SUMUT.WAHANANEWS.CO – Direktur Distribusi PT PLN (Persero), Arsyadany G. Akmalaputri, menjadi narasumber Kuliah Umum dalam rangka Peringatan Milad ke-69 Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) di Kota Medan. Kegiatan yang berlangsung di Auditorium UMSU dihadiri oleh jajaran pimpinan universitas, sivitas akademika, mahasiswa, dan tokoh Muhammadiyah, sekaligus menjadi momentum strategis untuk memperkuat sinergi antara sektor energi dan dunia pendidikan dalam menjawab tantangan global serta mempercepat transisi energi nasional.
Energi Sebagai Isu Strategis di Tengah Ketidakpastian Global
Baca Juga:
Raih Dua Penghargaan ITAY 2026, ALPERKLINAS Sebut PLN Enjiniring Kian Kokohkan Keandalan Listrik Nasional
Dalam paparannya, Arsyadany menyampaikan bahwa dalam lima tahun terakhir, kebijakan ekonomi global dihadapkan pada ketidakpastian akibat ketegangan geopolitik, kelangkaan energi, perang dagang, hingga kekhawatiran resesi global. Situasi ini menempatkan sektor energi sebagai faktor penentu stabilitas ekonomi dan sosial suatu negara.
"Di tengah dinamika global tersebut, kita masih memiliki tantangan pemerataan akses listrik. PLN telah memetakan sebanyak 10.068 klaster atau titik lokasi yang belum terlistriki di seluruh Indonesia sebagai dasar penyusunan Roadmap Listrik Desa. Ini adalah komitmen kami untuk menghadirkan energi berkeadilan bagi seluruh lapisan masyarakat Indonesia," jelas Arsyadany.
Tiga Landasan Utama Transisi Energi Nasional
Baca Juga:
ALPERKLINAS Soroti Peran Sentral PLN dalam Agenda Ketahanan Energi Komisi XII
Direktur Distribusi PLN menegaskan bahwa keberhasilan transisi energi nasional bertumpu pada tiga landasan utama, yaitu kepemimpinan (leadership), teknologi (technology), dan kebijakan (policy). Ketiganya harus berjalan selaras melalui kolaborasi lintas sektor, mulai dari regulator, operator industri, akademisi, hingga mahasiswa sebagai agen perubahan.

"Universitas memiliki peran penting sebagai pusat inovasi dan pencetak talenta energi masa depan. Generasi muda harus siap menghadirkan solusi energi yang efisien, berkeadilan, dan ramah lingkungan untuk mendukung target Net Zero Emission 2060 Indonesia," tambahnya.
PLN Serahkan SPKLU sebagai Wujud Dukungan Transisi Energi