Namun dia tidak menjelaskan maksud tujuan peletakan kandang
ayam tersebut didepan kantor Bupati,
apakah untuk berkokok mengingatkan para PNS untuk rajin ke kantor atau apa.
Baca Juga:
Banjir Landa Kota Binjai, Sejumlah TPS Ditunda Untuk Melakukan Pemungutan Suara
Terpisah, tokoh Adat Pakpak Bharat Ahmad Padang mengomentari pajangan kandang
ayam tersebut mengatakan mestinya para pemangku kepentingan menjelaskan akan
maksud dan tujuan kandang ayam dipajang didepan kantor Bupati.
"Biar jangan menjadi bahan pertanyaan seyogianya
pemangku kepentingan menjelaskan akan
maksud peletakan kandang tersebut,
jangan sampai masyarakat melihat dari sudut pandang yang negatif tentu tidak
baik," imbuhnya.
Baca Juga:
Aktivis Alumni Mahasiswa Jakarta Raya Dukung Al Haris - Sani di Pilgub Jambi 2024
Senada dengan Ahmad Lister Berutu, Dosen Antropologi Universitas
Sumatera Utara (USU) itu mengatakan, "Dimana-mana setahu saya, miniatur rumah
adat dijadikan barang bernilai tinggi dan mahal. Misalnya sebagai koleksi, cendera mata untuk tamu penting, pajangan indah di ruang
tamu, bukan sebagai kandang ayam,"
pungkasnya.