022026/korban-kdrt-sumut-terkejut-pernyataan-panit-ppa-polrestabes-medan-diduga-bohong_8YuP878uvz.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Kasus KDRT Sumut: Mengapa Yang Bantu Pegang Korban Tak Ditetapkan Sebagai Tersangka?</title>
                <link>https://sumut.wahananews.co/utama/kasus&#45;kdrt&#45;sumut&#45;mengapa&#45;yang&#45;bantu&#45;pegang&#45;korban&#45;tak&#45;ditetapkan&#45;sebagai&#45;tersangka&#45;Vt8W7uET3n/0</link>
                <comments>https://sumut.wahananews.co/utama/kasus&#45;kdrt&#45;sumut&#45;mengapa&#45;yang&#45;bantu&#45;pegang&#45;korban&#45;tak&#45;ditetapkan&#45;sebagai&#45;tersangka&#45;Vt8W7uET3n/0#komentar</comments>
                <pubDate>Fri, 27 Feb 2026 09:21:56 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Hadi Kurniawan]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[SUMUT.WAHANANEWS.CO – Kasus dugaan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) dan penganiayaan yang menimpa DM boru Manullang mengangkat pertanyaan krusial terkait transparansi dan kelengkapan proses penyidikan yang dilakukan oleh tim penyidik Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA). Korban menyatakan telah dianiaya oleh suaminya dan mertuanya, sementara adik mertuanya yang berinisial M diduga berperan membantu dengan memegang kedua tangannya agar tidak dapat melawan. Namun, korban mengajukan pertanyaan: mengapa M belum ditetapkan sebagai tersangka, padahal kedua saksi yang diperiksa telah mengakui melihat peran tersebut dalam insiden itu.Berdasarkan UU Nomor 23 Tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (UU PKDRT), setiap pihak yang terlibat dalam tindakan membantu, memfasilitasi, atau menjadi bagian dari rangkaian kekerasan dalam rumah tangga dapat dianggap sebagai pelaku. Dalam konteks kasus ini, peran M yang memegang korban menjadi poin penting yang membutuhkan klarifikasi resmi dan transparan dari penyidik.&quot;Saat itu kedua tanganku dipegang oleh adik mertuaku sehingga aku tidak bisa melawan saat mertua dan suamiku menganiayaku,&quot; ujar DM boru Manullang kepada WahanaNews.co, Kamis (26/2/2026).Keterangan tersebut juga ditegaskan oleh kedua saksi yang telah memberikan keterangan resmi kepada penyidik. &quot;Waktu diperiksa, kedua saksi mengakui melihat adik mertuaku memegang kedua tanganku dari belakang,&quot; tambahnya.Ketika korban mempertanyakan penetapan jumlah tersangka kepada penyidik, dia hanya diberitahu bahwa hanya suami dan mertuanya yang ditetapkan sebagai tersangka. &quot;Aku terkejut mendengar itu, kenapa adik mertuaku tidak ditetapkan sebagai tersangka?&quot; ujarnya dengan nada keheranan.Saat dikonfirmasi, Kanit Penyidik Iptu Dearma Sinaga mengarahkan WahanaNews.co untuk menghubungi Panitnya, Iptu Juli Samosir. &quot;Konfirmasi saja ke Panit Juli ya bang,&quot; pintanya sambil memberikan nomor kontak resmi.Ketika dikonfirmasi, Iptu Juli Samosir menyampaikan bahwa pihak yang bersangkutan (Meriati) sedang dalam perawatan di rumah sakit. &quot;Siapa bilang bg, kmrn kan meriati itu tdk hadir krn opname,&quot; tutupnya, Kamis (26/2/2026)Dari sisi hukum dan standar penanganan KDRT, penetapan tersangka harus didasarkan pada bukti yang cukup dan alur proses yang jelas. Peran pihak yang membantu atau memfasilitasi kekerasan dalam UU PKDRT tidak dapat diabaikan, sehingga kebijakan yang diambil penyidik perlu dijelaskan secara rinci untuk menjawab keresahan publik dan memastikan bahwa setiap pelaku mendapatkan konsekuensi yang sesuai.]