WahanaNews.co | Polres Metro Bekasi Kota, Jawa Barat, melakukan penyekatan di sejumlah
pintu tol untuk mengantisipasi massa yang akan mengikuti Aksi 1812.
Wakil Kepala Polres Metro Bekasi Kota, AKBP Alfian Nurrizal, mengatakan, total
delapan titik penyekatan massa. Selain pintu tol, juga ruas jalan perbatasan Bekasi-Jakarta.
Baca Juga:
Polri Pulangkan 29 WNI yang Diduga Terlibat Judi Online dan Penipuan di Filipina
"Kita melakukan penyekatan, antara lain di
pintu tol Bekasi Barat 1, Bekasi Barat 2, lalu Bekasi Timur. Di pintu tol
Pondok Gede Jatiwaringin, lalu perbatasan Sumber Arta dengan Duren Sawit,
perbatasan Cakung sama Medan Satria, dan di Pintu Tol Pondok Gede 2 dan Jati
Asih 2," kata Alfian, saat dihubungi wartawan, Jumat (18/12/2020).
Alfian menuturkan, pihaknya akan melakukan pencegatan terhadap kendaraan-kendaraan yang
dianggap mencurigakan.
Pihaknya akan melalukan itu secara
selektif, karena dari pengalaman aksi serupa sebelumnya banyak yang tak
menggunakan atribut di jalan.
Baca Juga:
Kejagung Sita 1 Juta Hektar Lahan Hutan, Target Satgas PKH Tercapai
"Mereka tidak gunakan atribut,
jadi kita akan selektif terus, kalau kita lihat ada kendaraan roda dua dan roda
empat yang kita curigai, akan kita hentikan," ujarnya.
Dalam upaya penyekatan ini, ada 278
personel gabungan yang dikerahkan. Rinciannya, kepolisian (80
personel), TNI (60), Satpol PP (75), dan Dishub (60).
Dikatakan Alfian, selain penyekatan,
pihaknya juga melakukan pemeriksaan rapid test antigen di delapan titik
tersebut.