Ustadz Marwan menuturkan ajaran Islam sangat sesuai dengan nilai empat pilar kebangsaan, sehingga jika ada pihak-pihak yang ini merusak kekhidmatan bulan Ramadhan atau membenturkan nilai Islam dengan Empat Pilar Kebangsaan, itu sangatlah tidak berdasar.
"Umat Islam, sejak lahir ke dunia sudah mempraktikkan Empat pilar kebangsaan, dimana setiap bayi lahir harus diazankan, yang artinya percaya dengan adanya Tuhan, Itu sesuai dengan sila pertama Pancasila," sebutnya.
Baca Juga:
Simple Plan Umumkan Tur Asia Tenggara 2026, Jakarta dan Surabaya Masuk Daftar
Yang pertama Ketuhanan yang maha esa, Oleh sebab itu, sangat tidak beralasan apabila ada kelompok tertentu yang membenturkan nilai-nilai Islam dengan nasionalisme maupun intoleransi, kata Ustadz Marwan.
"Jika ada yang membenturkan sesama anak bangsa, baik itu berbeda suku, ras, agama, kelompok maupun golongan, dan merusak nilai persatuan dan kesatuan bangsa maka patut dipertanyakan Keindonesiaan," ujarnya.
Diakhir tausiahnya, Ustadz Marwan mengatakan bahwa empat pilar kebangsaan juga sudah sangat baik yang dirumuskan oleh para pendiri bangsa dengan menggali nilai-nilai dalam masyarakat Indonesia.
Baca Juga:
Lucas Resmi Tinggalkan SM Entertainment, Buka Babak Baru Karier Solo
"Tidak hanya dari satu suku, agama, maupun satu daerah, tetapi mewakili setiap manusia Indonesia dari Sabang sampai Merauke," tutupnya.
Ustadz marwan akan terus berkomitmen untuk mensosialisasikan 4 pilar kebangsaan yaitu, Pancasila, UUD Negara RI 1945, Bhinneka Tunggal Ika, dan NKRI kepada masyarakat, sebagai upaya untuk mengamalkan nilai-nilai empat pilar kebangsaan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. [rum]