SUMUT.WAHANANEWS.CO – Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, menegaskan bahwa kolaborasi lintas lembaga dan penguatan data menjadi fondasi utama dalam membangun Kota Medan yang inklusif dan tangguh bencana. Hal ini disampaikannya dalam Sidang Paripurna DPRD Kota Medan terkait Laporan Pelaksanaan Reses IV Tahun Sidang 2025-2026, Senin (19/1/2026).
Sidang yang berlangsung di Gedung DPRD Medan tersebut dipimpin oleh Ketua DPRD Medan, Wong Chun Sen, didampingi jajaran Wakil Ketua, serta dihadiri oleh anggota legislatif dan pimpinan perangkat daerah di lingkungan Pemko Medan.
Baca Juga:
Wali Kota Medan Tinjau Proyek Floodway Sei Sikambing-Belawan, Solusi Banjir Berkelanjutan
Transformasi Medan Satu Data untuk Pembangunan Berkelanjutan
Dalam sambutannya, Rico Waas menyoroti pentingnya semangat transformasi menuju Medan Satu Data. Menurutnya, koordinasi yang solid antarlembaga merupakan kunci untuk mewujudkan visi Medan yang bertuah, maju, dan berkelanjutan.
"Saya meyakini dengan sinergi dan kemitraan yang kokoh antara eksekutif dan legislatif, kita akan mampu mewujudkan visi besar pembangunan kota. Partisipasi luas dari seluruh pemangku kepentingan harus terus kita optimalkan," ujar Rico Waas.
Baca Juga:
Wali Kota Medan dan Kapolrestabes Bersinergi Atasi Permasalahan Kota
Menindaklanjuti Aspirasi Masyarakat Melalui Hasil Reses
Wali Kota juga memberikan apresiasi tinggi terhadap hasil reses anggota DPRD Medan. Ia menilai laporan reses tersebut sebagai dokumen strategis yang memotret kebutuhan riil masyarakat di lapangan, baik berupa masukan kebijakan maupun usulan program pembangunan.
Sebagai tindak lanjut, Rico menginstruksikan seluruh pimpinan perangkat daerah untuk memberikan perhatian serius terhadap aspirasi tersebut. "Reses adalah jembatan komunikasi dua arah. Saya meminta seluruh OPD segera melakukan langkah konkret untuk menjawab persoalan masyarakat yang telah dirangkum oleh dewan," tegasnya.