Namun, ia mengingatkan pentingnya etika dan kewaspadaan terhadap ancaman deepfake dan manipulasi digital.
"Transparansi dan akuntabilitas menjadi kunci untuk membangun kembali kepercayaan publik," tegasnya.
Baca Juga:
BNPB Gelar Bimtek Pendataan Rumah Rusak, Mahasiswa Diterjunkan ke 24 Kecamatan Aceh Timur
Di akhir kuliah, Amri Abdi memberikan pesan inspiratif kepada para mahasiswa.
Ia menyampaikan apresiasi kepada pihak FIS UINSU atas kesempatan berharga ini dan menekankan pentingnya keseimbangan antara pemanfaatan AI dan pengembangan kemampuan individu.
"AI sangat membantu, tetapi jangan sampai kita terlalu bergantung dan kehilangan kemampuan kita sendiri," pesannya.
Baca Juga:
Karena Terima Terlalu Banyak Orang Muslim, Kampus di India Ditutup
Kuliah tamu ini ditutup dengan sesi tanya jawab yang antusias dari para mahasiswa.
Acara ini diharapkan dapat memberikan bekal pengetahuan dan wawasan yang berharga bagi calon-calon jurnalis Indonesia.
[REDAKTUR : HADI KURNIAWAN]