SUMUT.WAHANANEWS.CO – Minat masyarakat Kota Medan untuk bekerja di luar negeri terus menunjukkan tren peningkatan. Sepanjang bulan Januari hingga Februari 2026, Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kota Medan telah berhasil memfasilitasi penempatan sebanyak 440 Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) ke berbagai negara tujuan melalui prosedur resmi.
Menurut Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kota Medan, IC Simbolon, negara tujuan penempatan meliputi Malaysia, Turki, Taiwan, Brunei Darussalam, Singapura, dan Hong Kong. Sektor pekerjaan yang menjadi dominan adalah manufaktur, pengolahan, energi, perkebunan, hospitality, serta jasa.
Baca Juga:
Prabowo Setuju Pembukaan Kembali Penempatan PMI ke Arab Saudi
"Negara penempatan meliputi Malaysia, Turki, Taiwan, Brunei Darussalam, Singapura, dan Hong Kong dengan sektor pekerjaan dominan di bidang manufaktur, pengolahan, energi, perkebunan, hospitality, dan jasa," ujar IC Simbolon.
Peningkatan jumlah penempatan CPMI asal Medan ini dipengaruhi oleh beberapa faktor utama, antara lain peluang memperoleh penghasilan yang lebih tinggi, kesempatan untuk mendapatkan pengalaman kerja internasional, serta tingginya kebutuhan tenaga kerja di sejumlah negara tujuan.
Selain itu, program penempatan yang semakin terstruktur dan aman juga menjadi salah satu pendorong utama minat masyarakat. "Program penempatan CPMI yang semakin terstruktur dan aman juga menjadi salah satu faktor pendorong meningkatnya minat masyarakat," tambahnya.
Baca Juga:
Bey Machmudin Lepas Pekerja Pengelasan Perkapalan ke Korea Selatan
Seluruh proses penempatan dilakukan melalui Perusahaan Penempatan Pekerja Migran Indonesia (P3MI) yang telah terdaftar dan sesuai peraturan. Para calon pekerja telah melalui tahapan seleksi, pelatihan, serta pemberkasan sesuai ketentuan yang berlaku, sehingga aspek perlindungan tenaga kerja tetap terjamin dengan baik.
Pemerintah Kota Medan mengimbau masyarakat agar selalu memilih jalur resmi saat ingin bekerja ke luar negeri. Hal ini bertujuan untuk memastikan keselamatan selama bekerja, menjaga nama baik daerah, serta meningkatkan kesejahteraan keluarga. Pemerintah daerah juga menyampaikan apresiasi atas dukungan berbagai pihak, termasuk Kementerian Perlindungan Pekerja Migran Indonesia dan mitra penempatan, dalam mendukung kelancaran program penempatan tenaga kerja migran asal Medan.
[Redaktur:Dedi]