SUMUT.WAHANANEWS.CO - Selain mengetahui penyebab dan cara pencegahan, memahami risiko yang ditimbulkan serta tanda-tanda awal korsleting sangat penting untuk mengambil tindakan cepat sebelum terjadi masalah yang lebih serius.
Bahaya yang Ditimbulkan oleh Korsleting Listrik
Baca Juga:
Akibat Tersengat Listrik, 2 dari 5 Pekerja Tambak Udang di Situbondo Tewas
A. Kebakaran Listrik – Suhu tinggi akibat korsleting dapat menyalakan bahan mudah terbakar di sekitarnya, seperti kayu, kain, atau plastik.
B. Kerusakan Peralatan – Lonjakan arus yang tiba-tiba dapat merusak komponen internal alat elektronik dan listrik secara permanen.
C. Cedera atau Bahaya Jiwa – Paparan arus listrik akibat korsleting dapat menyebabkan sengatan listrik yang berujung pada luka bakar, gangguan sistem saraf, bahkan kematian.
D. Kerusakan Infrastruktur – Pada skala lebih besar, korsleting dapat menyebabkan gangguan pasokan listrik hingga kerusakan pada jaringan distribusi listrik.
Tanda-Tanda Awal Terjadinya Korsleting Listrik
a. Bau Tidak Sedap atau Asap – Bau seperti plastik yang terbakar atau asap muncul dari stopkontak, kabel, atau peralatan listrik.
b. Sinar Api atau Percikan – Munculnya percikan kecil atau sinar api saat menghubungkan atau menggunakan alat listrik.
c. Stopkontak atau Saklar Panas – Rasa panas yang tidak normal saat menyentuh stopkontak, saklar, atau kabel.
d. Alat Listrik Beroperasi Tidak Normal e. Alat bergetar berlebihan, menyala tidak stabil, atau mati secara tiba-tiba tanpa alasan jelas.
f. Kabel Membengkak atau Berubah Warna – Lapisan isolasi kabel tampak membengkak, mengeras, atau berubah warna menjadi kecoklatan atau hitam.
Baca Juga:
Api Berkobar Tengah Malam, 3 Unit Rumah Hangus Dilalap Sijago Merah di Sibabangun
[Redaktur:Dedi]