Sumut.WAHANANEWS.CO - Organisasi Relawan Nasional MARTABAT Prabowo-Gibran merespons positif pelaksanaan Kampanye Keselamatan Pelayaran yang digelar Kantor KSOP Utama Belawan di Parapat, Selasa (11/2/2026).
Kegiatan ini dinilai sejalan dengan visi besar pemerintahan Prabowo–Gibran dalam membangun kawasan strategis nasional, khususnya Danau Toba, sebagai destinasi pariwisata kelas dunia yang aman, tertib, dan berkelanjutan di bawah pengelolaan kawasan otorita.
Baca Juga:
PLN UP3 Cikarang Ajak Masyarakat Aktif Laporkan Potensi Bahaya Jaringan Listrik
Ketua Umum MARTABAT Prabowo-Gibran, KRT Tohom Purba, menegaskan bahwa keselamatan pelayaran bukan aspek teknis semata, melainkan bagian dari martabat bangsa dalam mengelola ruang publik dan kawasan wisata strategis.
“Keselamatan adalah wajah pertama dari negara yang hadir. Danau Toba tidak hanya dijual karena keindahannya, tetapi juga karena rasa aman yang dirasakan wisatawan dan masyarakat lokal,” ujar Tohom, Minggu (15/2/2026).
Menurutnya, langkah KSOP Utama Belawan yang melibatkan pemilik kapal tradisional, pemerintah daerah, hingga pemangku kepentingan internasional seperti Australian Maritime Safety Authority menunjukkan pendekatan kolaboratif yang patut diperluas.
Baca Juga:
Cuaca Buruk Disertai Angin Kencang, Nelayan Diimbau Waspada Saat Melaut
Ia menilai, integrasi standar keselamatan global dengan kearifan lokal menjadi kunci agar transportasi perairan di Danau Toba naik kelas tanpa meminggirkan pelaku usaha rakyat.
Tohom juga menyoroti penyerahan sertifikat Pas Sungai dan Danau, Gross Akta, serta bantuan 650 life jacket sebagai bentuk konkret kehadiran negara dalam memperkuat aspek kelaiklautan kapal.
“Legalitas dan alat keselamatan adalah dua pilar penting. Tanpa itu, mustahil kita berbicara tentang pariwisata berkelanjutan dan ekonomi kawasan yang inklusif,” katanya.