Organisasi Relawan Nasional MARTABAT Prabowo-Gibran merespons positif dukungan pemerintah dan BUMN terhadap ajang balap perahu super cepat F1 Powerboat atau F1H2O yang akan digelar di kawasan Danau Toba, Balige, Sumatera Utara.
Menurut MARTABAT, event internasional ini sejalan dengan visi besar pemerintahan Prabowo Subianto–Gibran Rakabuming Raka dalam mempercepat transformasi pariwisata berbasis ekonomi rakyat dan daya saing global.
Baca Juga:
Suara Keras Petasan Menjadi Bentuk Protes Indikasi KKN di PUPR Provinsi Jambi
Ketua Umum Organisasi Relawan Nasional MARTABAT Prabowo-Gibran, KRT Tohom Purba, menilai penyelenggaraan F1 Powerboat di Danau Toba merupakan langkah strategis yang tidak hanya berorientasi pada tontonan, tetapi juga pada penguatan ekosistem pariwisata nasional.
“Event internasional seperti F1 Powerboat ini adalah bentuk nyata dari keberpihakan negara terhadap daerah. Ini bukan sekadar balapan, tapi panggung dunia untuk Danau Toba dan Indonesia,” ujar Tohom, Kamis (12/2/2026).
Tohom menjelaskan, dukungan PT Aviasi Pariwisata Indonesia atau InJourney sebagai BUMN Holding Industri Aviasi dan Pariwisata Indonesia menunjukkan adanya keseriusan negara dalam menjadikan lima destinasi pariwisata prioritas sebagai motor pertumbuhan ekonomi baru.
Baca Juga:
Preschool Field Trip TK Kurnia Global School, Murid Belajar Tugas Brimob di Satbrimob Polda Jambi
Dengan potensi jangkauan penonton global hingga ratusan juta orang, F1 Powerboat dinilai mampu meningkatkan exposure Danau Toba secara signifikan.
“Dalam perspektif pembangunan jangka panjang, inilah model promosi yang efektif. Satu event, tapi dampaknya berlapis: promosi global, peningkatan kunjungan wisata, UMKM bergerak, dan ekonomi lokal tumbuh. Ini sangat sejalan dengan arah kebijakan Prabowo-Gibran yang menekankan ekonomi berbasis kerakyatan,” katanya.
Lebih lanjut, Tohom yang juga Ketua Umum Aglomerasi Watch ini menekankan pentingnya integrasi kawasan dan kesiapan infrastruktur penunjang agar manfaat event tidak bersifat sesaat.