“Melalui inovasi Coconut Waste to Wealth, PLN tidak hanya berkontribusi dalam pengurangan limbah, tetapi juga menghadirkan energi alternatif yang lebih ramah lingkungan sekaligus membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat. Hal ini sejalan dengan komitmen PLN dalam mendukung transisi energi bersih dan pencapaian target Net Zero Emission,” tambahnya.
Asman TJSL PLN UID Sumut, Teddy Cahya Putra saat menerima penghargaan utama melalui program unggulan bertajuk “Coconut Waste to Wealth: Model Pemberdayaan Ekonomi Hijau Berbasis Briket Batok Kelapa”.
Baca Juga:
Kasubdit Tipidter Kompol Hadi Handoko Akan Selidiki Dugaan Tindak Pidana BBM Subsidi Oleh PT ASR Serta Gudang Ilegal di Lokasi Pemukiman Warga
Ke depannya, PLN UID Sumatera Utara berkomitmen untuk terus memperkuat perannya sebagai katalisator pembangunan melalui program TJSL yang berdampak luas, terukur, dan berkelanjutan, serta selaras dengan agenda nasional menuju ekonomi hijau.
“Keberlanjutan bukan hanya tentang lingkungan, tetapi juga tentang masa depan masyarakat yang lebih sejahtera dan inklusif. Kami akan terus menghadirkan inovasi sosial yang mampu meningkatkan ketahanan ekonomi masyarakat sekaligus mendukung transisi energi nasional,” tutup Mundhakir.
Dengan raihan prestasi ini, PLN UID Sumatera Utara semakin menegaskan posisinya sebagai perusahaan energi yang tidak hanya andal dalam layanan kelistrikan, tetapi juga aktif berkontribusi dalam mendorong pembangunan berkelanjutan di Indonesia.
Baca Juga:
PLN Sumut Bedah Rumah & Beri Ternak Kambing di Langkat
[Redaktur:Dedi]