Juga menanam salah satu dari sembilan komoditas prioritas: padi, jagung, kedelai, cabai, bawang merah, bawang putih, tebu rakyat, kakao, dan kopi.
Dan bisa menunjukkan KTP dan difoto sebagai bukti pengambilan pupuk melalui aplikasi i-Pubers (Integrasi Pupuk Bersubsidi).
Baca Juga:
Pupuk Subsidi Tak Kunjung Disalurkan, Pemkab Taput Diminta Tanggap
Dan kita ketahui bahwa kekurangan pupuk bersubsidi saat ini, tengah mengancam produktivitas pertanian di Tapteng dan berpotensi menghambat pencapaian swasembada pangan nasional.
Nurhalimah berharap pemerintah pusat dapat menambah kouta pupuk bersubsidi untuk Tapteng guna mendukung para petani dan program ketahanan pangan.
[REDAKTUR : HADI KURNIAWAN]