“Dengar ya! Dia berjanji di depan publik, dia yang bilang akan membereskan Jermal 15. Sekarang kita lihat, kerjanya nol, kartelnya makin kuat, lalu dia mau pergi begitu saja? ini namanya pengecoh! namanya penipuan jabatan!. Mau kabur ke tempat lain, cari jabatan baru, tinggalkan masalah di sini yang belum selesai? Dia pantas dicatat sebagai Kapolrestabes Medan paling gagal dan paling munafik yang pernah ada?,” seru Eka dengan tegas.
Eka menegaskan, kalau sampai Kombespol Jean pergi sebelum menangkap pemimpin kartel dan membongkar habis Jermal 15, maka selamanya nama dia akan tercatat sebagai pemimpin yang cuma pandai janji, pandai foto, tapi hasilnya sampah.
Baca Juga:
Pemko Binjai Hadiri Ikrar Pemasyarakatan Bersih dari Handphone Ilegal, Narkoba, dan Penipuan
“Rakyat Medan bukan orang bodoh! Kami lihat semuanya: banyak operasi, hasil nol di sasaran utama, lalu mau pindah tugas? Mundur saja sekarang juga!, jangan menunggu waktu habis! Jangan merasa berprestasi padahal cuman pandai gombal!, Kartel narkoba menertawakan dia, rakyat kecewa berat, institusi kepolisian dicemarkan nama baiknya gara-gara pemimpin macam ini!” tegas Eka Putra ZN mengakhiri komentarnya dengan nada penuh kekecewaan dan kemarahan.
Hingga berita ini diturunkan, Polrestabes Medan Kombespol Jean Calvijn Simanjuntak diam seribu bahasa, bersiap pindah tugas, sementara di Jermal 15, bos kartel dan kroninya tertawa puas, menang telak atas janji kosong Kapolrestabes Medan.
[Redaktur:Tim]