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>SUMUT.WAHANANEWS.CO – </strong>Kasus dugaan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) dan penganiayaan yang menimpa DM boru Manullang mengangkat pertanyaan krusial terkait transparansi dan kelengkapan proses penyidikan yang dilakukan oleh tim penyidik Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA). Korban menyatakan telah dianiaya oleh suaminya dan mertuanya, sementara adik mertuanya yang berinisial M diduga berperan membantu dengan memegang kedua tangannya agar tidak dapat melawan. Namun, korban mengajukan pertanyaan: mengapa M belum ditetapkan sebagai tersangka, padahal kedua saksi yang diperiksa telah mengakui melihat peran tersebut dalam insiden itu.<br><br>Berdasarkan UU Nomor 23 Tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (UU PKDRT), setiap pihak yang terlibat dalam tindakan membantu, memfasilitasi, atau menjadi bagian dari rangkaian kekerasan dalam rumah tangga dapat dianggap sebagai pelaku. Dalam konteks kasus ini, peran M yang memegang korban menjadi poin penting yang membutuhkan klarifikasi resmi dan transparan dari penyidik.<br><br>"Saat itu kedua tanganku dipegang oleh adik mertuaku sehingga aku tidak bisa melawan saat mertua dan suamiku menganiayaku," ujar DM boru Manullang kepada WahanaNews.co, Kamis (26/2/2026).<br><br>Keterangan tersebut juga ditegaskan oleh kedua saksi yang telah memberikan keterangan resmi kepada penyidik. "Waktu diperiksa, kedua saksi mengakui melihat adik mertuaku memegang kedua tanganku dari belakang," tambahnya.<br><br>Ketika korban mempertanyakan penetapan jumlah tersangka kepada penyidik, dia hanya diberitahu bahwa hanya suami dan mertuanya yang ditetapkan sebagai tersangka. "Aku terkejut mendengar itu, kenapa adik mertuaku tidak ditetapkan sebagai tersangka?" ujarnya dengan nada keheranan.<br><br>Saat dikonfirmasi, Kanit Penyidik Iptu Dearma Sinaga mengarahkan WahanaNews.co untuk menghubungi Panitnya, Iptu Juli Samosir. "Konfirmasi saja ke Panit Juli ya bang," pintanya sambil memberikan nomor kontak resmi.<br><br>Ketika dikonfirmasi, Iptu Juli Samosir menyampaikan bahwa pihak yang bersangkutan (Meriati) sedang dalam perawatan di rumah sakit. "Siapa bilang bg, kmrn kan meriati itu tdk hadir krn opname," tutupnya, Kamis (26/2/2026)<br><br>Dari sisi hukum dan standar penanganan KDRT, penetapan tersangka harus didasarkan pada bukti yang cukup dan alur proses yang jelas. Peran pihak yang membantu atau memfasilitasi kekerasan dalam UU PKDRT tidak dapat diabaikan, sehingga kebijakan yang diambil penyidik perlu dijelaskan secara rinci untuk menjawab keresahan publik dan memastikan bahwa setiap pelaku mendapatkan konsekuensi yang sesuai.</p><p><strong>[Redaktur: Dedi]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir022026/kasus-kdrt-sumut-mengapa-yang-bantu-pegang-korban-tak-ditetapkan-sebagai-tersangka_B50WE01VQ5.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Ramadhan Fair XX Medan Diresmikan, Hadirkan 171 Stand UMKM dan Kegiatan Religi Menarik</title>
                <link>https://sumut.wahananews.co/utama/ramadhan&#45;fair&#45;xx&#45;medan&#45;diresmikan&#45;hadirkan&#45;171&#45;stand&#45;umkm&#45;dan&#45;kegiatan&#45;religi&#45;menarik&#45;x894T1owbc/0</link>
                <comments>https://sumut.wahananews.co/utama/ramadhan&#45;fair&#45;xx&#45;medan&#45;diresmikan&#45;hadirkan&#45;171&#45;stand&#45;umkm&#45;dan&#45;kegiatan&#45;religi&#45;menarik&#45;x894T1owbc/0#komentar</comments>
