SUMUT.WAHANANEWS.CO — PT PLN (Persero) memastikan kesiapsiagaan penuh sistem kelistrikan di Sumatera Utara selama Bulan Suci Ramadan hingga Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah. Komitmen ini ditegaskan Direktur Teknologi, Engineering dan Keberlanjutan PT PLN (Persero), E. Haryadi, dalam kunjungan kerja untuk meninjau langsung kesiapan sistem di wilayah kerja PLN Unit Induk Distribusi (UID) Sumatera Utara pada Kamis (12/3).
Dalam kunjungan tersebut, Haryadi meninjau titik strategis pengendalian sistem kelistrikan termasuk Control Centre UP2B Sumbagut, Distribution Control Center (DCC) UP2D Sumatera Utara, serta Posko Siaga Kelistrikan PLN UID SUMUT yang menjadi pusat koordinasi pemantauan distribusi dan kesiapan personel selama periode siaga.
Baca Juga:
Ramadan Makin Berarti, 136 Rumah di Sumut Dapat Sambungan Listrik Gratis dari PLN
Acara dihadiri oleh General Manager PLN UID Sumatera Utara Mundhakir beserta jajaran manajemen, General Manager PLN Unit Induk Penyaluran dan Pusat Pengatur Beban Sumatera (UIP3BS) Amiruddin, serta personel siaga yang terlibat dalam pengamanan sistem kelistrikan.
Haryadi menegaskan bahwa PLN terus memperkuat keandalan pasokan listrik melalui peningkatan teknologi, penguatan infrastruktur, dan pemeliharaan preventif.
"PLN memastikan kesiapan sistem melalui penguatan teknologi, pemeliharaan preventif, dan monitoring real time. Hal ini bertujuan agar masyarakat dapat menjalankan aktivitas khususnya ibadah di bulan Ramadan hingga Idulfitri dengan nyaman tanpa gangguan kelistrikan," ujar Haryadi.
Baca Juga:
Di Balik Terangnya Listrik, Ada Hati yang Peduli: PLN UID Sumut Bantu Korban Banjir Tapanuli Tengah
Sementara itu, Mundhakir menjelaskan bahwa kondisi kelistrikan Sumatera Utara berada dalam keadaan aman. Sistem memiliki daya mampu sebesar 2.323 megawatt (MW) dengan beban puncak sekitar 2.210 MW, sehingga tersedia cadangan daya sekitar 113 MW.
"Secara sistem, kondisi kelistrikan Sumut aman dengan cadangan daya yang cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama Ramadan hingga Idulfitri," ucap Mundhakir.
Untuk menjaga keandalan tersebut, PLN UID Sumatera Utara menyiagakan 3.318 personel yang tersebar di seluruh wilayah. Selain itu, disiapkan 384 posko siaga yang dilengkapi peralatan pendukung, antara lain 135 unit genset, 96 unit Unit Gardu Bergerak (UGB), 55 unit UPS, 164 unit mobil operasional, 225 unit sepeda motor, dan 22 unit truk crane untuk mempercepat penanganan gangguan.