"Selain itu 120 ibu hamil yang memiliki anak di bawah 2
tahun melalui intervensi gizi berupa dukungan pemberian makanan tambahan balita
dan peningkatan pelayanan di posyandu," ujarnya.
Baca Juga:
Sawah Pelangi Namang Ditata PLN Peduli, ALPERKLINAS: Listrik Jadi Penggerak Ekonomi Rakyat
Yasmir menjelaskan, selain itu juga pendampingan melalui
kelas ayah dukung ASI serta peningkatan kapasitas kader-kader kesehatan
masyarakat.
Baca Juga:
PLN UID Banten Hadirkan Ruang Inklusif di Cilegon, Membatik dan Berkarya Hadirkan Ekosistem Produktif untuk Masyarakat
Harapannya program ini dapat mencegah stunting dengan adanya
pendampingan kesehatan anak di bawah usia 2 tahun terutama mendampingi 1.000
hari pertama kehidupan.
"Melalui kehamilan yang sehat, pemberian
ASI eksklusif dan ASI hingga dua tahun, dan intervensi gizi dengan pemberian
MPASI (Makanan Pendamping ASI) yang berkualitas," katanya. (tum)