WahanaNews-Sumut | Babinsa Koramil 05/Kolang, Serda Charly Hutabarat bersama warga, bahu-membahu bergotong royong membersihkan aliran Sungai Unte Mungkur, Kamis (13/04/2023). Pasalnya, sungai menjadi kotor diakibatkan material longsor yang masuk ke dalam sungai.
Hal ini berawal akibat jalan yang menghubungkan antara Dusun I dan Dusun II longsor dan masuk ke Sungai. Berlokasi di Desa Unte Mungkur IV, Kecamatan Kolang, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng).
Baca Juga:
Longsor di Sibolga Ilir: Jalan Tertutup, Warga Diminta Waspada
Longsor itu membawa sejumlah material tanah, pohon, serta batang kayu dan terhanyut ke sungai. Berakibat membuat aliran sungai menjadi tersumbat dan keruh.
"Lingkungan merupakan bagian dari tidak terpisahkan dari Kita. Maka seluruh lapisan masyarakat harus peduli untuk menjaga dan merawatnya. Kepedulian itulah mendorong kita harus segera bertindak membersihkan sungai ini," ucap Serda Charly Hutabarat, disela-sela kegiatan, Kamis sore (13/04/2023).
Sebagai Aparat Kewilayahan, tutur Babinsa Jajaran Kodim 0211/TT, ia akan selalu memantau perkembangan situasi di wilayah binaannya. Apalagi saat situasi musim hujan, yang kadang bisa timbul bencana. Termasuk menjaga agar aliran sungai tidak tersumbat, yang bisa mengakibatkan air sungai meluap ke Pemukiman.
Baca Juga:
Babinsa Dampingi dan Beri Motivasi pada Petani di Sosorgadong
Komandan Kodim 0211/TT, Letkol Inf Jon Patar Banjarnahor, melalui Plh Danramil 05/Kolang, Letda Inf Beringin Limbong memberikan apresiasi yang cukup tinggi atas kepedulian, serta gerak cepat Babinsa bersama masyarakat.
"Kebersamaan ini tentunya akan semakin memperkuat jalinan Kemanunggalan TNI dengan Rakyat," terang Letda Inf Beringin Limbong.
Apa yang dilakukan Babinsa dan warga, menurut Plh Danramil 05/Kolang itu patut ditiru. TNI bersama warga sekitar, secara sukarela, membersihkan aliran sungai dari sejumlah material yang hanyut dan menghambat aliran sungai.