SUMUT.WAHANANEWS.CO – PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Sumatera Utara komit mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui peningkatan penjualan tenaga listrik. Hal ini diwujudkan dengan penandatanganan Surat Perjanjian Jual Beli Tenaga Listrik (SPJBTL) dan Nota Kesepahaman (MoU) bersama pelanggan sektor industri dan akademik, yang memberikan tambahan daya total 49,99 MVA.
Kegiatan penandatanganan berlangsung pada Sabtu (28/3) di Ruang Astakona Lantai 4 Kantor PLN UID Sumatera Utara, Medan. Acara ini menjadi momentum strategis untuk memperkuat sinergi antara PLN dan pemangku kepentingan dalam mendukung pertumbuhan ekonomi berkelanjutan di Sumatera Utara.
Baca Juga:
Mudik Pakai Mobil Listrik? PLN Sumut Pastikan SPKLU Siap Bantu!
Penambahan daya tersebut mencerminkan peningkatan aktivitas ekonomi serta kepercayaan dunia usaha dan institusi pendidikan terhadap keandalan pasokan listrik PLN sebagai tulang punggung pembangunan. Kolaborasi dengan sektor industri dan akademik juga mendorong produktivitas, inovasi, serta pengembangan sumber daya manusia.
Acara dihadiri oleh Direktur Distribusi PT PLN (Persero) Arsyadany G. Akmalaputri, EVP Operasi Distribusi Sumatera dan Kalimantan Saleh Siswanto, General Manager PLN UID Sumatera Utara Mundhakir, Senior Manager Niaga dan Manajemen Pelanggan Donny Adriansyah, serta seluruh Manager Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) di lingkungan UID Sumatera Utara.
Dari sisi pelanggan, hadir perwakilan seperti PTPN II (diwakili SEVP Operasional PT KINRA Kenedy Sibarani), PT Musim Mas (GM Operasional Produksi Budiman), dan Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (Rektor Prof. Dr. Agussani, M.AP), beserta pelanggan lainnya.
Baca Juga:
PLN UID Sumatera Utara Pastikan Listrik Andal Jelang Idulfitri 1447 H - GM Tinjau Kesiapan Sistem dan Monitoring Posko
Arsyadany G. Akmalaputri menyampaikan bahwa PLN berkomitmen menghadirkan layanan kelistrikan andal dan berkualitas untuk mendukung pertumbuhan ekonomi nasional. "PLN siap memberikan pelayanan terbaik dengan didukung sistem kelistrikan yang andal dan berkelanjutan. Energi menjadi fondasi penting dalam mendorong kemajuan industri dan pendidikan di daerah," ujarnya.
Ia menambahkan, PLN bukan hanya penyedia energi, tetapi juga enabler pembangunan yang membuka peluang investasi, meningkatkan daya saing industri, serta memperkuat ekosistem pendidikan berbasis teknologi dan inovasi.
Sementara itu, Mundhakir menyatakan bahwa capaian penambahan daya 49,99 MVA merupakan sinyal positif atas meningkatnya kebutuhan energi di Sumatera Utara. "Penambahan daya ini menunjukkan bahwa permintaan terhadap layanan kelistrikan terus tumbuh seiring dengan geliat ekonomi daerah. Ini juga mencerminkan optimisme dunia usaha dan akademisi terhadap prospek pembangunan di Sumatera Utara," ujarnya.