WahanaNews.co
I Pemerintah
Kabupaten (Pemkab) Samosir melaksanakan Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) tingkat Kecamatan Simanindo di
Ball Room Hotel Rogate, Desa Unjur, Jumat (19 /02/21).
Baca Juga:
Penanganan Pemulihan Bencana Lamban, Masinton Minta Maaf
Musrenbang dipimpin
Asisten II Saul Situmorang didampingi Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bapeda) Kabupaten Samosir,
Rudi Siahaan dan Camat Simanindo, Hans
Ricardo Sidabutar.
Baca Juga:
Pemkot Jakpus Tetapkan 7 Program Prioritas 2027, Penataan Kawasan hingga Sekolah Gratis Jadi Fokus
Dihadiri para Kadis terkait, Kepala Desa serta BPD tiap Desa
Kecamatan Simanindo.
"Musrenbang
kecamatan ini kita laksanakan atas hasil capain musyarawah yang sudah
dilaksanakan di setiap Desa se Kecamatan simanindo," kata Camat Simanindo.
Kepala
Bapeda Kabupaten Samosir, Rudi Siahaan mengatakan, agar dalam usulan
jangan tumpang tindih dengan usulan yang ada di Kabupaten khususnya di bidang Kepariwisataan.
"Seperti kita
ketahui Kabupaten Samosir salah satu Kabupaten yang masuk dalam skala prioritas
pengembangan kepariwisataan dari 5 prioritas Kawasan Strategis Pariwisata
Nasional (KSPN) di Indonesia," tegas Rudi.
Desa
Ambarita mengusulkan pembukaan pantai Pasir putih dari Labuhan hingga ke Lumban
Tapian guna penambahan tempat obyek wisata baru.
Desa Garoga
mengusulkan agar ada penambahan fasilitas Lembaga Pendidikan Ketrampilan (LPK)
Wushu di Sitobu Makmur untuk kemajuan prestasi anak anak di bidang olah raga
bela diri.
Desa Tomok
mengajukan Peningkatan Jalan di Lumban Simarmata menuju batas Desa
Hutaraja. Dimana Lumban Simarmata masuk wilayah Desa Tomok. Sementara Huta Raja
masuk wilayah Desa Huta Ginjang sehingga kedua Desa nantinya dapat tersambung.
Desa
Tanjungan mengusulkan agar dibangun Sekolah Dasar mini. Alasannya, jauhnya
jarak tempuh anak-anak yang baru masuk di kelas 1 (Satu) SD. Usulan kedua adanya
pembangunan rumah kompos karena masyarakat Desa Tanjungan mayoritas petani.
"Masyarakat
kita mayoritas petani, nantinya jika ada rumah kompos, masyarakat dapat
terbantu dalam hal pupuk organik. Daerah kami areal pegunungan dan jauh dari
Rumah Sakit, kami mengharapkan agar kiranya Desa kami dapat pengadaan ambulance,"
kata Donatur Situmorang, Kepala Desa Tanjungan.
Desa Parmonangan
mengusulkan agar situs Batu Bortean masuk pemeliharaan dan pemanfaatan karena situs
tersebut masuk dalam situs sejarah.
"Sudah
pernah dilakukan penelitian, batu-batuannya sisa-sisa ledakan gunung toba," kata
Kepala Desa Parmonangan.
Sementara
dari Desa Pardomuan mengusulkan agar kampung di Siunti Godang dilakukan penataan.
Sementara Desa
Parbalohan mengusulkan, irigasi di Lumban Nainggolan dapat dibangun.
"Masyarakat
kita mayoritas petani, kita terkendala dalam hal pengairan hingga masyarakat
kita sulit dalam bercocok tanam padi dan tanaman tanaman muda. Adanya irigasi
nanti nya hasil panen dapat semakin baik, guna mendukung perekonomian
masyarakat, " ujar Tommy Nainggolan Kepala Desa Parbalokkan.
Desa Tomok
Parsaoran mengusulkan agar ada pengadaan lampu jalan dari Tiga Runggu ke jalan
Makam Raja sidabutar.
Desa lain juga
juga menyampaikan usulan tahun 2021 untuk Prioritas Pembangunan Tahun 2022.
Sekretaris Camat
Simanindo, Belman Sidabungke mencatat segala usulan para Kepala Desa yang masuk
ke Dinas masing-masing
Turut hadir
Pejabat Kabupaten Samosir di Musrenbangtersebut Kepala Dinas (Kadis) Pertanian
dan Perternakan Perkebunan, Viktor sitinjak. Kepala Bagian (Kabag) Ketapang,
Rawati simbolon. Kadis Pariwisata, Dumos Pandiangan. Kadis Pekerjaan Umum diwakili
Kepala Bidang (Kabid) Pengairan, Roi Jan Viktor Pasaribu.
Mewakili Dinas
Pendidikan Mirannis Sihombing, Kabid Pendidikan dan Pengajar, Kabag Dinas Pendapatan
dan Pasar,Hotraja Sitanggang, Kadis Kesehatan diwakili Sekretaris Dinas,
Jalamar sitanggang.
Hadir juga Kepala
UPT Aaek Natonang, Danramil Simanindo Pelda Marudut Sidabutar dan Kapolsek
Simanindo. (tum)