SUMUT.WAHANANEWS.CO – Pemerintah Kota (Pemko) Medan menegaskan komitmennya untuk mendukung perayaan Paskah 2026 agar berlangsung lebih meriah, berkualitas, dan sarat makna. Momentum hari besar keagamaan ini diharapkan tidak hanya menjadi perayaan bagi umat Kristiani, tetapi juga menjadi wadah untuk mempererat kebersamaan serta menghadirkan kedamaian di tengah keberagaman masyarakat Kota Medan.
Hal tersebut disampaikan langsung oleh Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, saat menerima audiensi Panitia Paskah Pemko Medan di Balai Kota Medan, Selasa (7/4/2026). Menurut Rico Waas, Paskah merupakan momen sakral yang perlu dipersiapkan secara maksimal, baik dari sisi konsep acara maupun kelengkapan fasilitas pendukungnya.
Baca Juga:
Di Hadapan 2.000 Mahasiswa Baru, Wali Kota Jambi Tekankan Pentingnya 3 Skills Utama
“Paskah merupakan perayaan penting yang patut dipersiapkan secara maksimal. Saya ucapkan selamat Paskah, semoga kedamaian ada di hati saudara,” ujar Rico Waas.
Wali Kota berharap perayaan Paskah tahun ini dapat menghadirkan suasana yang jauh lebih baik dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Untuk mewujudkannya, ia mendorong panitia agar memilih lokasi yang representatif, nyaman, dan mampu menampung jemaat dalam jumlah besar, sehingga pelaksanaan ibadah serta rangkaian acara dapat berjalan tertib dan khidmat.
Inovasi Acara dan Dukungan Penuh Pemko
Baca Juga:
Kemenkumham Sulteng Sosialisasikan HKI kepada Pelaku Ekraf di Bangkep
Selain aspek teknis, Rico Waas juga menekankan pentingnya kreativitas dalam mengemas acara. Ia menegaskan bahwa perayaan Paskah tidak hanya harus berlangsung sakral, tetapi juga dapat dibuat lebih menarik dan menyenangkan, tanpa mengurangi nilai-nilai religius yang terkandung di dalamnya.
Pemko Medan pun membuka ruang selebar-lebarnya bagi panitia untuk menghadirkan hiburan, termasuk mengundang artis, selama tetap menyesuaikan dengan kemampuan anggaran yang tersedia.
“Silakan dikreasikan dengan baik. Jika memang memungkinkan, boleh menghadirkan hiburan agar suasana lebih hidup, tetapi tetap harus disesuaikan dengan anggaran yang ada,” tegasnya.
Lebih lanjut, Rico Waas memastikan bahwa Pemko Medan siap memberikan dukungan penuh demi menyukseskan perayaan tersebut, baik dari sisi koordinasi lintas perangkat daerah maupun fasilitasi kebutuhan yang diperlukan panitia.
Persiapan Matang Panitia
Sementara itu, Ketua Panitia Paskah Kota Medan, Wandro Abadi Agnellus Malau, mengungkapkan bahwa pihaknya telah menyiapkan sejumlah konsep pelaksanaan yang matang. Beberapa opsi lokasi yang diusulkan antara lain Pardede Hall dan Medan International Convention Center (MICC), yang dinilai memiliki kapasitas memadai hingga sekitar 5.000 orang.
Dijelaskan Wandro, waktu pelaksanaan direncanakan pada akhir April 2026, tepatnya pada tanggal 28 atau 29 April, dengan mempertimbangkan kesiapan teknis serta ketersediaan lokasi.
“Perayaan ini kami harapkan menjadi momentum kebersamaan yang tidak hanya meriah, tetapi juga penuh makna serta membawa pesan damai bagi seluruh masyarakat Kota Medan,” ungkapnya.
Dengan sinergi yang solid antara pemerintah dan panitia, perayaan Paskah 2026 di Kota Medan diharapkan dapat menjadi simbol harmoni, memperkuat nilai toleransi, serta mempertegas wajah Medan sebagai kota multikultural yang menjunjung tinggi kebersamaan.
[Redaktur:Dedi]