WahanaNews.co I Dalam Seminar-Webinar Program
Strategis Bupati dan Wakil Bupati Samosir Terpilih Periode 2021-2024 di hotel VANTAS Desa
Sialanguan, Vandiko Gultom-Martua Sitanggang menyampaikan program kerja 100
hari kerja, 6 bulan kerja dan 1 tahun kerja, guna menepati janji politiknya ketika
masa kampanye, Rabu (24/03/2021).
Baca Juga:
Penganiayaan di Samosir Buka Kembali, Korban Sebut Perdamaian Terjadi Dalam Kondisi Tidak Stabil
Baca Juga:
Potong 15 Persen Dana Bantuan, Kejaksaan Bongkar Modus Korupsi Kadis Sosial Samosir
Program 100 hari kerja diantaranya: 1. Penyusunan Rencana
Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) tahun 2021-2026 2. Pengiatan serta
pengembangan UMKM 3. Rencana pengembangan potensi spot wisata baru yang
berbasis pertanian dan perikanan 4. Pendataan pembiayaan Samosir menjadi status
kewenangan pengelolaan secara Nasional.
Program 6 bulan hari kerja, Vandiko mengutarakan pada bidang
pendidikan dan kesehatan dengan redistribusi tenaga pendidik dan tenaga
kesehatan merata diseluruh wilayah Kabupaten Samosir. Pemberian bea siswa pada
mahasiswa yang berprestasi dari kelurga kurang mampu. Pelaksanaan gratis iuran
BPJS bagi keluarga tidak mampu dan menyusun peraturan adat budaya, serta adat
istiadat yang ada di Kabupaten Samosir.
Sementara dalam program 1 tahun kerjanya antara lain
: Menyusun kembali skema pemberian bantuan
pupuk dan bibit unggul tanaman pertanian secara gratis bagi masyarakat petani
sesuai dengan potensi serta kemampuan lahan. Pemanfaatan seluruh sumber sumber
air pegunungan untuk menjadikan potensi budidaya perikanan darat dan juga untuk
menjadikan pengembangan wilayah minapadi.
Dengan konsep program pembangunan tersebut, diharapkan akan
dapat mengurangi beban pencemaran air Danau Toba serta tidak akan menggangu aktivitas
perekonomian masyarakat.
"Program berikutnya dalam peningkatan Infrastruktur jaringan
jalan sebagai bagian peningkatan pelayanan infrastruktur, dimana jaringan jalan bagian dari pengembangan wilayah Kota Panggururan," ucap Vandiko.
Lebih lanjut Vandiko menjelaskan, akan dibuka pengembangan
jalan Panggururan, Sialaguan menuju Rianiate guna menyambungkan jalan
perluasaan perkotaan dan juga dalam rangka pengembangan perluasan kawasan
pemukiman.
"Kabupaten Samosir merupakan bagian dominan dari Kawasan
Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) super prioritas. Ini merupakan peluang
untuk mengembangkan dan memajukan seluruh potensi destinasi pariwisata yang
pada akhirnya menjadi bagian dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten
Samosir," ucap Bupati terpilih. (tum)