"Kesemuanya itu bermuara pada teamwork yang baik dan tercapainya tujuan yang diharapkan," tegasnya.
Sebelumnya, Senior Program Manager MPHD, dr Apsari Diana Kusmastuti Mars, menjelaskan USAID Momentum atau MPHD Spesificly berkegiatan di rumah sakit swasta atau fasilitas kesehatan (faskes) swasta.
Baca Juga:
MARTABAT Prabowo-Gibran Dukung Percepatan Pembangunan Metropolitan Mebidang, Desak Pemprov-Polda Sumut Perbanyak CCTV dan Perketat Pengamanan
"Jadi MPHD adalah program Kementerian Kesehatan RI, sejak 2021 dan didanai USAID, untuk membantu penurunan angka kematian ibu dan bayi baru lahir di Indonesia. Salah satunya di Sumatera Utara," terangnya.
Untuk Sumatera Utara, ada empat kabupaten yang didampingi MPHD yaitu Deli Serdang, Asahan, Langkat dan Karo.
Indonesia sendiri, sebutnya, masih masuk di lima besar angka kematian ibu dan bayi baru lahir. Dan itu berdasarkan data tahun lalu.
Baca Juga:
Gandeng Kodim 021/TU dan Polres Taput, Rutan Taturung Razia Kamar WBP
Oleh karena itu, MPHD memiliki tiga pilar program untuk menurunkan angka tersebut.
Pertama, membantu dan memastikan kualitas akses layanan data kesehatan ibu dan anak. Kedua, penguatan kualitas pelayanan dan ketiga, penguatan komitmen.
Kegiatan ini dihadiri Ketua PMI Deli Serdang yang juga anggota DPRD Deli Serdang H Ismayadi, SH, Kadis Kesehatan Deli Serdang dr Ade Budi Krista, perwakilan Kepala OPD terkait, Direktur RSUD H Amri Tambunan dan Pancur Batu, perwakilan BPJS Cabang Lubuk Pakam, TP PKK, IDI, IAI, IBI, PPNI, perwakilan rumah sakit swasta dan organisasi keagamaan. [rum]