Sumut.WAHANANEWS.CO - Organisasi Relawan Nasional MARTABAT Prabowo-Gibran menyambut positif langkah Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Sumatera Utara II yang memberikan asistensi pelaporan pajak kepada para pelaku usaha di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sei Mangkei.
Kegiatan tersebut dinilai sebagai upaya penting dalam memperkuat kepatuhan perpajakan sekaligus mendukung percepatan transformasi layanan perpajakan berbasis digital di kawasan industri strategis nasional.
Baca Juga:
Layanan BJB Syariah Terganggu, Ketua BPKN RI Minta Transparansi dan Perlindungan Nasabah
Ketua Umum MARTABAT Prabowo-Gibran KRT Tohom Purba mengatakan asistensi yang dilakukan DJP menunjukkan komitmen pemerintah dalam memastikan pelaku usaha mampu beradaptasi dengan sistem perpajakan modern melalui pemanfaatan Coretax.
“Pendekatan pendampingan seperti ini sangat dibutuhkan karena transformasi digital tidak cukup hanya menghadirkan sistem baru. Pelaku usaha juga perlu mendapatkan edukasi dan asistensi agar mampu memanfaatkan teknologi tersebut secara optimal,” ujar Tohom, Senin (1/6/2026).
Menurutnya, keberhasilan implementasi Coretax tidak hanya akan meningkatkan kualitas administrasi perpajakan, tetapi juga menciptakan ekosistem usaha yang lebih transparan, akuntabel, dan efisien.
Baca Juga:
Polda Jambi Gelar Upacara Hari Lahir Pancasila 2026, Implementasi Nilai-Nilai Pancasila Menuju Indonesia Emas 2045
Tohom menilai KEK Sei Mangkei memiliki posisi strategis sebagai salah satu pusat hilirisasi industri nasional sehingga penguatan kepatuhan perpajakan di kawasan tersebut akan memberikan dampak positif terhadap iklim investasi dan pertumbuhan ekonomi daerah.
“Ketika pelaku usaha memahami kewajiban perpajakannya dengan baik, maka kepastian usaha akan semakin kuat. Pada akhirnya hal ini akan meningkatkan kepercayaan investor dan memperkuat daya saing kawasan industri Indonesia di tingkat global,” katanya.
Ia berpandangan bahwa digitalisasi perpajakan melalui Coretax merupakan bagian dari reformasi birokrasi yang akan menghasilkan basis data ekonomi yang lebih terintegrasi dan berkualitas.