WahanaNews-Sumut | Bupati Samosir Vandiko T. Gultom mengunjungi salah satu sentra tenun di Kabupaten Samosir, Senin (25/04/ 2022).
Dalam program Bunga Desa di desa Parhorasan di Kecamatan Pangururan, Kabupaten Samosir.
Baca Juga:
Kabar gembira ! PT.Basic Internaisoanal Sumatera Kembali Rekrut Pekerja bagian Pengemasan Khusus,banyak warga lokal yang datang
Bupati Samosir didampingi Wakil Ketua DPRD Samosir, PJ. Sekdakab Samosir melihat langsung kegiatan para pengrajin tenun. Bupati Samosir cukup terkejut dan bangga dengan adanya pemberdayaan sentra tenun di Desa Parhorasan.
"Sangat baik untuk pembedayaan masyarakat, dari Pemerintah akan mendukung berjalannya UMKM ini," kata Bupati.
Sementara itu, Ibu Simarmata pemilik sentra tenun menyampaikan bahwa para penenun di sentra tenun yang dikelola pada umumnya sudah lansia. Kegiatan menganyam dan menenun ulos dilakukan sehari-hari setelah selesai bertani.Hasil Kerajinan yang diproduksi para pengrajin antara lain tikar, tikar kecil, gajut, tandok dan ulos.
Baca Juga:
Tumpukan Jangkos di Pabrik Kelapa Sawit (PKS) Dolok Sinumbah diduga mencemari lingkungan hidup karena memicu bau busuk, sarang lalat, dan pencemaran air lindi (leachate)
"Kami Kewalahan mengenai bahan, jadi kami sering beli bahan dari Kabanjahe. Untuk itu kami berharap, perhatian dari pemerintah khususnya Bupati Samosir untuk memperhatikan lansia-lansia yang ingin melanjutkan hidup, tempat khusus untuk bekerja serta penyediaan bahan," ujarnya.
Menanggapi keluhan tersebut, Bupati Samosir langsung memerintahkan kepada Dinas Nakerkoperindag untuk membantu pendampingan, pelatihan dan pemasaran hasil kerajinan. [rum]