SUMUT.WAHANANEWS.CO – Menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah yang jatuh pada Rabu, 27 Mei 2026, PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Sumatera Utara memastikan seluruh sistem kelistrikan di wilayah Sumut berada dalam kondisi aman, andal, dan terkendali. Kesiapan ini disampaikan langsung kepada Gubernur Sumatera Utara, Muhammad Bobby Afif Nasution, dalam pertemuan resmi di Kantor Gubernur, Jalan Pangeran Diponegoro, Medan, Selasa (26/5/2026).
General Manager PLN UID Sumatera Utara, Mundhakir Salman, didampingi jajaran manajemen, melaporkan kondisi kelistrikan pasca gangguan sistem yang sempat terjadi pada Jumat (22/5/2026) lalu. Ia menegaskan bahwa berbagai langkah pemulihan, evaluasi mendalam, hingga penguatan jaringan telah dilakukan secara menyeluruh. Hal ini dilakukan demi menjamin keandalan layanan, terutama saat momen hari besar keagamaan dan agenda strategis daerah.
Baca Juga:
Dukung WFH, ALPERKLINAS: Diskon Tambah Daya 50 Persen Jadi Momentum Adaptasi Konsumsi Listrik Rumah Tangga
“Kami laporkan, alhamdulillah kondisi kelistrikan Sumatera Utara saat ini sudah aman dan stabil. PLN memastikan pasokan listrik untuk mendukung pelaksanaan Idul Adha sudah dalam kondisi siap. Seluruh personel telah disiagakan, posko siaga sudah aktif beroperasi, dan titik-titik krusial mendapatkan perhatian khusus,” ujar Mundhakir Salman di hadapan Gubernur.
Menurutnya, pasokan listrik bukan sekadar soal teknis, melainkan infrastruktur vital yang menunjang rasa aman masyarakat, kenyamanan beribadah, kelancaran aktivitas ekonomi, serta pelayanan publik.
Untuk mengamankan pasokan listrik selama perayaan Idul Adha, PLN UID Sumatera Utara telah menyiagakan total 3.318 personel yang tersebar di 384 posko siaga di seluruh kabupaten dan kota. Tak hanya itu, pengamanan berlapis juga diterapkan pada 321 masjid dan lokasi ibadah prioritas, lengkap dengan penempatan genset sebagai langkah antisipasi agar ibadah kurban dan shalat Ied dapat berjalan lancar tanpa gangguan.
Baca Juga:
Listrik Padam Jelang Acara Puncak Perayaan Hari Jadi ke-348, Kota Gunungsitoli Gelap
“Personel dan peralatan kami sudah siap siaga. Kami ingin memastikan masyarakat dapat menjalankan ibadah dengan tenang, nyaman, dan khusyuk,” tambahnya.
Selain kesiapan menghadapi Idul Adha, PLN juga melaporkan kesiapan penuh dalam mendukung penyelenggaraan ASEAN U-19 Boys’ Championship 2026. Turnamen sepak bola tingkat internasional ini akan berlangsung di Sumatera Utara pada 1 hingga 13 Juni 2026, dengan pertandingan berpusat di Stadion Utama Sumatera Utara, Stadion Teladan, dan Stadion Madya 1.
PLN telah menyiapkan skema pengamanan kelistrikan khusus di setiap lokasi pertandingan, termasuk penyediaan peralatan pendukung seperti Genset dan UPS (Uninterruptible Power Supply). Tujuannya agar seluruh rangkaian pertandingan, seremoni pembukaan/penutupan, hingga penyiaran televisi dapat berjalan tanpa hambatan.
“Bagi PLN, keandalan listrik adalah bagian dari wajah pelayanan daerah. Saat Sumatera Utara menjadi tuan rumah agenda internasional, kami hadir memastikan energi yang menopang kegiatan tersebut tersedia andal dan stabil,” tegas Mundhakir.
Merespons laporan tersebut, Gubernur Sumatera Utara, Muhammad Bobby Afif Nasution, menekankan agar insiden gangguan sistem yang terjadi beberapa hari lalu menjadi pelajaran berharga untuk memperkuat mitigasi dan langkah antisipasi ke depan. Ia mengingatkan, kebutuhan masyarakat terhadap energi listrik terus meningkat, sehingga keandalan sistem menjadi syarat mutlak.
“Kejadian kemarin harus menjadi pelajaran penting. Kami berharap hal serupa tidak terulang kembali. Pemerintah Provinsi terus mendukung langkah PLN dalam memperkuat sistem kelistrikan, karena listrik yang andal adalah fondasi utama pelayanan publik dan pertumbuhan ekonomi daerah,” ujar Bobby.
Di akhir pertemuan, PLN UID Sumatera Utara menegaskan akan terus memperkuat koordinasi dengan Pemprov Sumut, aparat keamanan, pengelola rumah ibadah, panitia acara, dan seluruh pemangku kepentingan. Dengan kerja sama tersebut, PLN optimis perayaan Idul Adha 1447 H dan penyelenggaraan agenda olahraga internasional akan berjalan aman, lancar, dan membawa manfaat bagi masyarakat Sumatera Utara.
[Redaktur:Dedi]