SUMUT.WAHANANEWS.CO – PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Sumatera Utara mencatat lonjakan signifikan penggunaan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) selama periode mudik dan arus balik Idulfitri 1447 H. Peningkatan ini dipicu oleh antusiasme masyarakat yang semakin tinggi, tak lepas dari suksesnya kampanye "Spontan Mudik Pakai Mobil Listrik" yang mendorong minat beralih ke kendaraan listrik.
Berdasarkan data resmi PLN UID Sumatera Utara, selama periode H-7 hingga H+7 Lebaran 2026, penjualan energi listrik melalui SPKLU mencapai 100.653,76 kWh dengan nilai transaksi sekitar Rp248 juta. Angka ini melonjak lebih dari 130% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang hanya tercatat 43.447,10 kWh atau senilai Rp107 juta.
Baca Juga:
PLN UID Sumatera Utara Dorong Pertumbuhan Ekonomi, Tambah Daya 49,99 MVA Lewat SPJBTL dan MoU
Tidak hanya dari sisi volume energi, frekuensi penggunaan juga mengalami kenaikan drastis hingga 277%. Jika pada Lebaran 2025 tercatat 1.387 kali transaksi, tahun ini angkanya melonjak menjadi 3.846 kali transaksi. Data ini membuktikan meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap kendaraan listrik, bahkan untuk perjalanan jarak jauh seperti mudik Lebaran.
Ekosistem EV Sumut Semakin Matang
General Manager PLN UID Sumatera Utara, Mundhakir, menyampaikan bahwa capaian ini menjadi indikator kuat atas pertumbuhan ekosistem kendaraan listrik di wilayah Sumatera Utara.
Baca Juga:
Desa Ombolata Nias Utara Kini Punya Listrik
“Lonjakan penggunaan SPKLU selama masa mudik Lebaran 2026 merupakan sinyal yang sangat positif. Ini menunjukkan bahwa masyarakat semakin percaya menggunakan kendaraan listrik, sekaligus menandakan bahwa ekosistem EV di Sumatera Utara semakin matang dan berkembang,” ujar Mundhakir.
Ia menambahkan, PLN terus berkomitmen menghadirkan infrastruktur yang andal dan mudah diakses guna mendukung transformasi energi di sektor transportasi.
“Transisi energi tidak hanya berbicara pada sisi pembangkit, tetapi juga pada pemanfaatannya dalam kehidupan sehari-hari. Ketika masyarakat mulai menggunakan kendaraan listrik untuk mudik dan aktivitas lainnya, itu menjadi bukti bahwa transformasi menuju energi bersih sedang berjalan. PLN hadir untuk memastikan ekosistem tersebut didukung dengan layanan yang andal, nyaman, dan merata,” tambahnya.
Jaringan SPKLU Makin Luas dan Canggih
Saat ini, PLN UID Sumatera Utara telah mengoperasikan 113 unit SPKLU yang tersebar di 91 lokasi strategis. Lokasi tersebut mencakup jalur utama mudik seperti ruas tol Medan–Tebing Tinggi, kawasan perkotaan, hingga destinasi wisata.
Untuk meningkatkan kenyamanan pengguna, PLN juga telah menghadirkan sejumlah unit Ultra Fast Charging di titik-titik krusial. Teknologi ini memungkinkan pengisian daya menjadi jauh lebih cepat, sehingga perjalanan mudik menggunakan mobil listrik semakin efisien dan tidak memakan banyak waktu.
Dengan tren pertumbuhan yang terus meningkat, PLN UID Sumatera Utara optimistis jumlah pengguna kendaraan listrik akan terus bertambah. Ke depannya, jaringan SPKLU akan terus diperluas dan kualitas layanan ditingkatkan untuk menjawab kebutuhan masyarakat.
Langkah ini merupakan wujud komitmen PLN dalam mendukung agenda nasional menuju transisi energi bersih dan pencapaian target Net Zero Emissions (NZE), sekaligus menghadirkan sistem transportasi yang modern, efisien, dan ramah lingkungan.
[Redaktur: Dedi]