SUMUT.WAHANANEWS.CO – Pada hari kedua Idulfitri 1447 Hijriah (Minggu, 22/3/2026) di Padangsidimpuan terjadi lonjakan volume sampah yang signifikan, bahkan sempat membanjiri sejumlah titik kota dan mengganggu kenyamanan serta potensi kesehatan warga.
Lonjakan sampah dipicu oleh meningkatnya aktivitas masyarakat selama Lebaran, mulai dari silaturahmi hingga tingginya konsumsi rumah tangga. Jenis sampah yang menumpuk antara lain sisa makanan, plastik kemasan, dan limbah rumah tangga lainnya di ruas jalan utama maupun kawasan permukiman.
Baca Juga:
Polres Padangsidimpuan Bantu Masyarakat Dapatkan Beras Terjangkau
Pemerintah Kota Padangsidimpuan melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) segera bergerak cepat dengan mengerahkan seluruh armada dan petugas kebersihan untuk melakukan pengangkutan secara intensif.
Kepala Bidang Kebersihan DLH Padangsidimpuan, Mukhtar Harahap, menjelaskan bahwa lonjakan volume sampah pada hari kedua Lebaran merupakan fenomena tahunan. "Namun kami langsung mengerahkan seluruh armada dan menambah frekuensi pengangkutan di titik-titik rawan penumpukan sampah," ujarnya.
Ia menambahkan bahwa langkah antisipasi telah dilakukan dengan menambah armada serta memperpanjang jam operasional. Hasilnya, sebagian besar tumpukan sampah kini berhasil ditangani dan kondisi mulai berangsur normal. "Alhamdulillah, kondisi mulai terkendali. Ke depan kami berharap masyarakat lebih disiplin dalam membuang sampah serta mengurangi penggunaan bahan sekali pakai," tambahnya.
Baca Juga:
Kasus Pembunuhan di Tapsel: Tiga Tersangka Ditangkap, Satu DPO
Irwan (44), pemudik asal Bandung, mengaku terkejut melihat kondisi tersebut saat pulang kampung. "Cukup kaget melihat tumpukan sampah di beberapa titik jalan. Seharusnya di momen Lebaran seperti ini kota terlihat bersih dan nyaman," katanya, sambil mengapresiasi gerak cepat petugas DLH dalam melakukan pembersihan.
Sementara itu, Sekretaris Daerah Padangsidimpuan, Rahmat Marzuki, menyebut pihaknya menerima banyak laporan warga terkait penumpukan sampah. Ia menegaskan bahwa pemerintah kota langsung merespons dengan menginstruksikan DLH untuk segera menangani agar tidak menimbulkan risiko kesehatan bagi masyarakat.
Pemko Padangsidimpuan kembali mengimbau masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan, membuang sampah pada tempatnya, serta mengurangi penggunaan plastik sekali pakai agar kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang.
[Redaktur:Dedi]