Dimana secara kasat mata, pipa tidak ditanam serta tidak menggunakan elbow, bahkan ada sejumlah persambungan pipa yang dibakar bakar serta diikat pakai karet ban dalam. Sehingga ketahanan pipa tersebut sangat diragukan.
Sayangnya Kepala Desa Sion Utara A Sihotang belum memberi keterangan resmi, begitu juga Handpone yang bersangkutan tidak menjawab.
Baca Juga:
Pesona Produk UMKM Humbahas Pikat Hati Wamen Pariwisata RI di Panggung Nasional Inacraft 2026
Terpisah, Camat Parlilitan Eliapzan Sihotang Ssos menyarankan pihak desa melakukan pekerjaan sesuai standart yang ada. Dia juga mengakui bahwa pihaknya sudah menyurati pihak Desa.
"Kita sudah rekomendasikan agar kegiatan tersebut dikerjakan sesuai RAB. Namun masyarakat menyatakan pekerjaan itu sudah standart,"singkatnya menjawab wahana news.co, Kamis (18/7) malam.
Sebagaimana diketahui sejumlah warga Desa Sion Utara sangat menyayangkan pengerjaan pipanisasi tersebut dan berharap pekerjaan itu diperbaiki lagi.
Baca Juga:
Dua Bulan Terisolasi Akibat Bencana, Ahirnya Desa Batu Nagodang Siatas Humbahas Dapat Dilalui Roda Empat
"Memang kita meragukan ketahanan pasangan pipa itu, kita berharap ada perbaikan sehingga dana yang digunakan untuk proyek itu membawa manfaat positif bagi kami warga, mengingat pipa itu merupakan pipa distribusi air minum bagi penduduk," ujar Tumanggor yang diamini sejumlah warga lainnya. (AGAVE)