Semua rangkaian acara hasil kolaborasi LPSK, Badan Nasional
Penanggulangan Terorisme (BNPT), United Nations Office on Drugs and Crime
(UNODC) Indonesia, dan Peace Generation itu akan digelar secara daring pada 21
Agustus 2021 mulai pukul 09.30 WIB dengan melibatkan para penyintas terorisme
dan masyarakat umum.
Baca Juga:
Demokrasi Dipertaruhkan, Ulama Soroti Wacana Peran TNI
Oleh karena itu, melalui perayaan Hari Internasional untuk
Peringatan dan Penghormatan kepada Korban Terorisme, Hasto ingin mengajak
masyarakat memberikan penghormatan setinggi-tingginya kepada korban dan
penyintas terorisme atas ketangguhan hidup yang mereka jalani dalam melewati
masa sulit dan suram, sebagai dampak peristiwa terorisme yang dialami.
Baca Juga:
Lemhannas: TNI Diperlukan Saat Terorisme Ancam Keutuhan Negara
"Semoga ketangguhan para korban dapat kita tiru dalam
menghadapi masa-masa sulit yang sedang kita hadapi saat ini," ucap Hasto. (tum)