"Bapak Presiden juga tadi sempat terkejut bahwa ada
aktivitas perusak lingkungan, dikira beliau itu milik rakyat, ternyata itu
milik perusahaan, khususnya di perairan Danau Toba ya Keramba Jaring
Apung," sambungnya.
Baca Juga:
Dituding Punya Saham TPL, Luhut Buka-bukaan
"Jadi Pak Presiden tadi terkejut mendengar itu.
Mengenai tadi, Pak Presiden juga mengatakan bahwa sekitar 25 ribu hektar tanah
yang berurusan masyarakat adat akan diselesaikan bulan ini," tambahnya.
Ia juga menyampaikan bahwa Presiden Jokowi akan segera
membereskan perihal persoalan lahan masyarakat adat di kawasan Danau Toba.
Baca Juga:
Perintah Prabowo ke Menhut Periksa Toba Pulp Lestari, Ini Respons Perseroan
"Lima SK sudah selesai, saya sudah lihat langsung tadi
SKnya, dan 10 lagi akan dituntaskan pada bulan ini. Masyarakat adat akan
mendapatkan haknya kembali," sambungnya.