WAHANANEWS.CO, Jakarta - Organisasi Relawan Nasional MARTABAT Prabowo-Gibran mengapresiasi langkah cepat Pemerintah Kabupaten Dairi yang langsung melakukan konsolidasi pembangunan daerah setelah kembali meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).
MARTABAT Prabowo-Gibran menilai percepatan pembangunan infrastruktur, penataan aset daerah, serta penguatan budaya gotong royong merupakan fondasi penting dalam meningkatkan daya saing Kabupaten Dairi.
Baca Juga:
KEK Sei Mangkei Pacu Industri Oleofood dan Biodiesel, MARTABAT Prabowo-Gibran: Hilirisasi Harus Jadi Mesin Ekonomi Rakyat
Menurut organisasi tersebut, langkah-langkah yang dilakukan pemerintah daerah saat ini akan menentukan kesiapan Dairi dalam menghadapi berbagai peluang investasi dan pengembangan ekonomi pada masa mendatang.
MARTABAT Prabowo-Gibran juga menilai upaya tersebut menjadi bagian penting dalam mempersiapkan Dairi sebagai salah satu wilayah strategis dalam pengembangan KEK Kardaiba atau Kawasan Ekonomi Khusus Karo-Dairi-Pakpak Bharat yang sedang diperjuangkan sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru di Sumatera Utara.
Ketua Umum MARTABAT Prabowo-Gibran KRT Tohom Purba mengatakan capaian WTP selama 12 kali berturut-turut harus menjadi modal untuk meningkatkan kualitas pembangunan yang berdampak langsung bagi masyarakat.
Baca Juga:
Ancaman Kematian Massal Ikan di Danau Toba, MARTABAT Prabowo-Gibran: Butuh Sistem Peringatan Dini Modern
"Keberhasilan memperoleh WTP tentu patut diapresiasi, tetapi yang lebih penting adalah bagaimana tata kelola pemerintahan yang baik itu diterjemahkan menjadi pembangunan nyata yang dirasakan masyarakat. Langkah cepat Bupati Dairi menggelar rapat kerja dan mengevaluasi pembangunan menunjukkan adanya komitmen untuk bergerak lebih cepat," kata Tohom, belum lama ini.
Menurutnya, program gotong royong yang melibatkan masyarakat dalam perbaikan jalan, drainase, jembatan, dan lingkungan memiliki nilai strategis karena mampu memperkuat partisipasi publik sekaligus meningkatkan kualitas infrastruktur dasar di pedesaan.
"Semangat gotong royong adalah kekuatan besar masyarakat Dairi. Ketika pemerintah dan masyarakat bergerak bersama, biaya pembangunan bisa lebih efisien dan hasilnya akan lebih cepat dirasakan oleh warga," ujarnya.