SUMUT.WAHANANEWS.CO - Bulan puasa memasuki tahap pertengahan, banyak umat yang mulai merasakan perubahan kondisi tubuh seperti kelelahan, rasa kantuk yang berlebihan, atau bahkan gangguan pencernaan ringan. Padahal, puasa yang dilakukan dengan benar tidak hanya mendukung ibadah, tetapi juga memberikan manfaat bagi kesehatan tubuh jika diimbangi dengan pola hidup yang sehat.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia menjelaskan bahwa perubahan pola makan dan aktivitas selama puasa dapat memengaruhi fungsi tubuh. Oleh karena itu, penting untuk menerapkan langkah-langkah yang tepat agar kesehatan tetap terjaga dan stamina tidak menurun drastis.
Baca Juga:
Pentingnya Terapkan Pola Makan Sehat, Pemkab Kepulauan Seribu Ajak Warga Cegah Diabetes
Pola Makan Sehat: Sahur Tidak Dilewatkan, Berbuka Bertahap
Sahur merupakan makanan penting yang menjadi sumber energi tubuh selama berpuasa. Menurut KBBI, sahur adalah "makanan yang diambil sebelum terbit fajar oleh orang yang berpuasa". Pada tahap ini, pilihlah jenis makanan yang mengandung karbohidrat kompleks, protein berkualitas, serta serat untuk menjaga rasa kenyang lebih lama.
- Pilihan makanan sahur: Beras merah, oatmeal, roti gandum, telur, tahu, ikan, serta sayuran hijau seperti bayam atau kubis. Hindari makanan yang terlalu banyak mengandung garam atau lemak jenuh karena dapat menyebabkan rasa haus cepat dan mengganggu metabolisme.
- Cara berbuka puasa: Mulai dengan mengonsumsi makanan manis ringan seperti kurma dan minum air putih, sesuai dengan sunnah. Setelah beberapa saat, baru konsumsi makanan berat secara bertahap agar sistem pencernaan tidak terbebani. Jangan makan secara berlebihan karena dapat menyebabkan kembung atau kantuk.
Baca Juga:
Simak Cata Menghidari Diabetes di Usia Muda
Hidrasi Optimal: Patuhi Aturan 2-4-2 untuk Cegah Dehidrasi
Kurangnya asupan cairan selama berpuasa dapat menyebabkan dehidrasi yang berdampak pada kesehatan, seperti sakit kepala, lemas, atau gangguan fungsi ginjal. KBBI mendefinisikan dehidrasi sebagai "keadaan tubuh kekurangan cairan".
Anjuran standar dari pihak kesehatan adalah mengikuti pola minum air putih 2-4-2: