Ia menekankan perlunya desain ramp yang disesuaikan dengan kontur geografis setempat.
“Tidak bisa sekadar meniru dari daerah lain. Kondisi tanah, arah angin, hingga intensitas lalu lintas harus dipertimbangkan agar ramp benar-benar efektif menghentikan laju kendaraan berat yang kehilangan kendali,” katanya menambahkan.
Baca Juga:
Pengembangan KEK Samota Perlu Dipercepat, MARTABAT Prabowo-Gibran: Dorong Pusat Pertumbuhan Ekonomi Baru
Selain itu, Tohom mendorong agar pembangunan ramp diintegrasikan dengan regulasi ketat soal kelayakan kendaraan serta edukasi pengemudi.
“Ramp hanyalah satu instrumen. Kita juga butuh inspeksi rutin, pelatihan pengemudi, dan pengawasan ketat. Keselamatan di jalur ekstrem ini harus dijamin secara menyeluruh,” pungkasnya.
Sebelumnya, Kasat Lantas Polres Dairi AKP Henry Polana Bangun membenarkan adanya kecelakaan di kawasan Sumbul tersebut.
Baca Juga:
KEK Industropolis Batang Bangun Industri Hijau, MARTABAT Prabowo-Gibran: Fondasi Indonesia Jadi Magnet Investasi Dunia
“Anggota sudah berada di lokasi. Terkait jumlah korban masih didalami, anggota sedang mengumpulkan keterangan dan bukti-bukti,” ujarnya saat dikonfirmasi.
[Redaktur: Rinrin Khaltarina]