WahanaNews.co I Selama tiga hari, akses Jalan penghubung
dua di Kecamatan Mardinding mengalami kerusakan. Sehinga menjadi kendala bagi
warga, apalagi disaat musim hujan, jalan tersebut bagaikan kubangan kerbau.
Baca Juga:
Di Hardiknas 2024, Pemkab Karo Gelar Upacara
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karo diniai kurang
memperhatikan kondisi jalan yang rusak tersebut.
Akhirnya, untuk menanggulanginya, anggota Karang Taruna Desa
Kuta Pengkih Kecamatan Mardinding Kabupaten Karo bekerjasama dengan Pemerintah
Desa setempat, turun bergotong royong memperbaiki jalan penghubung antar Desa
Kuta Mbelin dan Kuta Pengkih.
Baca Juga:
Pemkab Karo Berhasil Raih Predikat Terbaik ke-3 dalam Pengelolaan Dana Cukai Tembakau
Dikatakan pengurus Karang Taruna, Ardian Talenta Ginting
kepada wartawan, akses jalan Kuta Mbelin -Kuta Pengkih sepanjang 3 Km kondisinya
rusak parah, bahkan pada saat musim penghujan ruas jalan berkubang dan
tergenang air bagai kolam.
"Kami Karang Taruna selama tiga hari bergotong royong
untuk menutupi lobang-lobang badan jalan dengan tanah menggunakan mobil
dumtruck dengan swadaya masyarakat. Kami sepakat jalan yang rusak untuk
diperbaiki bersama, kami juga masih bagian dari Wilayah Kabupaten Karo, namun
soal pembangunan jalan ini terkesan dianak tirikan," kata Ardian Ginting
dan diamini warga lainnya.
Kepala Desa Kuta Pengkih Alam Tarigan mengapresiasi
inisiatif Karang Taruna untuk menimbun badan jalan yang berlobang.
Kegiatan seperti ini tentu harus didukung pemerintah dan
masyarakat, apa lagi akses jalan Kuta Mbelin-Kuta Pengkih sudah sulit dilalui
kenderaan bermotor.
"Masyarakat Kuta Pengkih sangat berharap adanya
perhatian dari Pemkab Karo dalam pembangunan jalan ke wilayah Liang Melas
Datas," harapnya. (tum)