                <pubDate>Thu, 26 Feb 2026 21:32:00 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Hadi Kurniawan]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[SUMUT.WAHANANEWS.CO – Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, menabuh bedug sebagai tanda dimulainya Ramadhan Fair XX di Taman Sri Deli Medan pada Rabu (25/2/2026) malam. Perhelatan yang memasuki tahun ke&#45;20 ini menjadi bukti konsistensi Pemerintah Kota (Pemko) Medan dalam menyatukan nilai agama dan pemberdayaan ekonomi masyarakat di bulan suci Ramadan.Wali Kota: Tata Letak Lebih Ramah PengunjungDalam sambutannya, Rico Waas menyampaikan rasa syukur bisa kembali meramaikan bulan Ramadan sekaligus merayakan dua dekade Ramadhan Fair. &quot;Tidak terasa sudah satu tahun lalu saya membuka Ramadhan Fair ke&#45;XIX. Tahun ini alhamdulillah kita bisa menyambutnya dengan suasana yang lebih baik,&quot; ujarnya.Menurut dia, ada perbedaan nuansa dibanding tahun sebelumnya, terutama dari segi tata letak stand yang kini lebih terbuka. &quot;Tahun lalu tendanya berada di tengah sehingga kurang terlihat. Kini dengan tata letak yang baru, kita bisa melihat antusiasme masyarakat yang datang dalam jumlah banyak. Ramadhan Fair sudah menjadi ikon wajib dinantikan setiap tahun di Kota Medan,&quot; tambahnya disambut riuh sorak pengunjung.Lebih dari Seremonial, Dorong Ekonomi UMKMRamadhan Fair XX menghadirkan total 171 stand, terdiri dari 150 gerai kuliner dan 21 stand kriya yang berasal dari berbagai Kecamatan di Medan. &quot;Masyarakat bisa menikmati ragam kuliner lokal setiap hari selama satu bulan pelaksanaan. Baik saat buka puasa maupun setelah salat tarawih, bisa berkumpul bersama keluarga sambil mencicipi hidangan khas,&quot; jelas Rico Waas.Dia menjelaskan, acara ini merupakan ikhtiar untuk menyebarkan pesan agama dan kebudayaan, sekaligus memajukan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) agar ekonomi masyarakat terus tumbuh. &quot;Semoga Ramadhan Fair tahun ini membawa keberkahan bagi seluruh lapisan masyarakat Medan,&quot; harapnya.Kemeriahan Dibuatkan Haddad Alwi, Wali Kota Tinjau Stand UMKMPembukaan semakin meriah dengan penampilan artis religi Haddad Alwi dari Jakarta, yang menyanyikan lagu&#45;lagu selawat dan religi yang akrab di telinga masyarakat. Ribuan pengunjung ikut bernyanyi bersama, membuat suasana semakin khidmat.Setelah pembukaan, Rico Waas bersama Istri Ketua TP PKK Kota Medan, Ny. Airin Rico Waas, menyempatkan diri meninjau langsung stand&#45;stand UMKM yang berpartisipasi. Turut hadir juga Wakil Wali Kota Medan H. Zakiyuddin Harahap beserta Istri Ny. Martinijal Zakiyuddin Harahap, unsur Forkopimda, Sultan Deli XIV Sultan Mahmud Lamanjiji Perkasa Alam Shah, Sekda Kota Medan Wiriya Alrahman beserta Istri Ny. Ismiralda Wiriya Alrahman, Kepala Kantor Kemenag Kota Medan Impun Siregar, Ketua MUI Kota Medan Hasan Matsum, Ketua Baznas Kota Medan Muhammad Nursyam, Ketua FKUB Kota Medan Muhammad Yasir Tanjung, serta jajaran Pimpinan Perangkat Daerah dan Camat se&#45;Kota Medan.Berlangsung Sampai 16 Maret, Ada Banyak KegiatanKepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Medan Benny Sinomba Siregar menjelaskan, Ramadhan Fair XX 2026 berlangsung dari 25 Februari hingga 16 Maret 2026. Selama periode tersebut, akan diadakan berbagai kegiatan menarik seperti tausiah dan kultum yang akan diisi oleh ustadz lokal maupun nasional, serta artis religi dari Jakarta.&quot;Terdapat juga perlombaan seperti pemilihan Da&apos;i Cilik, lomba azan, pembacaan surah pendek, dan lomba stand terbaik untuk meningkatkan semangat kompetisi antar pelaku UMKM,&quot; pungkasnya.]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><br><br><strong>SUMUT.WAHANANEWS.CO –</strong> Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, menabuh bedug sebagai tanda dimulainya Ramadhan Fair XX di Taman Sri Deli Medan pada Rabu (25/2/2026) malam. Perhelatan yang memasuki tahun ke-20 ini menjadi bukti konsistensi Pemerintah Kota (Pemko) Medan dalam menyatukan nilai agama dan pemberdayaan ekonomi masyarakat di bulan suci Ramadan.