WahanaNews.co I Syahrul (35) thn, warga KM 12 Ladang
Baru, Kodya Binjai, tiba-tiba terpental seketika sehingga tidak berdaya dan
tubuhnya membiru setelah arus listrik PLN menyengatnya.
Baca Juga:
Grid Extension Banyuasin Perkuat Listrik Daerah, ALPERKLINAS: Fondasi Penting Dorong Investasi
Kejadian ini dialami korban, pada Selasa (01/06/2021)
sekitar Pukul 16.00 Wib saat akan memasang baja ringan kanovi di rumah warga di
Desa Perrumbuken Kexamaran Tigabinanga, Kabupaten Karo.
Melihat kejadian itu, warga berusaha membawanya ke Rumah Sakit terdekat untuk mendapatkan
pertolongan.
Baca Juga:
PLN UP3 Sumedang Siagakan Kelistrikan Tanpa Kedip pada Puncak HJS ke-448
Namun setibanya di Puskesmas Tigabinanga Kecamatan
Tigabinanga nyawanya tidak dapat lagi diselamatkan dan meninggal dunia.
Dari informasi yang berhasil diperoleh wartawan, Syahrul
bersama Fran (20) thn warga Jalan SMK Tigabinanga, hendak memasang kanovi baja
ringan di rumah Timanten Beru
Sembiring di Desa Pertumbuken.
Saat memulai pekerjaannya, Syahrul langsung memanjat keatas
rumah tersebut untuk memasang ring kanovi.
Disaat korban
memegang dan menariknya, tanpa dilihatnya ring kanovi tersebut rupanya
sudah menyentuh kabel listrik yang melintang diatas atap rumah tersebut.
Tak ayal, korbanpun langsung terpental dan terlentang, tubuhnya
tidak berdaya seketika dan tubuhnya membiru.
Temanya, Fran berusaha menolongnya, dibantu Matius Sembiring
dan melarikannya ke Puskesmas Tigabinanga, tapi nyawanya sudah tidak tertolong
lagi.
Informasi dari warga, senada dengan keterangan yang
diperoleh wartawan dari Polsek Tigabinanga.
Polisi telah meminta keterangan dari saksi dan mengamankan
barang bukti dan istri korban telah membuat surat pernyatan untuk tidak
dilakukan autopsi.
Rencananya korban akan dikebumikan di Kelurahan
Purwodadi Kec. Sunggal Kabupaten Deliserdang.
(tum)