Bersamaan dengan itu, unit-unit PLN NP dari UP Belawan, UMRO, UPHK Medan, dan PLTA Renun bergerak membawa peralatan lengkap seperti perahu karet, obat-obatan, genset, BBM, alat komunikasi, dan tenda darurat.
Mereka juga menyiagakan ambulans serta kendaraan operasional sebagai bagian dari upaya evakuasi yang lebih besar.
Baca Juga:
Kritik Pedas Mualem di Tengah Banjir Aceh: Kalau Cengeng, Letakkan Jabatan!
Situasi kian genting di UP Belawan ketika banjir setinggi pinggang menggenangi rumah-rumah karyawan.
Alhasil, manajemen unit tanpa menunggu perintah langsung mengevakuasi keluarga pegawai ke kantor UP Belawan yang lebih aman sambil memastikan layanan penting tetap dijaga.
Sejumlah fasilitas PLN NP lain seperti UMRO Paya Pasir dan ULPLTG Gelugur juga mengalami dampak banjir namun seluruh personel tetap bergerak cepat mengutamakan keselamatan rekan kerja dan warga sekitar sembari menjaga aset energi kritis tetap berfungsi.
Baca Juga:
Akses Putus, Tim PLN Jalan Kaki 64 Km Demi Perbaiki Gardu Induk di Sibolga
Direktur Utama PLN NP Ruly Firmansyah menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh tim.
“Di tengah bencana dan keterbatasan akses insan PLN NP menunjukkan tindakan heroik yang tak hanya menyelamatkan warga tetapi juga menjaga nyala energi untuk masyarakat mereka adalah pahlawan energi yang sesungguhnya.”
Ruly memastikan PLN NP akan terus mengerahkan sumber daya untuk penanganan bencana memastikan keselamatan pegawai serta warga dan mempercepat pemulihan kelistrikan di wilayah terdampak sebagai bentuk komitmen terhadap kemanusiaan dan keandalan pelayanan energi.