- 2 gelas saat berbuka puasa
- 4 gelas di antara waktu makan malam dan tidur
- 2 gelas saat sahur
Selain air putih, konsumsi buah dan sayuran yang kaya kandungan air seperti semangka, melon, mentimun, atau tomat juga dapat membantu menjaga kadar cairan tubuh. Hindari minuman berkafein seperti kopi atau teh pekat, serta minuman bersoda yang dapat meningkatkan risiko dehidrasi.
Baca Juga:
Pentingnya Terapkan Pola Makan Sehat, Pemkab Kepulauan Seribu Ajak Warga Cegah Diabetes
Aktivitas Fisik Ringan: Jaga Kebugaran Tanpa Bebani Tubuh
Meskipun sedang berpuasa, aktivitas fisik tetap diperlukan untuk menjaga kebugaran dan kelancaran metabolisme. Namun, pilihlah jenis olahraga yang ringan dan tidak menyebabkan kehilangan cairan berlebihan.
- Waktu yang tepat: Lakukan olahraga seperti jalan santai, yoga, atau bersepeda santai selama 20-30 menit pada pagi atau sore hari, setelah suhu udara tidak terlalu panas.
- Hindari aktivitas berat: Jangan melakukan olahraga yang membutuhkan tenaga besar seperti lari cepat atau angkat beban di siang hari karena dapat menyebabkan kelelahan dan dehidrasi.
Baca Juga:
Simak Cata Menghidari Diabetes di Usia Muda
Istirahat yang Cukup: Pola Tidur Teratur untuk Pemulihan Energi
Perubahan jadwal makan dan aktivitas selama puasa seringkali mengganggu pola tidur. KBBI menyatakan bahwa istirahat adalah "waktu untuk berhenti bekerja atau beraktivitas guna memulihkan kekuatan".
- Durasi tidur: Usahakan tidur selama 7-8 jam setiap malam dan hindari begadang. Jika memungkinkan, lakukan tidur siang singkat selama 30 menit hingga 1 jam untuk mengembalikan energi yang terkuras selama aktivitas harian.
- Kualitas tidur: Buat lingkungan tidur yang nyaman, seperti menjaga kamar tetap sejuk dan gelap agar tidur lebih dalam dan berkualitas.