Menurutnya sekolah yang dibiarkan kotor adalah cerminan dari kurangnya pengawasan Dinas Pendidikan Kabupaten Tapanuli Utara dan kepala sekolah dalam menjaga lingkungan ditempat dirinya memimpin.
“Jangan mentang-mentang tidak ditempati terus sekolah tidak diurus, itu Duit BOS dikemanain?” kata Lamhot.
Baca Juga:
Guru Agama SD di Sebatik Diduga Dikucilkan hingga Tunjangan Tak Cair
Selain dinilai lalai, dugaan pembiaran lingkungan yang kurang terurus tersebut juga disebut bagian dari kurangnya tanggung jawab dari kepala sekolah.
Sementara itu, ketika WahanaNews.co menyambangi sekolah tersebut, Kepsek tidak berada ditempat. Ketika dihubungi lewat telpon genggam jugatidak menjawab.
Hingga berita ini dimuat, Kepala Sekolah SMPN 5 Sipoholon Belman Mangapul Rumahorbo belum dapat dihubungi via telepon selulernya walaupun keadaan aktif.
Baca Juga:
Orang Tajir, Negeri Kaya, Koruptor, dan Anak SD di Ngada–NTT: Siapa yang Bertanggung Jawab?
Sementara itu Kepala Dinas Pendidikan Tapanuli Utara Bontor Hutasoit hanya mengucapkan terimakasi saat menginformasikan kondisi gedung sekolah tersebut. [tum]