WahanaNews.com I Perkembangan Kota Perdagangan semakin
hari semakin padat. Akibatnya kemacetan arus Lalu Lintas (Lalin) pada jalan-jalan
protokol tak terhindarkan setiap hari. Sehingga sudah saatnya dibutuhkan
penataan oleh Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Simalungun.
Baca Juga:
Delegasi RI Perkuat Kerja Sama Perdagangan di KTM ke-14 WTO
Seperti yang terlihat di Jl. Lintas Kota Perdagangan, Rabu
(24/02/2021), Lalu Lintas semberaut. Semenjak berdirinya kawasan industri Kek
Seimangkei di Kota yang di juluki sanpantao penduduk perdagangan
bertambah drastis.
Rose (35) warga Perdagangan mengeluhkan kondisi kemacetan lalu
lintas di jalan tersebut, karena terjadi hampir setiap hari.
Baca Juga:
Dorong Ekspansi ke Pasar Global, Produk Pangan Indonesia Tampil di China Food Trade Fair 2026
"Berantakan sudah Kota Perdagangan, sering macet akibat Lalu
Lintas tidak teratur lagi, kalau bisa Dinas Perhubungan Kabupaten Simalungun
agar mengevaluasi. Kalau bisa dibuat satu arah saja," katanya.
Rose meminta agar truk-truk bermuatan over kapasitas
jagan dikasih masuk kota, karena hal itu salah satu alasan yang membuat Lalu Lintas
macet.
Sementara itu, Ketua LSM Martabat DPD Simalungun, meminta
kepada Dinas Perhubungan Kabupaten Simalungun, agar segera turun kelapangan
untuk menindak dan melihat keadaan arus Lalu Lintas di Kota Perdagangan saat
ini.
"Saya meminta agar Dinas Perhubungan Kabupaten
Simalungun agar tegas menanggapi keluhan warga perdagangan mengenai kemacetan
saat ini, " tegasnya.
Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Simalungun, saat dikonfirmasi
menanggapi keluhuan warga, belum dapat dihubungi. (tum)