SUMUT.WAHANANEWS.CO - Korsleting listrik merupakan salah satu masalah berbahaya yang dapat menyebabkan kebakaran, kerusakan peralatan, bahkan cedera hingga kematian. Memahami faktor-faktor yang menyebabkan korsleting serta langkah pencegahan yang tepat sangat penting untuk menjaga keamanan rumah dan tempat kerja.
Penyebab Utama Terjadinya Korsleting Listrik
Baca Juga:
Enam Penyebab Jerawat Batu dan Tiga Solusi Alami yang Perlu Kamu Tahu
- Kerusakan Kabel atau Isolasi – Usia tua, benturan, gesekan, atau paparan cuaca ekstrem dapat merusak lapisan isolasi kabel, sehingga konduktor positif dan negatif bersentuhan.
- Pemakaian Alat Listrik Tidak Sesuai – Menghubungkan alat dengan daya melebihi kapasitas kabel atau stopkontak, serta penggunaan alat yang sudah rusak menjadi salah satu pemicu utama.
- Kelembapan atau Paparan Cairan – Air atau cairan lain yang masuk ke peralatan atau saluran listrik dapat menyebabkan hubungan tidak sengaja antar konduktor.
- Instalasi yang Tidak Benar – Kesalahan saat pemasangan kabel, stopkontak, atau perangkat listrik, seperti penyambungan yang salah atau penggunaan bahan tidak sesuai standar.
- Serangga atau Hewan Kecil – Tikus, semut, atau serangga yang menggigit kabel dapat merusak isolasi dan memicu korsleting.
Langkah Pencegahan Korsleting Listrik yang Efektif
- Periksa dan Rawat Berkala – Ganti kabel yang aus atau rusak, serta pastikan semua peralatan listrik dalam kondisi baik.
- Gunakan Bahan Sesuai Kapasitas – Pilih kabel, stopkontak, dan saklar dengan kapasitas yang sesuai dengan daya alat yang digunakan.
- Jaga Area dan Peralatan Tetap Kering – Hindari pemasangan peralatan di tempat lembap atau rawan terkena cipratan air; gunakan penutup pelindung jika diperlukan.
- Serahkan pada Teknisi Berkwalifikasi – Semua pemasangan dan perbaikan listrik harus dilakukan oleh orang yang kompeten dan berpengalaman.
- Lindungi dari Serangga dan Hewan – Gunakan pelindung kabel, tutup celah di dinding atau lantai, serta jaga kebersihan area sekitar saluran listrik.
- Pasang Perlindungan Listrik – Gunakan saklar pemutus arus (MCB), sekring, atau pelindung lonjakan tegangan untuk menghentikan aliran arus saat korsleting terjadi.
Baca Juga:
Skoliosis Bisa Dicegah, Asalkan Jaga Postur dan Gaya Hidup Sehat
[Redaktur: Dedi]