Tapi jauh dari situ sebab segala struktur pekerjaan dibuat
atas prinsip kapitalisme yang brutal dan tak manusiawi, termasuk Undang Undang
yang menyudutkan para pekerja tanpa harapan akan kehidupan layak, dengan kata
lain elit melindungi dan menjagi kapital dan investasi mereka tanpa peduli
terhadap nasib para pekerja.
Baca Juga:
Dana Banjir Berbelok Arah, Kadis Sosial Samosir Jadi Tersangka
Semua dibumbui dengan ramuan penenang yang membiuskan dan
menutupi realitas dan sekaligus keserakahan.
Terjadi kekuasaan para konglomerat yang merapatkan diri
untuk menjamin tetap kaya dan kenikmataan. Tanah rakyat dijadikan "hutan
lindung", dijadikan "food state", dijadikan apa yang
mereka mau untuk mempertahankan kekayaan dan mengurangi kekuatan dan kedaulatan
rakyat.
Baca Juga:
Farmer Field Day Jagung Pakan BETRAS 32, Ini Testimoni Petani Simanindo Samosir
Ekosistem pun diperkosa dan dijadikan lahan kenikmataan dan
keserakahan tanpa belas kasihan. Alam menderita kesakitan dan kesusahan tanpa
tanda kebangkitan.