<br><br><strong>Wali Kota: Tata Letak Lebih Ramah Pengunjung</strong><br><br>Dalam sambutannya, Rico Waas menyampaikan rasa syukur bisa kembali meramaikan bulan Ramadan sekaligus merayakan dua dekade Ramadhan Fair. "Tidak terasa sudah satu tahun lalu saya membuka Ramadhan Fair ke-XIX. Tahun ini alhamdulillah kita bisa menyambutnya dengan suasana yang lebih baik," ujarnya.<br><br>Menurut dia, ada perbedaan nuansa dibanding tahun sebelumnya, terutama dari segi tata letak stand yang kini lebih terbuka. "Tahun lalu tendanya berada di tengah sehingga kurang terlihat. Kini dengan tata letak yang baru, kita bisa melihat antusiasme masyarakat yang datang dalam jumlah banyak. Ramadhan Fair sudah menjadi ikon wajib dinantikan setiap tahun di Kota Medan," tambahnya disambut riuh sorak pengunjung.<br><br><strong>Lebih dari Seremonial, Dorong Ekonomi UMKM</strong><br><br>Ramadhan Fair XX menghadirkan total 171 stand, terdiri dari 150 gerai kuliner dan 21 stand kriya yang berasal dari berbagai Kecamatan di Medan. "Masyarakat bisa menikmati ragam kuliner lokal setiap hari selama satu bulan pelaksanaan. Baik saat buka puasa maupun setelah salat tarawih, bisa berkumpul bersama keluarga sambil mencicipi hidangan khas," jelas Rico Waas.<br><br>Dia menjelaskan, acara ini merupakan ikhtiar untuk menyebarkan pesan agama dan kebudayaan, sekaligus memajukan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) agar ekonomi masyarakat terus tumbuh. "Semoga Ramadhan Fair tahun ini membawa keberkahan bagi seluruh lapisan masyarakat Medan," harapnya.<br><br><strong>Kemeriahan Dibuatkan Haddad Alwi, Wali Kota Tinjau Stand UMKM</strong><br><br>Pembukaan semakin meriah dengan penampilan artis religi Haddad Alwi dari Jakarta, yang menyanyikan lagu-lagu selawat dan religi yang akrab di telinga masyarakat. Ribuan pengunjung ikut bernyanyi bersama, membuat suasana semakin khidmat.<br><br>Setelah pembukaan, Rico Waas bersama Istri Ketua TP PKK Kota Medan, Ny. Airin Rico Waas, menyempatkan diri meninjau langsung stand-stand UMKM yang berpartisipasi. Turut hadir juga Wakil Wali Kota Medan H. Zakiyuddin Harahap beserta Istri Ny. Martinijal Zakiyuddin Harahap, unsur Forkopimda, Sultan Deli XIV Sultan Mahmud Lamanjiji Perkasa Alam Shah, Sekda Kota Medan Wiriya Alrahman beserta Istri Ny. Ismiralda Wiriya Alrahman, Kepala Kantor Kemenag Kota Medan Impun Siregar, Ketua MUI Kota Medan Hasan Matsum, Ketua Baznas Kota Medan Muhammad Nursyam, Ketua FKUB Kota Medan Muhammad Yasir Tanjung, serta jajaran Pimpinan Perangkat Daerah dan Camat se-Kota Medan.<br><br><strong>Berlangsung Sampai 16 Maret, Ada Banyak Kegiatan</strong><br><br>Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Medan Benny Sinomba Siregar menjelaskan, Ramadhan Fair XX 2026 berlangsung dari 25 Februari hingga 16 Maret 2026. Selama periode tersebut, akan diadakan berbagai kegiatan menarik seperti tausiah dan kultum yang akan diisi oleh ustadz lokal maupun nasional, serta artis religi dari Jakarta.<br><br>"Terdapat juga perlombaan seperti pemilihan Da'i Cilik, lomba azan, pembacaan surah pendek, dan lomba stand terbaik untuk meningkatkan semangat kompetisi antar pelaku UMKM," pungkasnya.</p><p><strong>[Redaktur:Dedi]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir022026/ramadhan-fair-xx-medan-diresmikan-hadirkan-171-stand-umkm-dan-kegiatan-religi-menarik_Okuhig5dSu.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
    </channel>

</rss>
<!-- RSS GENERATOR CREATED BY GHIVARRA SR -->