Pemko Medan terus berbenah melalui berbagai program kebersihan di tingkat kecamatan, kelurahan, hingga lingkungan. Rico Waas secara rutin turun langsung ke kecamatan untuk melakukan gotong royong bersama masyarakat.
"Kami terus memantau program ini berjalan efektif. Selain membuat regulasi dan peraturan, setiap minggunya saya turun ke Kecamatan untuk melakukan gotong royong. Dengan gotong royong membuat masyarakat turut serta dan membersihkan daerahnya," kata Rico Waas.
Baca Juga:
Terkait Bangunan Tanpa PBG di Gang Lumumba Medan Perjuangan, Kadis PKPCKTR Disorot Tajam?
Selain itu, Pemko Medan juga fokus pada peningkatan pelayanan kesehatan di 41 puskesmas dan dua rumah sakit milik Pemko. Pembangunan rumah sakit baru juga menjadi prioritas. Program Universal Health Coverage (UHC) yang telah berjalan baik akan dilengkapi dengan penyediaan ambulans gratis di 21 kecamatan pada tahun depan.
Optimisme dan Harapan
Kepala Bappeda Ferry Ichsan menambahkan bahwa Pemko Medan telah mempersiapkan diri sejak tahun 2023, termasuk mencapai 93% Stop Buang Air Besar Sembarangan (BABS) di seluruh kelurahan.
Baca Juga:
Bangunan Kafe Mewah Tanpa PBG Bebas Berdiri di Jalan Setia Jadi Medan
Rico Waas berharap upaya-upaya yang telah dilakukan dapat menjadi indikator keberhasilan Medan meraih predikat Kota Sehat 2025. "Mudah-mudahan selama verifikasi hari ini lancar dan Kota Medan bisa menjadi Kota Sehat 2025," harapnya.
[Redaktur : Dedi]