WahanaNews-Sumut | PLN Unit Pengendalian dan Pembangkitan (UPDK) Belawan melaksanakan pelatihan tanggap darurat tahun 2022, di lapangan kantor BUMN tersebut di Kelurahan Sicanang Kecamatan Medan Belawan, Selasa (22/6).
Simulasi yang diikuti sebanyak 120 pegawai ini, sebagai upaya mendukung penguatan kinerja Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) guna mewujudkan zero accident.
Baca Juga:
ALPERKLINAS Apresiasi Komitmen Pemerintah Dukung Energi Terbarukan dengan Beri Waktu 30 Tahun Perjanjian Jual Beli Listrik EBT ke PLN
Manager PLN UPDK Belawan Harmanto melalui Pejabat K3 UPDK Kimus Salihani berharap kegiatan ini dapat meningkatkan keterampilan dalam menangani berbagai bentuk darurat bencana.
Sehingga para pegawai PLN UPDK tetap siap siaga dalam menghadapi kondisi darurat. Tentunya juga dapat memberikan bantuan perlindungan jika diperlukan di tengah masyarakat.
Untuk kegiatan ini, pihaknya menggandeng Tim Basarnas, Jibom Brimobdasu, PMI dan DP2K Medan. Dalam pelatihan ini, para peserta difokuskan tentang tata cara penanganan kebakaran menggunakan hydrant, evakuasi korban saat terjebak kebakaran di dalam gedung.
Baca Juga:
Tarif Listrik April 2025 Tidak Naik, Ini Alasannya!
Selain itu juga dilatih penanganan teror bom, huru-hara, pengobatan korban cedera melalui pertolongan pertama pada kecelakaan kerja serta penanganan limbah B3.[afs]