SUMUT.WAHANANEWS.CO – General Manager PLN Unit Induk Distribusi (UID) Sumatera Utara, Mundhakir Salman, menggelar kuliah umum di Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) dengan mengusung tema “Dari Lulus Cepat ke Hidup Bermakna: Membangun Karier, Karya, dan Kontribusi”. Kegiatan ini merupakan wujud nyata kolaborasi strategis antara PLN dan dunia pendidikan, bertujuan menyiapkan generasi muda yang unggul, adaptif, dan siap menjawab tantangan masa depan bangsa.
Dalam pemaparan yang dihadiri mahasiswa dari berbagai fakultas tersebut, Mundhakir Salman menekankan bahwa orientasi pendidikan tidak boleh berhenti hanya pada kelulusan atau sekadar mendapatkan pekerjaan. Lebih dari itu, mahasiswa dituntut mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat melalui kompetensi dan karakter yang dibangun selama menempuh pendidikan.
Baca Juga:
PLN Bawa Energi ke Pelosok, Desa Patialo Bakal Makin Terang
“Jangan hanya mengejar pekerjaan yang baik, tetapi jadilah orang baik dalam setiap pekerjaan. Ketika karakter, kompetensi, dan integritas berjalan beriringan, karier tidak hanya menjadi sumber penghasilan, tetapi juga jalan pengabdian dan kebermanfaatan bagi sesama,” ujar Mundhakir Salman.
Ia juga menjelaskan bahwa arus transformasi digital dan percepatan transisi energi menuju energi bersih kini membuka peluang luas bagi generasi muda untuk berkarya. Indonesia diketahui memiliki potensi energi terbarukan yang sangat besar, sehingga kehadiran talenta muda yang inovatif dan adaptif menjadi kebutuhan mendesak untuk mengelola kekayaan alam tersebut demi kemajuan negeri.
Pada kesempatan tersebut, Mundhakir juga berbagi pengalaman nyata mengenai betapa krusialnya peran listrik dalam kehidupan masyarakat, salah satunya saat mendukung pasokan listrik di fasilitas kesehatan. Ia mencontohkan situasi di mana keandalan listrik sangat menunjang keselamatan pasien yang membutuhkan perawatan berkelanjutan, seperti pasien cuci darah.
Baca Juga:
Srikandi PLN Binjai Dorong Transisi Energi Bersih lewat Edukasi Kendaraan Listrik
“Ada pasien yang harus menjalani cuci darah dan sangat bergantung pada pasokan listrik yang andal. Momen seperti itu semakin menguatkan komitmen PLN untuk menjaga keandalan layanan, karena kami sadar listrik memiliki peran vital dalam menunjang kehidupan dan kesehatan masyarakat,” ungkapnya.
Selain fokus pada peningkatan kualitas layanan kelistrikan, PLN juga konsisten menjalankan tanggung jawab sosial perusahaan melalui program Light Up The Dream (LUTD). Program ini berupa penyambungan listrik gratis bagi keluarga prasejahtera, yang sepenuhnya bersumber dari donasi sukarela pegawai PLN. Hingga saat ini, inisiatif mulia tersebut telah membawa manfaat bagi 44.108 pelanggan di seluruh Indonesia yang kini telah menikmati akses listrik.
Sementara itu, Wakil Rektor III UMSU, Assoc. Prof. Dr. Rudianto, S.Sos., M.Si., menyampaikan apresiasi tinggi atas kehadiran dan kontribusi PLN UID Sumatera Utara di lingkungan kampus. Menurutnya, sinergi antara dunia pendidikan dan industri menjadi kunci utama dalam mempersiapkan mahasiswa agar siap bersaing di dunia kerja dan menghadapi perubahan global yang dinamis.