SUMUT.WAHANANEWS.CO – Kepala Sekolah RA Subulul Huda Saentis, Yusniwati, mengajukan "protes" terhadap pemberitaan mengenai keterlambatan pemberian ijazah siswa yang telah lulus lebih dari 6 bulan. Ia membantah tuduhan kelalaian tugas, meskipun salah satu orang tua murid tetap belum menerima dokumen penting tersebut meskipun telah berulang kali meminta.
Pemberitaan dengan judul "Kepala Sekolah RA Subulul Huda Saentis Akui Kesalahan: Ijazah Siswa Tertunda Lebih dari 6 Bulan" yang diterbitkan sebelumnya membuat Yusniwati diduga merasa tidak nyaman dan menghubungi wartawan via WhatsApp pada Selasa (27/1/2026).
Baca Juga:
Libur Akhir Semester Segera Dimulai, Kadisdik Sumedang Imbau Orang Tua Waspadai Cuaca
"Bang jgan lah buat masalah, saya sudah jelaskan saya cuman minta sabar .saya bukan tidak uruskan. knapa harus di media kan," ujarnya, Selasa (27/1/2026).
Yusniwati membantah bahwa ia bukan orang yang melalaikan tugasnya, tak hanya itu ia juga menyatakan bahwa ijazah yang sudah sekian tahun anak yang sudah tamat selalu ada.
"Bang berita seperti itu kan bisa mencemarkan nama saya dan saya bukan orang yg melalaikan tugas .sudah sekian tahun ijazah anak yg tamat selalu ada dan bahkan ada banyak ijazah yg ga di ambil karna banyak yg tidak menunaikan penyelesaian administrasi. saya bisa makhlumi dan kapan saja bisa di ambil," ungkapnya.
Baca Juga:
18 Sekolah Terendam Banjir di Subulussalam, Belajar Tatap Muka Sementara Dihentikan
Uniknya saat dikonfirmasi kembali mengapa ijazah anaknya Ardinan Reshandi tidak diberikan, padahal sudah kerap kali diminta ketika bertemu dengan Yusniwati, yang diketahui anaknya sudah lulus lebih 6 bulan yang lalu. Ia menjawab minta waktu kembali.
"Bukan tidak akan di berikan kan sedang saya urus .kalo sudah nanti saya antar .tapi coba kasih waktu ya," ucapnya.
"Saya minta waktu ini lagi di urus karna cetak namanya harus konek smua data santrinya sesuai pdum emis," imbuhnya.