"Surutnya pun lama. Banjir terakhir, air masuk ke rumah warga tengah malam, namun hingga siang keesokan hari ini belum juga surut. Kita pun terpaksa meminta Dinas PU untuk menyedot air tersebut," sebutnya.
Dia mengatakan, banjir ini akibat kecil dan tersumbatnya parit di kawasan tersebut. Dia mengatakan, parit yang kecil ini pun dibuat sendiri oleh warga.
Baca Juga:
Kampung Ramadhan Sampantao Squere 1447 H di Islamic Centre Masjid Agung Munawarah Perdagangan Resmi Dibuka dan dihadiri Bupati Simalungun
"Ini jalan provinsi, tapi tak ada paritnya. Parit kecil yang ada sekarang buatan warga sendiri. Karena itu kita surati Dinas PU. Kalau nunggu-nunggu Provinsi lama," ungkapnya seraya menyatakan, pembuatan drainase sangat dibutuhkan untuk menyelesaikan persoalan banjir ini kawasan ini. [rum]