Secara faktual, Luhut mengurusi banyak hal di luar bidang maritim dan investasi.
Oleh Presiden Jokowi, Luhut diminta mengurusi penanganan Covid-19 sebagai Wakil Ketua Tim Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional sekaligus Koordinator PPKM Jawa-Bali.
Baca Juga:
PKS Sei Mangkei Konsestensi dalam menjalanknan Sistem Roundtable Sistenanable Palm Oil ( RSPO) dan Perketat Mutu TBS Pemasok Pihak 3 dari Segala Lini
Jadi, secara resmi ada 6 jabatan yang dibebankan di pundak Luhut.
Luhut juga diserahi memimpin Komite Kereta Cepat Jakarta-Bandung yang selama ini jadi tanggung jawab Menko Perekonomian Airlangga Hartarto.
Soal mengeksekusi masalah, Luhut memang tidak perlu diragukan.
Baca Juga:
Kronologi Lengkap: Jaket Ojol Rp300 Ribu Jadi Alat 'Viral' Tiga WNA di Bali
Sebagai jenderal yang besar di pasukan antiteror pada masa Orde Baru, Luhut sudah tahu kunci-kunci setiap masalah, termasuk untuk urusan lobi.
Lagi-lagi, kinerja berbasis pengabdian ambil peran di sini. Spirit pengabdian ini pun menjalari Mayjen Maruli Simanjuntak, menantu Luhut Binsar Pandjaitan yang beberapa waktu lalu dilantik jadi Pangkostrad, menggantikan Jenderal TNI Dudung Abdurachman.
Keluarga TB Simatupang, secara faktual, seolah tak pernah berhenti mengabdi bagi negeri. [rum]