WahanaNews-Sumut | Dalam rangka meningkatkan kemampuan personil dalam berbicara di muka umum, Polres Tapanuli Tengah (Tapteng), laksanakan pelatihan komunikasi publik (public speaking), dengan menggandeng narasumber dari RRI Sibolga.
Kegiatan yang dilaksanakan di Aula Parama Satwika Polres Tapanuli Tengah, Rabu (16/11/2022), dipimpin Kabag Ren Polres Tapteng, Kompol Martoni Lamcahyono, SH, didampingi Kasubbag Dalpers Bag SDM, AKP Radli.
Baca Juga:
Temukan Tas Berisi Uang Rp17 Juta, Pria di Tapteng Diamankan Polisi
Dalam sajian materinya, Editor dan Redaktur Pemberitaan RRI Sibolga, Deny Siahaan memaparkan, praktik komunikasi publik membutuhkan kemampuan berbicara yang terstruktur, dan mudah dipahami orang banyak.
"Tdak hanya membutuhkan kemampuan berbicara, tetapi lebih pada kemampuan berbicara yang terstruktur dan mudah dipahami orang banyak, dalam waktu singkat" ucap Deny.
Lebih jauh, kemampuan berbicara dipengaruhi 3 faktor yaitu, bakat, lingkungan, dan latihan. Persiapan sangat perlu seraya membangun rasa percaya diri.
Baca Juga:
Temukan Tas Berisi Uang Rp17 Juta, Pria di Tapteng Pakai untuk Bayar Utang hingga Terjaring Hukum
"Untuk membangun rasa percaya diri diperlukan pembenahan penampilan, termasuk dalam soal tata berpakaian serta yang terkait untuk itu," tukasnya.
Menutup materinya, Deny menekankan, sepintar dan sehebat apapun seseorang dalam menguasai komunikasi publik atau public speaking, tidak akan pernah berhasil jika tidak didukung etika (attitude) personal.
"Setengah dari metode public speaking, keberhasilannya tergantung pada etika, termasuk etika berbicara," pungkasnya. [rum]