Hadi juga sangat setuju pernyataan dari Jampi Sumut dan PKNU Sumut yang mempunyai tagline #andaiseharitanpapolisi.
"Itu sangat menginspirasi bagi kita. Dan semoga dengan adanya program kerja FGD ini, masyarakat bisa memahami apa yang seharusnya dilakukan oleh pihak Polri," ungkapnya.
Baca Juga:
Film Shelter: Aksi Jason Statham dalam Pelarian Berdarah di Pulau Terpencil
Sementara itu, Ketua Jampi Sumut Zakaria Rambe mengucapkan terima kasih kepada Kabid Humas Polda Sumut Kombes Hadi Wahyudi yang sudah menerima kunjungan silaturrahmi dari kawan-kawan Jampi dan PKNU Sumut.
Dalam silaturrahmi itu juga pria yang akrab disapa Jack ini, mengistilahkan yang diperbuat Jampi terhadap Polri ini dengan filosofi burung pipit.
"Meskipun banyak permasalahan yang terjadi yang menjelekkan tapi tetap kita harus berbuat. Seperti cerita zaman Nabi Ibrahim yang dibakar, ada seekor burung pipit membawa air di paruhnya dan ada burung gagak bilang kenapa kau bawa air itu, kan tidak bisa memadamkan api. Walaupun sedikit, tapi saya sudah berusaha untuk memadamkan api. Begitulah kata burung pipit kepada burung gagak," cerita bang Jack dan disambut tawa oleh Kabid Humas Polda Sumut.
Baca Juga:
Lebih dari Sekadar Rebus: Ini Keunggulan Telur Kukus yang Jarang Diketahui
Kemudian Ketua Harian PKNU Sumut Aulia Andri mengucapkan hal yang sama di mana Kabid Humas Polda Sumut sudah menyambut hangat kedatangan Jampi dan PKNU Sumut.
"Kita berharap Polda Sumut melalui Kabid Humas untuk bisa menginstruksikan kepada polres jajaran Polda Sumut untuk bisa melakukan FGD agar citra Polri kembali naik di masyarakat," katanya.
Karena, menurut hemat Aulia, kepercayaan publik terhadap polisi menjadi tanggung jawab semua agar kepolisian tetap bekerja dengan baik sesuai tugas pokok dan fungsinya. [rum]