SUMUT.WAHANANEWS.CO – Communication Relation (Comrel) Marketing Operation Regional (MOR) I Pertamina Sumatera Bagian Utara (Sumbagut), Zaki Mubarok, menyatakan akan menindaklanjuti dugaan penjualan Solar Subsidi kepada mobil pelangsir di SPBU 11.201.103 Jalan Brigjen Katamso, Kelurahan Kampung Baru, Kecamatan Medan Maimun. Informasi ini muncul setelah publikasi berita dari WahanaNews.co Sumut, dan pihaknya berjanji akan menyampaikan hasil tindak lanjut terkait kasus tersebut.
Sebelumnya, salah satu operator SPBU bernama Muhammad Al Amin mengakui telah mengisi Solar Subsidi kepada mobil Fortuner sebanyak dua kali dengan modus mengganti plat nomor kendaraan. Ia menyatakan tidak bisa menolak permintaan tersebut, dan mengakui dengan total pembelian mencapai Rp 680.000 untk dua kali isi dengan mobil dan orang (supir) yang sama. Padahal, kapasitas tangki kendaraan jenis tersebut hanya sekitar 60 liter lebih, yang menunjukkan adanya ketidaksesuaian dengan aturan pemberian subsidi energi.
Baca Juga:
Penuhi Dukungan 30 Persen, Andar Amin Harahap Terpilih Sebagai Ketua Golkar Sumut
"Dengan adanya informasi ini, kami akan segera melakukan tindak lanjut yang sesuai dengan prosedur perusahaan," ujar Zaki Mubarok secara tegas, Jumat (6/2/2026).
Ia menambahkan bahwa pihak Pertamina akan memberikan pembaruan informasi setelah proses penindakan dan pemeriksaan terhadap SPBU tersebut selesai dilakukan. "Segera kita sampaikan," jelasnya.
Sebelumnya diberitakan Anjas Pratama, operator SPBU 11.201.103 yang menjabat sebagai Shipleader, menyatakan bahwa jika mengetahui kendaraan mengisi dua kali, pihaknya akan meminta Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK).
Baca Juga:
Polres Binjai Ringkus Bandar Judi Togel di Deli Serdang
"Kalau memang saya tahu dia dua kali, yang kedua kita minta STNK-nya, peraturan kami seperti itu," katanya, Jumat (30/1/2026).
Ketika dijelaskan bahwa sebuah mobil Fortuner mengisi solar sebanyak dua kali dengan modus mengganti plat nomor, anjas malah berdalih. "Saya tanya ke mereka, orangnya beda, mobilnya sama," ujarnya.
Pernyataan yang menyimpang itu langsung dibantah oleh operator lain, Muhammad Al Amin, yang secara langsung menangani pengisian tersebut. Ia kepada WahanaNews.co mengakui tanpa basa-basi membenarkan bahwa yang ngisi solar subsidi hingga dua kali itu adalah mobil dan orang (Supir) yang sama